Warfare Of Anchestry

Warfare Of Ancestry Part 12: Repudiation

Bookmark

No account yet? Register

projectsairaakira Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat

Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira

2,668 votes, average: 1.00 out of 1 (2,668 votes, average: 1.00 out of 1)
You need to be a registered member to rate this post.
Loading... Baca Parts Lainnya Klik Di sini

4780 words

Author Playlist – Ed Sheeran – How Would You Feel

You are the one girl
And you know that it’s true
I’m feeling younger
Every time that I’m alone with you

How would you feel, if I told you I loved you?
It’s just something that I want to do
I’ll be taking my time, spending my life
Falling deeper in love with you
So tell me that you love me too


© copyright 2017 @projectsairaakira seluruh karya di website ini telah didaftarkan dan dilindungi oleh hukum yang berlaku serta mengikat.

Dilarang meniru, menjiplak, mengubah nama tokoh, mengambil ide baik sebagian maupun keseluruhan isi cerita yang berada di dalam website ini. Jika Anda menemukan plagiat karya kami di wattpad, mari bantu dengan melakukan report copyright voiolance pada pihak wattpad. Kami menyediakan hadiah dan komplimen menarik bagi laporan atau temuan dari vitamins menyangkut usaha plagiat baik keseluruhan maupun sebagian dari karya-karya ProjectSairaAkira yang dipublish di website ini, silahkan hubungi admin kami di [email protected] ^^


Sudah begitu lama Conrad melayani Sang Kolektor dan dia tahu bahwa atasannya ini bisa bertindak di luar dugaan. Kadang-kadang Sang Kolektor bisa bersikap tenang hingga nyaris menyeramkan, tetapi di lain waktu, reaksinya meledak-ledak dipenuhi kemarahan yang akhirnya membawa korban tak sedikit.

Sosok yang biasa disebut Sang Kolektor itu mematung kaku, seperti biasa berlindung di bawah kegelapan hingga ekspresi wajahnya tidak jelas terlihat. Ketika akhirnya dia berbicara, suaranya terdengar serak dan menyebarkan nuansa tidak nyaman ke seluruh penjuru ruangan.

“Tidak. Anak itu tidak mati. Dia masih ada, aku bisa merasakannya. Mereka, kelompok pengubah wujud yang bodoh itu menyembunyikannya demi kepentingan mereka.” suara napas Sang Kolektor terdengar memburu dipenuhi kemurkaan, “Aku tidak akan membiarkan klan pengubah wujud memanfaatkan anak itu untuk melawanku. Kau harus mendapatkan anak itu, Conrad.”


Ketika Arran menghilang di kamar sana, Remi menghabiskan waktu beberapa lama untuk duduk di tepi ranjang, memandang dengan was-was ke arah pintu penghubung yang terbuka itu.

Tidak ada gerakan atau suara dari sana. Apakah Arran sudah tertidur dengan cepat?

Ada dorongan dari dalam diri Remi untuk mengintip apa yang terjadi di kamar yang berukuran lebih kecil tersebut, tetapi dia terlalu takut untuk melakukannya. Tidak bisa dia bayangkan apa yang terjadi kalau dirinya ketahuan sedang mengintip, mungkin Arran akan menggilasnya tanpa ampun dan Remi tidak berdaya untuk melawan.

Akhirnya Remi tidak bergerak di tepi ranjang selama beberapa lama, dipenuhi perasaan ragu dan was-was. Malam sudah beranjak larut dan Remi tahu bahwa dia harus segera tidur. Karena itulah akhirnya, setelah telinganya memastikan tidak ada suara atau gerakan apapun dari Arran, diberanikannya dirinya untuk melangkah berdiri, bangkit dari tepi ranjang.

Begitu Remi berdiri, matanya langsung menatap bayangan dirinya yang terpantul dicermin besar memanjang dari bagian atas atap hingga menyentuh lantai yang terletak tepat di dinding depannya. Dahi Remi berkerut ketika memandang potongan rambutnya yang baru. Rambutnya dipangkas pendek, tetapi tidak terlalu pendek hingga seperti militer. Masih ada sedikit gelombang di bagian atas dan sisi kepalanya, membuatnya malahan tampak seperti anak laki-laki kecil yang masih polos.

Tiba-tiba saja perkataan Arran tentang lehernya yang jadi terlihat membuat jantung Remi berdebar lebih cepat dari sebelumnya. Bulu kuduknya entah kenapa meremang, membuat Remi harus mengangkat tangan dan menempelkan telapak tangannya yang dingin di lehernya yang panas. Sambil menghela napas panjang dengan mata setengah terpejam, Remi menangkupkan telapak tangannya di belakang leher, berusaha mendinginkan diri dan menenangkan jiwanya.

Dia harus melupakan kata-kata dan sikap aneh Arran sebelumnya. Mulai sekarang Remi harus belajar membuat tameng di permukan hatinya agar kata-kata Arran yang tajam dan kasar tidak menembus sampai ke dalam jiwanya. Dia harus kuat saat ini, jika keberadaannya sekarang masih dipertahankan karena dirinya dianggap penting bagi klan pengubah wujud yang misterius ini, maka Remi akan berusaha menjalankan apa yang diharapkan dari dirinya.

Satu-satunya yang menjadi tumpuannya sekarang adalah keinginannya untuk bertahan hidup dalam kebebasan dan suatu saat nanti bisa pulang kembali ke rumahnya, ke tempat Lenka adiknya berada.

Remi melangkah mendekat ke arah cermin hingga jarinya menyentuh cermin itu, tepat di permukaan wajahnya. Memandang dirinya dengan penampilan anak laki-laki seperti ini mengingatkannya pada Lenka, adiknya.

Bagaimakah adiknya sekarang? Apakah ibu tetap berjuang untuk mendapatkan obatnya secara teratur? Apakah Lenka masih harus sendirian di siang hari dan mandiri sampai ibu pulang dari bekerja? Dan bagaimana juga dengan ibu? Bagaimana jika ibu pulang dalam kondisi lelah, marah dan tak punya pelampiasan?

Ibu selalu marah dan memukulnya ketika Remi ada di rumah. Semua yang dilakukan oleh Remi selalu salah dan dirinya sudah terbiasa menerima segala jenis pukulan dari Sang Ibu. Jika ada benda yang digunakan untuk memukul, maka Sang Ibu akan mengambilnya tanpa pikir panjang, menghantamkannya ke tubuh Remi, tetapi selalu dengan cerdik mencari bagian-bagian tubuh yang tidak kelihatan agar tiada siapapun yang melihat luka yang telah dia ukirkan di tubuh Remi. Jika tidak ada benda untuk memukul, maka Sang Ibu akan mencakar, mencubit dan melukai kulit Remi hingga merah dan berdarah.

Kadang-kadang, menatap dirinya sendiri seperti ini, Remi jadi bertanya-tanya kenapa ibunya begitu membenci dirinya. Apakah karena perempuan itu? Perempuan yang bahkan bibir Remi menjadi terkunci dengan suara tersekat di tenggorokan karena tidak berani mengucapkan namanya. Apakah karena perempuan yang begitu mirip dengannya? Yang telah meninggalkan luka di keluarga mereka dan membuat Ibu Remi tidak mampu mencintai Remi dan memilih menjadikannya pelampiasan kemarahan serta kebencian yang seharusnya ditujukan kepada orang lain?

Tangan Remi bergerak memeluk dirinya sendiri tanpa sadar sementara matanya nanar berkaca-kaca. Rasa nyeri akibat lebam di punggungnya masih ada meskipun kondisinya saat ini sudah jauh lebih baik. Tetapi masalahnya bukan di luka itu, rasa nyeri di tubuhnya akan selalu ada seolah abadi, terus menerus muncul secara misterius ketika Remi mengenang Sang Ibu dan pukulannya yang penuh kebencian dan mengerikan

Pada akhirnya Remi memejamkan mata, membiarkan setetes bening lolos dari sudut mata, tapi segera mengusapnya cepat. Dia tidak ingin merasa lebih lemah daripada ini. Saat ini, dirinya mengalami keadaan yang berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya Remi merasa bahwa dirinya tidak berguna, tidak diinginkan dimana-mana, maka sekarang di klan pengubah wujud ini, seperti yang dikatakan oleh Arran, Remi akan menjadi sosok yang cukup berguna.

Entah berguna dalam hal apa. Bahkan penjelasan Arran mengenai penggenapan ramalan masih belum mampu diterima olehnya. Semua ini terlalu mendadak dan bertaburan fantasi layaknya dunia dongeng hingga logika Remi tidak mampu menerima semuanya sekaligus. Tetapi setidaknya Remi akan berjuang, dia tidak ingin lagi mengecewakan orang-orang yang berharap kepadanya.

Remi menghela napas panjang kembali, membuka mata dan menatap dirinya sendiri di cermin. Dia berusaha menumbuhkan tekad untuk jiwanya. Dia harus bertahan sekuat tenaga. Dia harus berguna untuk Arran dan klannya. Jika tidak, maka dia akan dimusnahkan, seperti yang dikatakan Arran dengan gamblang kepadanya.

Perlahan Remi melirik ke arah pintu kamar mandi, lalu menunduk menatap pakaiannya sendiri yang mulai terasa tidak nyaman. Pantalon laki-laki dan kemeja berkancing dengan jaket maskulin yang masih terpasang di tubuhnya tentu tidak baik dipakai tidur, apalagi pantalon dan kemeja ini tampak cukup mahal dari bahan kain yang halus dan indah. Remi tidak mau membuat pakaiannya kusut.

Perlahan Remi bergeser dari cermin, lalu dengan ragu membuka salah satu pintu lemari besar yang terletak di samping cermin, sejajar dengan dinding di hadapannya. Berusaha tanpa suara, Remi membuka pintu lemari itu lebar-lebar dan matanya membelalak ketika melihat pemandangan di depannya.

Lemari itu berisi rak-rak bertingkat berlapis kayu warna putih yang sangat elegan. Dan yang membuat Remi ternganga bukan pada keindahan rancangan lemari itu, tetapi lebih kepadaang tumpukan pakaian yang ada di sana. Semua terlihat penuh, tertata rapi dan tampak baru.

Apakah pakaian ini memang disediakan di sini milik penghuni kamar sebelumnya… atau seperti yang dikatakan oleh Haifa tadi, pakaian ini dibeli khusus untuknya?

Remi menelusurkan tangannya di bahan pakaian yang halus itu, masih ragu bahwa pakaian indah dan tampak mahal ini disediakan untuknya. Lalu matanya tertuju pada tumpukan di rak yang lain, dimana terdapat pakaian dalam dengan warna pastel yang feminim, sungguh kontras dengan pakaian luar yang kesemuanya didominasi oleh warna maskulin.

Jadi benar kata Haifa, pakaian ini untuknya. Dan semoga memang benar Haifa yang memilihkan pakaian-pakaian dalam ini, bukan Arran… terutama untuk pakaian dalamnya yang feminim. Remi membatin tanpa bisa dicegah, dan pipinya memerah karenanya.

Mata Remi lalu tertuju pada rak yang paling bawah, tempat pakaian dari bahan lembut dengan corak polos ataupun bergaris berbagai warna tertumpuk rapi.

Pakaian tidur. Piyama

Dengan senang Remi mengambil pakaian itu. Tidak peduli bahwa itu adalah model piyama laki-laki dan memeluknya sekaligus pakaian dalamnya sebelum kemudian berlari-lari kecil ke kamar mandi.

***

Anak itu berisik.

Arran berbaring dengan tidak nyaman di ranjang sempit dengan kedua tangan menyilang di belakang kepala, menjadi bantalnya. Saat ini dia masih mengenakan celana pantalon, sementara ikat pinggang, kemeja dan jasnya telah dibuka dan disampirkan dengan serampangan di sebuah kursi, membuatnya terbaring telanjang dada dengan mata nyalang.

Ranjang ini terlalu kecil dan terlalu sempit untuk kakinya yang panjang hingga Arran harus menggantung ujung kakinya dengan tidak nyaman. Dan sialan Safed, karena lelaki itu sepertinya memerintahkan pelayan membawa pakaian Arran untuk diletakkan di kamar paling ujung di lantai dua hingga Arran saat ini tidak bisa berganti pakaian untuk tidur dengan yang lebih nyaman.

Arran memang sudah terbiasa berbaring tanpa bergerak sedikitpun, tanpa suara hingga bahkan  dia bisa mengatur  suara napasnya hingga menyatu dalam keheningan. Itu semua mungkin dibantu oleh si macan kumbang hitam yang ada di dalam tubuhnya, menajamkan telinganya dan membuatnya dalam posisi siap untuk mengintai. Tetapi saat ini macan kumbang di dalam jiwanya sedang tidak dalam kondisi manis dan bisa diperintahkan untuk tenang. Malam di pertengahan musim panas ini adalah malam terburuk bagi Arran untuk menguji ketahanan dirinya sendiri…

Setiap gerakan Remi di kamar sebelah terdengar jelas olehnya dan terasa mengganggu. Ketika Remi masuk ke kamar mandi, gemerisik suaranya berganti pakaian bahkan ketika perempuan itu menarik selimut tempat tidur dan menggerak-gerakkan tubuhnya dengan gelisah di balik selimut sebelum terhantar ke alam mimpi. Semua suara itu menjelma menjadi bayangan nyata yang muncul dengan begitu jelas di dalam imajinasi Arran, membuatnya tersiksa sekaligus murka.

Anak itu hanyalah anak kecil yang diselipkan dalam kesialannya, membuat Arran harus terlibat dengannya. Arran tidak akan pernah membiarkan makhluk lemah dan bodoh itu memengaruhi dirinya.

