
Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 16: Echo Jiwa [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 15: Pernyataan Cinta [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 14: Simfoni di Kota Mati [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 13: Menyebarkan Harapan Emas [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 12: Ketahanan Emas [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 11: Bertepuk Sebelah Tangan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 10: Proyek Kehidupan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 9: Pertukaran Vital [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 8: Simbiosis [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 7: Sang Pelestari [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 6: Manusia Perempuan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 5: Perlindungan Steril [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 4: Sosok Familier [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 3: Sang Penyembuh [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 2: Kontak Pertama [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 1: Penyelinap Siang [30 POIN]
- 🔏[IC 05] Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05] ONGOING
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: END Fase 3: Masa Depan #3.5: Rhea [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.4: Yang Ingin Bertahan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.3: Yang Dimusuhi [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.2: Yang Tak Diinginkan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.1: Dua Tahun Kemudian [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.5: Rumah Kita [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.4: Adik Perempuan [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.3: ‘Berpelukan’ [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.2: Menyembuhkan Diri [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.1: Pertemuan Kembali [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.5: Ingkar Janji [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.4: Hubungan Hangat [25 POIN]🔞
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.3: Ikatan Zodijak [25 POIN]🔞
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.2: Pertemuan [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.1: Lintasan Nasib [25 POIN]
- 🔏[IC 06] Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06] END
- 🔏Inevitable Encounter (WARNING !!! BONUS PART EBOOK IW SUDAH ADA DI EBOOK IW) [250 PSA POINTS]
- 🔏[IC 02] Inevitable Compromise-Akrep&Kesha [225 PSA Points]
- 🔏[IC 01] Inevitable Conclusion-Aslan&Mischa [225 PSA Points]
- Inevitable War Part 60: Ever After [ END ]
- Inevitable War Part 59: Tried and True
- Inevitable War Part 58: Silence Reconciliation
- Inevitable War Part 57: Act Of Vengeance
- Inevitable War Part 56: Lend A Hand
- Inevitable War Part 55: Deeds Of Arms
- Inevitable War Part 54: Cut And Thurst
- Inevitable War Part 53: Lost Ground
- Inevitable War Part 52: Rule the Roost
- Inevitable War Part 51: Sail Close to the Wind
- Inevitable War Part 50: Remorseless
- Inevitable War Part 49: Serenity Before Carnage
- Inevitable War Part 48: Adrenaline Rush
- Inevitable War Part 47: Bolt From The Blue
- Bonus Part Inevitable War: Reproduction
- Inevitable War Part 46: Intersect
- Inevitable War Part 45: Exchange Blows
- Inevitable War Part 44: Commemorate
- Inevitable War Part 43: Strike A Balance
- Inevitable War Part 42: Quantum Leap
- Inevitable War Part 41: Give Pause
- Inevitable War Part 40: Salvation
- Inevitable War Part 39: Tumble Down
- Inevitable War Part 38: Massive Fulminate
- Inevitable war Part 37: Impurity Blood
- Inevitable War Part 36: The Ancestor
- Inevitable War Part 35: The Ring of Truth
- Short Story Inevitable War: Give And Take
- Inevitable War Part 34: Segregate Lion From His Queen
- Inevitable War Part 33: Blue Moon
- Inevitable War Part 32: Blessing In Disguise
- Inevitable War Part 31: Imhotep, The Healer
- Inevitable War Part 30: Save The Enemy
- Inevitable War Part 29: Reach An Accord With Humans
- Inevitable War Part 28: Salted Wound
- Inevitable War Part 27: Dark Horse
- Inevitable War Part 26: Head Over Heels
- Inevitable War Part 25 : Come To Heel Bagian 2
- Inevitable War Part 24 : Come To Heel Bagian 1
- Inevitable War Part 23: Non Zero Sum Game
- Inevitable War Part 22: Underlying Causes
- Inevitable War Part 21: Marking You
- Inevitable War Part 20: The Weakness
- Inevitable War Part 19: The Doctor’s Squad
- Inevitable War Part 18: Holy Water of Zodijak
- Inevitable War Part 17: Human Anomaly
- Inevitable War Part 16: Loosen Vigilance
- Inevitable War Part 15: Lion’s Tears
- Inevitable War Part 14: Impulsive Healing
- Inevitable War Part 13: The Last Pride
- Inevitable War Part 12: Before The Lights Out
- Inevitable War Part 11: Inevitable Closeness
- Inevitable War Part 10: Force of Attraction
- Inevitable War Part 9: The Honeymoon
- Inevitable War Part 8: Aslan’s Tattoo
- Inevitable War Part 7: Hunting Season
- Inevitable War Part 6: Run and Seek
- Inevitable War Part 5: A Bond Between Souls
- Inevitable War Part 4: Blood Becomes Water
- Inevitable War Part 3: The Lion and The Water Maiden
- Inevitable War Part 2: Hide and Seek
- Inevitable War Part 1: The Zodijak
Author’s Playlist – Little Big Town – Better Man
But your jealousy, I can hear it now
You’re talking down to me like I’ll always be around
You push my love away like it’s some kind of loaded gun
Boy, you never thought I’d run
“Struktur molekul air di bumi berubah?”
Aslan mengerutkan kening, membungkuk setengah tidak percaya untuk menatap hasil penelitian data digital Yesil yang dihamparkan di atas meja, di sebuah layar transparan yang menampilkan pola rumit tak terbaca.
Aslan membaca serta menelaah perlahan, setelah paham, lelaki itu menegakkan tubuh kembali dan menatap Yesil sementara ekspresinya dipenuhi ketidakpercayaan.
“Sekarang sedang dalam tahap perubahan, tetapi semakin lama semakin mirip…” ujarnya menyimpulkan dan membuat Yesil mengangguk cepat, senang karena Aslan paham.
“Proses perubahan ini dimulai sejak kau memanen Mischa… dan semakin kau intens menghabiskan eh… waktumu dengannya, semakin agresif pola perubahan molekul air ini.” tambah Yesil perlahan.
Aslan menatap Yesil dalam dengan matanya yang hitam legam.
“Menurutmu dua hal tersebut memang berkorelasi?” Aslan masih terdengar tidak yakin.
“Waktunya sangat tepat, Aslan. Kau pasti juga menyadarinya…” Yesil menatap Aslan dengan hati-hati, “Satu lagi. Ketika Mischa melarikan diri darimu setelah proses panen, perubahan molekul air itu juga terhenti, tapi begitu kau mendapatkan Mischa lagi, perubahan itu bergerak kembali. Aku berpikir bahwa kau harus bersama Mischa dan melakukan eh “itu” untuk mendorong perubahan struktur molekul air hingga bisa serupa dengan air suci Planet Zodijak yang sangat langka.”
“Jika kita memiliki air suci Bangsa Zodijak dalam jumlah banyak, maka kita akan menjadi bangsa yang makmur tak terkalahkan seperti pada masa-masa kejayaan bangsa kita dulu.” Aslan tampak sependapat.
“Benar, karena meskipun kita bisa bertahan dengan air bumi, tetap saja ada beberapa kandungan yang tidak dimiliki oleh air bumi, dan hal itu mempengaruhi diri kita, membatasi kekuatan kita meskipun secara fisik kita tetap lebih kuat dari Bangsa Manusia.” Yesil tampak bersemangat, “Jika air bumi berubah sepenuhnya menjadi air Zodijak, maka kita bisa berhenti menjelajah dan berperang, kita bisa menjadikan bumi pemberhentian kita lalu mengalihkan pusat kegiatan Bangsa kita yang semula hanya untuk berperang demi mendapatkan air murni terbaik, menjadi pergerakan untuk meningkatkan peradaban, teknologi dan mengembangkan kualitas masyarakat kita sendiri sehingga bisa menjadi bangsa modern yang maju.”
“Sampai kapan?” Aslan tiba-tiba menyela, membuat Yesil menghentikan penjelasannya yang menggebu-gebu.
“Apanya?” sahut Yesil bingung.
Aslan melirik ke arah pintu tempat mereka meninggalkan Mischa di sana,
“Sampai kapan aku harus bersama dengan perempuan manusia itu? Bercinta dengannya terus menerus hingga bisa mengubah struktur molekul air itu menjadi seratus persen sama persis dengan struktur air suci Bangsa Zodijak yang langka?” ujar Aslan dengan nada dingin.
Yesil melirik ke arah tampilan hasil penelitiannya, mencoba menjawab dengan sistematis,
“Saat ini proses perubahan sudah mencapai empat puluh persen… sementara itu ukuran kecepatan perubahannya relatif, jika kau menghabiskan waktu bersamanya dengan intens maka otomatis proses perubahannya akan semakin cepat.”
“Dan menurutmu apa yang akan terjadi kalau seluruh molekul air di bumi ini sudah berubah seratus persen sama persis dengan molekul air Planet Zodijak?”
Pertanyaan sulit. Bahkan Yesil pun tidak tahu jawabannya.
Yesil masih berpikir mencari jawaban yang tepat untuk memuaskan sisi ingin tahu Aslan yang cukup kritis ketika tiba-tiba suara teriakan kencang mengejutkan mereka berdua, menembus kisi-kisi pembatas dan mengirimkan sinyal ketakutan luar biasa.
“Aslan!”
Itu jelas suara teriakan Mischa, dan dalam sekejap, bahkan sebelum Yesil sempat mengedipkan mata, tubuh Aslan telah melesat pergi dengan sigap, meninggalkan jejak hembusan angin yang membuat Yesil tertegun.
***
Mischa menjeritkan nama itu tanpa sadar, didorong oleh rasa putus asa karena keinginannya untuk menyelamatkan diri. Tidak pernah setitik pun dia ingin memanggil nama Aslan, tapi untuk saat ini, pikiran logisnya meneriakkan nama Aslan karena tahu bahwa laki-laki itu adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkan nyawanya.
Cengkeraman Kaza di lehernya masih terasa begitu kencang dan menyiksa, seolah mengikat paru-paru Mischa hingga membuatnya sesak napas, tapi sedetik kemudian, seolah-olah kedudukannya terhadap Kaza dijungkirbalikkan, tiba-tiba cengkeraman itu lepas begitu saja dari leher Mischa. Tubuh Kaza kemudian terlempar ke udara lalu terbanting dengan begitu kerasnya ke lantai hingga menghancurkan marmer putih yang dijatuhinya.
Mischa sendiri langsung menyentuh lehernya dengan terkejut, tidak menyangka atas kejadian yang berlangsung di depannya. Refleks tangan Mischa memeriksa leher dan paru-parunya yang seolah bersorak karena dibebaskan hingga langsung memompa udara sekuat dia bisa dan menyebabkannya terbatuk-batuk.
Mischa menghela napas berkali-kali sementara tubuhnya sempoyongan, memaksa dirinya bersandar ke dinding, sementara matanya melirik waspada ke arah Kaza yang mencoba bangun dari lantai dengan susah payah.
Lalu tiba-tiba pandangan Mischa terhalang oleh punggung lebar berbalut pakaian berwarna hitam yang berdiri di antara dirinya dan Kaza.
Aslan memiringkan tubuh hingga dirinya bisa mengamati Mischa dan kondisinya, matanya yang kelam memindai Mischa dengan cepat, terpaku sejenak ketika memandang leher Mischa yang memerah dan lebam karena dicengkeram dengan begitu keras, lalu tanpa kata Aslan bergerak, merangsek maju dengan gerakan secepat kilat ke arah Kaza. Tangan Aslan mencengkeram leher Kaza yang masih mencoba bangkit dari bantingan pertamanya untuk kemudian mengangkat Kaza ke atas dengan sebelah tangan, seolah tubuh Kaza seringan bulu.
“Sudah kubilang hanya aku yang boleh menyentuh manusia perempuanku!” raung Aslan dengan suara marah luar biasa, “Apakah kau ingin dihajar seperti saudara kembarmu?”
Aslan rupanya tidak menunggu jawaban dari Kaza, karena lelaki itu mengeraskan cengkeraman tangan ke leher Kaza, membuat Kaza meringis dan meronta karena jalur napasnya seolah diambil. Ekspresi Aslan menggelap, tampak berbahaya dan lelaki itu tidak menahan-nahan dirinya, seolah-olah ingin meremukkan kerongkongan Kaza tanpa belas kasihan.
Mischa terkesiap ketika melihat Kaza benar-benar tak berdaya dalam cengkeraman Aslan, wajah lelaki itu bahkan sudah membiru. Kaza telah bertindak kasar kepadanya dan sangat menakutinya, tetapi tetap saja hal itu membuat Aslan tidak berhak melukai saudaranya sendiri sampai seperti itu…
“Aslan.”
Suara Yesil terengah ketika lelaki itu berhasil mencapai pintu. Matanya memindai sekilas dengan cepat, menatap Mischa yang masih memegangi leher tampak schock bercampur kehabisan napas untuk kemudian menatap Aslan yang seluruh tubuhnya dipenuhi aura membunuh nan mengerikan, termakan kemarahan luar biasa terhadap Kaza yang berada di dalam cengkeramannya. Otak Yesil yang cerdas langsung bisa menyimpulkan apa yang terjadi, dirinya langsung berpikir keras untuk mencari cara menyelamatkan Kaza sekaligus meredakan kemarahan Aslan.
Ini tidak mudah, Aslan terkenal sebagai sosok yang berkepala panas dan saudaranya tersebut tidak mudah didinginkan.
“Kau sudah melihat kondisi Kara dan betapa repotnya aku harus menanganinya, bukan? Apakah kau ingin menambah satu lagi kerepotanku?” Yesil berucap dengan suara penuh kehati-hatian, tahu pasti bahwa jika dia mencegah Aslan dengan kata-kata paksaan, malah akan membuat saudaranya itu semakin murka. Satu-satunya jalan adalah menggunakan pendekatan logis dan bersikap tak peduli.
Aslan melirik ke arah Yesil, dengan ekspresi muram mengerikan.
“Mungkin aku akan langsung membunuh kedua-duanya saja? Jadi kau tak akan kerepotan lagi…” desisnya, tanpa pikir panjang mengeratkan cengkeramannya hingga membuat suara tercekik yang penuh siksa lolos dari tenggorokan Kaza yang hampir hilang kesadarannya.
Yesil memijat pangkal hidungnya dengan putus asa.
“Akrep akan marah besar, kalian akan bertarung satu sama lain dan kau pasti akan tahu apa yang akan terjadi kemudian.” suara Yesil rendah, terdengar bijaksana, “Ketika para pemimpin Bangsa Zodijak saling bertarung sendiri di dalam, hal itu akan melemahkan kita dan membuat kita mudah dikalahkan.”
Kalimat terakhir Yesil sepertinya mengena di hati Aslan. Sedetik lelaki itu tampak berpikir, tetapi sedetik kemudian Aslan mendengus kasar, lalu menggerakkan lengannya untuk menurunkan Kaza kembali ke lantai.
Ketika Aslan melepaskan cengkeramannya dari leher Kaza, Kaza langsung terbatuk-batuk dengan suara kering menyiksa sementara tubuhnya sempoyongan, melangkah mundur hingga hanya bisa bertumpu lemah pada kaki ranjang tempat Kara masih berbaring tak sadarkan diri.
“Sentuh manusia perempuanku lagi dan kau tidak akan mendapatkan kesempatan kedua.” Aslan menggeram kasar lalu membalikkan badan.
Mischa sendiri terkesiap tiba-tiba karena Aslan membalikkan badan langsung menghadapnya. Sampai dengan saat ini, dia masih merasa tidak nyaman ditatap dengan mata hitam legam nan mengerikan itu, membuat bulu kuduknya berdiri dan rasa gemetar merayapi jiwanya.
Aslan menunduk, menatap ke leher Mischa dan kerutan di dahinya semakin dalam ketika menemukan bahwa bekas cekalan Kaza disana telah meninggalkan jejak, berubah warna menjadi bakal memar berwarna kekuningan yang akan segera menggelap menjadi ungu kemudian.
Dengan kasar, sebelum Mischa sempat menghindar, Aslan mencengkeram lengan Mischa, lalu menyeretnya dengan kasar keluar ruangan.
Yesil sendiri menoleh ke arah tempat Aslan menghilang dibalik pintu, lalu berganti ke arah Kaza yang masih berusaha menetralkan napasnya.
“Jangan berbuat bodoh seperti itu lagi, Kaza, kalau kau masih sayang nyawamu.” ucap Yesil perlahan, menyipitkan mata sambil mengawasi kondisi Kaza, setelah memastikan bahwa saudaranya itu baik-baik saja hanya mungkin akan menderita sakit di leher selama beberapa hari ke depan akibat jejak cengkeraman Aslan yang sangat kuat, Yesil menghela napas panjang, “Perempuan itu membawa kebaikan bagi bangsa kita, aku sendiri akan berada di sisi Aslan dan menghalangimu jika kau berusaha melukainya lagi. Kita membutuhkan perempuan itu.”
