Warfare Of Anchestry

Warfare Of Ancestry Part 4: The Mother

Bookmark

No account yet? Register

projectsairaakira Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat

Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira

3,358 votes, average: 1.00 out of 1 (3,358 votes, average: 1.00 out of 1)
You need to be a registered member to rate this post.
Loading... Baca Parts Lainnya Klik Di sini

5470 words


© copyright 2017 @projectsairaakira seluruh karya di website ini telah didaftarkan dan dilindungi oleh hukum yang berlaku serta mengikat.

Dilarang meniru, menjiplak, mengubah nama tokoh, mengambil ide baik sebagian maupun keseluruhan isi cerita yang berada di dalam website ini. Jika Anda menemukan plagiat karya kami di wattpad, mari bantu dengan melakukan report copyright voiolance pada pihak wattpad. Kami menyediakan hadiah dan komplimen menarik bagi laporan atau temuan dari vitamins menyangkut usaha plagiat baik keseluruhan maupun sebagian dari karya-karya ProjectSairaAkira yang dipublish di website ini, silahkan hubungi admin kami di [email protected] ^^


Author’s Playlist – Thief – Ansel Elgort

I’ve been living in the darkness
Shadows in my apartment, heartless

Taking love just to spill it on parchment
Next page and I’m out again
I’ve been living in the night life
Lips hit you like a drive by, frost bite
Ice cold, I mean they cut you like a sharp knife

Next page and I’m out again


“Kau akan membunuhnya?” suara Yerev terdengar tidak yakin ketika menyahut.

Arran sendiri melemparkan pandangan mencela ke arah Yerev, seolah-olah saudara angkatnya itu adalah makhluk bodoh.

“Bicara apa kau? Aku tidak akan melanggar peraturan klan dengan membunuh manusia tidak bersalah. Yang akan aku lakukan adalah membuatnya lenyap di mata semua orang yang mengenalnya. Tidak akan ada yang mengingatnya, bahkan keluarganya sendiri. Dia akan menghilang dari ingatan mereka. Bagi mereka, gadis ini tidak pernah ada.”


“Astaga! Apa yang terjadi?” Giza setengah berteriak dan berlari menghampiri ketika melihat sosok Arran yang bertelanjang dada menuruni tangga sampai ke dasar dengan membawa Remi di dalam gendongannya.

Arran memasang wajah beku, “Dia pingsan.” jawabnya singkat, tanpa niat membantu meredakan kepanikan Giza.

Seluruh anak buah Arran  yang tadinya duduk mengelilingi meja dan menikmati kopi serta kue mereka serentak langsung berdiri ketika melihat Arran datang. Mereka langsung menyadari ada yang tidak beres dilihat dari aura gelap yang memancar dan mengelilingi tubuh Arran.

Giza sendiri malahan tidak menyadari ekspresi Arran yang beku, perempuan itu tampak panik dan kebingungan, terkejut karena tidak menyangka Remi bisa sampai pingsan. Remi memang tampak aneh sejak tadi pagi, sering melamun dan selalu terkejut ketika dibangunkan dari lamunan, tetapi anak itu berkata bahwa dia baik-baik saja dan tidak sakit, tidak disangkanya kalau Remi sampai pingsan.

“Saya ada tempat tidur di bagian paling atas cafe ini, maukah Anda membantu membaringkan Remi di sana?” Giza akhirnya berucap dengan nada sedikit takut pada lelaki asing yang masih membeku di sana sambil menggendong Remi. Ketika lebih dekat seperti sekarang ini, barulah Giza menyadari betapa dinginnya ekspresi yang dipasang di wajah lelaki itu, begitu dingin hingga membuatnya setengah menggigil. Tidak tahan dengan interaksi yang menciptakan ketidaknyamanan tersebut, Giza membalikkan badan dan meraih telepon tanpa menunggu persetujuan lelaki tersebut, “Saya.. eh saya akan menelepon dokter.”

“Tidak.”