Telinga Arran masih terpasang untuk mengintai dengan tajam dan setelah didengarnya napas teratur Remi pertanda dia sudah terlelap di alam mimpi, barulah Arran bisa menghembuskan napas dengan lega.

Sekarang dia juga harus tidur. Besok adalah masa pelatihan dan meskipun Arran akan mengajari Remi hal-hal mendasar yang mudah, mereka membutuhkan energi untuk disimpan di hari-hari berikutnya yang sudah pasti berat.

Arran memiringkan tubuh menghadap dinding, gerakannya terasa tidak nyaman sekaligus canggung, secanggung yang bisa ditunjukkan tubuh tinggi besar di atas ranjang mungil yang tak sepadan dengan ukuran tubuhnya.

Perlahan Arran memejamkan mata, mulai terlelap ke alam mimpi sebelum kemudian suara ketukan di pintu kamar Remi terdengar samar-samar.

Mata Arran langsung terbuka dengan waspada. Lelaki itu bahkan terloncat dari tidurnya, menjejakkan kaki secepat kilat ke lantai dan melangkah seolah ingin menerjang ke arah pintu.

Sekilas Arran masih melirik Remi yang tidur meringkuk membelakangi pintu dengan selimut menutup sampai ke bahu tetapi dia menahan diri, tidak ingin tergoda dengan menatap lebih jauh.

Kemudian Arran membuka pintu, memasang wajah garang nan kesal dan langsung menyembur kasar.

“Berani-beraninya kau mengetuk pintu kamar ini dengan alasan membawakan makanan penutup….” Arran mulai menggeramkan suara ancaman mengerikan dari mulutnya yang sedianya ditujukan untuk Safed.

Tetapi suaranya terhenti ketika dia melihat sosok yang berada di depannya bukanlah sosok yang dia duga.

Yerev dan Haifa berdiri di sana. Mereka berdua ternganga melihat sosok Arran yang memenuhi ambang pintu dengan garang, bertelanjang dada dengan rambut acak-acakan yang serampangan. Mata Yerev melirik ke balik punggung Arran dan mengintip ke arah Remi yang tertidur di balik selimut, pun dengan mata Haifa yang melihat ke arah yang sama.

Ketika dua pasang mata itu kembali ke arah Arran, tatapan mata mereka tampak curiga dan menduga-duga.

“Kenapa kau ada di sini… dengan pakaian seperti itu?” Haifalah yang pertama kali mengeluarkan suara, ada kecurigaan yang kental di suaranya, apalagi melihat penampilan Arran yang berantakan.

Arran menggertakkan gigi, menggeramkan amarah yang nyata di suaranya.

“Ini tidak seperti yang kau duga.” dengan setengah membentak, Arran mendesis penuh peringatan, “Aku hanya menjaga anak itu dari Safed.”

“Bukankah kamarmu ada di ujung sana?  Apakah kau bermaksud menghabiskan malammu di kamar ini?” Yerev kali ini menyahut, suaranya perlahan dan hati-hati, tahu kalau dia salah bicara Arran bisa meledak marah, “Safed ada di bawah, di ruang perpustakaan, dia bilang kau meminta perpindahan pengaturan kamar dan meminta ditempatkan di kamar atas. Kami mencarimu di kamar ujung yang seharusnya kau tiduri, tetapi tidak menemukanmu di sana.”

“Safed masih berada di bawah?” Kalimat Yerev itu menarik perhatian Arran, membuat Arran mengerutkan kening tidak percaya, “Apa yang dia lakukan di sana?”

“Dia sedang di perpustakaan, mungkin dia sedang membaca. Itu yang dilakukan orang-orang di perpustakaan, bukan? Yang pasti dia mengunci dirinya di dalam sana.” Yerev berucap dengan nada penuh arti sambil mengangkat bahu, “Kami masih bertanya-tanya apa yang kau lakukan di dalam kamar ini, Arran. Bukankah kau bilang kau tidak tertarik pada Remi karena dia jauh di bawah standarmu?” kali ini Yerev terdengar sedikit menggoda.

Sayangnya Arran tidak sedang dalam suasana hati untuk bercanda. Mata emasnya menyipit berkilat penuh kemarahan ke arah Yerev.

“Hati-hati, Yerev. Aku bisa menghajarmu sekarang juga kalau kau tidak bisa menjaga mulutmu.” desis Arran dengan nada mengancam.

Tahu bahwa Yerev mungkin telah melanggar batas kesabaran Arran dan membahayakan dirinya sendiri, Haifa langsung mengambil alih. Perempuan itu melangkah setapak ke depan Yerev, seolah melindunginya.

“Yerev hanya mengungkapkan apa yang menjadi pertanyaan kami semua.” Haifa menatap Arran dengan hati-hati, “Kau pasti tahu bahwa dengan mencapai kemampuan tertinggi sebagai klan pengubah wujud darat, berubah sebagai macan kumbang… kau memiliki macan kumbang itu di dalam tubuhmu.” mata Haifa memandang ke atas langit dengan cemas, “Dan malam ini semakin mendekati malam paling kritis untukmu. Musim kawin kaum tertinggi dari klan pengubah wujud… jika kau tidak bisa menahan dorongan musim kawin yang mendesak dalam dirimu, kau akan menyerang Remi tanpa ampun.”

“Aku memiliki pertahanan diri yang kuat.” Arran menggeram lagi dengan mata berkilat marah karena kebenaran yang dilemparkan di depan wajahnya.

Haifa telah salah menempatkan posisi untuk melindungi Yerev. Bagaimanapun juga di mata Arran yang membenci kaum wanita, kedudukan Haifa lebih rendah daripada Yerev. Arran tidak akan terima Haifa menamparnya dengan kebenaran, perempuan itu dan perempuan manapun tidak layak dan tidak sepadan untuk melakukan itu.

“Dan kau tidak dalam kapasitas untuk meragukan pertahanan diriku.” sambung Arran sambil menyipitkan mata, kehabisan kesabaran.

“Arran. Bukannya kami meragukan pertahanan dirimu. Mungkin kau tinggal di kamar Remi dengan tujuan baik demi melindungi Remi dari Safed. Tapi Safed sudah mengurung dirinya di perpustakaan. Kau mungkin lebih baik mengkhawatirkan bagaimana melindungi Remi dari dirimu sendiri.”

“Pergi.” Arran menggertakkan gigi dengan marah, “Urus urusan kalian sendiri.” tanpa menunggu reaksi Yerev dan Haifa, Arran membanting pintu kamar itu tepat di depan wajah mereka. Menciptakan suara berdebam keras yang menggema di lorong-lorong rumah

***

Mengetahui bahwa malam ini sangat penting dan dirinya harus menjaga supaya tidak menjamah perempuan manapun yang bisa ditemukannya hanya karena dorongan dari dalam jiwa yang seperti sebuah kutukan pada masa-masa seperti ini, Safed sengaja mengunci dirinya di perpustakaan. Meminta kepala pelayannya untuk mengunci pintu itu dari luar dan tidak membukanya sampai dengan pagi menjelang.

Masa-masa di malam hari pada pertengahan bulan musim panas ini adalah masa yang sangat krusial bagi kaum pengubah wujud dengan level tertinggi baik dari klan darat, udara maupun air. khususnya bagi kaum laki-lakinya. Jika mereka tidak bisa menahan diri, mereka akan mempermalukan diri dan martabatnya. Masa ini disebut sebagai musim kawin, berlangsung selama beberapa hari yang menyiksa. Memang belum banyak kaum pengubah wujud yang berhasil mencapai level tertinggi, jikapun ada, mereka adalah kaum tetua yang sudah memiliki pasangan, isteri mereka masing-masing yang bisa menangani permasalahan ini dengan baik.

Sementara itu Safed dan Arran berdua, mereka berdua memiliki watak yang sama, bagian dari kaum tertua penyendiri yang lebih memilih mengurung diri dalam ruang terkunci untuk menjaga martabat diri. Biasanya Safed memang memilih melampiaskan nafsunya, tidak mengurung dan menyiksa dirinya seperti ini. Banyak perempuan-perempuan muda yang bersedia melayani dirinya dengan sukarela maupun dengan bayaran mahal. Safed cukup kaya untuk menghadiahi wanita-wanita yang berhasil memuaskannya dan itu bukan masalah baginya. Tetapi malam ini, Safed mengalahkan semua ego dan memilih mengurung diri di ruang perpustakaan dengan malam-malam yang pasti penuh siksaan.

Seharusnya Safed memperingatkan Arran supaya menjauhkan tangannya dari Remi. Tetapi berbicara kepada Arran sama saja berbicara kepada batu panas membara yang siap untuk melemparkan diri kepadanya dan melukai dengan lebih menyakitkan. Kebencian Arran kepadanya sungguh besar sehingga lelaki itu lebih memilih menutup telinga dan terjun pada kehancuran daripada mendengarkan nasehat Safed.

Beruntung Yerev dan Haifa lekas datang. Safed mendengar kedatangan mereka tadi dari suara halus mobil pengantar yang terparkir di depan pintu besar rumah. Dia yakin bahwa baik Yeref maupun Haifa akan melakukan yang terbaik untuk mencegah Arran lepas kendali.

Saat ini yang harus dicemaskan adalah Remi.

Safed membuka buku tua nan rapuh di tangannya. Halaman buku itu telah menguning, menunjukkan usianya yang sudah ratusan tahun. Buku itu bahkan lebih tua dari usia Safed sendiri sebagai Sang Tetua klan pengubah wujud yang selama ini bertahan  di balik bayang-bayang.

Ini adalah buku penting. Satu dari tiga buku kuno yang menyebut tentang ramalan sang penyelamat yang akan datang untuk menyelamatkan mereka dari serangan musuh yang sangat hebat.

Remi sudah pasti adalah perwujudan ramalan itu. Itu adalah sesuatu yang tak terbantahkan. Meskipun sekarang mereka masih tidak tahu bagaimana cara membuat Remi berguna sebagai pelindung mereka. Walaupun begitu, Safed mempercayai segala sesuatu yang dituliskan di buku kuno ini menyangkut Remi. Anak perempuan itu akan menjadi makhluk yang sangat penting bagi kelangsungan klan.

Sebenarnya ada satu hal lagi yang belum diungkapkan oleh Safed menyangkut catatan rahasia di buku ini, tetapi dia masih menahan informasi itu sambil melihat situasi dan menanti saat yang tepat untuk mengungkapkannya. Mungkin juga setelah mengamati Arran dan segala sikapnya yang mengganggu, Safed memutuskan untuk menyimpan informasi penting itu bagi dirinya sendiri.

Yang paling utama untuk saat ini adalah mereka harus mempertahankan Remi supaya terus berada dalam lingkaran kekuasaan mereka dan tidak mungkin melarikan diri.

***

Langkah Arran berderap, hendak menuju ke kamar kecil di ruangan itu dan membaringkan tubuhnya di ranjang kecil yang tidak nyaman tersebut dan melewatkan malam menyiksa ini tanpa gangguan.

Tetapi ketika langkahnya hendak menyeberangi ruangan melewati tempat dimana Remi berbaring. Langkah Arran terhenti.

Tubuhnya kaku, berdiri di tengah ruangan sementara matanya tak lepas dari tubuh kurus yang berbaring itu.

Sial bagi Arran karena Remi saat ini memilih berbaring telungkup. Kepalanya miring di atas bantal besar bulu angsa yang melingkupi wajahnya. Selimutnya turun ke bawah pinggang, memunculkan punggung kurus terbalut piyama bergaris yang agak longgar di tubuhnya.

Sayangnya piyama yang agak longgar itu menciptakan pemandangan yang tidak ingin dilihat oleh Arran. Pemandangan yang membuat Arran harus mengepalkan tangan untuk menahan makhluk buas di dalam dirinya supaya tidak menjebol tembok pertahanannya sampai runtuh berhamburan.

Bagian belakang leher Remi terekspos di mata Arran karena rambutnya yang dipotong pendek serupa laki-laki. Tengkuknya tampak penuh rayuan, membuat bisikan liar bergelora di dalam indera pendengaran Arran, berusaha merasuk ke dalam otak dan menguasai jiwanya.

Bayangan itu berkelebat di dalam otak Arran dengan begitu jelas dan menggoda. Membawa langkahnya tanpa sadar mendekati tepi ranjang. Arran terpaku sejenak di sana, matanya nanar menatap ke arah tengkuk terbuka Remi yang seolah menghipnotisnya.

Bahkan pada detik ini ketika dirinya belum menyentuh perempuan itu, sudah terpatri jelas di dalam bayangannya bagimana dirinya membungkuk dan menempelkan bibirnya ke tengkuk Remi, membuka mulutnya perlahan, membiarkan lidahnya mencecap kelembutan kulit Remi sebelum kemudian menggigitnya untuk memberinya tanda kepemilikan permanen atas tubuh Remi. Remi mungkin akan meronta, perempuan itu mungkin akan menjerit ketakutan dan memberontak ketika menyadari apa yang sedang dilakukan oleh Arran kepadanya. Tetapi sekali dimulai, ritual harus diselesaikan. Dan ketika Arran melepaskan kendali dirinya untuk memulai, dia tidak akan bisa berhenti.

Dengan memberikan gigitan ke tengkuk Remi, Arran akan menandai perempuan itu. Menjadi miliknya.

Dalam sedetik Arran mengerjapkan mata. Dirinya seperti disambar oleh halilitar berkekuatan dahsyat yang menembus sampai ke dalam jiwanya. Tubuh Arran terloncat, melangkah mundur menjauh dari tubuh Remi seolah perempuan itu membawa wabah penyakit yang mengerikan.

Tidak! Arran tidak akan membiarkan kendali dirinya lepas begitu saja. Perempuan rendahan ini bahkan tidak layak mendapatkan perhatiannya. Dia tidak akan merendahkan diri dengan kalah oleh nafsu dan melakukan apa yang tidak seharusnya dia lakukan.