“Benarkah?” Kaza terbatuk-batuk perlahan, berusaha menjernihkan tenggorokannya, “Apakah kau tidak sadar bahwa perempuan itu membuat Aslan menentang kita semua? Manusia perempuan itu menciptakan pepecahan di antara kita.” bantahnya sinis.
“Kau yang menciptakan pepecahan di antara kita kalau kau tetap keras kepala dengan pemikiranmu itu, Kaza.” Yesil menyela sementara suaranya berubah tajam, “Bukan salah Mischa kalau Kara terluka, jauh di dalam hati kecilmu pasti kau tahu. Cepat atau lambat, Kara akan melakukan kebodohan karena cinta butanya yang tak pernah pudar terhadap Natasha. Mischa hanyalah pemicu yang membuat Kara meledakkan mesiunya.”
Yesil tidak menunggu Kaza menanggapi, dia bergerak ke arah sebuah lemari besar yang terdapat di dalam ruangan perawatan Kara, dibukanya laci yang paling atas, lalu dikeluarkannya sebuah botol kaca berisi cairan kental berwarna bening.
“Ini akan meredakan sakitmu, kau boleh mencampurnya dengan air dan meminumnya, atau mengoleskannya saja ke lehermu.” ucap Yesil perlahan sambil menyerahkan botol kaca itu kepada Kaza, lalu langsung membalikkan badan dan melangkah pergi ketika Kaza menerima botol itu.
***
“Setidaknya biarkan aku memeriksa lehernya.”
Yesil mengejar cepat ke arah Aslan yang setengah menyeret Mischa dalam gandengan tangannya. Manusia perempuan itu tidak membantah, hanya mengikuti seretan kasar Aslan dengan langkah terseok-seok kepayahan, membuat Yesil hampir-hampir tidak bisa menahan diri untuk menggeleng-gelengkan kepala melihat betapa tidak pandainya Aslan memperlakukan perempuan.
Langkah Aslan sendiri memelan begitu mendengar suara Yesil, lelaki itu melirik ke arah Mischa, lalu menatap kembali ke arah Yesil.
“Dia akan baik-baik saja.” simpul Aslan dingin, hendak menarik kembali Mischa untuk pergi meninggalkan area kediaman Yesil.
Tidak ada cara lain, Yesil pada akhirnya mempertaruhkan dirinya untuk mencengkeram pergelangan tangan Mischa yang bebas, membuat tarikan Aslan melambat. Seketika itu juga Aslan menoleh, matanya langsung menyipit dan ekspresi wajahnya dipenuhi kemurkaan ketika menyadari bahwa Yesil telah berani-beraninya mencengkeram pergelangan tangan Mischa.
“Lepaskan….”
“Biarkan aku memeriksanya, Aslan.” Yesil menyela, tidak membiarkan Aslan menyelesaikan desisannya, “Manusia perempuanmu ini baru saja dicengkeram lehernya oleh Lelaki Zodijak yang sedang marah dan kehilangan akal, aku harus memastikan tubuh manusianya yang rapuh baik-baik saja.”
Sekali lagi perkataan Yesil sepertinya berhasil menembus akal logika Aslan, lelaki itu akhirnya melepaskan pegangannya dari tangan Mischa dan menganggukkan kepala sambil tak lupa menatap Yesil dengan tatapan mengancamnya yang khas.
“Lakukan dengan cepat.” geramnya tak sabar.
***
Mischa hanya terdiam mengamati ketika Yesil sekali lagi mendudukkannya di kursi putar berbentuk bulat berlapis bahan serupa kulit berwarna hitam tanpa sandaran. Sang Peneliti dari Kaum Zodijak ini memperlakukannya dengan lembut, memeriksa lehernya dengan hati-hati sebelum kemudian mengoleskan obat krim yang terasa dingin menyenangkan di lehernya. Sentuhan pertama terasa nyeri hingga Mischa terkesiap, tetapi sensasi dingin yang meliputi kemudian meredakan sakitnya hingga membuat Mischa merasa nyaman.
Setelah seluruh bagian lehernya terbalur oleh krim dingin itu, Yesil melilitkan dengan hati-hati sejenis perban putih tapi dengan tekstur sedikit keras yang anehnya terasa begitu lembut membalut kulit lehernya.
“Ini akan menjaga luka di lehermu dari gesekan dan sentuhan yang mungkin akan membuatnya semakin parah. Krim yang kuoleskan ke lehermu akan mempercepat penyembuhannya dan dia akan bereaksi dengan sempurna di tempat tertutup, mungkin dalam dua puluh empat jam kau bisa kemari lagi dan aku akan membantumu melepaskan perban ini.” ucap Yesil perlahan, menatap Mischa dengan tatapan prihatin.
Aslan yang sejak tadi berdiri bersedekap dengan tubuh tegang di dinding langsung menegakkan tubuhnya ketika mendengar perkataan Yesil.
“Dia tidak perlu kemari lagi.” ucap Aslan dengan nada tidak setuju, “Aku yang akan melepaskan perbannya nanti.” desisnya perlahan.
Yesil melirik ke arah Aslan, tahu bahwa keberuntungannya sudah habis dan tidak ada gunanya memaksakan keinginannya kepada Aslan. Saudaranya yang keras kepala itu tidak akan mendengarkan dirinya.
“Obat ini untuk menghilangan rasa sakitnya kalau-kalau dia demam.” Yesil melemparkan botol kaca berisi cairan bening ke arah Aslan yang langsung ditangkap Aslan dengan sigap, “Pastikan Mischa meminumnya kalau dia sakit.”
Aslan menganggukkan kepala tipis, lalu memasukkan botol kaca kecil itu ke balik mantelnya,
“Sudah selesai? Aku bisa membawa manusia perempuanku pergi?”
Yesil menganggukkan kepala, tapi tatapannya masih penuh rasa ingin tahu ke arah Mischa.
“Kau tidak berbicara sama sekali, apakah itu karena tenggorokanmu sakit… atau karena kau memang tidak mau berbicara?”
Sebenarnya karena dua-duanya. Mischa meringis tanpa sadar. Dirinya lalu berdehem untuk meredakan nyeri di lehernya dan mencoba bersuara.
“Kara…” Mischa memberanikan diri bertanya lirih kepada Yesil dan melawan rasa sakit yang menyerang di tenggorokannya, Mischa harus bertanya sebab dia tahu bahwa itu adalah satu-satunya kesempatan baginya, “Apakah dia… akan sembuh?”
Yesil menyeringai, menyadari aura Aslan yang menggelap dipenuhi kemarahan. Dia lalu cepat-cepat menganggukkan kepala untuk meminimalisasi kemurkaan Aslan.
“Dia ada dalam perawatanku, itu adalah jaminan bahwa Kara akan sembuh.” jawabnya, hanya bisa menatap prihatin ketika Aslan bergerak merangsek maju dan mencekal lengan Mischa, lalu menariknya dengan kasar hingga terlompat dari kursi.
Tanpa ucapan terima kasih, bahkan juga tanpa ucapan selamat tinggal sekalipun, Aslan langsung mneyeret Mischa kembali dan membawanya meninggalkan ruangan sambil membanting pintu ruangan itu di depan muka Yesil.
***
“Kau sangat kejam, menyiksa saudara-saudaramu sendiri sampai seperti itu…” Mischa berusaha berbicara dan menyuarakan pikirannya sementara napasnya terengah karena terseok-seok mengikuti langkah Aslan yang lebar.
Aslan sendiri hanya menoleh ke arah Mischa dan melemparkan ekspresi mencemooh.
“Aku akan menghajar siapapun yang menentang atau menghalangi jalanku.” dipandangnya Mischa tanpa belas kasihan, “Dan kau bukan pengecualian. Aku tidak akan menghalangi tanganku kalau kau memancing sampai batas kesabaranku.”
Ucapan itu bagaikan janji yang diucap dengan nada mengerikan dan mengirimkan sinyal menakutkan nan samar tapi membuat bulu kuduk berdiri.
“Aku tidak takut padamu.” Mischa melawan rasa takut yang menggerogoti dirinya dan meneriakkan pemikirannya, “Kalian Lelaki Zodijak sungguh tidak pantas dihormati, rela mengorbankan saudara sendiri demi kepentingan kalian… kalau saja tidak ada cincin sialan ini yang menggenggam nyawa Sasha, aku lebih memilih mati daripada harus mengikuti kemauanmu.”
Dalam sedetik setelah Mischa menyelesaikan kalimatnya, tubuhnya didorong dengan kasar hingga membentur tembok, dan tubuh Aslan langsung menyusul mendesaknya hingga ke dinding.
Aslan meletakkan kedua tangannya di sisi kanan dan kiri kepala Mischa, telapaknya menangkup tembok sementara lelaki itu menundukkan wajahnya hingga sejajar dengan wajah Mischa, dekat sekali hingga napasnya yang panas menyatu dengan napas Mischa.
“Kau ada di sini hanya untuk kepentingan Bangsa Zodijak, ketika kau sudah tidak berguna lagi, maka dengan senang hati aku akan menghabisimu.” suara Aslan dipenuhi kemarahan dan nada mengancam yang menyeramkan, tetapi entah kenapa tatapan matanya malahan menguarkan gairah tak tertahankan, “Dengan senang hati aku akan meremukkan tubuhmu…” Aslan menggesekkan hidungnya ke sisi pelipis Mischa, menghirup aromanya nan menggoda sementara kedua tangannya bergerak turun, menelusuri sisi samping dada Mischa lalu merayap ke pingganya untuk kemudian menarik pinggang Mischa ke arah tubuhnya dengan gerakan provokatif, menunjukkan kepada Mischa bukti gairahnya, “Aku benar-benar akan menghancurkanmu…”
Suara Aslan yang serak mengirimkan sinyal bagi Mischa untuk menyelamatkan diri, tangannya yang bebas langsung bergerak refleks, berusaha mendorong tubuh besar lelaki itu supaya menjauh darinya, sayangnya seperti biasa, usahanya itu sia-sia belaka, Aslan malahan menunduk dan menatapnya dengan tatapan mengejek karena sudah pasti tubuh kurus kecil Mischa bukanlah tandingan bagi lelaki Zodijak yang bertubuh besar dan sangat kuat.
Tatapan mencemooh itu membuat kemarahan Mischa tersulut, mendorongnya menggigit bibir dan berbuat nekat, melakukan perlawaan khas yang dilakukan oleh seorang perempuan jika terdesak, Mischa mengangkat tangannya ke pipi Aslan yang sedang lengah dan menganggap remeh, lalu mencakarkan kukunya yang mulai panjang ke sana. Dan rupanya kemampuannya untuk melukai lelaki di depannya itu masih sama kuatnya seperti sebelumnya karena kuku-kukunya ternyata mampu melukai kulit Aslan, menggores dalam dan mencipta luka hingga mengalirlah darah segar dari sana, berwarna gelap dan membuat penampilan Aslan kini tampak lebih mengerikan daripada sebelumnya.
Aslan sama sekali tidak tampak kesakitan. Ekspresinya lebih menunjukkan sikap jengkel dan terluka dan itu bukan karena luka fisik tetapi lebih dikarenakan harga dirinya yang terluka. Dirinya seorang pemimpin Zodijak yang sangat kuat, dengan mudahnya bisa berdarah hanya karena cakaran seorang manusia perempuan lemah yang bahkan tidak bisa dipandang sebagai setengah tandingannya.
“Perempuan sialan. Aku akan senang sekali ketika bisa meluluhlantakkanmu hingga kau tidak memiliki kekuatan untuk memberontak lagi!” raung Aslan kasar, lalu dengan gerakan secepat kilat sebelum Mischa bisa melawan, Aslan meraih kedua pergelangan tangan Mischa dengan kasar dan menahannya hingga terasa sakit sementara diangkatnya tubuh Mischa hingga naik ke arahnya dan diciumnya bibir Mischa sekuat tenaga dengan tujuan untuk menyakiti.
Tubuh Mischa sekali lagi terdorong ke dinding, tak berdaya ketika Aslan melampiaskan kemarahannya melalui pagutan bibirnya yang tak terkendali. Aslan melumat, mencecap, menghisap tanpa ditahan-tahan lagi, lupa bahwa yang sedang dicumbuinya adalah bibir manusia perempuan nan rapuh dan tidak sekuat wanita Zodijak di bangsanya.
Lama sekali ciuman itu berlangsung dan Aslan baru berhenti ketika mendengar suara tercekik dari tenggorokan Mischa, pertanda perempuan itu telah kehabisan napas. Bibir Aslan melepaskan diri dari bibir Mischa, masih tidak rela menjauh karena bibir itu masih menempel di sana, menyerap kehangatan dan kelembutan bibir Mischa yang tersisa sebelum kemudian menegakkan tubuh dan membebaskan perempuannya.
Mischa langsung megap-megap, berusaha mengambil napas sebanyak mungkin untuk mengisi paru-parunya yang terkuras habis, sementara Aslan yang masih mencekal kedua pergelangan tangan Mischa menunduk. Dahinya berkerut dalam ketika melihat bibir Mischa yang bengkak akibat ciumannya dan malahan tampak semakin menggoda untuk dicium lagi.
Aslan mendecakkan lidah dengan jengkel, berusaha menjernihkan pikiran sadarnya, lalu tanpa kata membungkuk untuk meraup tubuh Mischa yang lemah akibat ciuman tanpa ampunnya dan mengangkat Mischa ke pundak serupa mengangkat barang untuk kemudian membawanya pergi tanpa peduli dengan rontaan dan teriakan protes Mischa.
***
Mischa baru merasakan sendiri betapa cepatnya Bangsa Zodijak bergerak ketika dirinya dibawa dalam gendongan Aslan dan lelaki itu bergerak seperti kilat seolah terbang melintasi lorong-lorong dan beberapa gerbang untuk kemudian mencapai kembali lokasi sayap istana yang menjadi tempat tinggal Aslan. Bahkan waktu perjalanan yang mereka tempuh berkali-kali lipat lebih singkat dari yang ditempuh ketika mereka berdua berangkat dengan langkah normal tadi.
Aslan langsung menuju kamarnya, membukanya dengan kasar, membanting pintu itu dengan tak kalah keras, lalu melemparkan Mischa seolah-olah melemparkan benda mati ke atas ranjang.
Mischa hanya bisa mengaduh ketika tubuhnya terbanting di ranjang empuk itu, lehernya terasa sakit dan meskipun Mischa berusaha menahan diri supaya tampak kuat, dirinya tetaplah manusia biasa yang bisa merasakan sakit apalagi ketika rasa sakit itu sudah berada di batas ketahanannya.
Aslan melirik ke arah leher Mischa, lelaki itu menyeringai seolah kesakitan. Tangan lelaki itu bergerak untuk mengacak rambutnya dengan frustasi sebelum kemudian beranjak ke ranjang, meletakkan satu lututnya di atas ranjang hingga membuat Mischa refleks beringsut bergerak sejauh mungkin dari Aslan.
“Lehermu.” suara Aslan terdengar serak dan menahan diri, “Kau tidak apa-apa?”
Pertanyaan aneh yang keluar dari bibir Aslan itu membuat Mischa membelalakkan mata dengan terkejut, tidak menduga bahwa lelaki itu alih-alih menanyakan kondisinya, bukan langsung merenggut dan memaksakan kehendak seperti yang biasa dilakukannya.
Dan keterkejutan Mischa yang tidak disembunyikan ternyata membuat Aslan jengkel. Lelaki itu bahkan tidak tahu kenapa dia menanyakan itu, kenapa dia harus mencemaskan kondisi Mischa padahal baginya Mischa hanyalah manusia rendahan yang tidak berarti?
“Lupakan.” Aslan menggeram dingin, “Kau sepertinya baik-baik saja, hanya sedikit luka tidak akan menyulitkanmu untuk melayaniku.” Aslan berucap dingin dengan nada kejam, sementara tangannya bergerak melepas mantel panjang yang dikenakannya, mencampakkannya begitu saja hingga lelaki itu tak berpakaian, hanya menyisakan celana panjang yang masih melekat di tubuhnya.
Napas Mischa langsung tercekat, menatap marah bercampur ketakutan ke arah tubuh Aslan yang polos tanpa pakaian, lelaki itu begitu kuat, seluruh tubuhnya yang seolah merupakan perpaduan antara otot dan kekuatan menunjukkan itu tanpa bisa ditutup-tutupi, seolah-olah mengejek Mischa bahwa apapun yang dilakukannya untuk memberontak, semua itu percuma. Karena pada akhirnya Aslan akan tetap berhasil memaksakan kehendaknya.