Hanya satu patah kata yang diucapkan oleh lelaki itu, tetapi nadanya  membekukan dan penuh dengan arogansi hingga membuat tangan Giza yang tengah memegang telepon terpaku sementara kepalanya menoleh, menatap ke arah lelaki tersebut dengan bingung.

“Apa maksud Anda?” Giza bertanya perlahan, tidak bisa menyembunyikan nada takut yang tersimpan pada suaranya.

Arran bergeming, “Tidak. Aku tidak mau membawanya ke lantai atas. Aku hendak membawanya pulang ke rumahnya.” jawabnya kemudian dengan nada dingin.

Giza melebarkan mata karena tidak menyangka mendengar jawaban itu, dia membuka mulut hendak berbicara, tetapi sosok lelaki lain berambut pirang pucat keperakan yang datang dan membawakan kemeja serta mantel tebal milik lelaki yang satunya mengalihkan perhatiannya.

Lelaki berambut pirang itu tersenyum ke arah Giza, “Mohon maafkan keributan yang disebabkan oleh saudara saya, dia hanya ingin membantu, tetapi dia tidak memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.” Lelaki  itu lalu menepuk pundak lelaki berambut hitam yang sepertinya tidak ditanggapi dengan baik oleh yang berambut hitam.

“Anda akan membawa Remi pulang? Apakah Anda mengenal Remi?” Giza langsung menanyakan apa yang membuatnya bingung, sosok dengan rambut hitam dan mata keemasan tersebut membuatnya ketakutan, tetapi kehadiran yang berambut pirang dan cukup ramah membuat Giza sedikit memiliki keberanian.

Lelaki berambut hitam itu masih bergeming seolah-olah tidak berniat menjawab pertanyaan Giza, tetapi dalam sekejap yang berambut pirang langsung mengambil alih serta menguasai situasi.

“Namaku Yerev dan dia Arran.” Yerev memperkenalkan diri dengan lembut, “Remi memang tidak mengenal kami, tetapi kami mengenal keluarganya…” dengan cepat Yerev berimprovisasi, tidak memedulikan kebingungan bercampur curiga yang muncul di wajah Giza.

“Kenapa kau beritahukan nama kita kepadanya?” Arran tiba-tiba berucap, dia masih tidak memedulikan Giza dan malahan menatap marah ke arah Yerev.

Yerev mengangkat bahu, tidak melepaskan senyuman dari bibirnya, “Toh dia akan lupa.” bisiknya dengan nada misterius, membuat Arran terdiam.

Dengan cepat Yerev mengalihkan pandangan ke arah Giza kembali, mata peraknya kali ini terlihat dingin meskipun bibirnya tersenyum, “Arran akan membawa Remi pulang, Anda tidak keberatan, bukan?”

Giza mengerjapkan mata ketika tiba-tiba saja pikirannya terasa kosong, seolah-olah kehendaknya untuk memberontak diambil alih dan dipaksa teredam. Segala kecurigaannya dibunuh begitu saja oleh kekuatan misterius aneh yang menguasai pikirannya tanpa dia mampu melawan.

“Tidak… saya tidak keberatan.” napas Giza sedikit tersendat ketika berucap karena kehabisan sisa-sisa perlawanannya, “Oh ya… roti.. saya selalu memberikan roti untuk Remi jika dia pulang, mereka… Remi dan Lenka biasanya tidak punya makanan sebelum ibu mereka datang.” Giza bergerak otomatis ke arah oven khusus untuk menghangatkan roti dan mengeluarkan sebongkah roti gandum besar yang masih utuh, dibungkusnya roti yang masih hangat dan menguarkan aroma harum itu dengan pembungkus, sebelum kemudian dia masukkan ke dalam kantong kertas dan dia sodorkan ke depan Yerev dan Arran, “Ini, jangan lupa bawa rotinya.” ucap Giza dengan nada polos.