Langkah Arran begitu cepat ketika dirinya berbalik, setengah menerjang ke arah kamar kecil yang disatukan oleh pintu penghubung tersebut. Dia membanting pintu ruang penghubung tersebut dan mengunci slotnya dengan gerakan tergesa, melupakan ultimatumnya sendiri yang tadi mengatakan bahwa pintu penghubung ini seharusnya tidak pernah ditutup.

Pintu itu ditutup bukan untuk melindungi Remi. Tetapi untuk melindungi dirinya dari sisi buas yang menggeliat dan memaksa bangun dengan meruntuhkan tembok pelindung di sekeliling jiwanya.

***

Tidur Remi semalam sangat menyenangkan. Entah karena dia terlalu lelah setelah berbagai kejadian yang susul menyusul belakangan ini, atau entah karena tempat tidurnya begitu nyaman. Remi membuka mata ketika suara burung-burung bernyanyi menyelinap masuk melalui kisi-kisi jendela, bagaikan alunan musik yang mengiringi sinar matahari yang mulai menyapa malu-malu di sana.

Remi menggeliat, menyingkirkan selimutnya dan melangkah menuju jendela bernuansa pagi cerah yang menyenangkan tersebut. Disingkapkannya tirai tebal berwarna cokelat susu dengan hiasan bunga sewarna di jendela tersebut hingga pemandangan di depannya menampilkan suasana pagi yang sangat memanjakan mata.

Dirinya berada di lantai dua, dan jendela kamarnya menghadap ke pemandangan terbentang luas dari lapangan besar yang berselimutkan rumput hijau segar nan basah oleh embun pagi yang berkilauan tertimpa matahari. Pepohonan tampak melingkupi di beberapa tempat, dengan daunnya yang berwarna lebih tua, rindang dan membayangi beberapa bagian dari lapangan rumput luas tersebut. Di dekat jendela Remi, terdapat pohon yang cukup besar yang rantingnya memanjang, menjulur hingga hampir menyentuh jendela Remi. Ranting itu subur, penuh dengan daun dan beberapa burung yang melompat kesana kemari dengan lincahnya. Rupanya dari situlah suara merdu alunan burung yang mengiringi datangnya sinar mentari untuk menyapa Remi pagi ini.

Remi membuka slot jendela tersebut, dan mendorong jendela kaca besar itu terbuka. Dihirupnya kesegaran udara pagi nan dingin yang langsung mengelus pipinya dengan genit, bercampur dengan hangatnya cahaya matahari yang tidak mau ketinggalan meninggalkan jejak di wajahnya. Perlahan Remi menghembuskan napas dan tersenyum lebar, menatap segalanya dengan mata berbinar-binar.

Keindahan pagi yang penuh dengan warna dan nuansa menghangatkan hati ini mungkin akan menjadi satu-satunya penghiburan bagi batinnya yang sepi, terpisah jauh dari kampung halaman. Mungkin dengan mensyukuri segala kebaikan, sekecil apapun yang didapatnya setiap harinya, Remi bisa semakin kuat dan bertahan.

Suara pintu kamar yang terbuka membuat Remi menolehkan kepala, dan dirinya hampir terloncat dari posisinya, terkejut malu melihat Arranlah yang memasuki kamarnya. Mata Remi melirik ke arah pintu kamar penghubung yang terbuka. Tetapi Arran tidak masuk dari sana, lelaki itu masuk dari pintu utama kamar, pertanda bahwa lelaki itu telah keluar sebelumnya.

Remi mengamati Arran dan merasa malu melihat lelaki itu sudah rapi, sudah mandi dan tampaknya sudah siap menjalani hari. Rambut Arran tampak basah, tetapi dibiarkan acak-acakan di atas kepalanya, membuat penampilannya yang biasanya rapi tampak berbeda, sedikit lebih serampangan. Arran mengenakan kemeja berwarna abu-abu yang seolah dibuat khusus untuk dirinya dan celana gelap yang pas membungkus kakinya. Mata lelaki itu menelusuri diri Remi dengan tatapan mencemooh.

“Ini sudah siang. Tidak seharusnya kau memuaskan nafsu tidurmu dan membuat kami menunggu,” desisnya dengan nada kasar, “Kau berada di sini bukan untuk bermalas-malasan dan menghabiskan waktu sia-sia. Ada tugas-tugas yang telah menanti. Cepat mandi, berpakaian rapi dan temui aku di perpustakaan.”

Suara Arran terdengar dingin, menghujam penuh penghinaan sebelum kemudian lelaki itu membalikkan badan, melangkah ke pintu tanpa menatap Remi lagi dan keluar dari ruangan itu dengan membiarkan diri Remi terdera malu.

***

Remi menatap dirinya di cermin dan menghela napas panjang. Penampilannya kali ini benar-benar tampak seperti seorang anak laki-laki remaja yang canggung. Rambutnya basah, dan Remi menyisirnya dengan rapi ke belakang. Di dalam lemarinya, meskipun pakaian dalam yang tersedia untuknya adalah pakaian perempuan, semua pakaian luarnya adalah pakaian laki-laki. Kebanyakan adalah kemeja dan t-shirt berkerah yang rapi dengan ditambah beberapa setelan jas yang tampak mahal.

Remi memilih kemeja berwarna merah gelap dan memadukannya dengan celana cokelat tua yang terletak paling atas di tumpukan. Dia tidak pernah punya banyak pakaian sebelumnya. Pada masa kehidupannya dulu, kotanya adalah sebuah kota yang tak pernah berhenti terhujani oleh salju, sehingga bukan warna pakaian atau perkembangan mode terbaru yang diperhatikan, melainkan fungsi dari pakaian itu sendiri, apakah bisa menghangatkan tubuh dengan baik ataupun tidak.

Karena itu ketika memadu padankan warna pakaiannya, Remi menutup mata atas segala pilihan warna dan memutuskan mengambil serta memakai apa yang berada di tumpukan paling atas.

Arran menunggunya di perpustakaan.

Memikirkan hal itu langsung mengingatkan Remi pada sikap Arran yang tidak bersahabat. Sebenarnya, kalau boleh memilih, Remi pasti akan memilih berada sejauh mungkin dari Arran. Tetapi tentu saja tidak bisa. Lelaki itu mengatakan bahwa dirinya telah dipilih menjadi mentor Remi untuk melatihnya berubah wujud. Sesuatu yang bahkan sampai saat ini tidak mampu dibayangkan oleh Remi sebelumnya.

Dia tidak bisa lari.

Pada akhirnya Remi menarik napas panjang, menguatkan dirinya dan melangkah keluar dari kamar untuk mencari ruang perpustakaan.

***

“Kau tampak kacau.” Safed mengalihkan perhatian Arran dari tumpukan buku-buku kuno tentang sejarah kaum pengubah wujud yang telah disiapkannya untuk dipelajari oleh Remi hari ini. Arran memutuskan bahwa Remi tidak perlu mempelajari latihan fisik pada hari pertamanya belajar.

Perempuan itu harus diajari tentang sejarah kaum pengubah wujud terlebih dahulu sehingga dia akan lebih mengerti bagaimana kaum ini ada, untuk apa kaum ini ada serta pentingnya menjaga kelangsungan dan kerahasiaan kaum yang telah ada sejak bertahun-tahun lamanya. Dengan memahami itu semua, Remi akan lebih memahami kenapa posisinya sebagai penggenap ramalan sangat penting bagi kaum pengubah wujud. Arran juga ingin Remi paham bahwa perempuan itu adalah bagian dari mereka, yang meskipun merupakan satu-satunya yang bisa berubah menjadi benda-benda, Remi tetaplah kaum pengubah wujud juga. Dengan perasaan memiliki dan menjadi satu bagian yang sama, Arran berharap lebih mudah untuk menanamkan pemikiran kepada Remi bahwa dia harus berjuang untuk kebaikan kaum pengubah wujud yang adalah bangsanya juga.

Mata Arran yang sewarna madu memandang wajah Safed dengan ekspresi sinis. Safed tampak kelelahan. Ada lingkaran hitam di bawah matanya berikut gurat-gurat dalam di sekeliling wajahnya. Seolah lelaki itu terjaga semalaman dengan pikiran nyalang dan tak bisa mengistirahatkan diri karena dorongan buas di dalam jiwa yang menyiksanya.

Ya, Arran tahu apa yang dirasakan oleh Safed. Karena dia juga merasakannya. Semalam suntuk berbaring nyalang dengan tubuh memberontak dan menyiksa jiwanya.

“Kau bahkan lebih kacau dariku.” Arran berucap singkat, lalu kembali mengatur buku-buku sejarah kuno di mejanya, menolak untuk memperpanjang percakapan.

Tetapi Safed tidak membiarkan itu terjadi. Lelaki itu tidak memedulikan sikap sinis Arran dan malahan menarik kursi untuk duduk.

“Kudengar kau bermalam di kamar sambungan dengan kamar Remi. Kau sangat hebat bisa menahan diri seperti itu. Aku bahkan meminta kepala pelayanku untuk mengunci diriku semalaman dan tidak membiarkan diriku keluar hingga fajar menyingsing.”

Arran melirik sinis.

“Bukankah kau biasanya memesan wanita-wanita untuk menemanimu pada malam-malam seperti ini? Wanita-wanita muda yang lebih pantas menjadi anakmu? Kenapa kau tidak melakukannya? Apakah karena kau sedang mengincar Remi?” tanyanya langsung.

Pipi Safed tampak merona, menciptakan segaris merah sepanjang tulang pipinya yang tinggi, menunjukkan ciri aristrokat di wajahnya.

“Kau tahu aku tidak akan melakukan itu kepada Remi. Aku menghormatinya. Dan mengenai wanita-wanita penghiburku, aku tidak memesannya karena aku menghormati kalian, para tamuku.”

Arran berdecak, sengaja menunjukkan ekspresi menghina.

“Aku tersentuh, kau begitu mengormati kami para tamumu sehingga mengorbankan kesenangan pribadimu,” ketika menatap ke mata Safed, mata Arran tampak berkilat penuh ancaman, “Jika kau berani meletakkan tanganmu pada Remi, aku akan menghabisimu, Safed.” geramnya penuh peringatan.

Safed hanya bergeming menatap Arran, ekspresinya datar sementara bibirnya menipis.

“Kau bahkan tidak lebih kuat daripada diriku. Kekuatanmu sama sepertiku. Itu berarti kita bisa saja saling membunuh dan mati bersamaan.” Safed tersenyum tipis, “Dan yang membuatku bertanya-tanya adalah kenapa kau memperlakukan Remi seperti itu? Seolah-olah dia adalah hak milikmu. Kau tidak sedang tergoda untuk mengklaim kepemilikan atasnya, bukan?”

“Lebih baik kau menutup mulutmu dari segala komentar tentang diriku. Kau tidak berhak mengatakan apapun tentang itu.” Arran mendesis penuh permusuhan, “Tetapi jika aku tahu bahwa kau mengincar Remi, dengan senang hati aku akan merebut anak itu darimu, hanya demi kesenangan melihat kau gagal. Aku akan menggigit tengkuk Remi, menyatakan kepemilikanku kepadanya, tetapi bukan karena aku menginginkannya. Aku akan memiliki Remi, hanya supaya kau terpuruk dalam kegagalan karena kau tidak bisa mendapatkan perempuan yang kau incar.” Arran memandang Safed setengah mengejek, “Perempuan seperti Remi sangat mudah didapatkan, anak miskin yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang seumur hidupnya. Dengan perempuan murahan seperti itu, aku hanya tinggal menjentikkan jari tanpa usaha supaya dia jatuh berlutut dan mencium kakiku.”

Suara terkesiap terdengar di belakang mereka. Arran mengalihkan pandangan dengan waspada ke arah sumber suara, sementara Safed menolehkan kepala dengan penuh rasa ingin tahu.

Pandangan mereka tertuju pada arah yang sama. Remi. Perempuan itu ternganga, tampak gemetaran hingga tangannya yang kurus berpegangan di ambang pintu perpustakaan yang terbuka. Sementara wajahnya tampak pucat pasi dan matanya berkaca-kaca, jelas-jelas menunjukkan bahwa perempuan itu mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Arran tentang dirinya.

Bersambung ke Part berikutnya.


Baca Parts Lainnya Klik Di sini

KONTEN PREMIUM PSA


 

Semua E-book bisa dibaca OFFLINE via Google Playbook juga memiliki tambahan parts bonus khusus yang tidak diterbitkan di web. Support web dan Authors PSA dengan membeli E-book resmi hanya di Google Play. Silakan tap/klik cover E-book di bawah ini.

Download dan install PSA App terbaru di Google PlayWelcome To PSAFolow instagram PSA di @projectsairaakira

Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira

594 Komentar

  1. wkwkwkwkwk. akhirnyaa yang di tunggu tunggu upload jugea. magasin author

    1. yanttisoeharno menulis:

      Kamu menggagalkan kebahagiaanku pengen jadi yg pertama :dragonnangis :dragonnangis :dragondemam

    2. farahzamani5 menulis:

      Nangis dipojokan yuks mom @yanttisoeharno huhu

    3. yanttisoeharno menulis:

      jangan putus asa Palah, masi banyak kesempatan yg akan datang…. Semangat !!! :superhero :superhero

    4. farahzamani5 menulis:

      Siapppp
      Semangat mom Semangat

  2. farahzamani5 menulis:

    Pertamaaaaaaaa

    1. farahzamani5 menulis:

      Yahhhh gagal pertama
      :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI

  3. yanttisoeharno menulis:

    Aku yang komen pertama kah ? Semogaaaa…. Walau ngevotenya kebagian nomer 3

    1. yanttisoeharno menulis:

      Yaaaaahhh tetep komen ketigaaaa…. Kalah pula sama si Palah :LARIDEMIHIDUP @farahzamani5

    2. farahzamani5 menulis:

      Aq msh kalah ama yg pertama mom huhu

  4. Uhukkkkkkkkkk mw pertamax tp udh gagal :LARIDEMIHIDUP

  5. Syudahh gagal pertamax :LARIDEMIHIDUP
    Yasudah lahh lanjut baca trus bocan hihihi~
    Makasih kak au sudahh sempetin update~~

  6. ini aran mulutnya pedes kaya aslan ya :KAGEET

  7. nrlhidayahh menulis:

    GAGAL PERTAMAX :PATAHHATI

  8. A.S.Nurfajriyani menulis:

    Itu modus aja bilang buat nyakitin Safed, padahal emang Arran mau juga sama Remi ?