Mischa melemparkan pandangan jijik ke arah Aslan, menyentuh lehernya untuk mengingatkan lelaki itu.
“Aku sedang terluka seperti ini dan kau akan tetap melakukan “itu”?” semburnya dengan nada mencela, mencoba menohok sisi harga diri lelaki itu, kalau lelaki itu masih memilikinya.
Sayangnya sepertinya Aslan tidak peduli akan harga diri, dia adalah Si Singa dan segala sesuatu yang dilakukannya digerakkan oleh insting liar seorang pemburu nan kejam. Jika dia ingin dipuaskan, maka dia akan mendapatkannya.
“Kau boleh berbaring terluka separah apapun, dan jika aku menginginkanmu, maka aku akan mendapatkanmu.”
Tanpa peringatan Aslan bergerak, menyergap tubuh Mischa hingga berbaring tanpa daya di bawahnya, kedua tangan Aslan bergerak mencengkeram kedua pergelangan tangan Mischa, menahannya di kiri dan kanan sebagai bentuk antisipasi berdasarkan pengalaman bahwa Mischa akan mencakarnya jika terdesak. Tubuh Aslan sendiri menekan tubuh Mischa, menguncinya hingga Mischa tidak bisa bergerak.
“Apa yang kau lakukan kepada diriku, wahai manusia rendahan?” Aslan tampak frustasi, tak bisa menahan diri untuk menghidu aroma Mischa yang membuat darahnya bergolak, “Kenapa kau membuatku menginginkanmu sampai seperti ini?” erangnya parau, lalu tanpa kata membawa Mischa ke dalam pelukannya dan memilikinya lagi.
***
Hari sudah berganti ketika Aslan duduk dalam keheningan, mengambil kursi yang dihadapkannya ke arah ranjang. Tubuhnya membungkuk ke arah ranjang dengan siku bertumpu pada lutut dan kedua tangan menyatu di bawah dagunya.
Mata hitamnya yang tajam menatap lurus ke depan, ke arah tubuh Mischa yang berbaring lunglai hanya tertutup selimut gelap yang melindungi tubuh telanjangnya dari pandangan Aslan.
Baiknya selimut itu harus tetap berada di sana, kalau tidak Aslan tidak akan bisa menahan diri untuk naik kembali ke atas ranjang dan menyentuh perempuan itu lagi untuk memperpanjang masa bulan madu mereka tanpa batas waktu.
Dirinya bahkan harus memaksa dan menyeret dirinya untuk turun dari ranjang dan membersihkan diri tadi, melawan sekuat tenaga hasrat untuk terus menenggelamkan dirinya dalam kelembutan dan kehangatan tubuh Mischa yang menariknya dengan begitu kuat.
Aslan tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya, terhadap wanita manapun, apalagi terhadap manusia. Dorongan primitif untuk terus memanen perempuan itu… seolah-olah dia ingin membuahinya dan tak akan berhenti sampai berhasil?
Kerutan di dahi Aslan semakin dalam ketika berpikir. Apakah benar begitu? Apakah dirinya sebagai Si Singa didorong untuk terus berusaha membuahi manusia perempuan yang kemungkinan besar merupakan manifestasi dari perwujudan Dewi Air Bangsa Zodijak?
Tapi hal itu tidak mungkin terjadi bukan? Meski banyak terjadi hubungan antara Lelaki Zodijak dengan manusia perempuan yang menjadi budaknya, tetapi sepanjang sejarah mereka berada di bumi, tidak pernah sekalipun terjadi pembuahan yang berhasil.
Aslan meringis dan memijit pangkal hidungnya dengan marah. Seandainya pun hal ini berhasil, akan jadi seperti apa keturunannya dengan Mischa nanti? Akankah anak mereka menjadi makhluk hybrid setengah manusia setengah Zodijak dengan struktur tubuh serta molekul yang tidak jelas? Dan jika memang anak itu harus dilahirkan… untuk tujuan apa? Apakah anak itu akan membawa kebaikan atau kehancuran?
Pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar dalam kepala Aslan, membuatnya merasa muak hingga akhirnya berdiri dengan marah, mendorong kursinya kasar lalu bergegas meninggalkan kamar sebelum dia tergoda untuk naik ke ranjang dan meniduri Mischa lagi.
***
Ketika Mischa terbangun, dia merasakan kepalanya begitu sakit seolah tertusuk-tusuk tanpa ampun. Mischa berusaha bangun hanya untuk membiarkan tubuhnya ambruk di atas ranjang.
Tangan Mischa bergerak menyentuh dahinya, lalu menelusuri kulit tubuhnya dan desahan kecewanya keluar karena dia merasa tubuhnya panas sekali. Panas itu mungkin terjadi entah karena dia memang kelelahan, entah karena luka di lehernya yang sekarang makin terasa nyeri dan berdenyut-denyut meminta perhatian. Mischa berusaha menelan ludah, dan sekarang rasanya sangat sakit ketika dia mencoba melakukan itu.
Dia butuh air minum.
Mata Mischa menatap sekeliling kamar dan menyadari bahwa dirinya sendirian di kamar dan kelegaan langsung meliputi dirinya karena Aslan tidak ada di kamar ini.
Mischa menelan ludahnya kembali sambil menahan sakit, dia ingin minum tapi tidak menemukan gelas atau poci berisi air yang biasanya tersedia di samping ranjang. Dengan putus asa, Mischa berusaha mengumpulkan kekuatannya yang tersisa, lalu mencoba bangkit dari ranjang. Setiap gerakannya membuat kepalanya seolah-olah dipukul dengan benda keras, bahkan telinganya berdenging menyakitkan karenanya.
Tapi Mischa berhasil duduk di tepi ranjang dan bergerak perlahan untuk meraih gaunnya yang tadi dicampakkan begitu saja oleh Aslan. Dengan perlahan Mischa mengenakan pakaiannya kembali, lalu mencoba berdiri meskipun kakinya gemetaran.
Langkah demi langkah merupakan perjuangan yang berat, tapi Mischa pada akhirnya berhasil mencapai pintu. Disentuhnya gagang pintu itu dengan penuh harap dan Mischa mendesah lega ketika mengetahui bahwa pintu itu tidak dikunci. Rupanya Aslan menepati perkataannya akan membiarkan Mischa bergerak bebas di ruangan ini, lelaki itu sepertinya yakin bahwa Mischa tidak akan macam-macam mengingat saat ini ada cincin pengikat yang menentukan keselamatan Sasha di jarinya.
Mischa mengamati cincin itu di jarinya, lalu memejamkan mata sejenak untuk kembali mengumpulkan kekuatan sebelum kemudian membuka pintu.
Langkah pertamanya keluar dari kamar tertahan sejenak, diberati oleh rasa ragu.
Di hadapan Mischa terbentang lorong panjang yang seolah tak berujung, berdinding hitam dan karpet gelap senada bahkan dengan atap yang sama gelapnya. Ketika keluar bersama Aslan Mischa tidak sempat memperhatikan sekeliling, tetapi sekarang dia sedikit ingat bahwa untuk keluar dari area tempat tinggal Aslan, dirinya harus mengambil langkah ke arah kanan.
Tangan kurus Mischa berpegangan ke dinding dan dengan susah payah dirinya bergerak, langkah demi langkah menelusuri lorong itu. Dia ingin menemukan air untuk diminum, dan siapa tahu jika dirinya beruntung, dia bisa menemukan lokasi tempat Sasha ditahan.
***
Aslan memasuki ruangan tempat saudara-saudaranya berkumpul dengan ekspresi muram. Matanya langsung memindai ke seluruh ruangan dan cemberut ketika melihat semuanya lengkap di sana kecuali Kara yang masih belum sadarkan diri. Bahkan Kaza yang nampak masih kepayahan beserta Yesil pun ada di sana.
Kaza langsung memalingkan muka seolah tidak mau bertatapan mata dengan Aslan, lelaki itu memilih mengalihkan pandangannya ke jendela kaca besar, tempat pesawat-pesawat tempur milik Bangsa Zodijak tampak berlalu lalang melaksanakan tugas patroli dan penyerangannya ke daerah-daerah penaklukan.
Akreplah yang menyapa Aslan pertama, mengangkat sebelah alis dan memecah keheningan yang diakibatkan ekspresi muram Aslan yang langsung menyebar ke seluruh ruangan. Akrep tentu sudah tahu mengenai insiden di tempat kediaman Yesil, tetapi lelaki itu memilih untuk tidak mengangkatnya ke permukaan karena tahu bahwa hal itu bisa memicu kemurkaan Aslan yang emosinya masih tampak tidak stabil sejak kehadiran Mischa di antara mereka.
Mata Akrep yang awas tentu saja langsung bisa melihat luka cakaran yang masih tampak segar di pipi Aslan, membuatnya tak bisa menahan diri untuk berkata,
“Akhirnya kau berhasil melepaskan diri dari pengantinmu.” ujar Akrep dengan nada menggoda yang langsung disahuti oleh tawa tertahan Sevgil. Sayang tawa Sevgil langsung berhenti karena Aslan melemparkan tatapan membunuh ke arahnya.
Aslan berjalan ke arah meja besar di tengah ruangan, menuang air untuk dirinya sendiri dan menenggaknya dengan kasar, setelah itu dia setengah membanting gelasnya di meja besar tengah ruangan dan menatap saudara-saudaranya dengan kasar, tatapannya berakhir ke wajah Akrep ketika kemudian dia berkata.
“Jelaskan apa yang terjadi pada diriku karena aku sendiri tidak bisa menjelaskannya.” geram Aslan marah, “Perempuan itu menarikku dan aku tak berdaya. Aku tidak bisa menjelaskannya… aku hanya seolah aku…” Aslan menelan ludah dengan marah karena kehilangan kata-kata. Sebagai seseorang yang terbiasa memimpin dan berkuasa, dia benci ketika merasa tidak bisa mengendalikan dirinya seperti ini, “Seolah aku kehilangan akal sehatku dan direnggut oleh hasrat primitif tak terkendali untuk memilikinya.”
Akrep memiringkan kepala, menatap Aslan dengan penuh rasa ingin tahu.
“Itukah penyebab kau mengurung diri di kamar dengan pengantinmu berhari-hari lamanya?” pertanyaan itu terdengar seperti sebuah godaan, tapi nada bicara Akrep menunjukkan bahwa dia serius dengan kata-katanya.
Aslan mengernyit marah, “Menurutmu karena apa? Aku bersikap seperti kucing besar di musim kawin yang terus menerus mengejar betinanya. Dan kau tentu tahu kan apa tujuan musim kawin bagi kucing-kucing besar itu?” serunya kasar.
“Untuk reproduksi.” Yesillah yang menyahut cepat, setengah menganggukkan kepala ketika berhasil menyimpulkan, “Yah selain kau pada dasarnya memang membawa kekuatan kucing besar di dalam dirimu…” Yesil berdehem seolah-olah menahan senyum sebelum melanjutkan, “Reproduksi sendiri secara ilmiah disebabkan dorongan alami untuk membuahi pasangannya demi mempertahankan kelangsungan hidup. Seluruh hasrat untuk kawin diantara pasangan didunia ini sebenarnya didorong oleh keinginan melanjutkan keturunan dan mempertahankan eksistensinya di dunia… “
“Kau ingin membuahi perempuan itu?” Akrep mengerutkan kening, “Tapi kenapa?”
“Kenapa kau bertanya kepadaku? Aku datang kemari karena ketidaktahuanku!” Aslan meraung, merangsek ke arah Akrep dan memukul meja di depan Akrep dengan kasar hingga menimbulkan bunyi bantingan keras.
Seluruh ruangan itu hening, tetapi Akrep yang diintimidasi oleh Aslan tampak tidak terpengaruh, lelaki itu malahan tampak sibuk berpikir, setelahnya Akrep malahan mengabaikan Aslan dan menatap ke arah Yesil.
“Apakah kau bisa menemukan jawabannya? Mungkin ini ada hubungannya dengan perubahan molekul air bumi?” tanyanya.
Yesil mengangkat bahu, “Aku sudah mendapatkan banyak informasi dari sisi bangsa Zodijak, tapi tentu saja untuk mengimbanginya, aku juga butuh banyak informasi dari sisi manusia, dari sisi Mischa.” Yesil menatap punggung Aslan yang menegang kaku, “Seandainya saja Aslan mau menurunkan sedikit penjagaannya dan membiarkan aku berbicara dengan Mischa untuk mendapatkan informasi, mungkin aku bisa menemukan jawaban untuk kita semua.”
Akrep menganggukkan kepala, lalu menatap Aslan dengan penuh rasa ingin tahu.
“Jadi? Akankah kau membiarkan Yesil mencari informasi dari Mischa?”
“Untuk berapa lama?” Aslan menggeram, menatap Yesil dengan marah.
Sekali lagi Yesil mengangkat bahu, “Pendekatan terhadap Mischa tentu saja berbeda dengan pendekatan yang kita lakukan terhadap tawanan perang atau musuh. Dia istrimu, dia manusia perempuan dan dia kita curigai merupakan manifestasi perwujudan Dewi Air dari Bangsa Zodijak. Aku harus menggunakan pendekatan bersahabat dan meraih kepercayaannya, hal itu tidak bisa dilakukan secara instan.” Yesil menatap Aslan dengan hati-hati, “Mischa menatap seluruh peralatan penelitianku dengan sangat tertarik, aku memperhatikannya. Mungkin kita bisa menggunakan itu dan kau memberikan izinmu untuk Mischa supaya menjadi pembantuku di ruang penelitian… dengan begitu Mischa mungkin bisa menurunkan tembok pembatasnya serta mulai mempercayaiku, ketika sebuah kepercayaan diberikan, informasi pun akan mengalir bersamaan….dan aku pikir Mischa peduli pada Kara, aku bisa memintanya membantu merawat Kara…”
“Tidak!!”
suara teriakan terdengar dari dua lelaki di sisi yang berbeda. Semua yang berada di dalam ruangan itu langsung saling menatap, serba salah. Itu adalah suara Aslan dan Kaza yang meneriakkan ketidaksetujuannya dengan berbarengan.
Yesil menatap Aslan dan Kaza dengan jengkel. Dia sudah cukup bersabar dan berusaha supaya saudara-saudaranya bisa berpikir logis, sayangnya hal itu tampaknya susah diterapkan kepada mereka-mereka yang sudah membawa watak kepala batu dari sananya.
“Hanya itu satu-satunya jalan.” desah Yesil dengan nada lelah.
Aslan membuka mulut, hendak menyemburkan kata-kata, tapi suaranya terhenti ketika tiba-tiba perhatiannya teralihkan ke arah cincin hitam yang melingkar di jari tangannya. Cincin yang sekarang dipakainya itu terhubung dengan cincin pengikat yang dipasangkannya ke tangan Mischa. Cincin itu akan berubah warna sebagai peringatan ketika cincin pengikat yang berada di tangan Mischa juga berubah warna.
Dan saat ini cincin yang semula berwarna pekat gelap itu berubah warna menjadi merah menyala, memberikan tanda tak terbantahkan.
Aslan menggertakkan gigi dengan marah sebelum membalikkan badan dan melesat pergi, diikuti oleh saudara-saudaranya.
Manusia perempuan bodoh itu telah mengabaikan peringatan Aslan dan melanggar batas wilayah!