Arran dan Yerev sama-sama membeku sambil menatap kantong kertas berisi bongkahan roti besar itu. Giza sudah pasti telah tenggelam di bawah kekuatan Yerev yang memang mampu menguasai pikiran serta kehendak orang lain hanya dengan tatapan mata, meskipun begitu, pemberian roti ini sungguh tidak disangka.

Yerevlah yang kemudian memecahkan situasi canggung tersebut dengan menerima kantong roti itu dan tersenyum lebar,

“Terima kasih.” Yerev mendekat perlahan, lalu menyentuhkan tangannya ke dahi Giza, “Sekarang pejamkan mata.” perintahnya dengan nada berwibawa yang langsung dipatuhi oleh Giza.

Arran sendiri mengedarkan pandangan ke sekeliling dan  melihat bagaimana anak buahnya yang lain melakukan hal yang sama kepada manusia-manusia biasa yang kebetulan sedang berada di dalam cafe tersebut. Mereka merenggut ingatan untuk sementara dan memanipulasinya dengan ingatan palsu secara efektif dan ketika semuanya selesai, mereka semua akan melanjutkan kegiatannya masing-masing tanpa pernah mengingat kejadian ini kembali.

Xavier yang menerima perintah dari Arran langsung mendekat dan Arran tanpa kata menyerahkan tubuh Remi yang lunglai kepadanya. Arran kemudian memakai kembali pakaiannya yang setengah basah dan diletakkan oleh Yerev di meja, menutup kemejanya dengan mantel tebal dan segera mengambil Remi kembali ke dalam gendongannya.

“Arran.” Yerev memanggil, membuat Arran membeku dan menolehkan kepala hanya untuk bertatapan dengan Yerev yang menyeringai seolah mengejek.

“Ada apa?” tanya Arran dengan marah.

Yerev mengulurkan kantong kertas berisi roti hangat di tangannya yang sebelah sementara tangannya yang satu masih tertangkup di dahi dan mata Giza, “Kau tentu tidak akan melupakan roti hangat ini untuk Remi, bukan? Nanti dia tidak punya makanan.” ujarnya Yerev dengan nada ringan.

Arran membelalakkan mata, hendak membantah dan menolak membawa roti yang konyol itu. Buat apa dia peduli apakah Remi makan atau tidak?

Tetapi mengingat situasi dimana seluruh anak buahnya sedang menghilangkan ingatan manusia-manusia yang tak tahu apa-apa di dalam cafe ini, Arran memutuskan untuk memutus pertikaian dan segera pergi dari sini untuk menyelesaikan perempuan ceroboh yang menjadi masalahnya ini. Disambarnya kantong roti itu dengan sebelah tangannya yang sedang menyangga kepala Remi, lalu dibalikkan badannya dan melangkah menuju pintu.

“Kalian segera kembali lagi ke hotel setelah aku membereskan dia,” Arran mengedikkan dagu ke arah Remi di dalam gendongannya, “Aku akan menyusul setelah semua beres.” perintahnya dengan nada dingin tak terbantahkan, lalu dalam sekejap keluar dari pintu cafe meninggalkan anak buahnya di sana menangani situasi.

Setelah Arran pergi, hanya butuh beberapa waktu sebelum Yerev melepaskan pegangan tangannya dari dahi Giza, membuat Giza mengerjapkan mata dan membelalak ketika melihat Yerev ada di depannya.

“Anda membutuhkan sesuatu?” Giza mengenali Yerev sebagai salah satu pelanggannya, tetapi Yerev telah menghapuskan ingatan Giza tentang Arran dan insiden yang menyusul setelahnya. Bagi Giza, Arran tidak pernah memasuki pintu cafe ini.

“Ah ya… saya tadi meminta izin Anda untuk melihat proses pembuatan kopi ini dari dekat karena saya begitu tertarik dengan rasanya yang sangat nikmat.” Yerev dengan lancar menyentuh cangkir kopi di dekatnya, “Maaf jika saya merepotkan Anda, Anda tadi bilang sedang cukup kerepotan hari ini melayani pelanggan, karena asisten Anda sedang sakit.” sambung Yerev dengan tatapan menilai.