  9. Tinggalin jejak duluuuu

  10. kirana amalia menulis:

    :inlovebabe :tepuk2tangan

  11. Maaaaf kaannn :) wkwkwkwkkwkw

  12. Arran :DOR!

  13. Widihhh ditungguin dr td tetep gagal wkwkwk

  14. Ya….
    Remi nya jadi sedih deh…
    Arran tega banget ngomong kyk gtu… :PATAHHATI

  15. Natasha Budiman menulis:

    arran jahat banget:”

  16. suciinurjanhhhhh menulis:

    Mungkin kah informasi yang di sembunyikan safed itu bahwa remi dan arran itu berjodohh,,????terima kasih atas ufdate ceritanya kakak2 teamPSA semangat truss

  17. Arran tuh mulut perlu di cabein kayaknya.
    Pedeees amat sih.

  18. kirana amalia menulis:

    Kazarnyaa mulut si Arran :dragonbaper
    Penasaran sama perkataan Safed wktu di perpus :ragunih :dragonmikirdulu

  19. belinda3639 menulis:

    Arran pedas bngettt ngomongnya :LARIDEMIHIDUP

  20. Update juga nih

  21. ARRAN MULUTNYA MINTA DICABEIN YA? KESEL BANGET GUA?

  22. Padahal Arran beneran mau tuh sama Remi, jaim ajah wkwk

  23. Duh Arran mulutnya pake boncabe level berapa sih? Pedesss banget

  24. Mia anggraini menulis:

    Tak sabar menantikan selanjutnya… terima kasih admin sudah post cerita ini ??

  25. ChiiLukbaaPaoo menulis:

    Wakakakkk…ciaaaann…

  26. pachiradesi menulis:

    mulutnyaaaaaa….. ih nusuk bgt. :ASAHPISAU2 :DOR!

  27. bunnypuppy23 menulis:

    Si arran minta di tampol beneran dahhh. Kekii gw :DOR! :CURIGAH

  28. Fix, kata katamu benar2 setajam pisau Arran. Hmmmm

  29. Jadi gak bisa tidur liat kelakuan Arran. Kak Au bolehkah aku timpuk atau sembur Arran barang sejenak :CURIGAH
    Duhh bangggg Arran~~~ jika dikau udah jatuh hati sama Remi nantinya, diriku yang akan pertama kali menertawakan dirimu :beranilawansaya :beranilawansaya :beranilawansaya

  30. Ciee, ciee Arran bilang ajj kalau maunya remi buat diri sendiri, :NGEBETT . Nah lo, remi denger kata” arran yang menyakitkan, apaa yang dilakukan remi.. :TERHARUBIRU
    Hmmm penasaran. :ragunih

  31. Jleb bgt dah….. hati remi psti sakit bgt :PATAHHATI :PATAHHATI

  32. Arran jahat banget hng -_-

  33. Seharusnya remi denger saat safed aja jangan arran wkwkwkwk

  34. honeydewkyu menulis:

    Jadi bayangin ntar kalo Arran mengklaim kepimilikannya atas Remi ???
    Arran kalo ngomong pedesss, seolah2 Remi itu makhluk rendahan banget . Tunggu aja kalo kamu bakalan klepek2 sama Remi ??
    Thanks for Update and wait for next part ??

  35. honeydewkyu menulis:

    Arran lu jangan sok iye deh , tampol lu kalo macem2 sama Remi

  36. foodlovers14_ menulis:

    Kata-kata Arran jahat banget. Biar nanti pas musim kawin dia ga dapetin Remi biar kesakitan. :ASAHPISAU2

  37. tiara syanti menulis:

    Puasa2 mulutnya di kondisikan yaaa.. tolong

  38. :PATAHHATI :PATAHHATI :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA tega nih si Arran awas ntar jatuh cinta beneran bru tw rasa :beruraiairmata :beruraiairmata :dragonngakak :dragonngakak :nangisgulinggulingan :nangisgulinggulingan

  39. :KECEWAHATI .. Kasian remi.. Heem mungkin arran ngomong gitu buat bikin safed sebel.. Tapi gak taunya ada remi yg denger langsung :PEDIHH ..
    Haagh.. Gak sabar nunggu next partnya..

  40. Wow… Itu mak jleb rasanya

  41. cookiespaper menulis:

    Arran jahatttt :CURIGAH

  42. NellynRichard menulis:

    Astagaaa Arran…mulut tu. Stress sgt2 tu coz naluri kawinnya tak tersalur! :dragonhihihi

  43. Lulukluqmaniya menulis:

    Mulutnya minta dicabe in

  44. Hu Aran lemes bgt sich, khan kasian Remi jadinya…. :PEDIHH

  45. Ish arran jahatnya biar entar suatu saat juga arran klepek2 sama remi :ngupildoeloe :HUAHAHAHAHA :gulungguling

  46. Next…. next… Nah.. Remi.. bikin Arran klepek2 ya… klo Arran ngejar2 kamu… jgn d hirau kan… Ok ???

  47. Mas aram emang tertarik aja susah bilang. Pk alasan berbelit belit lagi.

  48. princesskarin menulis:

    Makin kasar aja si Arran QAQ
    hati adek sakit bang digituin. Huhuhu

  49. Arran pedes banget mulutnyaaa :ASAHPISAU2

  50. Arran mulutnya ya ampuuuunnnn….. :tidakks!

    Inget bang,, bulan puasa ini…

    #ehh :BAAAAAA

  51. Tri_tunggal menulis:

    Lelaki dan ego mereka ?.arran hati2 aja ntar kemakan omongan sendiri!
    Siapa wanita yg namanya saja tdk bisa remi sebut itu?? Ibunya kah??
    Aah penasaaraaan..ga sabar nunggu next chap.nya!!??
    Thanks buat tim PSA.tetep semangat okee.???

  52. aduh…arran mulutnya bang..

  53. Nidaa12ndda menulis:

    Abang Aran tega

  54. Jaim nih macan kumbang wkwkw
    :LOONCAT :dragonhihihi :blackpompom

  55. Sri Kamala Dewi menulis:

    Kata2 arran sangat menusuk :MARAHNANGIS

  56. LydiaMarcella_Putri menulis:

    Cieeee ada yg salah ngomong nih….. Arran marah2 mulu dehhh. Mohon bersabar ini ujian, Arran

  57. christalM456 menulis:

    Ahh….
    Mulut si arran ini emg perlu disentil kyk nya. Ngalahin tabib zhou klw gini mah…
    Ckckckck

  58. pedes sekali kata-kata Arran jadi keinget Lentnan Paris yang kalo ngomong pedes juga :GERAAH :GERAAH :GERAAH :GERAAH

  59. Mulutnya aslan minta di sambelin anjirrr☹☹

    1. Typo; should be Arran ?

  60. Arran tuh mulut kudu di sekolahin. Kasiankan remi :MARAHNANGIS

  61. hanifahna81 menulis:

    duuuuuhhh,,, Bang Ar kebiasaan banget, mulutnya nggak pake filter… -____-

  62. Eh typo :v arran maksudnya :HULAHULA

  63. Wonderfuljournee menulis:

    Tajem banget perkataanmu,Arran :” Untung cakep ya Allah . Well , mungkin terlalu cepat minta romance scene untuk mereka berdua wkwk . Masih banyak hal lain yg msh misteri . Ibu kandung Remi siapa ? Tujuan musuh klan pengubah wujud apa ? Arran sama Safed kenapa saling membenci? Dll
    Part yg aku tunggu ituu , Arran harus ngelatih kekuatan Remi sampai Remi bener2 nguasain kemampuannyaaa cant waiitt :PELUKRINDU

  64. IShhhhh mulutnya arran kayak cabe 1 kilooooo
    Puedessssnya…. .

  65. NiMadeUtami menulis:

    Kucing hitam besar nakal minta digorookkk :BANTING! :SEMANGATLEMBUR :bebekmengancam

  66. erlynyolanda menulis:

    Arran mulutnya tajam bangettt setajam silettt :semangatyangmembara

  67. OMG !!! kata2 arran pedes bgt kyk cabe!!! :semangatyangmembara

  68. Arran kegedean gengsi nihh

  69. maharaniryt menulis:

    Nah loh bang, ke gep kan sama yang lagi diomongin hihi
    Ati2 bang makanya klo ngomong, kesian kan anak orang gak tau apa2 di judge mulu haha *gemessamaArran* :plakkk
    Penasaran sama ‘wanita yang namanya tidak bisa Remi sebut’ itu siapa :CURIGAH

  70. DeeraSlythNeel menulis:

    It’s hurt, Arran. Bahkan ketika Remi belum memiliki perasaan padamu ???

  71. kurnia sari menulis:

    Arran…. Mulai deh pengingkaran, coba aja kalau remi ga naksir, bakal kelabakan apa g

  72. Ngomongnya pedes banget woy.. padahal aslinya mah mau juga kan HAHAHA

  73. kushiikushii menulis:

    Arran mirip misca yg bermulut pedas ??
    Remi anak nya sapa ya ????
    Knp arran bgt benci sama saffed :LARIDEMIHIDUP

  74. Macan kumbang kalo lagi masa periode gitu kali ya.. Mulutnya berubah jadi pedang. :BAAAAAA

  75. Sakit hati adek Bang.. :PEDIHH

  76. Ah arran mulai mulutnya pedes gk ketulungan?

  77. Parah sih itu mulutnya arran, ngga ngerti lagi deh :'(

  78. Arran, yang kamu lakukan itu… JAHAT :PATAHHATI :PATAHHATI

  79. Nyesek…. Sampe nangis :PEDIHH :PEDIHH :PEDIHH

  80. tiaranapitu menulis:

    Sedih bacanya :MARAHNANGIS
    Arran kok jahat ya :DOR! Kata2 nya nusuk sampe ke hati loh :tidakks!

  81. Suka sma lgu yg d playlist ^^

  82. nyebelin ya si arran.

  83. apa ituuuuuuuu

  84. Gak tau Kenapa bagian Terakhir benar benar menyentuhh, arran kalo ngomong Tuh disaring dulu dong, remember karma does exist!!!

  85. Lidah mu, harimau mu arran..

  86. ratu_kyuhae menulis:

    Arran.. mulutmu sangat tajam.. :AKUGAKTERIMA
    Kasian Remi.. sedih Remi pasti dengernya.. nnti Remi pergi looohhh.. :dragonbaper

    Lanjutkan.. Semangat

  87. nadiaaulia4 menulis:

    Si Arran..
    Katanya macan kumbang, Remi dtg kok gak denger ckckck. Salah ngomong kan jadinya hhha

  88. Haduhhhh arran ?? niatnya sih buat ituin safed, eh taunya remi denger hiks hiks
    Semangaaatt kakak psa^^

  89. :PEDIHH kata2 beneran bikin skit hati…

  90. Kamu jahat bang arran :PEDIHH

  91. Nguahaha… trnyta ada yg mulutx lbib ngeselin dr Akira n aslan.
    Arran… diaa minta d cekek bgt ye. Haha.. ity mulutx kdu d ruqyaah. Jhat amet. Haha..

    Tp aq mlh ngikik thor pas c arran kesiksa. Wkwk… mgkin dia jd ngeselin krn frustasi mlmx.

    Hehe… keren thor. Mksh updtex

  92. Arran..you are big bad cat! :semangatyangmembara

  93. Arran mulutnya minta dicium pake sepatu kayaknya??

  94. Arran jahat bgt sih kata-katanya :PATAHHATI

  95. Arran mulutny pengen dicabein y :ASAHPISAU2 :ASAHPISAU2 :ASAHPISAU2
    kasar bget kasihan kn remi :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA

  96. linda_platini menulis:

    :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP

  97. mulutnya babang aran pengen q lakbanin… biar gak bs nyakitin remi lagi…

  98. purwandari menulis:

    h..arran…niatmu sih baik mas…tapi……

  99. Si arran tajam banget mulutnya ?

  100. Arran jahat banget :AKUGAKTERIMA
    Sebentar kemakan omongan sendiri baru tahu rasa loh?

  101. administrasi010 menulis:

    Astga,mulutnya Arran kejam banget…
    Tdk jga2 perasaan orng..
    Kasihan Remi

  102. Arran kamu JAHAT…. :BANTING! :BANTING! :BANTING!

  103. ayupertiwi menulis:

    Kayaknya arran keturunan cabe cabean mulutnya pedes bangett hihihi

  104. FuntasticSentences01 menulis:

    Tolil syekali bang arran mah :PATAHHATI

  105. Isshh mulutmu itu bang arran..kebanyakan makan cabe ya

  106. tesalonika78 menulis:

    Arran liat apa yang terjadi karena perbuatanmu….
    Remi kasian banget T_T
    Love team PSA ???

  107. medinadina menulis:

    Arran ampun dah tu mulut ga bisa dijaga

  108. fridadarren menulis:

    Arran mulutnya pedes amat ya, emang remy mau sma situuu!!