Bersambung ke part berikutnya

- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 16: Echo Jiwa [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 15: Pernyataan Cinta [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 14: Simfoni di Kota Mati [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 13: Menyebarkan Harapan Emas [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 12: Ketahanan Emas [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 11: Bertepuk Sebelah Tangan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 10: Proyek Kehidupan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 9: Pertukaran Vital [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 8: Simbiosis [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 7: Sang Pelestari [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 6: Manusia Perempuan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 5: Perlindungan Steril [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 4: Sosok Familier [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 3: Sang Penyembuh [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 2: Kontak Pertama [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05]: PART 1: Penyelinap Siang [30 POIN]
- 🔏[IC 05] Inevitable Cure: Yesil & Talasha [IC 05] ONGOING
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: END Fase 3: Masa Depan #3.5: Rhea [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.4: Yang Ingin Bertahan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.3: Yang Dimusuhi [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.2: Yang Tak Diinginkan [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 3: Masa Depan #3.1: Dua Tahun Kemudian [30 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.5: Rumah Kita [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.4: Adik Perempuan [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.3: ‘Berpelukan’ [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.2: Menyembuhkan Diri [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 2: Masa Kini #2.1: Pertemuan Kembali [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.5: Ingkar Janji [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.4: Hubungan Hangat [25 POIN]🔞
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.3: Ikatan Zodijak [25 POIN]🔞
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.2: Pertemuan [25 POIN]
- 🔏BONUS PART IW-Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06]: Fase 1: Masa Lalu #1.1: Lintasan Nasib [25 POIN]
- 🔏[IC 06] Inevitable Constelation: Kara & Natasha [IC 06] END
- 🔏Inevitable Encounter (WARNING !!! BONUS PART EBOOK IW SUDAH ADA DI EBOOK IW) [250 PSA POINTS]
- 🔏[IC 02] Inevitable Compromise-Akrep&Kesha [225 PSA Points]
- 🔏[IC 01] Inevitable Conclusion-Aslan&Mischa [225 PSA Points]
- Inevitable War Part 60: Ever After [ END ]
- Inevitable War Part 59: Tried and True
- Inevitable War Part 58: Silence Reconciliation
- Inevitable War Part 57: Act Of Vengeance
- Inevitable War Part 56: Lend A Hand
- Inevitable War Part 55: Deeds Of Arms
- Inevitable War Part 54: Cut And Thurst
- Inevitable War Part 53: Lost Ground
- Inevitable War Part 52: Rule the Roost
- Inevitable War Part 51: Sail Close to the Wind
- Inevitable War Part 50: Remorseless
- Inevitable War Part 49: Serenity Before Carnage
- Inevitable War Part 48: Adrenaline Rush
- Inevitable War Part 47: Bolt From The Blue
- Bonus Part Inevitable War: Reproduction
- Inevitable War Part 46: Intersect
- Inevitable War Part 45: Exchange Blows
- Inevitable War Part 44: Commemorate
- Inevitable War Part 43: Strike A Balance
- Inevitable War Part 42: Quantum Leap
- Inevitable War Part 41: Give Pause
- Inevitable War Part 40: Salvation
- Inevitable War Part 39: Tumble Down
- Inevitable War Part 38: Massive Fulminate
- Inevitable war Part 37: Impurity Blood
- Inevitable War Part 36: The Ancestor
- Inevitable War Part 35: The Ring of Truth
- Short Story Inevitable War: Give And Take
- Inevitable War Part 34: Segregate Lion From His Queen
- Inevitable War Part 33: Blue Moon
- Inevitable War Part 32: Blessing In Disguise
- Inevitable War Part 31: Imhotep, The Healer
- Inevitable War Part 30: Save The Enemy
- Inevitable War Part 29: Reach An Accord With Humans
- Inevitable War Part 28: Salted Wound
- Inevitable War Part 27: Dark Horse
- Inevitable War Part 26: Head Over Heels
- Inevitable War Part 25 : Come To Heel Bagian 2
- Inevitable War Part 24 : Come To Heel Bagian 1
- Inevitable War Part 23: Non Zero Sum Game
- Inevitable War Part 22: Underlying Causes
- Inevitable War Part 21: Marking You
- Inevitable War Part 20: The Weakness
- Inevitable War Part 19: The Doctor’s Squad
- Inevitable War Part 18: Holy Water of Zodijak
- Inevitable War Part 17: Human Anomaly
- Inevitable War Part 16: Loosen Vigilance
- Inevitable War Part 15: Lion’s Tears
- Inevitable War Part 14: Impulsive Healing
- Inevitable War Part 13: The Last Pride
- Inevitable War Part 12: Before The Lights Out
- Inevitable War Part 11: Inevitable Closeness
- Inevitable War Part 10: Force of Attraction
- Inevitable War Part 9: The Honeymoon
- Inevitable War Part 8: Aslan’s Tattoo
- Inevitable War Part 7: Hunting Season
- Inevitable War Part 6: Run and Seek
- Inevitable War Part 5: A Bond Between Souls
- Inevitable War Part 4: Blood Becomes Water
- Inevitable War Part 3: The Lion and The Water Maiden
- Inevitable War Part 2: Hide and Seek
- Inevitable War Part 1: The Zodijak
KONTEN PREMIUM PSA
[pt_view id=”94294a5lko”]
Semua E-book bisa dibaca OFFLINE via Google Playbook juga memiliki tambahan parts bonus khusus yang tidak diterbitkan di web. Support web dan Authors PSA dengan membeli E-book resmi hanya di Google Play. Silakan tap/klik cover E-book di bawah ini.
Download dan install PSA App terbaru di Google Play
Folow instagram PSA di @projectsairaakira
Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira
BONUS PART PREMIUM AFTER WAR
- INEVITABLE ENCOUNTER – KAZA & SASHA BAGIAN 1
- INEVITABLE CONCLUSION – ASLAN & MISCHA
- INEVITABLE COMPROMISE – AKREP & KESHA
- INEVITABLE CONSTELATION – KARA & NATASHA
- INEVITABLE CREDENCE ( COMING SOON) – KHAR & LARISHA
- INEVITABLE CRUSH ( COMING SOON) – KAZA & SASHA BAGIAN 2
- INEVITABLE CUPITIDY ( COMING SOON) – SEVGIL & MELISHA
- INEVITABLE CURE ( COMING SOON ) – YESIL & TALASHA















Coment dulu baru baca… :BAAAAAA
Waw, ini seru banget.
Tapi serius deh, kok aku liat sifat Aslan little bit childish yah. Kaya… Mau aja gitu dipake penelitian sama Yesil dan dibakai bahan becandaan sama semua saudaranya.
Tapi seru kok, semangat terus PSA!!!
Ahhhhh jatuh cintaa sama aslan dan mishaaa :TERHARUBIRU
Senengnya si alsan sam mischa update..
Makasih team PSA..
Aslan kayak kucing lagi musim kawin wkwkwk
Mischa semoga kamu selamat dari aslan..
so swit :dragonmintacium cincinnya kapelan :goyangcool :dragonmintacium
Gemes banget aku sama Aslan
Semena mena banget sama mischa
Kan kasian banget mischa nya :PEDIHH
Hola semoga mischa baik2 saja dia keluar teritori pengawasan aslan, semoga kara cpt sdar :ngambeknih :goyangasoi
Ada lagi dengan mu Mischa ??? :aaaKaboor
Ada apa lagi dengan mu Mischa , maksudnya. Heheheheh
Aslan sadis bgt c udh tau Mischa lg kesakitan msh az dipaksa. KIra Mischa kemana ya kok bisa cincinnya Aslan berubah warna. somoga Mischa gak dihukum lagi sama Aslan. Mischa knpa ya sakit apa ya dia apakah dia hamil :emuach! :terpesona
Wooowwww deeehhh…semakin seru saja…
Keren….lanjut..ndk sabar..
Nah loh cincinnya merah…
Sumpah yak. Makin gregetan parah ama Aslan ama Mischa.
Puanjang banget dah part 10 masih pull emosi bawaan na. Wkwkwk
Kara belum sadar yak? Huhuhuhu
Kaza kena batu na.. Tuh kan… Mancing banget Aslan marah.
Makin seruuuuu…
Sukaaaa ^^
Thanks yaaaa TPSairaAkira…dah update :)
Makin seru dan keren ceritanya. Makin penasaran sama Aslan. Semangat terus team PSA untuk lanjuti ceritanya :DOR! :PATAHHATI ???
Nah lo cincinnya merah…
Aaah…. Ya ampuun Aslan mischa haus mau mimik gak tau jalan. Jangan di marahin yaaa..
Makasih kak authoor semua ud update
Tambah seruuuuuh aj
Kasian deh si aslan si ketua yg super kuat tp brtekuk lutut dan ktagihan pada pesona mischa yg katanya manusia rndahan.
Yeay akhirnys Aslan..
Makin seru konfliknya,Mischa jadi asisten Yesil
Haiisshh … aslan emang bener2 singa. Kejam dan liar … :MARAHNANGIS
Kalau aq jd mischa mending aq mati aja. Gak peduli lg sama sasha. Siapa yg mau jd budak pelampiasan hasrat binatang laki2 kejam kaya Aslan ? :tidakks!
???
waa nea seneng akhirnya bisa baca ini lagi.. :strawtoa :PATAHHATI :inlovebabe :catgaksabar
ceritanya keren kak siapapun yang buat ini keren banget. :YUHUIII
semua dongeng di PSA ini benar-benar menarik sangat menarik :catnemucinta :goyangnyelem
semangat kak nea tunggu semua updated ceritanya,, :tebarbunga :kelincigemas
asli ini keren semua dongeng nya. kalo dibuat buku nea mau beli da :prokprokprok :sopan
untung aslan dateng…… ngeri pastiyaaa buat aslan maarahh udah ga pandang saudara :demidewa! …. makasihh kak udah update…. kangen banget sma armenia kakk :beruraiairmata …. aku smpek ngulang baca dri episode awal ….. moga mingggu bsok azhura gantian update :inlovebabe
Selalu menarik ?
Kucing besar yg mau kawin ?
Tq sdh update….
Aku tunggu tunggu akhirnya update juga :GERAAH .
Aslan bener bener ya cemburu berat , yahhh jadi inget Abang Akira deh :KETAWAJAHADD
Sedikit koreksi @author@author7
Ada 1 kata yg perlu ditambahkan dlm kalimat:
Kaza telah bertindak kasar dan sangat menakutinya tapi tetap saja hal itu membuat Aslan berhak melukai saudaranya seperti itu….
Seharusnya kalimatnya ditambah ‘tidak’ hingga menjadi
… tapi tetap saja hal itu tidak membuat Aslan berhak melukai saudaranya…
Lg main panen n kabur nih aslan mischa
Mischanya haus akang aslaaannnn…..ini gue jd keingetan tokoh mischa dicinta fitri tiap bca tulisan mischa wkwk.. :TERHARUBIRU
wuiiiiih pertama hehehehe bikin deg2 an aja
Bolak balik buka web akhirnya update jugaaa..
Ini benci banged awal nya, kayak bang JA n Asia juga..
Lama2 cintoooo..
:TERHARUBIRU
Geregetan sama Aslan.. :DOR!
Ya ampun aslan, misca itu gak sadar. Saya berani jamin. Jangan marah trus slan. Nanti darah tinggi juga si aslan ini
Kuciingg aslaannn…mau aslan lgi..teteup belum puas bca manjanya…? :BAAAAAA
ditunggu kelanjutannya
Nah si mischa kmn?
Pasti nyasar tuh
G mgkin dy lari kan dy tau resikonya ?
Ya ampun akhir’a update juga
Aslan aduh lunak dikit ke ma mischa kasian tau?
Kangen kara nih,kAra cepet sembuh ya biar bisa nemenin mischa lgi
Yuhuuuu suka banget sama cerita iniiiiii, jangan lama2 ya thor updatenya, langsung jadi buku aja kalo bisa ???
semakin rumit dan tambah penasaran..siap ke episode selanjutnya
Misca sm aslan sm2 keras kepala ??
Wahh kucing raksasa!!! Hahahahaha??? perumpamaan yg sesuatu skali!!! Mirip bgt ituu…
Sabarlah aslan… Mischa itu lg cr air,lahh dy kn semacam buta arah soalnya gtw seluk beluk istana dikau…
Ehh bayangin ntr bakal ada interaksi antara yesil sm mischa tiba2 jd inget sm aiko dn tabib zhou dehh… Dn tiba2 jg jd kangen EC… Ehh AB kug g ad kabarnya lg skrg?? Smpe lupa trakhir ceritanya gmn…
Nunggunya Udah kaya mau beli lamborghini, bacanya udah kaya makan cilok.
Depresi hati ini
Yeaaa… Aslan aslan emang kepala batu.. Wkwkwkwk
Aslan si kucing besar… Haha
Cincinnya bewarna merahhh ohhh nooo… gmn nasib nya sasha :tidakks!
Poor Mischa….????????????
Gk sabar nunggu kelanjutannya :NGEBETT
Kata2 di endingnya bagus banget :tepuk2tangan
aslan kayaknya terlalu emosian deh, kalo jendral akira mah stay cool, trus dingin tapi romantis…beda ah aslan ama akira. jadi kangen jendral
Aku gasabar mau liat masa-masa sweet mereka huhuhu
Ditunggu kelanjutannyaaa
Akhirnya update jga hahaha…
Hadeh ini si mischa salah jalan kayaknya. Coba sbut nama aslan sekali ntar dia psti dteng.
Pftt cincinnya terhubung jga sma punya aslan, moga aslan cpet dteng dan liat keadaan mengenaskan mischa hahaha…
Sebelum tdr iseng buka web rupanya udah d upload.. yey akhirnya bs baca lg.. senangnya hati… bs mimpi indah ni bareng ab aslan…
Brsmbung pas lgi seru”nya :ASAHPISAU2
Aslan kejam ya ampunnnn, jd makin cinta deh gue. Tapi kasian jg Mischa
Aku curiga klo ntar Aslan berhasil membuahi ,dan Mischa hamil ?
Itu Mischa ga salah Aslan , dia cuma pengen minum ..
Lama bgt hrus nunggu part selanjutnya 1 minggu lagi , boleh kah aku berharap DOUBLE UPDATE? atau kalo gak Part bonus TGW ?
Coment dulu ah,bacanya nyicil2 klo pas lg g’ sibuk :BAAAAAA
Katanya manusia rendahan, mau diremukkin.. Tapi di kekepin mulu.. Giliran kabur dicariin.. Giliran lagi dalam bahaya ditolongi.. Giliran menunjukkan tanda tanda keluar dari kawasannya langsung panik..
Duh aslan.. Mau mu itu apaaa??? Kalo Cinta mah jangan gengsi.. Haha :tepuk2tangan :goyangasoi :dragonngakak :ehhkenapa??
Mischa kabur kemana ? Tp bukannya cari air minum yah .. :NGUPIL ..bang aslan bakal marah lagi nih pasti
Makasih udh update ya kak :NGEBETT
yawla aslan galak banget :PEDIHH lanjutkan kaaak. Kepo nihh wkwk
Aslaannn… Km kok ngk tau sih… Bingung? Tanya aja ke mbh google kenapa km merasa di tarik tarik sama Mischa haha…
Idihhh Aslan buas bngt yaa.. Mischa kan jadi kasian..
Wkwkw pelajaran buat Kaza karna udh berani nyentuh pengantinnya Sang Singa..
Semoga cepet hamil ya sist.. :KETAWAJAHADD
“Kau boleh berbaring terluka separah apapun, dan jika aku menginginkanmu maka aku akan mendapatkanmu.” Sumpah hina banget perkataan ni orang satu! :KAGEET tpi entah kenapa gue paling demen sama yg namanya Aslan ini :BAAAAAA
Aslan buas bgt kaya singa, remuk dah badan si mischa
Lion Murka.. :BAAAAAA .bakalan ngamuk lagi dech..???
:tidakks! Kenapooi.. Musti bersambung.. Masih mau baca aslaaan!!! Dududu aslan salah paham noh.. Mischa kan cuma mau cari minum aslam :panikhati jangan dimarahi lagi hya!! Kasian mischanya hyo.. :GERAAH aslan gak peka :BANTING! Itu namanya kamu mulai jatuh cinta sama mischa.. :tepuk2tangan :inlovebabe maklum aslan kan egonya tinggi.. :ketawaalapenjahat
Mischa nyari aer kemana :tidakks! :tidakks! :tidakks!
aslan jangan marah2 mulu napa.. Serem tauuu..
Lanjut kak, apakah mischa berubah menjadi dewi air…wah jadi penasaran lanjutan ceritanya :MAWARR
Bikin sebel dech kata bersambungnya, harus nunggu seminggu lagi dech buat bacanya :PATAHHATI
Okey si mischa udah melanggar batas wilayah tapi kan dy emang gak tw batas”nya,,,oh om aslan turunin dikit tu emosi napa,,,gahar amat sich :DOR! :tidakks!
ada beberapa typo dan perlu tambahan kata diatas thor,,,
and thanks for update,,,keep spirit and make more awesome story,,,fighting,,,ganbatte,,,salam semangat…#EngQacakadulEuy…
Tidaaak…
Partnya terpotong di saat yang tidak tepat ( utk aku & readers lain. Karena aku yakin banget klo @author malahlagi masang evilsmirknya )
Huaaahuaaa…
*nangiskejer
Thor, kok mischa ga hamil2?
Encore!!! :TERHARUBIRU encore!!! :TERHARUBIRU encore !!! :TERHARUBIRU
Aku sakaw nunggu updetannya PSA, semangt yah kak :purplehappy
:TERHARUBIRU
Kak, di sini ada typo nama. Harusnya lam yang leher kaza bukan kara. Hehe “Tangan Aslan mencengkeram leher Kara yang masih mencoba bangkit dari bantingan pertamanya untuk kemudian mengangkat Kaza ke atas dengan sebelah tangan, seolah tubuh Kaza seringan bulu.”