Giza mengerutkan kening, “Sakit? Remi?” Yerev telah memanipulasi ingatan Giza dengan menanamkan kenangan palsu bahwa Remi meminta izin sakit hari ini, hal itu membuat Giza menganggukkan kepala kemudian, “Ya… cuaca sedang tidak baik dan semalam asisten saya pulang malam sekali, mudah-mudahan sakitnya tidak terlalu parah.” ujar Giza kemudian, lalu membalikkan badan dan menghadap ke arah kopi yang hendak dia panggang, “Anda ingin melihat dari dekat? Saya mengambil biji kopi terbaik dan memanggangnya pada suhu khusus untuk memastikan rasanya tidak terlalu asam tetapi tidak hilang sepenuhnya, Kopi ini tetap meninggalkan jejak asam di lidah demi keautentikan rasanya.” Giza sibuk berkutat, mengambil cangkir dan menyiapkan campuran lain untuk semakin memperkaya rasa kopinya, “Seperti ini caranya.”

Yerev tersenyum lebar, lalu mendekat sambil menampilkan rasa tertariknya akan apa yang sedang dilakukan oleh Giza.

***

Arran mengerutkan kening ketika buliran hujan salju berjatuhan semakin deras menimpa mantel hitamnya. Jarak antara cafe menuju rumah Remi memang tidak begitu jauh, tetapi perjalanannya sedikit terhambat karena harus berjalan menembus angin bersalju yang seolah-olah sengaja bergerak melawan arah untuk menahan tubuhnya.

Arran sedikit membungkuk dan berusaha mempercepat laju langkahnya menembus salju, dia ingin segera membebaskan diri dari butiran salju dingin dan tak menyenangkan ini dan menyelesaikan masalah perempuan kecil ceroboh yang sangat mengganggu.

Jalanan yang dilaluinya untuk menuju rumah Remi memang cukup sepi, hanya ada satu dua mobil yang berlalu lalang mencoba menembus derasnya salju dengan ban-ban berantai salju yang khusus dipasang untuk menembus jalanan dengan salju tebal dan es beku nan licin yang pasti akan membuat ban-ban tergelincir. Tidak ada manusia yang cukup bodoh berjalan menembus salju di petang mendingin dengan angin besar yang menandakan badai segera datang seperti yang dilakukan oleh Arran, dan itu cukup menguntungkan, setidaknya Arran tidak harus berurusan dengan saksi mata yang mengganggu perjalananya yang harus menambahkan tenaga untuk melakukan penghilangan ingatan lagi.

Remi mengerang di dadanya, membuat Arran menundukkan kepala dan mengerutkan kening ketika menyadari bahwa perempuan itu sangat kedinginan. Butiran salju hampir memenuhi rambut dan pipinya serta membekukan kulit pucat Remi, tak heran perempuan itu menggigil kedinginan. Sambil mendengus tidak suka, Arran semakin mendekatkan Remi ke dadanya dan mempercepat langkah.

Mereka sampai di kompleks perumahan tua yang sangat sepi dan kemungkinan besar berisi lansia yang tidak kuat menahan hawa dingin sehingga memutuskan tidak keluar dari rumah. Langkah Arran membawanya hingga sampai di depan pagar rumah paling ujung, yang sekarang dibawah cahaya remang petang yang hendak menjelang tampak reyot dan menyedihkan. Semalam di bawah kegelapan remang bulan yang menaungi, dalam kondisi tubuhnya yang terluka pula, rumah ini tidak tampak seburuk ini, bahkan ketika dia meninggalkan rumah ini di pagi harinya pun, Arran tidak mau repot-repot menengokkan kepala ke belakang untuk melihat kondisi rumah ini dengan jelas.