  109. ViviMachfidah menulis:

    Wehh Arran mulut mu ckkck
    Ngomong nya begitu amat, gag ingat apa semalem berusaha mati2an untuk tidak menyentuh Remi
    Sekarang dengan seenaknya menghina Remi, wanita murahan ??

  110. Aduuuuh arran!!! Bs g sihh prkataannya di filter sdikit!!! Bikin sebel dehh… Kasian remi tuhh… Ngapain jg pke smpe sgitunya ngerebutin si remi… Kyknya bneran gara2 lg musim kawin dy jd sgitunya bgt… Tp yerev kliatan santai2 az yahh..?? Yahh sabar az dehh remi…

  111. Jleb bgt ya, remi… ?

  112. Arran ngomongnya pedessss bangettt, hayolohhhh itu reaksi remi gimana :HUAHAHAHAHA

  113. Arran mulutnya rrrrrr :ASAHPISAU2 :SEMANGATLEMBUR :DORONG

  114. AriyaYumyum menulis:

    Nanti ada kalanya Aslan akn bungkam

    1. Aslan?salah orang wkwkwk?

  115. Yurinur Aisah Dewi menulis:

    Karma berlaku Arran, nanti malah kamu suka beneran sama Remi dan ngejar2 dia lagi :HUAHAHAHAHA

  116. JenikaCakra93 menulis:

    Jahaaatttttt aaaarannn…jitak yaa jitaak :DOR!

  117. claudiaclao menulis:

    Sakit bet lah kalo jadi remi :beruraiairmata

  118. YuliaAstanti menulis:

    Ihh… arran, mulutmu itu butuh rem. Kalau suka, jangan kayak midorin yang jadi tsundere gituu. Sakit tau kokoronya remi. Kalau aku jadi remi, mungkin bakalan aku rubah tanganku jadi pedang trus nebas kepalamu yang songong itu.

    Hohohohoho :beranilawansaya :ASAHPISAU2 :ASAHPISAU2

  119. aran kalo ngomong suka sembarangan… kalo aku di posisi remi aku udah ngelemparin apapun yg ada di depan aku ke kepala aran entah benda itu akan melukai aran atau tidak, yaa walaupun aku nggak akan begitu khawatir akan menyakiti aran, aku bahkan nggak peduli kalau aran marah dan mencekik ku… -.+

    arran benar2 pemarah,.. jelas dia punya benang merah untuk remi, tapi dia nggak ngaku.. safed tau itu.. hihh ka kesel .. gera coba.. -.-

  120. Arran mulut kamu jahat ?
    kasian Remi nya??

    Remi kamu cium aja Arran biar diem n gk ngomong jahat lagi??✌

  121. fitriartemisia menulis:

    Eyy Arran juga lagi puasa haha puasa mengendalikan nafsu aheyyy

    Ck mulutnya Arran karetnya dua ya? Pedes benerrrr ?
    Ntar kalo Remi gak berani deket2, marah lagi ih serba salah deh Remi
    #kibasrambut :LARIDEMIHIDUP

  122. SandraAmeliaa menulis:

    Arran, kapan sih mulutnya ga ngeluarin kata2 kasar :nangisgulinggulingan

  123. Hempas Arran husss?

  124. rizkiadiffa menulis:

    Ga sabar pengen baca kelanjutannya? Arran mulutnya lebih sadis dari Akira dah. Tapi kok ga bisa benci ya T-T

  125. Mulut Arran kaya cabe pedas amat???

  126. Ya ampun!!!!!
    Bang Aram mulutnya gc ada filter nya???….
    langsung ngomong ngak pakai mikir.Nah loh,Remi sampai nangis…..
    hiks…hiks…hiks
    jahat………..

  127. Bakalan susah si arran ngejar remi, rasakan ????

  128. Marabranto menulis:

    Mulutnya Arran bener2 minta disambel :ASAHPISAU2

  129. aloisejace menulis:

    Ŕrrrrraaann. Remuk tunjukkan pesonamu
    …..

  130. sitikhairnnisa menulis:

    Gk ada saring ya Ran?

  131. Kalo aku jadi remi disitu bakalan ambil pisau buat menguliti arran :DOR! :BANTING!
    Awas aja kalo ntr arean sampe jatuh cinta .. bakalan dikutuk oleh semua vitamins :blackbertengkar
    Moga aja ada yg suka ama remi biar arran punya saingan

  132. Mulutmu, harimaumu.. duh bang Arran, dijaga dong omongan nya… ???

  133. VictoriaAngels menulis:

    ikh Aaran mulutnya sering makan cabe rawit yaa, pedes mulu itu mulut :nangisgulinggulingan

  134. Yaa ampuuun arran mulut nya pedees bgt ih… nti tau rasa klo remi kabur :LARIDEMIHIDUP

  135. Duh arran…. Kata katanya kejam banget..
    Kasian remi….,pasti sakit hati banget itu..

  136. nts_natasya menulis:

    Tajam seperti silet ????

  137. Kadang bego ??

  138. IndahMarliana1 menulis:

    Keren?

  139. dewidcutez menulis:

    Arran dn mulut pedas nya,,
    Ckck
    Kasiaaan remiii,,
    Lnjuuuut,,
    Dtunggu yaa klanjutannyyyaaaaa

  140. kalo kata emak, kalo ngomongnya kasar terus entar mulutnya dicabein :CURIGAH :HUAHAHAHAHA

  141. Aduh Arran kayanya Remi akan benci kamu deh gara2 kata2 jahat mu itu :owlemosi

  142. NovemberSierra menulis:

    arraaannnn jahat bangett :GERAAH :LARIDEMIHIDUP

  143. YA ELAAH RAAAAN YA ELAAAAAH

  144. Sambel

  145. black_miaow menulis:

    Yaelah si arran mah….. gw doain semoga secepatnya remi jadi semok montok biar si arran mati kutu… sebeell

  146. oliphenamiss menulis:

    serius lho aku pas baca kata “murahan” nya sampe melotot cengo. arran tuh ya kalo ngomong coba deg ada saringannya gitu biar ga ngelukain hati seseorang ?

  147. wachiddatul menulis:

    Arrannnnnn.. Mulutmu nak :SEMANGATLEMBUR

  148. vitriindriani menulis:

    arran omongan nya pedes banget…
    kan kasian remi nya, yang sabar ya remi ya :beruraiairmata

  149. Aduhhh.. bang arran mulutnya lebih tajam dari pisau banget deh :KAGEET

  150. Queen_Justice menulis:

    Arraaaaaaannn…..YANG KAMU LAKUKAN ITU JAHAT…. :PATAHHATI :semangatyangmembara

  151. sitihaningsih menulis:

    :tepuk2tangan Mksh team PSA dh update.. :inlovebabe ih sombong bgt sih Arran it :tidakks!

  152. Arran jahat bgttt

  153. Amara Arlando menulis:

    Sekarang aja ngomong gitu, entar awas ya kalau nggak bisa jauh-jauh dari Remi. Baru tau rasa lu, Ran! :KISSYOU

  154. Hayuhh … Sukurin tuh Arran, semoga ja dengan kejadian itu remi jadi ada sedikit perlawanan sama Arran, jangab cuma nurut apa maunya tok :owlninja :semangatyangmembara unchh . tapi kasian tahu remi nya, gimana coba kalo kamu di rendahkan pasti ya sakit dan ga terima, cuss remi balas arran biar di bertekuk lutut d kakimu :meninblack

  155. Helena_stark menulis:

    Lah Arran ngomong nya bikin sakit hati banget sih :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP

  156. ely_siregar menulis:

    Apa yah yang disembunyikan Safed mengenai Remi??????Aduh ini si Arran kok mulutnya pedas amat yah…..kasuhan tuh Remi jadi sedih kan denger omongan nya Arran yang merendahkan Remi….. :PATAHHATI :MARAHNANGIS :dragonbaper :beruraiairmata

  157. blackwhitepanda menulis:

    Itu mulut apa ulekan sambel sih? Pedes amat?? Jangan sombong dulu deh. Nanti jdi kebalikan kamu yg bertekuk lutut sampe tiarap di bawah kaki remi rasain yaaa

    1. ratushayle menulis:

      hahahahahah

  158. luisanazaffya menulis:

    Arran Arran… mulutmu harimaumu

  159. anianiya32 menulis:

    how arrogant you’re arrran

    1. Arran, akira, aslan kl mau wanita ga perlu bertekuk lutut, mesti maksa dan arogan. Yaah tinggal pinter pinter nya ajah ambil hati remi lg…wkwkkw….lain dimulut lain dihati…towo arogan temuanya tama…tama tama mulut pedas dan gengsi tinggi…

  160. luisanazaffya menulis:

    Akira, Aslan, dan Arran. Semuanya jagoanku.

  161. Wah wah, kata2nya Arran sangat sangat mengesankan… Berharap suatu saat keadaan jd terbalik, Arranlah yg akan mengejar dan membujuk Remi agar mau menjadi miliknya seutuhnya… :CURIGAH

  162. Wiiih Arran jahat banget.. awas aja klu Arran bertekuk lutut sama Remi.. tapi tetap aja keren team PSA :beranilawansaya

  163. Kok sadiss yaa :LARIDEMIHIDUP

  164. Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma
    Mudahan Arran kena karma

  165. mpos arran ketahuan gibahin remi :v

  166. Astaga arran :DOR!

  167. :AKUGAKTERIMA kita liat nanti pas Arran ngemis ngemis cinta ke Remi :semangatyangmembara

    Kita tunggu aja :meninblack

  168. Kejenuhan banget omongan si Arran
    Gk bisa jauh dari Remi tau rasa Lo
    Jahat banget yak dikau hoho
    Thx kak udh update

  169. raraagustin menulis:

    Arran, Mulutmu :-@
    Kasian banget Remi
    Dasar lelaki kurang ajar Arran wkwk

  170. cinderellalove25 menulis:

    nah looooohhhhh REMi nya denger,,,,,, Aran jahat ih,,,,,???

  171. Remi jangan maafin mulutnya Arran…. Kalo perlu jadian sama Safed aja…. Biar Arran kapok……. Kzl

  172. AlsiMaerwaen menulis:

    Klo sipat aran pembenci dan pendendam bgt mah lawaaannn
    Jahaaatt bahh
    Benci saya

  173. Ow ow ada yg ketahuan :KENTUUT :CURIGAH

  174. sitydjuarya menulis:

    sadisnya kamu mas arran ??

  175. helminaria menulis:

    Ya ampun arran…mulutmu itu pedes n jahat banget sih :ASAHPISAU2
    Mudah2 arran kemakan sm omongannya sendiri,nanti bakalan dy yg bertekuk lutut n mencium kaki remi…aq menunggu saat itu terjadi :HUAHAHAHAHA

  176. Hwang risma menulis:

    Omo! Kasihan Remi ? padahal dia udh menahan perkataan2 kasar arran agar tidak masuk ke dalam hatinya, tapi sekarang dia ngpmong seperti itu di depannya langsung?

  177. Anothersidesofme menulis:

    Buahahhahaha arran bikin remi nangis…. langsung kena protes ama readers wkwkkwkwk. Makanya arran jadi cowok tuh jangan kebanyakan makan cabeeee…. pedes banget coba tuh kata2 wkwkkw

  178. Nuriyana15 menulis:

    Mulut mu arran gak berubah

  179. Arran awas kualat lo sama omonganmu,nanti km yg mebgejar ngejar remi, hati hati arran,,

  180. Arran lidahnya lancar banget..macem tukang obat.

  181. himeleshinset menulis:

    Ayoooo aran, udah jahat banget sama remi ??

  182. Chiharu_oktav menulis:

    Waduch ..
    Aran bodih

  183. Ya elah si darah panas
    Mulutnya kurang disambelin kali yah
    Sialan sekali si arran, remi kalo nanti arra udah bertekuk lutut jual mahal yah, yg mahal sekalian
    Biar kapok, bukan lagi nelen ludah tapi dahak

  184. Phoebe Izarre menulis:

    Arran ga bisa di filter ya ucapan mu? Inget loh entar karma, kamu sendiri yang ngejer ngejer Remi nanti?

  185. Mr. Arrogant, egoistic, sadistic, and unhumanly :semangatyangmembara Itu mulut kok bisa pedes amat yah :beranilawansaya

  186. Yah Arran brengsek bgt emang ?? Remi yg sabar ya, nak ??????

    Thor, sebenernya adegan terakhir itu klise bgt dan menurut gue kurang cocok sama karakter Arran yg pendengaran nya super tajem. Harusnya Arran udah denger dong si Remi dateng. Remi kan ngga jalannya biasa aja, ngga mengendap-ngendap. Lagian kalo Remi sengaja jalan pelan2, Arran punya pendengaran dan sense yg superior. Apa krn lg marah abis sama si Safeed sampe ilang fokus? Ah kalo cuma krn lg marah doang sampe ngga bisa denger Remi dateng, berarti Arran ngga sakti-sakti amat dong?

    1. Arran juga setengah manusia bukan superman, si macan kumbangnya bukan kemampuan supersonic. Kalo lagi mode manusia mah dia kayak manusia aja kayanya hihihi

  187. toplicious menulis:

    Arran cuma lagi kesel dia lagi musim kawin tapi gak ada pelampiasan :KETAWAJAHADD :KETAWAJAHADD

  188. Kalo ane yg jadi remi, bisa2 nangis terus gak ada abisnya. Tipikal cowok nyebelin yang kalo gue punya ulekan gue lempar juga ke muka tuh orang. Awas aja ya lu semoga remi gak mudah menerima Cinta lo nanti, biarin lo jomblo sampe bulukan, mampus loh hahaha. Astagfirullah, jadi khilaf gini :'(

  189. Arran ini… kalo udah ngomong mulutnya ngalah-ngalahin cabe rawit level 10 aja.
    Nanti kalo udah suka ama Remi baru nyahooo ntar kamu nya :DOR! :DOR!