” tetapi tetap saja hal itu membuat Aslan berhak melukai saudaranya sendiri sampai seperti itu…” di sini juga kayaknya ada satu kata yg kurang. Kurang kata “tidak” mungkin maksudnya gini, ya ” tetapi tetap saja hal itu tidak membuat Aslan berhak melukai” hehe
Sama yg ini” Sekali lagi perkataan Yesil sepertinya berhasil menembus akal logika Aslan, lelaki itu akhirnya melepaskan pegangannya dari leher Mischa dan menganggukkan kepala sambil tak lupa menatap Yesil dengan tatapan mengancamnya yang khas.”
Itu memang dari tadi yg dipegang Aslan itu lehernya atau tangan mischa?
Kalo lehernya, ga bisa bayangin tersiksanya Mischa diseret sambil dicekik.
:CURIGAH
si au udah tidur kali yak, biar au yang gantiin koreksi ya. Makasih panda :LOONCAT
Galak amat bang
Kalo baca tokoh ganteng ganteng kejam macam Aslan sih suka, tapi kalo di duta mah ogah! :KAGEET
Sevgil oke juga, selalu ceria, semangat, positive thinking :KETAWAJAHADD
Kira kira Mischa bisa hamil gak yaaah :ragunih
Ndak sabar buat next chapter
Cie Mischa-Aslan pake cincin couple-an :banyakduit
Ah itu Bang Aslan, Mischa sakit. Dia cuma nyari minum bang makanya jalan-jalan. Jangan dimarahin lagi atuh.. :CURIGAH
Please update kejutan dong soalnya penasaran banget.. Terus juga kisah ini pelipur lara banget setelah Jendral kesayangan gw pergi & takkan kembali lagi :strawnangis
Mischa bandel ihh~~
buset dah si aslan posesif bgt :D
Ngomong ngomong si Mischa ga haid2 ya :goyangasoi
Horeee ?? akhirnya ada up date juga hehe :) kak @author sudah sembuh? jaga kesehatan baik2 biar gak tumbang lagi yaaakkkk hehe
Oh yaa kak aku nemu typo dikit ini di kalimat di bawah ini :
Sekali lagi perkataan Yesil sepertinya berhasil menembus akal logika Aslan, lelaki itu akhirnya melepaskan pegangannya dari leher Mischa dan menganggukkan kepala sambil tak lupa menatap Yesil dengan tatapan mengancamnya yang khas.
kata “leher” bukankah seharusnya “Pergelangan tangan”
Wah thank you. Biar au yg bantu koreksi ya
Hamdalah rejeki w banget. Buka2 langsunh ada updatannya. Hehe. Makasih kak!
Greget sama tbc nya. Hueeeee??. Penasaran sama cincin yg berubah itu. Nasib sasa gimana. Nasib mischa juga gimana. Duh w penasaran tingkat dewa.
Semanhat kak buat projectnya. Lv lv lv ???
Mas aslan jangan marah terus atuh :( inget hadistnya. Jangan marah bagimu syurga :( #dakwah #loh #malah
Mischa nyari airnya kejauhan nih, Aslan marah lg deh :tidakks!
bersambungnya pas moment2 krusial pasti huhu yaah… harus nunggu seminggu lagi. pengenlah ini di post doubel. suka bgt ama IW♥ setelah TGW happy end. selalu nunggu cerita ini. post doubel dong hehe. ganbatte Tim PSA,selalu menarik cerita2nya♡
thanks for update author iw :MAWARR
nah kan jd kepikiran nti anaknya mereka gimana? ketika Leo dan Aquariuz bersatu :bearbertanya
itu kasih minum dulu mischanya, apa jgn2 pingsan pas di perbatasan keluar yak? :ngetawain
Aslaaannn.. Qm galak bgtss sihh
Ntr qlow mukanya tiba2 jdi tua gmn doong? Wkwkkk
Tpii g-t2 dya perhatian jga yachh Sma mischa.. Wkwkkk
Jdii, inget sma cowok sbelah (akira).. Hahaaa
Pokoknya d tunggu terus updateannya yaaaa
Fighting
Wah wah aslan :ASAHPISAU2 main hajar aja :PATAHHATI
Mischa kenapa lagii??!!
Aslan plis, alasan kenapa selalu ngerasa tertarik sm Mischa, we dont know too!!
Aaaa penasaran :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU
Yaaah udah kepo bgt padal :aaaKaboor
harus gitu, nunggu 1 minggu cuma baca ini ?
aaaaaa, lamaaa.
penasaran tingkat dewa.
:girlynyengir
Aslan posesif banget dah kasian mischa hu hu
aslan suka marah marah ntar darah tinggi loh,, paling sebel kalo lihat tulisan bersambung hahaha :)
Terima kasih kak sudah update semangat!! :)
Wah , Alhamdulillah @author udah sembuh, jaga kesehatan yah , soalnya pengagum Aslan ini penasaran parah sama cerita nya,,duh Kaza Kara sweet yah mereka, jadi kangen sama kembaran aku ,,,,, semangat nulisnya yah, update 2x dong , itu ada cerita baru,nanti ah baca nya , nunggu banyak biar ga gendok d tengah part , hrhehehe
AsLan kog gk gahar banget sih..capek tau bacanya kalo kamu marah2 terus gitu,kalem dikit kek gk capek apa :DOR! Hancur sudah ekspektasi ku kemarin aku pikir aslan bkalan khawatir mischa abis d cekek sama kaza gk taunya malah tambah marah2 dseret2 pula si mischa :KAGEET fix si aslan ini parah banget lebih kejam dari jendral akira.dia itu suka sekali buat onar :BANTING! Ohh…apa ini kenapa endingnya harus bagian krusialnya gini thor… :PATAHHATI salah paham dehh…mischa cmn cari minum aslan dsangkaain kabur lagii :KETAWAJAHADD sampai kapan kekerasan ini berlanjut si aslan ini kog gk ada manis2nya :tendangkerikil :tendangkerikil :tendangkerikil oh astagaaaa….harus nunggu seminggu lagi ya lihat mischa ini d seret2 lagi :ngambeknih encore dong thor….. :tidakks!
Pliss.. kayak dulu, 3 atau 4 hari sekali update cerita yg berbeda
Aku malah ga nyadar klo ada typo, soalnya trlalu fokus ngbayangin jalan ceritanya,,baca kaya lagi liat film aja gtu :HUAHAHAHAHA
Terlalu mendalamin ceritanya :goyangcinta
Ceritanya keren jadi mengobatin kangen JA vs Asia
Terima kasih banyak KK Team PSA uda update IW tiap mnggu :inlovebabe
Slalu ku nanti lanjutan cerita IW :gulungguling
Wah cincinnya berubah merah, kemana gerangan mischa pergi dr kmr Aslan??? Penasaran pake banget… ??
Dasar Aslan si kucing besar, honeymoon mulu dari kemaren
mischa haus aslan…
aje gile kaga disiapin minum.
dah diajak marathon lagi ckcckckk
inget mischa inget cinta fitri *plaaak :hipono
Sangking peningnya Misca sampe gak sadar udh lewat bawatas wilayah ya….
Mischa itu kaya karung deh… diseret kesana kemari… :tendangkerikil
Sebenernya aslan suka kaliii tuh cuman shy shy cat aja hehehe
Semangat buat kak author sama jaga kesehatan ya
Aslan darah panas banget ya..
bahkan sama sodara sendiri loh..
ckckckk…
coba dikontrol sedikit esmosinya bung singa
heuheueheu..
Aku semacem kek udah apa gitu ya sama IW ini kek udah kecanduan bgt gitu. Hahaha. Gilak deh makin sini makin hype bgtt Yaampun :hororsenter
Dan selalu ya bersambungnya itu pas banget di momen tegang2nya. Hah!
Itu Aslan bisa gak sih kasarnya dikurangin :tendangkerikil Kalo mau Mischanya gak ngelawan ya dianya juga lembutin dikit dong elah. Tapi lucu sih liat Aslan yg marah2 tapi ujung2nya malah jadi nafsu anu2 sama Mischanya. Hahaha :HUAHAHAHAHA frustasi sendiri dia akhirnya. Wkwkwk
Lanjut terus kak! Dam selamat datang buat kak @author yg udah sembuh kan ya. Makasih udah update! :pinguinolahraga
jujur, pas penjelasan tentang perubahan molekul air di part sebelumnya, aku ngga mudeng, ngga paham. Aku baru paham di part ini, wkwkw. lebih mudah dicerna aja penjelasan nya bang Yesil disini, ngga berbelit-belit, mungkin karna ada Aslan kalik yaa? jadi hawanya beda #lhoh(?) hahahaha
iya semuanya memang kepala batu itu 7 bersaudara wkwk. Aslan, Kara, Kaza paling parah kayaknya kepala batu nya ckckck
duhh kang Aslan, tahan atuh~ wkwk kasian Mischa nya, capek :KETAWAJAHADD
itu mau kemana lagi Mischa?? :NABRAKKACA
bener2 emosian banget si Aslan :DOR!
Huwaaaaaaaaa :aaaKaboor
Jangan kejam kejam dong bang Aslan
Kasihan tuh bini lo
makasih ka buat ceritanya ;-) ceritanya selalu menyenangkan & bikin greget hehe
Aslan itu tipe suami tukang cemburu & protective bgt ^_^ aduh mana honeymoon’a juga nggak beres2 lagi, aslan’a juga nggak pernah puas hehe
mischa tersesat ya waktu nyari minum, emangnya sejauh apa sih sampe2 tempat air gk dapat2 :ragunih atau jgn2 ada sesuatu yg terjadi pas mischa nyari minum
serius nih aslan galak bener, sadis, kejam , kasar, egois, tak berperasaan :tidakks! masa gitu sama istrinya….benar2 pemaksa dan suka merendahkan, awas loh entar pas jatuh cinta sama mischa terseok2 ngejarnya :superhero
terima kasih bt updatenya, tetap semangat dan selalu sehat Tim Saira Akira :BUNGAUNTUKMU :cintakamumuach
Daebak :PATAHHATI
Wah Mischa melanggar batassss
Kereeennnnn ?????
percaya ga percaya aku klo baca novel ini pasti ga bisa tarik nafas, fokus mode on! kreen ya,
aku suka karakter di sini aslan namanya cocok sama kaya di narnia bukn? ak lupaaa hehe. pemilhan namanya suka bisa jadi inspiratif klo ada baby lahir. hahahahha kwkwkwk
ini ad jadwal updatenya ga y?? kpn? biar ak ga tiap hari ngeceek, kn klo ga ada jdi frustasi. hehe. thank yaaa, crita ini melupakan maslahku ttng skiripsi…. tpi mau ga mau udh bac novel lanjut nugas. trimkasih bnyak trimakasih :tepuk2tangan
:hawksemangat
Gregettt..aslan mudah marah .. :tidakks! ..ttep keren ceritanyaa…makasih team …semangatt :tepuk2tangan
Mischa cuma cari air aja kali, siapa suruh juga dikamar gak ada yg bisa dimakan/minum.
Masih penasaran bgt siapa Sasha sebenarnya.
Dan jangan sampe air bumi berubah jadi air zodijak, kan kasian sisa manusianya, sebagai sesama manusia aku gak rela bumi direbut bangsa zodijak, mending pulang kampung aja Sono kalian.
:KAGEET :KAGEET :KAGEET duh Mischa kenapa lg yah makin kesini makin penasaran :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA
Duhh..
Makanya mas aslan sediain galon air dong dikamar.. :PATAHHATI :DOR! :ASAHPISAU2
Gag sabar nuggu kelanjutnnya…
keren selalu cerita ini…
Aslan ini benerbener ya -_- bar bar
iya sih hewan liar, ntar deh kalo udah jinak jadi kucing anggora
Waaaaah….
Makiiiin seruuuu… Sekarang aslaaan kaya nya udaaah addict banget ama Mischa. … Hahahaha…
Tapi aku masih sebel ama dia karena masih aja ngatain mischa…
Ga sabar baca Part selanjut nya… Soalnya mischa nya tadi kaya yang sakit banhet gitu. Pengen liat aslan khawatirin mischa.. . Terus ga sabar baca mischa yg bakalan bantuin sevgil.. .
Semangaaaaaaaat.. .
Fighting! !!!
?????
miScha jangan aneh aneh deh, jangan buat aslan marah lagiiiiiiii … :NABRAKKACA
Poor mischa, masih tetap tdk setuju dgn Aslan…
Mischa itu perempuan… bukan barang… mengerti ttdak sich… hasrat ‘memanen’x Aslan kira2 dong, tetap aja malangx nasibmu mischa…
Aduch aslan, mischa itu kehausan tau.
Apa gak kasian??
Ckckck
Mischa kan cuma cari minum, kok sampai cincinnya berubah.. .??
Perpaduan posesif, Ego & keras kepala tuh….kapan bisa mulai belajar memahami perasaan ya? #aslan
Mischa…ya butuh ketegaran dan kemurah hatian untuk ngadepin pasangan yang seperti cerminan Aslan itu..
???????
astaga, aslan darah tinggi ntar, marah2 terus :KETAWAJAHADD
Cerita ini makin seru aja.
Makasih updetanya ya authot di tunggu part selanjutnya.
Nahkan aslan marah lagi! padahal mischa itu lagi kehausan
Aslan klo manen ga kira2, kan kasian misyanya
mischa ih jgn macam macam :DOR!
Yaampun mischa apa yang kamu lakukan ??? Itu juga aslan marah marah terus
Si Aslannya emosian dah. Gimana Mischa gak takut dan gak kesel. Orang si Aslannya marah2 mulu. Lembut dikit kek Lan sama Mischa hihi
Itu nyari aernya dimana kali ah sampe keluar batas wilayah gitu. Jangan2 terjadi sesuatu nih sama si Mischa :CURIGAH
ya ampun mischa mau kemana?
Akkkkkk trnytaaa begitu
Manusia dan bangsa zodijak kagak bsa punya anak
Jd shasa itu kemungkinanx hanya sekian persen aja yah anaknya kara dan natasha
Tp kayake aye yakin si babang aslan bakalan punya anak kok ama mischa
Yahh kalo ga kandung
Adopsi ajaaa bang ya hihihi
Haduhh bang ayeee sudh penasaran ama lanjutannyaaaa
Abaanngggg sihh jugaaa wong kalo bini lagi sakit tu mbo yoo jgn dpaksa tho
Drawatt lahh bang dlu
Barulah indehoy
Wkwkwkw
KEREN BANGETTT :aaaKaboor tapi rada gak tega dan tersinggung sama ucapan Aslan yang terus menghina Mischa….manusia tidak serendah itu babang Aslan, awas yak klo sampai jatuh cinta sama Mischa…..
Ini cerita Fav setelah TGW Udahan!!!!! Tapi masih belum mup on :TERHARUBIRU
Omg mischa mau krmana ?? Awas berbahaya..
Aslan segera temukan mischa :kabuuuur! :pinguingakbisadiginiin
Kpn mischa ketemu shasha…..
tuhkan Aslan marah” mulu padahal mischa ingin minum doank…..
batasannya sampe mana sih masak mau ambil minum aja cincinnya nyala.. Apa krn ddalam gak ada air makanya mischa cr diluar.. Omigooot bahaya datang. Kl islan dah marah bawaannya bahaya aja..
momen saat Mischa mnggil Aslan itu ku suka :inlovebabe
nah Aslan aja bingung sama efek MIscha padanya, knp dia merendahkan Mischa dgn kata tp tubuhnya berkata lain eaaaaa hahaha Aslan belum ngeh aja tuh :BAAAAAA
lah pasti dikira mau melarikn diri itu, padhal mau cari air :CURIGAH knp gak minum air keran dari kamar mandi aja Mis wkwkwkwwkkw emg aku ya #eh :GERAAH
awawawaw makasih pak @author and welcomin’ :tebarbunga we miss u buat ka @author7 semangat ya ka auuu semangat menulis, semangat menjadi lebih baik :MAWARR
semangat semuanyaaaaa
Aslan sii kucing besar.. :HUAHAHAHAHA
Klo kucing klo udh masuk musim kawin emg gak tanggung2 yee :KETAWAJAHADD
??
Kayaknya mischa kesasar dech. Soalnya kan dia cm cari air. Tp sayang kondisi badannya g fit.
