Wahai perempuan, punggungmu rapuh, tapi kuyakin mampu memikul beban dunia. Tulang rusukmu itu indah, satu yang melengkapi makhluk pria yang tak berdaya tanpa dukunganmu. Tuhan menciptakanmu sambil tersenyum. Kau dibentuk dengan rongga dada yang begitu besar. Khusus untuk menampung hatimu yang bahkan lebih besar dibandingkan keinginan egois untuk mengejar mimpi-mimpimu sendiri. DiselipkanNya harum kesabaran …


