  190. Diiyaninta menulis:

    Itu mulut Arran pedes bnget ya :semangatyangmembara

    Btw author PSA nge-cut nya pinter bnget ya bkin penasaran puoll :tidakks! :BANTING!

  191. gabygabriella999 menulis:

    Araan yaaa.. mulutnya itu loh.. pedes kek ibu ibu nyinyir .. kasian kan Reminya… :bebekmikirkeras ė

  192. Wah arran mulutnya kek cabecabean yaaaaa pedes banget

  193. Nanad_rath menulis:

    Arraaaannn mulutmu ituloh :DOR! :DOR!
    Gk bsa skli-kli ngomong yg manis2 kek ini ngomongnya pdes muluuuuuu :dragonbaper :dragonbaper
    Ntar udg jatcin sma remi bru tahu rasaaa :kehilangan :kehilangan

  194. pinkylatte menulis:

    Yah ampun.. Arran ini kasar bgt sih sm remi

  195. Arran mulutnya musti dicuci dulu nihh jahat amat sm remi :PEDIHH

  196. Arranmulutnya nusfu dicuci dulu nihh pke l*st*rine :PEDIHH

  197. Arran kalau gini terus mulutmu, bisa2 safed jadi dapetin remi lhoo.. ?

  198. AbelJessica menulis:

    It’s okay Arran. Saya juga klu lagi PMS sering kalap kok ??

  199. Arraaaann, pedes banget tu mulut.. :semangatyangmembara :superhero :tidakks!

  200. PepperePep menulis:

    Bang arran jahat. Ngomongnya pedes banget. Kalau remi diambil orang baru tahu rasa :SEMANGATLEMBUR :eeiiiii :owlemosi :owlkeren

  201. Chisbiya Umi Latifa menulis:

    arran kata-katanya pedes amat…. kasihan reminya
    kena karma baru tau rasa..

  202. galianugraha menulis:

    yah…mas macan kumbang kok sadis bangett, yach!!
    jgn terlalu sadis…mas, nanti jatuh cinta beneran lho!!!

  203. Riyanti Widiastuti menulis:

    Perkataan Arran menyakitkan :corettanahsuram
    Tenang Remi bantai Arran :ketawaalapenjahat
    #Loh

  204. Yuuna_Grey menulis:

    Mulut mu harimau mu Arran.. :ASAHPISAU2
    Liat aja entar kamu yg bakalan bertekuk lutut pada Remi :CURIGAH

  205. Informasi yang ngga di-share sama Safed tentang ramalan itu, jangan-jangan Remi harus mengorbankan nyawanya untuk klan pengubah wujud biar ngga musnah dari peradaban :ragunih

  206. Allana Bianca veshya menulis:

    Omaygad arran..
    Gag bza lebih pdes lagii kah??
    Kasian taw remi..

  207. wih awas karma lho arran, karma lebih mengerikan dari apapun

  208. Duhhh nyesek banget, arran kalau ngomong emg gx pernah di saring dulu. Itu mulut apa cabe bg pedes banget kata2 yg lo keluarin

  209. Oh semua krn musim kawin wkkwkwk, Arran frustasi krn ga bisa”nyerang” remi makanya sadis begitu ngomongnya eh malah ntar Reminya ngejauh makin susah nanti
    semangatin Arran deh sama usahanya nanti klo udh beneran suka tapi Reminya menjauh

  210. dheanggraeni menulis:

    si Arran ngga ada manis manisnya kalo ngomong ya. awas aja kemakan omongan sendiri ntar :LARIDEMIHIDUP

  211. Mulutmu harimaumu Arran. *eh, arran macan kumbang, bukan harimau. Pantes super pedes ngomongnya. ?

    Eh, berarti si safed bisa jd macan kumbang juga yak. Ah tapi, kalo peperangan lawan Arran, harusnya Arran yang menang lah, kan safed udah tua. Hahaha anjay. ?

    Arran kalo lg marah sama safed sampe gitu ya, kehilangan kemampuan super hearing-nya. ?

    Aaahhh, akhirnya bisa baca bebeb Arran jughaaaa…. ?
    Thank you kakak2. Muach. ?

  212. Kejaaammmmm :DOR!

  213. iriienfadiliah menulis:

    Tetep yee pedes mulutnyaa

  214. mulutmu arran…kayak cabe kampong,pedessse

  215. Jahatnya arran :ngambeknih

  216. Sialan Arran dan mulut sadisnya ?

  217. yuliantisiti menulis:

    Kalo udh ga bs lepas kesemsem ama Remi baru tau rasa haha :owlsuperhappy

  218. regitarmdhn menulis:

    Mulutnya arran minta di slepet pake karet :bebekngintipdendam
    Jahat banget arran ?? blm aja nanti jadi memuja2 remi ?? :HUAHAHAHAHA

  219. Duh arran gengsi nya gede banget :KETAWAJAHADD Benci dan cinta itu beda tipis banget arran hati hati aja :HULAHULA

  220. Tks ya kak udh update. Mulutny arran ni mank pdas bgt n ketus. Kcian d sama remi. Gmna ya reaksi remi stlh mendengar itu semua

  221. Lemes banget sih mulutnya bang arran nyaingin bang letnan paris deh :owlemosi

  222. hanasakuraaprilia menulis:

    Arran dan kata-kata tajamnya.pasti ujung-ujungnya arran bakal nyesel deh dah ngomong kayak gitu

  223. arran mulutnya pedes banget deh ah -_-

  224. yuanitapradana menulis:

    Wah arran kmu di serbu tu ..

  225. lailinpurnasari menulis:

    Arran jahat ih

  226. Arran kebiasaan mulutnya pedes banget ? menjauh deh tuh ntar si Remi huhu

  227. Arran ko mulutnya kaya comberan ya, gemes jadinya :PANDAELUS

  228. Araaan ini…bener bener. :PATAHHATI
    Gemes deh :ASAHPISAU2

  229. Hahahaha Arran lagi pms? Eh, lebih parah lg deh kayaknya :HUAHAHAHAHA
    Remi yg tabah ini hanya ujian :blackpukpuk

  230. Zasuryakha85 menulis:

    Dududududu… Bang arran… Tahan diri tahan lidah juga dong!! :(

  231. Arran, karma lagi otw ke kamu loh yang bentar lagi pasti suka sama siremi :KETAWAJAHADD

  232. nanhariyana menulis:

    Arran gengsinya gede sih. banyak membual. wakkakka
    kalo ada Remi suka jaim dan jual mahal. ngolok2 seakan ga butuh kalo bukan buat kepentingan klan.
    pahadal kalo malem tersiksa tuh pengen nyentuh :beranilawansaya :beranilawansaya :beranilawansaya :beranilawansaya

  233. nielangelin menulis:

    aran ya mulutnya minta di kecup banget. kasian remi :'(

  234. sriwidayati2 menulis:

    kasian remi……..

  235. Nahloohh arran…anak orang diapain tuh :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP

  236. Arran kalo ngomong gk prnh mikir perasaan org lain. Pedas amat tu mulut, kasihan kan Remi :GAPAPAKOK

  237. Arran judes banget sih
    Jatuh Cinta sukurin nanti

  238. Tetep y kata2nya Arran pedes bgt… :CUBITPIPI
    Tapi liat leher Remi aja … Bisa tergoda… :KETAWAJAHADD

  239. Silviekim017 menulis:

    Arran…. apa yang kamu katakan itu kejam.
    :ASAHPISAU2 :PEDIHH

  240. AnggiSyafita menulis:

    Sabar yaa remiii aran memang gitu kok

  241. mulutnya Arran minta dilem pakai lem G :ASAHPISAU2

  242. Haduh bang Arran mulutnya lemes bener ya, minta di gigit tuh :ASAHPISAU2

  243. sitinurlaelawatin menulis:

    :YUHUIII :memikirkanrencana lihat saja sebentar lagi kamu yang akan bertekuk lutut mengharap cinta Remi,Arran… :KETAWAJAHADD :dragonngakak

  244. monikatheana menulis:

    arran sadesssssssss

  245. Mulut bang Arran itu loh harus di jaga :CUBITPIPI pedasss sadisss kan kasian Remi :GAPAPAKOK Arrab jahaaat nanti kena karma

  246. Kata-kata Arran kejam banget…..

  247. febryyy_cantik menulis:

    Duh arran mulutnya….

  248. Gemas sekali dengan cerita ini. Alurnya sangat lambat hingga terkesan tidak ada kemajuan signifikan dalam ceritanya.
    Tetap ditunggu setiap update-nya. Terima kasih Team PSA. Fighting!

  249. kata katanya kejam

  250. FitriErmawati menulis:

    :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI

  251. ya ampun Arran, itu mulut kurang kursus yah?? makin sadis ajj kalo ngomong,, :DOR! :DOR!

  252. arran ini tnggal nunggu karma aja hihi
    sombbhoong bgt jd macan ih tu mulut mnta di cabe.
    pantes dia udah aneh dr rumah sakit pas yg remi mw pulng it ternyta ei
    inpo apa yaa kira2 yg msh disembunyiin ma safed soal remi ad hbunganny kah ma arran atw semacamnya? mudh2an gaak ya
    pnasarn ei gk bisa bayangn safed it kaya apa setua apa haha apa setua opungku kaah lbh safed pastiny wkwkwk

  253. ririsrisnawati menulis:

    Arran tega….

  254. Sakitt banget jadi Remii, nyesel lo arran nanti udh ngomong kejam banget. Yang sabar remii .. :PEDIHH

  255. HerliyaniDarson menulis:

    Kalau sampai remi jatuh cinta sama arran yang udah ngomong dengan tidak berperasaan seperti itu, berarti remi memang perempuan murahan,.. please jangan cinta sama arra remi :PATAHHATI

  256. Kenapa sih tokoh pria nya sadis2 semua ya di awal? Hanya Azhura yg beda.. wkwkwkwk… tp gpp deh sadis di awal yang penting akhirnya jd cinta mati sama perempuannya…

  257. mulutnya Arran kayaknya udah blong remnya…g bisa gtu d alusin dkit pke amplassss…
    makin ksni makin greget…pgen nyubit pipinya (?) Arran…?

  258. ReniPuji_14 menulis:

    Arran omonganmu sungguh kejam..

  259. Gilak lu ran..

  260. Arrange jahat,, mulut nya habis makan bon cabe ya,, sumpah kesel banget.. Udah jelas nanti omongannya berbalik ke dia sendiri, dia yg bakal mencium kaki remi.. Semoga Ada tokoh laki2 me 2 yg menyukai remi :semangatyangmembara

  261. Lidiaamanda menulis:

    Mulut arran udah kayak cabe kriting ?

  262. :NGEBETT :inlovebabe :tidakks!

  263. warihikawurry menulis:

    Arran sadis banget mulutnya ??
    Entar klepek klepek sama Remi tau rasa looh ???

  264. Ihh arran mulutnya pedes gitu ya. Kan kasian remi??

  265. Istiqomah27 menulis:

    Arran mulutnya pedes banget ?

  266. loladiaz amaral menulis:

    Pedes kali mulut arran,kasihan remi?

  267. KIT ATI BRUHH DIBILANG BEGONOH :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI

  268. Nyesek bangt kata kata Arran …. kalau jadi Remi nih udah tertutuplah hatiku untuk kedepannya

  269. Mulutnya Arran minta disambelin ya :KETAWAJAHADD :DOR!

  270. Fadila safitri menulis:

    Itu mulutnya Arran hbs dimakanin brp kilo sambel?

  271. Omongan arran pedes bener.
    Baru nelen cabe 1 klo kali ych, makanya pagi” udah pedes omongannya.

  272. :ASAHPISAU2 apa yg tadi kau bilang arran?? Sungguh menghina wanita :SEMANGATLEMBUR

  273. Park Heeni menulis:

    Duh si Arran minta di sumbat nih mulutnya :ketawaalapenjahat :semangatyangmembara

  274. Arran jahat deh :DOR! :LARIDEMIHIDUP

  275. bener bener si arran ,awas aja sampe kelepek klepek sm remi

  276. GeminiYokina-chan menulis:

    Arran elu enaknya mau di apakan ya? :beranilawansaya :ASAHPISAU2

    Aku tau tingkat ke-tsundere-an mu tdk bisa di obati lagi~ tapi ucapanmu itu buat aku pengen mukul elu :PANDAELUS

  277. Si Aran emang sialan, mulutnya pedes bgt kaya cengek jablay

  278. omongan arran malah jadi berbalik loh namti

  279. sin_asamanis menulis:

    benci sama arrannn…..!!!! :owlemosi

  280. lely081338209788 menulis:

    Aran mulut lho harus digosok ya pake batu sumpah pedes banget kala ama mulut emak2 kontrakan??