Astaga suka banget ih ama posesifnya aslan :aaaKaboor
Gara2 teori airnya Yesil, Aslan bakalan tambah bringas sama Mischa . Kasihan amatlah si Mischa :PEDIHH . Curiganya dia pingsan pd saat sdg nyari aer buat minum. Makin kesini ceritanya tambah seru..thanks banyak2 author & psa team :MAWARR
Makin pnasaran sama perubahan molekul air di bumi, kalo mischa jauh dari aslan airnya gak berubah. Berarti aslan sama mischa harus tetap bersama ya, huaaa kasian mischa di kasarin mulu sama aslan.. :tidakks!
Waduh aslan emosian bgt, apa2 pake emosi mulu.. :PEDIHH
.
Makasih udah update ka arthour.. :strawberrybunga
Aslan ngeselin bgt sih. Egois, kepala batu, pikirannya pendek, emosian. Segala sifat jelek adaaaa. Komplit wkwk
Btw ada juga ya singa di planet zodijak sana :music
Kasihan banget mischa. Sedih. Sedih. Sedih. Sedih. :PATAHHATI
Mischa pasti pingsan dah tuh… udah sakit gitu masih keluyuran
Haduuhh itu si Mischa kenapa lg, jgn sampe si Aslan marah2 lg.. Kasian Mischa nya di sakitin trus… :PATAHHATI :ASAHPISAU2
Wow…sepertinya Aslan, akan tambah emosi,
Mischa apa yg kw lakukan..
Ahh aslan sweet banget cemburunya posesif posesif gimna gitu :inlovebabe :tebarbunga :girlyngiler
Kadang jengkel kalau baca pas Aslan marah2. Ngomongnya kagak bisa santai apa bang? Marah terus bawaanya. Entah kenapa aku kok susah banget bayangin Yesil itu cowok, kebayangnya cewek terus wkwkwkwkwk….
Ohhh omg mischa cari minum jng jauh2 apa misca nyasar yh
hadeeh mischa ngapain lg itu, jngn smpi kabur2 an lg deh
Mischa nyari air dimana tuh sampai ngelanggar batas. Aslan kejam sama sama sudara sendiri sampai kayak gitu.
Semakin suka dengan dengan ceritanya. Ditunggu kelanjutannya ya Kakak” PSA. :beartepuktangan
Bakal ngamuk lg deh ini si Aslan :ASAHPISAU2
Aslannnnn gregetttt sumpahh, kenapa sih bilang aja suka gitu, apa bangsa zodijak ga mengenal kata menggelikan ciiinnntaa?? Wkkwkw ditunggu kelanjutannya, gakuat benerrr
Kemana lagi si Mischa,kasian dicemburuin kayak gitu sama Aslan.. Tabahkan hatimu Mischa :AKUGAKTERIMA
Thanks author and teams :BUNGAUNTUKMU
keren bangeeeettt…..
Bayangin ekspresi Yesil ngobrol bahas ‘eh itu’ sama Aslan :wuakakakak
Emang mischa dimana cari airnya ?? :ragunih
Jangan2 nyasar nii anak :imwatchingyoualways
Ku pikir yg bakalan gantiin posisi jendral Akira di hatiku adalah King Kafi… ehhh sampek di sini aku baru sadar jika Aslan sudah jauh mengambil hatiku bahkan menggantikan posisi jendral akira.. kyaaaa maap bang jendral.. daku berpaling… huahahaahahhaha #sedikitlebbaygakpapayahhh :PATAHHATI
kak zen, vitamins juga to? dah lama blom?
Aslan hampir sm karakternya sm mas akira yaa.. lucuu aja liat dia cemburu. Aku senyum2 sndiri bacanya ??
entah knp aku kasian sam micha ,dia manusia yang kasian disini ,sedih liat nya gak berdayaa teringat sama Asia tp asia dlu karna lupa ingatan masih diperlakukan hormat meski cuma pura2 awal nya ,,dsini Micha harus diayiyaa suami sendiri ,di kasarin
Katanya perempuan manusia sialan tapi gak boleh ada yang nyentuh mischa barang sedikit aja.. Bahkan sama saudara sendiri gak boleh deket2 Mischa.
Dan lihat kasar Bgt Lagi Aslan yang bener aja heii itu perempuan dan aduh Aslan sini aku ajarin cara memperlakukan perempuan dengan baik. Atau kayaknya kamu meski belajar Sama Shen King.. Apa coba di panggul2 gitu emang mischa karung beras.. :DOR! :DOR! :DOR!
Aslan nyeremin bener kalau marah, kejam sekali..
Duh mischa nyari air nya di mana kali ya… ntar dedek sasha knapa2 lg :(
Mana nih sasha ga nongol2 hmm, jgn2 tempat sasha trmasuk di luar lingkup ‘batas wilayah’ Aslan lg ?
Btw, kyknya kakak penulisnya ini lagi senang memakai kata “pendekatan” deh ya dr Letnan’s darling dan yg ini pasti ada istilah pendekatan nya wkwk. Keren! :NYAMAN
Itu aslan ngga bisa sedikit santai apa yak :HULAHULA bawaan nya pengen marah aja, kasihan mischa sama saudara saudaranya :BAAAAAA
Itu mischa nyari minum sampe kemana coba :PEDIHH
WOWWWWWWWWWWWWWWWWWWW,,,, thorr luar biasaaaa…
semangat nulis next partnyaa!!!
HWAITINGGGGGGGGGGGGGGGGG
Ya ampun Aslan Mischa cuman mau minum hhhh ? terus gimana coba kalo tiap hari dipanen tanpa ada hasrat dari sisi Mischa :((( aku kasian huhuhuhu ??? tapi semog lama kelamaan Aslan sadar kalau dia jatuh cinta sama Mischa dan takdir mengikat mereka untuk bersama asek wkkwkwkwk ??? Mischa udah sing sabar ya :”””) :TERHARUBIRU :PATAHHATI
Aslan ih pemaksa, kaya Jenderal Akira hahaha..
Aslan nyebelin bgt? emosian mulu bawaannya ? tekanan darah naik loh bang, kalo bawaannya sensi mulu?
Mischa mungkin kesasar kali yah, jalan keluar aja dia ga tau ? si singa bawaan udah emosi an aja.
Nah, saya juga ikutan penasaran. Kenapa molekul air di bumi jadi berubah, semenjak mischa di panen singa??
Saya ngikik pas baca bagian aslan yg bingung kenapa dirinya jadi begitu tertarik sama mischa, terus perumpamaan nya kucing besar pula. Wkwkwk iya tuh kucing kalau udah musim kawin berisik nya minta ampun??
Semangat buat para author?
Mischa kesasar kali tuh pas lg nyari air,takut nya mischa pingsan…kasian mischa..
Aslan kasar bnget,tp aq tetap aja suka sm aslan…?
Cerita ini tambah lama makin seru bnget,tambah bikin penasaran,ini cerita favorit bnget….
gak sabar nunggu update an minggu bsok lg…..
Duh orang kaya dapur z bermeter meter jauhnya^^
Ini jadi cerita fav banget nih ♥♥
Kira2 mischa bisa hamil ga ya??
:catkesel Aslan si arogan & pemaksa……
Tiap hari nengokin dan akhirnya d update seneng sekali.makasih yah author team dah mengupdate ini cerita . :inlovebabe
Panen teruuuus , haha Aslan lg dimabuk cinta :PELUKRINDU
Aduuhh aslan mischa hanya ingin mengambil air minum, dia haus sekali dan demam
Jangan marah”dulu yaa aslan
Baca baca baca baca baca… tau tau..ehh kok udahan :KAGEET di situ kadang saya merasa sedih :TERHARUBIRU …. Aslan benar2… kalau Aslan lagi nyeret Mischa aku selalu ngebayangin mischanya nglayang2 kaya kartun ..bhahaha… ihh kqsqr bqngetttttttt aslannn…. itu Mischa kan ga tau slan klo dia melanggar ..dia cuma mau minum..hellooo….sudahlah mendingan nunggu next
Cerita kedua tervaforit setelah TGW . Semua karya SairaAkiraproject gak pernah mengecewakan
Gak mau sesuatu yang dimilikinya di sentuh oleh orang lain :yihaa Aslan selalu gituu posesif gimana gitu tapi suka :inlovebabe
Mischa kau sebenarnya nyari air keman kok nyampe melanggar batas sich :ehhkenapa??
Kasian mischa nya .
Cepet sadar kek aslannya :KAGEET
Aslan lu mah bawaannya sensi mulu tpi entah kenapa bikin ngakak xD wkwkwk
Aslan gak bisa sabar sedikit aja taaa??? Gemes liatnya.
Kaza juga hmmm. Btw karakter favorit kayaknya Yesil sama Akrep?? pengen 2 2 nya ada cerita sendiri.
Makasih Author sudah update.Ditunggu kelanjuttannya
ASLAAAAAANNNNN ADUHHH BAPERRRRRRRRR :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU
Mischa kemana kamu ???
Kalau Mischa hamil, anaknya matanya hitam jg gak ya…
Misvha berontak mulu wajarlah aslannya kasar sih ?? tp suka sama pasangan ini lucu
Ya ampun aslan bner2 kucing besar sentimen…macem megatron aja lu mah hahahaha
.
Duhh mischa ngrawat kara asyikkk tuh bkin aslan mkin cembokur brat hahaha suka suka deh
Mischa kluar wilayah nyari minum aslan ya ampun curiga mulu..
Si akrep mahhhhh ngikut godain mulu ntar suka juga loh hahahaha
Aku blum baca yg awalnyaaaa.. tp baca yg ini dulu karena tertarik ckckck.. yg cwe tuh kemna yaa lagi sakit pulaaaaa
Ahhhh… lgibseru”.a ????
Hadeh aslan.. itu mischa bukannya kabur.. tapi cari minum.. gak disiapin minum sih..
Aslan emang kucing kan wkwk imutnyaaaa kalo aslan lagi marah :kelincihappy :NYAMAN
Sift aslan lebih parah drpd jendral akira, pemarah, protektif bngeettt… Jd penasan gmana sikap romantis ny nanti. Aduh mischa kamu gk sadar ap cincin kamu sudh berubh warna, sasha dlm bhaya
aslan sepertinya hipertensi deh..sukanya marah2 terus. ntar bini nya kecantol pria lain yg lebih lembut…nyahoo lo…
aslan sepertinya hipertensi deh..sukanya marah2 terus. ntar bini nya kecantol pria lain yg lebih lembut…nyahoo lo…..
cerita favorit setelah babang jendral..
ide cerita sama karakternya ampir sama., jadi ga sabar nunggu kelanjutan ceritanya… semangat terus kk author…..
Its been so long since I’ve been here..
Kangeen bgt.. hpq rsak prah jd nda bsa ke sni lg sring2.. ni aja pnjm hp tante.. wkwkwkw
Btw, critanya bgs. like always..
Suka banget sma quote yg d bawah..
Kreeeennn
mischa akan pergi kemana itu ???
aslan sepertinya terikat dengan mischa…
Mau cari minum aja susah banget :LOONCAT
Aslan kamu sabar dikit dong bawaan nya marah mulu :BANTING!
Mischa nyari airnya kemana sih, si aslan bkalan ngamuk lagi tuh :tidakks!
Mischa kan lagi nyari air.. mana inget kalo terlalu jauh jalannya. Mischa harus ketemu sama manusia lainnya yang bisa diajak berjuang sama dia.
aslan galak amat sih…. bikin aku atut…. :PEDIHH
lagi seru2 ehhhhh habissss? :KAGEET :KAGEET
aku belum puas….. :kehilangan :kehilangan :kehilangan
Mischa mencari air kemanakah dirimu :tidakks!
Please aslan besar banget sih emosi kamu astagaaa :SUPERKAGET
sumpahhh gueee ikutan stressss sm sikap aslan dan semua misteri iinii,,yaawohhhh bingunggg
Aduhai mischa ini cari air dmna sih???? emang ga ketemu sama siapa” selama perjalanan sampai mau kluar batas gtu….
Aslan nih kasar bnget :DOR! Slama ini jg gtu tah sama perempuan zodijak.. :ragunih
Ga sabar nunggu mnggu depan :KISSYOU
Thx team PSA atas updatenya :NGEBETT lovu y’all
Anaknya Aslan-Mischa jd Half Alien y…ga kebayang kaya apa nnt kekuatan anaknya…
Kalo manusia bang aslan itu mengidap hipertensi, kira2 kalo di bangsa zodijak apa namanya yaaa :NGUPIL
Need more!! :PATAHHATI :PATAHHATI :TERHARUBIRU
Mischa pergi kemana????
Kalo ngga marah marah pasti ngumpat, Aslan banget itu :beruraiairmata
Author nya udah sembuh ya, jaga kesehatan ya author jangan sampai sakit lagi :ELUSELUS
Ih mischa bikin masalah apa lagi tuh, kayaknya hidup aslan bakalan repot deh seterusnya wkwk :HUAHAHAHAHA
Mischa kemana itu.. jangan pergi jauh-jauh.. nanti si Aslan marah
ini kapan ada romantis2nya ya… Aslan kejam banget siihhh, jd takut aja
Mischa mau kabur lagi? Atau dia tersesat salah jalan? Atau emang niat mau kabur lagi? Di kamar nya ga disiapin minum ya?
Aslan sm mischa udah terikat tuh.. ini kapan aslan mulai ada hati sm mischa dan mischa jg kapan ada hati sm aslan.. berantem terus.. tp pada di cariiin terus dan kl butuh pada nyariin satu sama lain..
bangsa zodijak gerakan nya cepet dan gesit2 yaa, kayak matrix.. hehehe
Terima kasih banyak updatean ceritanya dan semangat yaa
Kaza benci Mischa jadi khawatir nanti dia berbuat jahat lagi, btw Mischa cari air dimana ? Jauh amat sampe ngekanggar batas. Gimana keadaan Sasha, masih penasaran juga sama kisah Kara Natasha
Kenapa mischa nekat lagi melampaui batas yang ditentukan aslan yah???????g kebayang bakalan kayak gimana lagi reaksi aslan waktu menemukan mischa nanti….tapi sikap cemburu dan pemarahnta aslan ini ngegemwsin deh…..hiiiii :HUAHAHAHAHA :HUAHAHAHAHA
Cerita ini harus dilanjuttt yg cepett penasarannn
Aslan marah2 kerjanya, kya tante2 pms.. jengkel sy.. kasian mischaaa wee
Jgn2 si mischa di culik lagi,, secara dia kan lg sakit,, siapa tau pas dia perjalanan nyari air pingsan terus di bawa kabur ma bangsa zodijak yg lain,, hahahahaha
Daya khayalq bener2 tinggi
Si aslan sih,, sdh tahu si mischa lg sakit masih aja dipaksain nglayanin dia,,duch kah
Hadeeuu :tidakks! uuhhh nggak kebayang punya pacar kayak Aslan, hehe protektif abisss
:tidakks! :tidakks!
Duh marah
sabar yah Mischa menghadapi Aslan yg makin lama makin ngeselin yah :DOR! :TERHARUBIRU
Aslan ngak ada lembut2nya sm cewek, maen narik aja, banting aja hadeeeh :CURIGAH hati2 loh bang nanti cinta mati sama Mischa pasti nyesel deh ngasarin Mischa
dan slalu aja tbcnya di bagian yg bikin penasaran….
thanks for update and keeep fighthing team PSA
Duh marah terus nih Aslan :DOR!
Mischa cuman pergi cari minum jadi dia engga fokus kalau melewati batas
Aaa cerita Aslan-Mischa bikin penasaran terus bikin engga mau berhenti baca tapi terhalang kata bersambung :MARAHNANGIS
Owww owwww owwwww kemana perginya Mischa?????? Hmmmmm???
aslan gara” dia juga mischa begitu. gila ga ada cape” nyaaa
Mungkin karna micha sakit kali jd dia nyasar mungkin??
Mudah2 an mischa gpp ya☺☺
Buat kara cepet sembuhhh
Wow…
Foto bagian akhirnyaa boleh jugaaa thorr :inlovebabe
Mischa sama Aslan makin greget ajaaa duuch,
Aslan ya, marah terus kamu. Kpn ya ada aslan-mischa sweet moment? ?
ngenes itu pada saat kita makin baca makin seru dan semakin seru dan semakin kebawah lebih seru dan semakin kebawah tertulis “to be continued” NGENES !! :TERHARUBIRU
makin baca makin greget . asik nnyain kapan si aslan bisa sweet yah ato ga kapan si aslan bisa ngerasain kehilangan si mischa :waauuuww
Mischa kemana
Duh ciiee aslan bilangnya aja gak suka tapi…
Gimana anak aslan sma mischa nanti yaa duh gak kebayang dia jdi half zodijak wkwkwk
Makasii ya kak udah update dan mangaattt trus nulisnyaaa!!! ❤❤❤❤
Aslan superrrr posesif bgtttt, posisi mischa dimn ya sampe cincin aslan berubah warna, so sweet ternyata aslan sama mischa punya cincin couple ???