Tetapi sekarang didepan matanya tampak sebuah rumah kecil berlantai dua dari kayu lapuk yang begitu reyot hingga Arran yakin rumah itu akan ambruk setiap saat.  Arran mengerutkan kening ketika memaksa dirinya memasuki pekarangan yang tertutup salju, menjejakkan sepatu bootnya langkah demi langkah hingga sampai di pintu rumah yang tertutup rapat.

Manusia semiskin apa yang tinggal di dalam rumah sebobrok ini di kota yang hampir selalu dipenuhi salju sepanjang tahun?

Arran bahkan yakin bahwa rumah ini tidak memiliki pemanas yang layak dan hanya bergantung pada perapian yang sama reyotnya yang mungkin akan meledak suatu waktu dan membakar seluruh rumah hingga rata dengan tanah.

Ide bagus. Mata Arran bersinar dengan kejam dan dia menyeringai ketika memikirkan tentang rumah yang terbakar. Mungkin jika perempuan ini terus menyulitkannya, dia bisa membuat skenario pembakaran rumah untuk menyingkirkan masalah. Pihak berwenang tidak akan merasa curiga karena mereka semua pasti sepemikiran dengannya, bahwa rumah ini akan ambruk suatu saat nanti entah karena rayap atau karena terbakar api. Tetapi tentu saja Arran tertahan akan peraturan klan yang jelas-jelas melarang para pengubah wujud untuk melukai manusia-manusia yang tidak berdosa.

Jika perempuan ini masih ingat, satu-satunya cara bagi Arran untuk menyelesaikan masalahnya adalah dengan membawa perempuan ini ke hadapan para tetua yang lebih berpengalaman untuk mencari tahu kenapa ingatan perempuan ini tidak bisa dihilangkan.

Tangan Arran bergerak menyentuh pintu, dan dia tidak pernah membutuhkan kunci untuk memasuki rumah siapapun, apalagi rumah reyot seperti ini. Dengan mengerahkan sedikit tenaganya, Arran memutar kenop pintu dengan paksa hingga terdengar bunyi klik seperti sesuatu yang patah, dirinya sedikit kesulitan karena tangannya memegang kantong kertas berisi roti gandum yang sekarang telah mendingin karena dibawa menembus hawa bersalju di luar, tetapi Arran bisa menggunakan kekuatannya dan membuat pintu itu terbuka lebar untuknya.

Perlahan Arran melangkah masuk ke ruang tamu untuk kemudian menutup pintu di belakangnya perlahan.

Arran berdiri di tengah ruangan, menatap ke lantai atas dan dia tahu ada satu penghuni rumah yang saat ini sedang berada di kamar lantai dua. Tanpa bersuara Arran melalui ruang tamu tempat dia terbaring menahan sakit semalam dan mencari ruangan lain untuk meletakkan perempuan dalam gendongannya ini. Ketika melewati meja dapur, dengan sambil lalu Arran meletakkan kantong kertas berisi roti gandum itu untuk kemudian berjalan kembali mencari tempat.

Langkahnya terhenti ketika menemukan satu kamar kecil dengan satu tempat tidur yang hampir memenuhi seluruh ruangan padahal tempat tidur itu berukuran kecil dan hanya untuk satu orang. Kamar itu sangat dingin hingga Arran mengerutkan kening sekali lagi, tidak memahami kenapa ada manusia yang bisa bertahan di dalam rumah yang sangat tidak nyaman seperti ini. Tanpa ragu Arran melangkah memasuki ruang kamar itu, memandang sekeliling hanya untuk menemukan bahwa kamar itu hampir-hampir tidak berperabot. Yah, seluruh isi kamar kecil ini sudah terserobot oleh satu tempat tidur tunggal di sisi dinding, sisanya hanya cukup untuk diisi keranjang tinggi yang sepertinya digunakan untuk pakaian bersih yang telah dicuci dan dilipat rapi.