  281. Ranny Septiani menulis:

    Arran mulutnya udh kaya silet aja tajem banget.. kasian kan remi nya..
    Ntar ntar nyesel loh baru tau rasa

  282. SitiIsmaya menulis:

    pedes banget mulutnya arran

  283. Evhaa.Winda menulis:

    Kata2 arran kejam bgt tp itu kyk nunjukin rasa posesif nya dy ke remi :nangisgulinggulingan ah arran blm mau mengakui aja nih kalo dy mau milikin remi :tepuk2tangan

  284. RahmatulHusna3 menulis:

    Arran tuh yang kurang mendapatkan kasih sayang….pedes bener tu mulut…. :owlemosi :owlberbinar

  285. Sadisssnyaaaaaaa mulut arran… Ckckck perlu di rukiyah tuh mulut kayaknya wakaka rukiyah pake cintaaaa. Ups :ngetawain
    Apa jangan2 itu sadis berasal dr efek semalam suntuk arran Menahan diri ya? Hahaha
    Cj ngakak parah pas arran sendirian dikamar dan ada kalimat ttg pertengahan musim panas bla bla bla
    Cj langsung mikir ” bahhhh… Mating season nih kayaknya! Mating season macan kumbang!!!!” :HUAHAHAHAHA
    Eh ternyata pas yerev dan haifa datang benar sudah dugaan CJ, musim kawinnya para tetuaaaa :NGAKAK
    Puas banget ngetawain arran yang harus menahan diri liat tengkuk remijeiiii kwkwkwkw
    Tapi beneran deh itu gimana perasaan remi pas denger hinaan arran begitu ya, kalau cj sih udh ngambek parah dan ga mw kenal arran lagi kwkwk :DORONG
    masih banyak sekali misteri di kisah ini, ga sabar baca lanjutannyaaaa
    Semangat nulis kak au, ditunggu terus karyanya
    Terimakasih sudah aplod
    :KISSYOU

  286. azkiayulla menulis:

    Arran.. mulutmu harimau mu… :DOR! aku bkl jd org pertama yg tertawa jika pada saat nya nanti kamu menjilat ludahmu sendiri.. bknnya Remi yg bertekuk lutut melainkan kamu,Arran..
    Camkan itu… :DOR!

    Remi.. km harus bisa jaga diri..kamu kuat,km bisa menghadapi Arran yg arogan… :semangatyangmembara

    Ternyata Safed doyannya daun muda?! :KAGEET .. ya ampun,aku jd takut..semoga Remi ttp aman d antara Safed dan Arran… :LARIDEMIHIDUP

    Nah loh,Remi..udh dgr Kn betapa arogannya Arran c macan kumbang. Kucing besar yg haus belaian..#ini sebutanku khusus untuk arran :KETAWAJAHADD
    So,be strong..be strong now… :semangatyangmembara :superhero

    D tunggu next partnya,kak… :MAWARR :byesampaijumpa

  287. wiwinagungs menulis:

    ayooo remi jadi wanita tangguh, kuat, yg cantik menawan dan gak murahan :ternyatahulk . buktikan ke arran songong itu kalok nantinya bukan lo yg ngemis2 di kaki dia. tapi dia yg ngemis2 di kaki lo :superhero
    pengen peluk remi :beruraiairmata

  288. jaypark076 menulis:

    Mulutnya Arran rasa cabe, pedes bener!!! :semangatyangmembara

  289. Jangan kasar” knpa bang ?

  290. Arran kalo ngomong suka nusuk sampai ke hati :bebekmakanmie

  291. Araan jaat ah…
    Ngomong nya kasar bet dehh…

  292. Hadewwwwww… Arran kejam amat jadi cowo, kesian Remi. Serigala berbulu domba nich kayaknya. :CURIGAH

  293. sakurahaibara menulis:

    Astagaa arran jahat banget itu mulutnya yaampunnnn

  294. Mirandafebriani menulis:

    Pengen lempaar daah

  295. wijayanthileen menulis:

    Abang arran lagi puasa lho, ngga boleh gitu :LARIDEMIHIDUP

  296. Ayhuu Djalilu menulis:

    Remi kamu harus lawan tuh si Arran.. kamu juat klan yg kuat, jangan selalu pengen dihina2 ole Arran…

  297. Si arran emg cocok dah di blng mulut cabe ???

  298. love_haikal menulis:

    Arran pasti kena karma cinta.. liat aja nanti dia yg akan bertekuk lutut sama Remi

  299. aleanadark menulis:

    Boleh saya ngakak dulu ngetawain arran? :dragonngakak saya punya pemikiran gini, mungkin arran rada sensian itu karna malam tadi waktunya musim kawin :KETAWAJAHADD dan arran ini kurang belaian :HUAHAHAHAHA :HUAHAHAHAHA padahal malam pas musim kawin hampir aja kan khilaf nerkam remi :CURIGAH duhh si macan kumbang ini :HUAHAHAHAHA semoga situ repot dengan remi yg ngambek denger omongan situ :semangatyangmembara

    Pak safed apa lagi sih yg di sembunyikan :ragunih kan saya penasaran :gulungguling

    Makasih posting an nya :inlovebabe :NGEBETT

  300. KhairaAlfia menulis:

    Arran mulutnya minta digiling banget ya,,
    Pedes banget sih!!

  301. ificanliveforever menulis:

    Arran liat aja kalo dia udh jatuh cinta sama remi hmm dia deh yg tergila2 sama remi :BAAAAAA

  302. Rizky Fitri menulis:

    Yah arran ????

  303. Narnia_Kim menulis:

    knp arran membenci kaum wanita sehingga sgt merendahkan remi bahkan haifa???
    apa informasi penting yg disembunyikan safed dari arran??? apa berkaitan dgn ramalan dan remi??? :dragonmikirdulu
    mulut arran tu pedas dan berbisa bgt ya, sadis bener ngomongnya ttg remi :supershock ntar kena karma loh arran, situ jdnya yg berlutut di kaki remi..kalo itu kejadian, ngakak parah deh nanti :cubitnakal :beranilawansaya
    remi yg sabar2 ya menanti arran berlutut di kakimu…ada aku kok yg jd pendukungmu

    terima kasih bt updatenya, tetap semangat dan selalu sehat Tim Saira Akira :sopan :tebarbunga

  304. Cellacecilliya menulis:

    Mangkanya Arran. Kalo punya mulut tuh jangan pedes pedes.
    Tuh dapet akibatnya kan
    Lagian bukan nya pendengaran Arran tajam ya? Kok gabisa denger satangnya Remi?

  305. diniariyani menulis:

    Iiih..si Arran nih mulutnya pedes banget yaa..

  306. Cellacecilliya menulis:

    Roman roman nya kalo si Arran udah memberikan tanda kepemilikan nya ke Remi bakal kaya Aslan deh nih. Dikurung terus Reminya. Apalagi kalo lagi kaya gini musim kawin :HUAHAHAHAHA

  307. Ngomongnya gampang bisa naklukin Remi, padahal semalem siapa yg tergoda smp jalan ke arah ranjang Remi hayoo?? :KETAWAJAHADD :CUBITPIPI

  308. Bikin susah tuh arran nya. Enak aja bicara seenaknya tentang remi. :DOR!

    Remi, hati-hati ya. Inget pesan kakak yang satu ini. Jangan mau dideketin dama Arran, biarin aja dia sengsara dengan egonya sendiri. Inget ya remi :blackkenyang

  309. aminemajah menulis:

    Arran mulutnya kok jahat banget sih? Awas loh, nanti kamu bertekuk lutut sama Remi

  310. sophiecelia menulis:

    Rasa nya pengen di olek-olek mulut nya Arran pakai cabe :LARIDEMIHIDUP

    Thanks PSA :tepuk2tangan

  311. kuniasnopi menulis:

    Aaasseeeeemmm…. Arran bener2 aseemm

  312. itu mulut kok minta dicium banget sih bang arran….
    ???????

  313. SeraYukiko menulis:

    Mulutnya Arran minta di cium… :dragonmintacium dasar macan kumbang arogan, kenapa di saat harusnya telinganya nangkep gerak dan suara langkah remi, :bebekngintipdendam dia malah gak tahu remi dateng, duh panjang deh nanti urusan bang… :panikhati aku cuma bisa berharap yang terbaik buat abang yah.. :owlmalumalu

  314. anjirrr emang si arran ini.

  315. FarhanaBalfas menulis:

    Duuuh arran mulutnya tajem kaya piso ?

  316. Memang kalo si jantan lagi musim kawin emang ganas banget, hati2 ya remi haha :HUAHAHAHAHA

  317. Mas tolong ya mas mulut nya mas :supershock

  318. Choco_cone31 menulis:

    Remiii.. sinj sama bang akira ajaaah yaaa..

  319. kasian remi
    arran mulutnya nyinyir bgt dah..hihi

  320. balidwinanti menulis:

    Siapa ibu’a remi ya ?? Apa jangan² ibu’a remi itu kekasih safed ?? Jadiiiii….remi anak safed ??

  321. Masih penasaran sama asal usul remi pasti remi bukan anak kandung ibunya itu ?
    Ya ampun arran itu kata2nya pedes bgt, kualat baru tahu anda

  322. Eh kok arran gak bisa dengar langkahnya remi?? Heeemmm….

  323. Tuh kan…si Arran mah sih omongannya jahat bgt :BANTING!

  324. jvevangelistas menulis:

    ???

  325. jvevangelistas menulis:

    Suka jahat mulutnya ..

  326. jvevangelistas menulis:

    Kepo ma asal usulnya Remi >○<

  327. jvevangelistas menulis:

    Btw nice part ?

  328. Mulutnya arran parah bgt duh, kasian Remi. Authorr Remi dibikin deket ama Yerev atau yg lain gitu, biar Arran cemburu. Biar dia dapet karma, sok2an ngerendahin Remi, ntr kena karma looh. Arran nya itu loh kata2nya pedes, ibu tiri lewaat mah :LARIDEMIHIDUP :PATAHHATI

  329. Thankyou btw buat Team PSA! WOA paling ditunggu hihi, msih bnyk misteri & kepo bgt ama scene romance nya gimana, apalgi Remi denger “nyablak” nya si Arran. Gak sabar bsk Minggu hihii semoga partnya panjang ya *banyak mau* :tepuk2tangan :panikhati :sopan

  330. Misslenanur menulis:

    Arran , kamu tuh JA-HAT!!!!
    :blackkutukan

  331. :CURIGAH :cintakamumuach

  332. Asrafnurana menulis:

    woyy broo… Arran… etdahhh, elue kagak bisa denger kalo Remi dah sampek perpus. ahh eluee. semalem aja napas Remi kedengeran masak ini kagak. Kalo ane jadi Remi, dah retak hati ane mas Arran. :LARIDEMIHIDUP

  333. Arran kan nakal sih???. Remi??????. SERRRRRUUUUU SANGAAAAAAAT KAKAAAAAK????.

  334. kejamnya kata2 arran :(

  335. Arran ih mulutnya kayak minta dibungkam banget wkwk

  336. Sarie Cang Henecia menulis:

    arran mahh gituu… selalu kyak cabe.. pesesss

  337. Sarie Cang Henecia menulis:

    awas nanti klo dah cinta…. ditinggal pergi.. kualat kamu arran…

  338. Sarie Cang Henecia menulis:

    remi g usah nangis.. nnti authornya baik koq…

  339. Sarie Cang Henecia menulis:

    remi g usah nangis.. nanti authornya baik koq…

  340. Awas tiati nanti jatuh cinta loh :ngambeknih

  341. ernasari703 menulis:

    Aram ih mulutnya bikin greget aja deh
    Tar jatuh cinta ma remi baru tau rasa lo ya?

  342. Mulutnya si Arran pedesnya ngalah”in cabe sekilo ? jadi pengen jadiin dia sambel ??

  343. ya Allah! mulutnyaa!!! :ASAHPISAU2 itu mulut minta ditabok apa dicium hah?? gregetan banget guaa!! -_-

  344. Dhek arran yg cakep, karma itu ada lhow?

  345. Scaroline07_ menulis:

    Sumpah tuh mulut pedes baner :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP Cinte bianga aja kali bang :PATAHHATI :PATAHHATI

  346. meedaehoney menulis:

    Buset kejem amat bang, inget karma bang, pedes amat ngomongnya elaaah :CUBITPIPI
    Ntar kalo elu yang jatuh cinta duluan tapi Remi nya nggak mau baru tau rasa deh :tepuk2tangan

  347. febby andriani menulis:

    Musim kawin hahah ?
    Mulutnya arran pengen di jotos deh ??

  348. Arran itu mulut belum pernah di lip therapy pake plester kali ya… Jdnya blm cantik :cubitnakal

  349. Minta di sentil emang mulut Arran :BANTING!

  350. ovinsabilla menulis:

    Gayaa bgt arran. Gua tampol lu yaa. Awas ajaa lu yaa. Ciiahhh

  351. LilyRosalina9 menulis:

    Bang Arran ku doa’in kualat ya…. :PATAHHATI
    Remi pasti marah atau bersikap dingin atau nantang.. jangan nangis dan berlari pergi Rem, Tunjukin kalau km gadis yg kuat dan punya harga diri
    wkwkw :meninblack

  352. LilyRosalina9 menulis:

    Aaran ngomongnya itu mulut apa cabe… pedes amat

    Sini Remi cup..cup dulu
    Rada emosi ya baca part ini,, tapi ttp seru kok ini bakal jadi awal hubungan mereka hahaha..
    Semangat TIM PSA :owlberbinar

  353. Litaasha10 menulis:

    lo yang bakal jatuh berlutut arran! -_-

  354. adjanijani menulis:

    Arran keterlaluan :ASAHPISAU2

  355. Vionakeith menulis:

    Cciiee araann cieee napa ga terjang aja sih semalem wkwkkw .. Safed suka y sm remi???? Sikap arran lbh ky jgain miliknya ha6… Duhh remiii sedih bngt tuh denger arran ngatain dia ank miskin bla bla bla…

  356. Hm… yakin bang, si Remi yang bakal bertekuk lutut? Atau jangan-jangan nanti malah bang Arran yang gak kuat dan malah kasih tanda kepemilikan ke Remi ? cowok mah gituuuuuu ahahaha :dragonhihihi

  357. Arran.. itu mulut kok pedes banget sih?
    Situ cewek apa cowok? Jangan2 cewek jadi2an?

  358. munawarah926 menulis:

    Arran sombong bgt
    Pdahal dy yg mw jadiin remi miliknya
    Gk rela safed rebut remi
    Mulutnya mnt dtabok
    Sakit hati bgt remi tuh

  359. theresianeti menulis:

    Arran koq jahat gitu sih sama Remi,, kasian donk … :PATAHHATI

  360. Tapi sumpah sih. ARRAN ITU EMNG SUPER NYEBELIN BGT GILAK!! :semangatyangmembara mulutnya gak disaring sama sekali ??
    Dia tuh lebih mirip host acara2 gosip kak dari pada sebagai tetua klan yg dihormati. Curiga adeknya Ve*y R**se nih sama2 nyelekit sih omongannya. Setajam silet!! Wakakak ?
    Sukurin biar aja Remi marah terus jauh2 Arran. Biar tau rasa!!