Wahhh,,, dalam chapter ini Aslan benar-benar bajingan, memaksakan kehendak pada Mischa yang terluka.
:PATAHHATI aku kira gambarnya buat cover buku. kali aja gitu dijadiin novel. pasti bakal jadi bestseller deh kujamin.
si Mischa kesasar kali tuh, kasian diaa…
Aslan possesive banget, tapi aku sukaaaa :ELUSELUS
Reinkarnasi Dewi air di planet zodijak ada si bumi, jauh amat tapi ga papa sih
Sulit bayangin tempatnya, latarnya di negara mana sih?
Semangat lanjutnya ya
:tepuk2tangan :tepuk2tangan wow…
Aslan nya kasar banget sama mischa. Lembutin dikit dong sikap aslan ke mischa
Aduh nih aslan tidak taunya tentang perasaan sendiri, kpn sahsa munculnya kangen di sama adik kecil itu
Oh my… Aslan kejaaammm… :PEDIHH
Mischa udh kesakitan msih ajj d gempur… :KETAWAJAHADD
Itu knp cincinnya Jd warning alert..?? Mischa melanggar batas wilayah Aslan?? :tidakks!
Kenapa?? Mungkin tersesat saat lg cari minum?? :ragunih
Aslan kayaknya Murka.. ya ampun…. gmn nasib Mischa?? :tidakks!
Foto d bawah bgus,.. :NGEBETT quotes nya kereen… :inlovebabe :fullinlove
Seneng bgt baca part ini.. :tebarbunga
Nungguin apdetan IW Itu serasa menunggu ujan berenti… (apabangetbahasanya,#plakk!!)
Semoga Authornya sehat selalu,mood nya bgus, Jd Mischa-Aslan cpet2 apdet lg… :tepuk2tangan :tebarbunga
duh yang lgi sakit, malah dikira mau kabur :nooo!
bahkan Aslan mikirnya untuk produksi anak wow,,, hahaha
Kasian mischa, jangan jangan mischa pingsan ni
entah kemana mischa mencari air beardancemusic
dan entah kapan aslan bisa jadi sabar :tendangkerikil
LOL! Gue nagakak baca komennya…
Kemana mischa mencari air?
KE RUMAH DORA :dragonngakak
Samaa gue ngakak baca komennya hahahaha
Makin seru aja……gak mau berenti bacanya….
Musim kawin…Musim kawin…..wkwkwkwk. Aduh Dek, Aslan malah ndhagel :HUAHAHAHAHA
Berarti cincinnya terhubung sama aslan ya?jgn2 soal sasha yg bakal meledak klo cincinnya berubah warna, boong yah????
Sosweet cincinnya???
Makin seru thor…… :NGEBETT :inlovebabe
Duh si aslan tuh sebenernya cinta deh sam mischa. Cuma dia gengsi aja karna nganggep manusia itu rendah :'( , termasuk mischa.. Dia juga jealous kan waktu mischa nanyain kabarnya kara. Ga bisa ka jauh” dari mischa and ga mau mischa deket” sama lelaki lain walaupun sodara aslan sendiri. Hehe...gif)
Kasian mischa, kayaknya dia tesesat,, semoga ga pingsan
Nanti bakal ada adegan letnan paris cemburu kan ya? Pebasaran nih, psikopat kalo cemburu tu kayak gimana
apa bangsa mereka belum mengenal apa itu cinta? mungkin aja yang dirasain Aslan itu cinta cuman dia gak sadar atau emang gak tau aja. Dan Mischa mungkin terlalu lemah untuk berpikir itu jalan yang seharusnya di lewati atau jangan
Lg sakit pun mischa diembat jg ksian bgt
Mischa nyasar kmn tuh?
Aslan bnr” gk ad sisi romantis y
Gendong bridal style napa sih
Jgn angkat mischa kyk manggul beras :DOR!
Aslan possessive nya level mahadewa ya :KETAWAJAHADD
Semoga mischa gak kenapa2 dia cuman tersesat terus pingsan deh,,
Lanjut thorr~~ trllu bnyak tanda tanya di kepala ku ??
Aslan oon bgtt, jadi gemes sana mereka berdua
Mischa baik2 aja kan?
mischa kamu kemana lagi udah tau singa kamu sensi banget :PATAHHATI
Memang possesive amat tub aslan .. Tp sukaaa ..
kasian kaza kena amuk sama aslan
Jadi inget pemberontakannya Asia ke Jenderal Akira?
Apalagi Aslan dan Jenderal Akira sama2 posesif dan punya tujuan menikahi wanita mereka.
Asia sama Mischa juga sama2 pemberontak dan punya sifat pantang menyerah yg luar biasa
Pengen nimpuk kepalanya Aslan..
Ni laki kasar amet ama si mbak Mischa nya..
Ilang lagi tau rasa lu mas.. :girlysedih
Mischaa nyari minum nyasar kemaannaaa duh mw donk dpt cincin aslan.. saya ga kabur2 deh hi7…. ya ampun kangen banged sm PSA terakhir update tgl 3 okt >.<… rindu azhura brideeee
Cerita favoritku ??
Semoga Mischa gak keburu pingsan…. :ASAHPISAU2
:aaaKaboor aslan oh aslan wkk
Pal batu banget sih
Aslan Protective bgt sama Mischa ??
Kasian Mischa lg sakit msh aja di paksa, ga punya hati dan sekarang Mischa sakit parah kan krn dia maksain kehendak nya :MARAHNANGIS
Sbnrnya Aslan tuh Cinta kali sama Mischa cuma gatau apa arti Cinta itu :wuakakakak
Pokok nya sebel bangett sama Aslan :gakbisadiginiin
Oh my goddd ini ndak bisa seminggu dobel apdet yaa?!! Gemesssssssss!!!
Itu Mischa lagi sakit babang aslaaann, woles iuwww
Aslan, mischa cuman pen nyari juseyo~ demi apa y bolak balik ke psa cuman liat IW apdet apa kagak wkwkwk buku Terfavorit setelah tgw tentunya huhu selalu ditunggu kelanjutan kaka kaka semua~ ehe
Mau dong yang kayak aslan gtu satu aja :NGEBETT
Biarpun keras kepala tapi overprotektif nya itu lo yang bikin gemes :CUBITPIPI
Thanks team PSA :MAWARR
Dia haus aslan??
pffftt…..cemburuan.
Makin seru nee…..
Segitu posesif nya ..,mischa sampe tak tersentuh sedikit pun sama yg lain…..
Mischa kan cuma mau nyari air…Tar jadi maslah lagy,.. :TERHARUBIRU :aaaKaboor
Part 1 – sekarang Aslan selalu marah2 ya hihi abang Singa sensian banget ya dikit2 ngamuk hihihi :KETAWAJAHADD
Kasian Mischa lagi sakit gitu dipaksa :PEDIHH :PEDIHH
Nahh Mischa kemana tuh???? ceritanya selalu bikin degdegan dan penasaran kak au :TERHARUBIRU
Terima kasih dan Semangat Team PSA :MAWARR
gemes sendiri ih, sama Aslan wkwk
semangat team!!!
masih empat puluh persen, emang sampe berapa persen bang yesil? kalo sampe seratus persen, berarti masih kurang enam puluh persen lagi. berarti mischa bakal terus di ituin(?) sama aslan. yah lama-lama kasian juga ya liat mischa, tubuhnya dimanfaatin cuma buat kepentingan bangsa zodijak
yesil kok pinter banget ya, dulu waktu kecil makannya apa? eh bangsa zodijak ga makan kan ya? cuma minum doang . enak dong, ga perlu beras sama ikan dan sayur juga
Aslan mah kayak cewek lagi mens,marah marah mulu
untung mischa masih bisa teriak walopun lagi di cekik sama kaza. kaza mah suka nekat gitu, untung aja ga sampe dihajar terus babak belur juga kayak si kara. dan untungnya , banyak banget nih untungnya hihi untungnya ada yesil yang berhasil bikin aslan berhenti. coba kalo yesil telat muncul, bakal nambah tuh kayaknya pasien yesil :KETAWAJAHADD
kursi tempat mischa duduk tuh mirip kursi yang suka ada di salon gitu ya kathor
manusia perempuan ya, padahal mischa punya nama :ngetawain
ciee aslan cemburu nih kayaknya waktu mischa nanya tentang kara :KETAWAJAHADD
Oooh ya ampuuuuunnn
Kasian mischa malaah d bntai trus sma aslan
Wkwkwkwk
Huft
Kmana siiih mischa??
Kan cma mau mnum??
Lanjuuut
Dtunggu yaaa klanjutnya..,
SEMANGAT TIM PSA
aduh si aslan gak bisa lembut apa ya… kan mischa ksian…
Aslan… Jangan kejam-kejam gitu ke Mischa nya kan kasihan…. Sampe sakit gitu :(
Wah apakah mischa kabur lagi, tp masak iya, kan mischa lagi sakit, hemm kyaknya mischa kesasar atau terjadi apa2 sma mischa. Aslan ini karakternya hampir mirip sma jendral akira, yg awalnya butuh pasangan krn ingin menyelamatkan bangsanya ehh ujung2nya cinta mati sma pengantinnya, sampe bertekuk lutut haha. Pokoknya keren deh
Sampe segitunya Aslan sama Mischa..
Cincinnya aja tau kalau mischa keluar dari kamar Aslan
Di sini, di cerita ini, ketemu typo 3x
1. Perlawa(n)an
2. Mnyeret (mungkin maksudnya menyeret)
3. Pingga(ng)nya.
Ciye ciye pake cincin couple :tepuk2tangan
Aslan jangan marah dulu, itu mischa cuma mau nyari air minum kok :pinguinsemangat
Aslan serem juga ya kata2nya :bebekmengancam “kau boleh berbaring terluka separah apapun, dan jika aku menginginkanmu maka aku akan mendapatkannya” :NABRAKKACA jahat banget :panikhati
?
Aslan parahh?
aslan cemburu ngak mau ngaku :goyangnyelem
Hahs,, kok aq ngakak ya krn skapx aslan k mischa. Over protektif n posesifx kbngetan, mpe yesil aja kena. Hihi..
Hihi.. Aslan dsbut bwa gen kucing besar, aq mlh geli. Dia g bs d bndingn ma kucing lah, serem gt c aslan. Galak ish.
Hmm,, aq brhrp c mischa hamil dh.
Wkwk,.seru c asan jd punya alasn lbih bnyk buay bs manen c mischa terus. Ya itu krn molekul air,, hihi,, pdhal itu mah c aslan aja yg doyan. Hihi.. Kykx dia lbih mesum dbnding shen king, yg smpt aq fkir udh lmyn obsesif k aiko., eeh trnyta aslan lbih parah, haha..
Mkasih updtenya kaak! Smoga slalu sehat
Wahhh aslan mischa jangan dibanting2 dan diseret2 kan kasian , ga ada halusnya sama istri sendiri :aaaKaboor
Itu mischa pergi kmn kok cincinnya ampe merah :aaaKaboor
Siap2 kena omelan aslan :ASAHPISAU2
Kasiannya Aslan di ibaratkan kucing di musim kawin, bisa gak ya dua pasangan ini punya keturunan. Jadi penasaran..
Mischa nyasar ngelewatin batas aman yang bisa ngeledakin Sasha,
Aslan juga ngancem Mischa sampai lebay banget pake buat cincin yang terhubung ke gelang kaki Sasha tapi buat ngeledakain Sasha
Teganya Aslan :(
itu istri di banting2 di seret,, tp kalo kesakitan ikut khawatir juga,,, :AKUGAKTERIMA plis Aslan,, jgn kasar2 gitu deh,,
cemburu yg tingkat dewa ini si Aslan,, semuanya g boleh nyentuhh,, overprotective nya itu lo, kadang kliatan nyeremin kadang ngegemesin juga,, :KETAWAJAHADD
Aslan bnr2 possesif :CUBITPIPI
Itu si Mischa cr air sampai kmn sampe2 cincinnya udh berwarna merah gt :tidakks!
Unsur fantasi di cerita ini belum terlalu memukau penjelasannya. Belum seperti di TGW yang rasanya mudah sekali buat memukau. Tapi tetap membuat saya penasaran. Bagaimana dengan asal-usul Bangsa Zodijak, kemudian mengenai Mischa dan juga ayahnya yang seorang peneliti.
Semakin menarik saja. Terima kasih Team PSA.
Awww aslan posesif gilaa
Aw gilaaa posesif sekaliii… Author nya jago utk nonjolin karakter utama.. jago bangeet bikin cerita nya jd makin menarik dan bikin degdegan..
Aslan aslan.. Bisa gak sih agak romantis sama mischa.. Pasti mischa juga bersikap baik sbg imbal baliknya.. Bener2 manusia zodijak satu ini!
Ditunggu kelanjutannya kak..
Wooww aslan kereenn..?? tapiii apa g kasihan tuh sama mischa.. diakan bukan bangsa zodijak.. dia itu perempuan biasa.. ckckck dasar aslan.. kurang peka.. eehh ??
itu gara-gara kelakuan liar lu bang….
kasian mischa tau, :GERAAH
W.O.W…..aslan errrrrrr ganas nya :aaaKaboor
aslan…ganas but i like you.
aslan ngingatin ttg jendral akira.
aslan possesif heummm :NYAMAN mantappp???? cemburu yeee sma kara?? :NGUPIL
Posesif2 gitu ya wkwk ayeeee Aslan
Kaza juga mungkin kesel sama Mischa atau gimana?
My hunny bunny aslan jangan marah marah dong gahhaaha, sifatnya aslan mirip banget ya kayak akira (seketika kangen akira :*)
ya ampun bang aslan.. mischa nya sampe dikurung gitu wkwk
emang udh takdirnya tuh mischa sama aslan bersatu. aslan jd pengan punya anak kan sm mischa..
ih makin keren deh ceritanya
lanjut ya
Aslan posesif kerass gimanaa gituu hihihi tapi sayaa sukaa :NYAMAN
duh duh duh Aslan. apa nggak lemes itu Misca. ??? baru juga denger nama Kara disebut, Aslan udah kayak kebakaran jenggot gitu. suka suka suka
Aaaa aslan posesif banget ya,,,, marah2 tapi doyan juga,,, :BAAAAAA
Mengingatkanku pada sosok jendral akira,,, :TERHARUBIRU
Ya ampun utu mischa cari air sampe kemana yaaa :LARIKARNAGALAU
Ya aslan perhatian juga.,
Aslan kadihan sedikit dong ma mischanya msk diseret” mulu…
Kapan kara sadar???
Thanks thor
Kalian yg terbaik
Sumpah aslan posesifnya kebangetan. Lah nanti namanya sama mischa ilang lagi ding
Waduuuuuh Aslan mulai frustasi dengan semua yang terjadi antara dirinya dengan mischa ..
Secara kan aslan begitu terikat dengan Mischa
Padahal mereka itu bener bener saling membutuhkan satu saya lain,.. Aslan lembut sedikit kali sama Mischa, aku bacanya kasihan sama Mischa, sekali kali dibanting sekali kali di seret waduuuuh remuk kali Mischa nya hihihihi
Yesil ada aja idenya , dan aku suka Akrep yang tenang wkwwkk
Kaza jangan sampe bikin masalah lagi ya sama Aslan kasian sama kamu dan kembaran mu
Duhhhh jangan sampe Mischa di apa apai lagi sama Aslan, kan Mischa keluar cuma karena dua kehausan..
kirain aslan ga bisa nunjukin ekspresi lain selain eskpresi marah sama ekspresi jahat(?) kalo lagi sama mischa, eh ternyata bisa cemberut juga ya :girlynyengir
orang sakit masih aja dipanen, si aslan mah suka gitu :NABRAKKACA untung mischanya kuat
mulai banyak pertanyaan2 di sini,jd makin penasaran,,,
yah kan mischa cuma mau nyari minum bukan mau kabur, kasian nih lama-lama liat mischa. kalo ga dibentak-bentak, diancam, dipanen, disiksa, dipaksa nikah, dipaksa hamil. hidup mischa sengsara banget kayaknya
Pengaruh sakit nih Mischa jd gak tau sudh melanggar batas wilayah…istana jg luas, jgn2 nyasar…jgn marah dululah Aslan…woles…woles….hihihihi
MAKIN SERUUUUUU….. :TERHARUBIRU
Aslan tidak bisa lembut dikit apa..
Masa nyebut mischal perempuan ku.
Kalau manusia rendahan.
Bukan istri ku gitu.
Se a, saudara tapi kurang akur..
Kpn ya aslan itu sadar klo dia suka sama mischa… :PATAHHATI
huhhhhhhh cepet banget gila melesat jauh. Ku tercengang, tercengang
itu ga sakit apa ya. lantainya aja sampe hancur gitu. the power of aslan banget. makanya gausah macem2 sama milik aslan ya kaz, ntar jadi mumi lho wkkw
jangan suudzon dulu mas. mischa cuma butuh air :(((
Aslan posesifnya parahh, coba kalau dia tau Mischa cuma butuh air
Bang Aslan Cute padamu dah :PELUKRINDU
Aslaaan posesif kalii ga mau lepas dari mischa
:bebekmakanmie
Haduhhh untung kaza selamaaaaat dan aslan bisa menahan emosinya, kalau ga dampaknya bs makin besar buat mereka sendiri
Dan ya ampuuuuun aslan bar bar bangetttt, pengen deh adek culik abang aslan terus adek ajari cara menurunkan kadar bar bar ituuuuu
Mau ya bang diculik adek?
Kwkwk :aaaKaboor
Mischa kayaknya sakit parah nih, ampe tenggorokannya jg sakit.ckckck aslan sihhh, berhari2 mischa nya dikurunggg
Pasti kecapeaaaaan kkkk
Kak au ada bbrp penggunaan kata yg double dan pas d baca rasany kurang nyaman menurut cj
Tp td lupa d bagian mana soalnya keasikan bacaaa huhu
Semangat selalu kak au
Cj lanjut baca lagi yak
Mischa beneran aquarius dech, lemah banget kalo nggak minum air , mana dia lagi demam juga…. :cubitgemas :cubitgemas
Itu Aslan udah salah paham aja, dikira Mischa kaburr… :panikhati :panikhati :panikhati
Yeah yeah yeah.. Mischa punya pengaruh buat bangsa Zodijak.. ?
mas aslan lembut dikit kenapa sih itu istrimu lagi atit loh :DOR!
untung aslan bisa nahan emosinya jadi kaza ngga di bunuh :YUHUIII
cus lanjut baca part selanjutnya :matamata
Kesian mischa d gendong ky karung gt bang….. Lembut dkit napa…ckckk…
Tp q ska gyany aslan,, garang2 gemesin klo cmbru… :goyangcinta
Abang..bang…abang aslan gc bisa puasa untuk nahan diri ama kakak mischa????mischa lagi sakit tau!!!
uhhh abang gc berperasaan……
Wah.. Strutur air bs brubah krna misca.. Kerenn
Misca kasiaann bgt smpe sakit
Aslan,,,,belajar dari Akira gih gimana mengontrol diri dan hawa nafsu..masa sakit aja tetap disosor :RAKUSS :RAKUSS :RAKUSS :RAKUSS :RAKUSS
Wooww !!! :PELUKRINDU
Abang Aslan jangan banyak marah nanti cepat tua lohhh !!!! Hihi :CUBITPIPI
Sukaaa cerita niii :inlovebabe
Aslan possesif uyyy
Aduhh kaza jangan ganggu mischa lagi deh, bahaya kara aja belum sadar sadar dipukul aslan :dragonbaper
Uhukkk aslan ga bisa jauh jauh ni yee dari mischa :dragonhihihi
Over banget si aslan
:YUHUIII
Mischa tidak sebodoh itu dengan mengabaikan tentang akibat dari cincin pengikat itu kan? Lalu ada apa dengan Mischa sampai cincin itu berubah warna?
Cuma karena mau cari minum kayanya nih cincinnya berubah waspada,kasian Mischa yahh
Ada apa dengannya? Cari air kok bisa sambil kabur sih? ? Diakan lagi sakit?
kok jd makin mirip sama GW sih????
Kak Saira wa Akira and Tim PSA tolong y….
Maaf byk protes :catsedih
Pengen cepet cepet aslan sama mischa saling jatuh cintaaa ??
:TERHARUBIRU :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU
:BAAAAAA :BAAAAAA :BAAAAAA :BAAAAAA
Mungkin cuma mau kasih saran aja sih buat para editor di PSA, setiap gambar yang ada di dalam cerita mohon dimasukkan sumbernya dari mana,
itu aja sih :NABRAKKACA
tu..kan aslan kaga bisa lagi jauh2 ama mischa
tapi kasian mischanya seharusnya aslan itu baik dikit dong ama mischa :tidakks!
:DOR!
:mengamuk
Abang2 bangsa Zodijak yang ganteng, Mischanya jangan cuma di panggil manusia perempuan aja atuh udah kayak engga punya nama aja :bearbertanya
yes, no typo. :tepuk2tangan :BUNGAUNTUKMU :CUBITPIPI
Aslan manusia perempuan itu punya nama… :tendangkerikil
Istrimu itu haus, raja singaa. Ih segitu aja marah. Dasar panasan. Wakak
No komeeeenn!! Kesininya makin seru kereeen aja astagaaa…
NEXT!!
Berarti nanti air diBumi rasanya sama semua ya,,,
Ga di laut didanau rasanya sama
Kasian amat si misca
Kaza serem amat sih, bertolak belakang dengan kara
Duh, itu misca ntar disangka kabur lagi sama aslan
itu misca ntar disangka kabur lagi sama aslan
Mischa.. Ap yg terjadi pada Mischa ???
:ngintipdoang
:TERHARUBIRU
:SUPERKAGET :SUPERKAGET :SUPERKAGET
Hadehhh itu si Mischa kemana dah?
Ckck cari masalah aja deh :SUPERKAGET :SUPERKAGET
:bearbertanya :girlyno
:PATAHHATI :aaaKaboor
Kaza udh vick benci cm mischa, n mischa cari gara2 lg ya? Aduhhhhh sudah cukup sm kemarahan aslan yg meledak bbrapa hari ini n itu semua gara2 mischa. Hadeuuuh
perempuan itu perempuan itu :DOR! :DOR!
dia punya nama aslan :ASAHPISAU2
:aaaKaboor
:aaaKaboor
Aku gk tau gimana klo ada mischa di dunia nyata, kkk pasti bakal bunuh diri… sukaaaaa
Kerennnnnn…. .. bingung mau komen paaa :DOR!
:SUPERKAGET :SUPERKAGET :SUPERKAGET
:DOR! :ASAHPISAU2
mischa cuman mau minum aslan haus dia:(
Berasa Mischa tuh ga ada harganya ya klo di panggil manusia perempuan
Dikira Mischa melangga aturan Aslan. Padahal dia sedang kesakitan. sampe gatau arah
penasaran sama sasha, anaknya kara bukan ya :ngupildoeloe
saya baca ulang :catsuperhappy
Abang Aslannnn jangan salah paham dah.. :DOR!
Mischa abis diperangin kaga dikasih makan minum, mana ada tenaga dia. abis kena cekek Kaza pula. gak pekaaa!
Aku kok kebalik gini ya baca,akhirnya dulu baru keawal…
Gemes liat kaza deh yampun, bukan salahnya mischa keseluruhan karena semua gak bakal terjadi kalau kara gak mengajukan buat kabur bersama ???
Kog aku ngerasa sakit hati ya setiap aslan manggil Moscha dengan sebutan manusia perempuan rendahan, berasa jlebb banget gitu….
Dia itu haus, habis dipanen mana masih sakit. Aslan gak pekaan emang orangnya…
Manusia perempuan bodoh itu istri kamu Aslan
Mischa haus mau cari minum bkn melanggar aturan
Kpn ya Aslan memperlakukan mischa dgn baik ??
Mischa strong amat yah :PATAHHATI
Mischa panutanQ :tepuk2tangan
“Manusia perempuan bodoh”, “manusia perempuan rendah”. Tapi ujuk-ujuk lu “panen” juga aslan :ASAHPISAU2
Kena deh
Babang aslan jangan gitu dong :DOR!
Mischa kan punya nama, masa manusia perempuan sih :DOR!
Kapan ya saatnya aslan manggil nama mischa tanpa embel2 manusia perempuan ?
:tidakks!
apa iya Mischa selemah itu? Kasian dia ditindas terus2san sama Aslan.
Aslan duhh jgn di paksa dong itu Mischa nya buat di buahi ??? Mischa kan terluka lehernya hahhaha & lg itu Mischa butuh air yaa bukan mau kabur ??
Ya ampun aslan gak ada sisi romantisnya sedikitpun,tapi tetap keren dan kece kok,apalagi pas menolong mischa :inlovebabe
mischa nya mau cari minum kali la, haus dia.. peka dikit napa ladi lakik..! :tendangkerikil
Ishh mas singa takut ditinggalin ya he he he
:dragonmuach
Yg terjadi selanjutnya???
:dragonhihihi
Duh Aslan Mischa tu nyasar, jgn salah paham
Mau kemana lagi mischa sampe cincinnya berubah warna jadi merah gitu…
Mischa kemana smp cincin nya berubah wrn
Lama lama kesel juga liat mischa berontak terus, padahal aslan udah coba buat bersikap baik
:LARIDEMIHIDUP
Emezzzzz…
:dragonmuach
Dan Aslan pun kembali disibukkan oleh tingkah Mischa wkwwkwk
Mischa gak berencana kabur kan?
Mischa jangan kabur dong
Aslan jdi semakin uring2an tuhhh
:LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP
Mischaaa :supershock :supershock
i find it’s cute the way aslan said ‘sentuh manusia perempuanku…’ ‘dia budakku..” “dia milikku..” or kinda stuff emphasized that mischa belongs to him :inlovebabe :tidakks! :sangatterpesona
Cincin couple yg mengerikan…
Calm down aslan, bukannya mischa mau kabur tapi karena tadi kamu pergi, dan mischa haus juga demam, jadi aja dia pergi dengan kepayahan untuk menari setetes air. Tahan esmosi mu bos :LARIDEMIHIDUP
I see couple ring :dragonmuach
kasihan mischa… tp aslan ga sadar dia butuh mischha
Couple ring itu hmmmm
Aku kok mikirnya yesil itu perempuan terus ya padahal udh tau kalo dia laki2 tapi gak tau nih bawaannya mikir kalo dia perempuan :tidakks!
itu kasihan mischanya haus kaga ada yg mau ngambilin minum apa gimanaa. ….
:wowkerensekali
:sangatterpesona :sangatterpesona
I’m in love with Aslan and his fucking hot body !
Aslan sudah hampir kehilangan kewarasannya hanya karena seorang manusia perempuan rendahan. Sudah hampir mirip masokhis pula dia di part ini, memaksa
Mischa yang sedang sakit untuk bercinta.Poor Mischa.
Good job author.
Loh Mischa emang pergi kemana??
Gk mgkin dia keluar dari batasnya, dia kan sayang banget sama Sasha.
Jadi dia gk akan mgkin lukain Sasha karena kecerobohannya
:HEMBUSNAPAS
Sampai sekarang masih ga nyaman dengan panggilan “manusia perempuan” dari Aslan untuk Mischa. Kayak bukan panggilan untuk pasangan, tapi menunjukkan kepemilikan terhadap benda.
Itu cincin Mischa jangan-jangan cincin pasangannya dengan Aslan? Ga ada hubungannya sama sekali dengan Sasha? Hanya gertakan Aslan semata supaya Mischa patuh kepadanya.
Batas wilayahnya aslan seluar kamar x,jd pas keluar kamar jd berubah tu cicicny,gmn bisa bebas keluyuran mischanya,mau ambil air aja udah diluar batas?
Cekekan Kaza efeknya bikin demam, gimana kalau di tinju ya??
Aslan jangan marah” terus atuh :PANDAELUS
Hah aku nda sabar nunggu anaknya Aslan sama Mischa lahir.(hamil aja belum)??
Dorongan primitif wkwk
akan seperti apa anaknya aslan dan mischa nantinya
Couple ring’nya bisa nyala-nyalaa?
Kan si mischa cuma pengen nyari minum, mungkin dia nyasaar kalii.. Pemarah bgt abang aslan mhh :HEMBUSNAPAS
Dan manusia bodoh itu adalah istri mu aslan?
Kalo habis di panen tu ya sediain makanan, minum, sama obat demm yang dikasih yesil. Peka jadi laki duh bang please :nangisgulinggulingan
:LARIDEMIHIDUP
Mischa lagi nyari minum aslannnnn ?
Kasian Mischa, ksh minum dlu gih Aslan :RAKUSS :RAKUSS :RAKUSS
Kasih makan minum kali bang jangan main kurung aja wkwkwk
istrimu lagi demam~
Pasta wilayahnya sampai mana toh bg aslan? Kayaknya si mischa baru keluar deh dri tu kamar
Mischa aus abg… Mau cari aqua di minimarket depan.. Eh malah couple ringnnya kasi tnda bahaya mungkin kejauhan kali yee :tepuk2tangan :ngupildoeloe
“Lehermu.” suara Aslan terdengar serak dan menahan diri, “Kau tidak apa-apa?”
Suka banget pas baca yg ini.. ciee.. babang aslan khawatir ni..
Emang si mischa ke mana? Jangan2 dia nyassr lagii
Si aslan jg oon banget! Masa di kamarnya gak dia sediain air minum utk istrinya?! Begok aja jd makhluk! Hadewwwhhh… ???
Aslan kalo manggil mischa ngk pernah nama deh perasaan ..manggilnya malah manusia perempuan mulu masab :dragonngakak :memikirkanrencana
Ya ampun Mischa :GOOOAWAY
Yup si aslan dtg mau marahin mischa :CURIGAH
Jgn marah dulu bang kan si mischa lagi sakit :bebeknyantai
gemesh ya lama-lama sama aslan hahahaha
Satu kata buat mu thor ” kereeeeeeen” :lalayeye :kisskiss :kisskiss .
Berasa Mischa tuh kek Darah suci
Di film vampire wkwkwk
Kasian mischa d perlakukan jahat sama aslan
Aslan sm kaza kok bs kompak gitu ya teriak engga setuju nya sama usulan yesil
Uwaahhh….Aslan posesif batttt :kenabata
Makin ke sini aku berfikiran ibunya si Micha ada hubungannya dengan bangsa Zodijak :bebekcemas
Lama-lama Kesian si Mischa yaelah :LOONCAT
Kalaubaku jadi mischa, udah kukutuk para bangsa zodijak, terutama aslan
Mischa kabur kali..
Kabur cari air bang
Mischa rupanya mau coba2,,,utk menguji batas kesabaran Aslan
:kisskiss
:kisskiss :kisskiss :kisskiss
Bang Aslan marah-marah wae..cepat tua nanti bang..jadi penasaran, Mischa dan.Sasha.manusia atau bangsa Zodijak?kalau termasuk bangsa.Zodijak, kenapa bisa ada di bumi?
Udah langsung marah aja si Aslan..belum tau dia kalau Mischa lagi sakit :capek
:berharapindah
Huuuuu..ini maunya Babang Aslan gimana sihhh :bantingkursi :bantingkursi
Mati aja si kembar gemini. Nggak papa wkwkwk
Go aslannnn
Aku mendukung apapun kelakuanmu wkwk
Misca lagi cari air buat minum bang
Eh Aslan, jgn marah aja sih, bini lu lg sakit tuh butuh air.
Mau kemana mischa??
Edisi kangen Aslan sama Mischa
Kangen Kara :lovely
:mimisankarnamu
:NGAKAKGILAA
:mimisankarnamu
:bantingkursi
:Jambakantagonis
:luculuculucuih
Hmm…. menolak tapi mau yah, Mas Aslan :gakmauahgakmau
Sabar ya mischa babang aslan lagi datang bln,jadi marah2 mulu :luculuculucuih
:sebarcinta
Thanks!
:kumenangismelepasmu
:kumenangismelepasmu
:sebarcinta
:luculuculucuih
:sebarcinta
Jangan kejam” Lah Aslan ntar bucin🤣
Otw tuh haha
:luculuculucuih :sebarcinta
Seruu….selalu larut dlm cerita klw udah baca novel dr author satu ini,semangat thorrr…
Wahhh
Cewek-cewek tangguh
Ya ampunn aslann :backstab
:lovelove
Sabar bang :backstab
Aslan tar lamalam gue gmpar ya
selamat pagi :lovelove
:lovelove
Koq baru ngeh ada cover di akhir cerita ya.. luv banget sama quotesny..
:backstab :backstab
:lovelove
:pedas
Aslan… Aslan… Hati² loh nanti bucin 🤣
Hhhh… yang sabar ya, Mischa
Bg Aslan sabar dikit napa bg? Menggebu-gebu bae :backstab
:backstab :backstab :backstab