  361. ArinaRisaDewi menulis:

    Dasar Arran Kampret….gk pernah sedap klo ngomong…mau dipaksa makan micin aja si Arran ini :DOR!

  362. Masih penasaran sama asal usulnya remi, jangan2 ibunya itu bukan ibu kandungnya remi :ragunih

    Ih arran mulut apa cabe sih ampe ngomong gtu ckckck kalau kualat baru tahu dia :SEMANGATLEMBUR :ASAHPISAU2 :KETAWAJAHADD

  363. Bagusx mulutx arran tu dicabeiin aja… tega bener… hiks hiks kasian remi… sabar ya remi sayang suatu saat bukan kamu yg bertekuk lutut tapi arran yg bakal bertekuk lutut…

  364. elvira naina13 menulis:

    Arran udah keterlaluan banget,emang remi serendah itu apa

  365. Hadeuhhh bang arran minta diunyel unyel beneran nih,kasihan remi kan
    Ditunggu next part ya

  366. Irey_Kiara menulis:

    Wkwkwk, mulut Arran kok keren banget ya? Jadi pengen ngegampar dia deh :semangatyangmembara

  367. oh ya, Arran, bicaralah sesukamu. kita lihat, berapa lama kau mampu memenuhi ucapanmu itu ????

  368. mithaprtwi menulis:

    Meh. Si arran munak banget sih -_-

  369. Sini Arran, mulutmu tak ulek2, jadiin sambel rujak :owlemosi :semangatyangmembara

  370. RientaniaIntan menulis:

    Arran keterlaluan.. pedes banget ngomongnya…

  371. Mulutnya arran aigoo. Suka sama remi tau rasa loh

  372. Arran ngomongnya ceplas-ceplos tanpa disaring…

  373. Rendah amat arran mandang remi :ngambeknih
    Remi. Tar low dah hebat babat aja si arran…plus buat dia klepek2.. :superhero

  374. Arang sombong bet :PATAHHATI

  375. Whoaaa Arran. That was hurt

  376. wkwwkk sotoy and kepedean amat ya si arran.. emang dia pernah jadi gadis miskin yg kurang kasih sayang ?

  377. Duch Arran…. mulutnya….
    Blm aja klepek2 kaya Jendral Akira ke Asia. ASLAN ke Mischa. Shen king ke Aiko. Kafi (savas) ke katyana.
    Belom Ran… Belom…
    Kl udah … tamat idup lo Ran…

  378. hih, babang Arran, that’s hurt

  379. Jleb bnget

  380. indah_stephanie menulis:

    Itu mulutnya Arran setiap kali terbuka gk pernah ngeluarin kata2 yg baik yaa.. hufhhh ?
    Makan hati aku mah kalo jadi si Remi..

  381. :KETAWAJAHADD :KETAWAJAHADD

  382. juliananggraini menulis:

    Mulut mu harimaumu jangan sampe kata* yg terlontar, nanti justru balik nyerang kamu arran :bebekngintipdendam

  383. andhikafaizar menulis:

    Arran knp km melukai hatinya remi lagi sich..
    Mulutnya arran nich mmg minta d lakan aja X ya.. Biar gak melukai hatinya remi trs..
    Kasihan Bgt kau remi..

  384. arimbieMey menulis:

    ampun deh tuh arran mulutnya pengen gw sumpel ajja pake sempak, cwo si nyinyir bener ihh

  385. Mulut arran itu ya ampun butuh berkilo2 sabun untuk membersihkan nya, kejem banget sih km arran, kayanya kelemahan arran ada di situ

  386. Wahhh remi hati hati sama arran ntar digigit lohhh :LARIDEMIHIDUP

    Masa masa yg paling sulit , musim kawin :bebekcemas
    Harusss jauh jauhin remi tiap malam biar ga ngamuk macan kumbangnya :bebekcemas

  387. Iiiiii greged astaga. Authornya bisa bgt si;(

  388. Safed kok kayanya syg deh sama remi jgn2 Anaknya lg wkwkwk, Arran mulutnya difilter kek kesian remi :semangatyangmembara :semangatyangmembara :beruraiairmata :beruraiairmata :beruraiairmata :beruraiairmata

  389. Amelia syhab menulis:

    Sombong si arran jatuh cinta ke Remi baru nyaho lo :LARIDEMIHIDUP

  390. naira222144 menulis:

    Arran mah mulutnya parah banget yaa ?? sering banget ngomong nyakitin hati

  391. Ayo Remi, tunjukkan pesonamu. Buat Arran tunduk di kakimu..

  392. Si Arran kali ngomong pedes banget…
    Awas karma, ntar suka lhooo?!!!

  393. arran pedes amatt kata kata ea nanti suka lohhh sama remi klou remi ea ga mau karna inget kata kata arran gimana uhhhh

  394. VeraTanureza menulis:

    Minta di sambelin tu mulut arran, kasar banget omongan nyo :PEDIHH

  395. awas arran. Karma berlaku.

  396. Mas mas tolong di jaga mulutnya itu blum prnah di jepit di pintu ya mulutnya itu :CUBITPIPI :semangatyangmembara
    Arran yg u lakukan itu JAHAT

  397. Rahasia apa yang disimpan safed? Eemh mencurigakan :MAWARR

  398. Dina Karlina menulis:

    Uhh bang arran jahat amet ihh :DOR!
    Gua do’a in dah bang spya luu jatuh hati ama remi :HUAHAHAHAHA ntar liat aja bang :dragonmuach

  399. Sthefaany91 menulis:

    Aran!!!! Kesel!! Mau marah!!! Mau mukul tapi kalau cinta gimana? Bisa apa? :KAGEET :CURIGAH :gulung2 :ragunih :LOONCAT

  400. Sthefaany91 menulis:

    Sebel kalau mau paket emoticon tuh, pengen nya yang ini, ekspresinya sesuai dengan komentar tapi harapan sudah harapan, kenyataan nya gak sesuai, ini jempol saya yang kegedean atau emoticon nya yang kekecilan? Mau pasang emoticon sedih takut nyasar kesebelahnya atau parahnya dapet emot yang jauh dari emot sedih

  401. Graaaahhh… Arrraaaaannn… Minta ditabok banget sih mulutnyaaaaaa….
    :ASAHPISAU2

  402. mysweetesthoney menulis:

    Aran keterlaluan?, ntar cinta mati lohhhh baru tau rasa ?

  403. Arram ya ampuuun jahattttnyaaaaaaaaa ihh

  404. putri adiela menulis:

    Seneng banget tautau si remi udh sakit hati, arran cinta mati. Bye ran bye

  405. PrivateReaders menulis:

    iish… arran mulutnya kagak pernah disekolahin ya.. jahat amat sih omongan nya… ati2 loooo, ntar jatuh cinta repot looo….. :KECEWAHATI

  406. islamiyahsilih menulis:

    :PEDIHH :anakayamnangis :PATAHHATI

  407. :KETAWAJAHADD

  408. mampuss remi ngedenger..itu mulut dikasih cabe apa..pedes amat :CURIGAH

  409. Sumpah arran jahat banget…nae aja yg baca sampai mau nangis apa lagi remi.

    Duh remi yg sabar iya…please nanti ketika arran sudh sadr klo dia suka sm km jgn lngsng diterima. Please please please. Biar dia berjuang keras buat dapetin km.

    Makasih team psa
    Hwaiting iya

  410. SieraEllaFirdausha menulis:

    Baaahhh, Arran keknya perpaduan antara Letnan Paris dan Jenderal Akira. Kasar dan bermulut pedas.

  411. Eiyyy Aran jahat banget.hati2 nanti bisa jatuh cinta sedalam2nya

  412. DesiYulianingsih menulis:

    Awas ucapan mu arran mlah brbalik k km

  413. tatameetha menulis:

    Arran…yang kamu lakukan ke remi itu jahaaaattt :KECEWAHATI
    Mulutnya arran minta dicabein kayanya, kejam banget itu omongannya :LARIDEMIHIDUP

  414. Ihh teganya arran :((

  415. arran dan perkataanya….
    Terima kasih kak sudah update semangattt!! :)

  416. Arran mulutnya cabein juga nih

  417. AyukWulandari2 menulis:

    :ASAHPISAU2 itu mulutnya pedes banget bang

  418. ingat Arran, karma itu berlaku :KETAWAJAHADD hohoho

  419. MellaVictoryAri08 menulis:

    Dasar mulut cabe, brapa kilo bang yang udah lu makan pedes battsss
    :semangatyangmembara

  420. Arran mulutnya kalah kalah cabe dah :ASAHPISAU2 :DORONG

  421. OrryelNarsa menulis:

    Wkwkwk dasar si mulut perempuan!!
    Pingin ku tabok mulutnya Arran biar gak lagi ngoceh seenaknya.
    Ya amponn kasian Remi, aku aja nyesek abis..
    Yukk tampar berjamaah si Arran.. :HUAHAHAHAHA

  422. Mulutnya arran ihh :semangatyangmembara :owlemosi :LARIDEMIHIDUP

  423. kanidafauziah menulis:

    Why do u do this to me? :TERHARUBIRU :PATAHHATI :PEDIHH

  424. Si arran mulutnya kasar banget dah, liat aja nnt pas suka sama remi baru tau rasa :semangatyangmembara

  425. indahmeliana menulis:

    Kasihan remi… Arran jahat bngt… :NABRAKKACA :KAGEET

  426. :anakayamnangis Arran Jahat ih. Awas loh malah suka nanti

  427. uswatunisa menulis:

    Aran jahat banget -_-

  428. VelyciaTerista menulis:

    Arran jahat bgt sih mulutnya. Minta dicabein!!!! :semangatyangmembara

  429. Skylight_17 menulis:

    Ka Remi sayang, jangan cedihhh, sini aku peyukkk hihihi~ Ishhh bang Arran mahh dasar abang tirii, zuee kau bang~ mari kita tunggu waktu dimana abang bertekuk lutut dihadapan kak remi :v Tim PSA suksess terus! Semangat! Keren beudd XD

  430. :semangatyangmembara

  431. landoniasummery menulis:

    Aaa pengen di lanjuut :YUHUIII :YUHUIII siarran emg sialan nyinyir mulutnya.. bikin sakit dihati :beruraiairmata

  432. Asihhitaci menulis:

    Aduh mulutnya si Arra
    Memang tajam.
    Gak bisa di rem dikit apa.

    Remi mendengar tentu tersinggunglah. :tidakks!

  433. :dragonnangis

  434. putrinurhidayantii menulis:

    Arran mulutnya :ASAHPISAU2
    mulutnya Arran bahkan lebih tajam dari pada ibu-ibu komplek lagi ngegosip :LARIDEMIHIDUP :ASAHPISAU2

  435. mulut buas si macan kumbang

  436. hanofirano menulis:

    Jahat bener mulutnya Arran :DOR!

  437. “Aku marah sama kamu arran, tapi aku gk bisa. Serius :dragonbaper ” -aku yang berasa remi

    Mau bilang ‘awas aja kl ntar jatuh ke remi’, tp malah pennya si arran jungkir balik bt dapatin remi :tepuk2tangan :TERHARUBIRU :BANTING!

  438. Arran mah, ngegas mulu :v :TERHARUBIRU

  439. Remi itu kayak Aiko, baik bangett dan jarang marah
    Kalau Mischa mirip banget ama Asia, orang keras kepala dan pemberani ama suaminya wkwmsms :RAKUSS

  440. yantikuriyah menulis:

    mampus lo arran :DOR!

  441. Lina Karlina menulis:

    Ih.. Arran mulutnya minta dikasih Wasabi kali ya :aaaKaboor

  442. :owlberbinar :sangatterpesona

  443. Mampus kau arran :semangatyangmembara

  444. :blackpompom

  445. Pen gue lapin upil deh, mukanya si Macan. :ngupildoeloe

  446. Arran jahat..liat aja ya..Ntar kalo kamu suka sama remi ntar remi tolak..mati kau kejar2 remi..hahaha

  447. dalempadmi menulis:

    Lo sih bang kalo ngomong pedes amat kayak samyang tambah bon cabe :mauikutan

  448. makanya mulut itu pake safety

  449. Amelia syhab menulis:

    :tepuk2tangan aku suka cerita ini

  450. Rizki Wahyuni Panjaitan menulis:

    Arran jahat ihh :bebekmengancam
    Buat visual atau karakter nya Arran dan Remi dong biar makin dalam ni bacanya :dragonmuach :dragonmintacium

  451. Felicia Yulianti menulis:

    makin penasaran dgn kisahnya Remi. duuuh baper.

  452. Arran kejam bgt.
    Hati” nanti lama” jadi Cinta lho ya.. :beranilawansaya

  453. Mulutnya arran pedes bgt sih. Kan remi jd sakit hati :PEDIHH

  454. Arran yg km lakuin ke Remi itu jahat. J.A.H.A.T ?

  455. Benci banget sama arran :ASAHPISAU2 :ASAHPISAU2
    Kasar nya nggak nanggung2 kalau udah ngomong :DOR! Kasian banget remi diperlakukan seenaknya dia aja :DOR!

  456. Aryu Luthfia Hafizha menulis:

    Arran jahatt bangetttttt