Bahkan penghuni rumah ini tidak memiliki lemari untuk menyimpan pakaiannya dan hanya menyimpannya di keranjang…

Arran meletakkan Remi di atas ranjang dan perempuan itu langsung bergelung meringkuk, setengah memeluk lututnya sendiri. Arran berdiri sambil menatap kaku ke arah tubuh Remi, lalu setelah menggertakkan gigi tidak suka, dia meraih selimut tebal dan menyelimutkannya ke tubuh Remi hingga di bawah dagu perempuan itu.

Arran lalu melangkah keluar dari kamar, matanya memindai seluruh ruangan dan dengan segera bisa memastikan bahwa penghuni rumah jelek ini hanya tiga orang, dua orang perempuan yaitu Remi dan Ibunya, serta satu anak kecil yang adalah adik Remi. Tidak ada laki-laki dewasa di rumah ini melihat dari tatanan rumah serta beberapa perbaikan perabotan yang ala kadarnya dan kurang ahli. Jika informasi yang diberikan oleh Giza benar adanya, maka ibu Remi baru akan pulang kerja ketika malam menjelang. Itu berarti Arran memiliki waktu cukup untuk membereskan masalah ini.

Kepala Arran mendongak ke lantai dua, dia tahu bahwa dia harus memastikan bahwa adik Remi tidak mengganggunya saat ini. Dengan perlahan Arran melangkah menaiki tangga yang berujung pada sebuah pintu tunggal di lantai atas. Bagian lantai atas rumah ini sedikit lebih hangat jika dibandingkan dengan hawa dingin membekukan di lantai bawah, menunjukkan bahwa penghuni rumah ini lebih memprioritaskan kenyamanan dan kehangatan adik Remi yang sepertinya menghabiskan sebagian besar waktunya di lantai atas rumah ini.

Mungkin karena anak itu sakit.

Sebagai seorang pengubah wujud yang memiliki insting kuat macan kumbang di dalam dirinya, Arran memiliki kemampuan untuk mendeteksi manusia-manusia yang sedang digerogoti penyakit di dalam tubuhnya ataupun manusia-manusia yang sedang sekarat, dan adik Remi adalah salah satunya.

Perlahan Arran membuka pintu kamar itu dan matanya menemukan sosok anak kecil yang sedang tidur pulas tengkurap dengan mulut sedikit membuka di balik selimut tebal yang membungkus hampir keseluruhan dirinya dan hanya menyisakan kepalanya saja.

Ruangan kamar itu sedikit remang dengan lampu kekuningan yang memenuhi pengelihatan, menciptakan suasana hangat yang terbantu dengan pemanas khusus yang ternyata berada di dalam kamar. Kamar ini memiliki atap segitiga yang menurun, seharusnya diperuntukkan menjadi loteng tetapi dialihfungsikan menjadi tempat tidur. Mangkuk-mangkuk makanan yang sudah kosong terletak di meja berbarengan dengan gelas yang juga kosong. Isi ruangan ini menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan anak itu sudah disiapkan sebelum ditinggalkan sendirian di rumah. Beberapa buku berserakan di karpet, pun dengan mainan berbentuk robot yang saling tumpang tindih di sana setelah sepertinya habis dimainkan untuk beberapa lama.

Anak ini rupanya sudah terbiasa mandiri dan ditinggalkan sendirian ketika orang-orang dewasa di rumah ini pergi bekerja.

Arran melangkah tanpa suara menginjak karpet tebal hingga berdiri di samping tempat tidur, dia lalu menyentuhkan tangannya di dahi adik Remi. Tubuh kurus itu menggeliat pelan sementara Arran membisikkan kalimat singkat yang menyuruh anak itu tetap tertidur. Seketika tubuh anak kecil itu melemas dan tenggelam ke dalam lelap yang lebih pekat.

Arran menatap ke arah anak kecil tersebut sambil mengawasi pergerakannya. Setelah yakin bahwa anak itu tidak akan bangun dan mengganggu untuk beberapa lama, Arran membalikkan badan, melangkah keluar kamar dan menutup rapat pintu kamar tersebut.

Setelah menuruni tangga, Arran memutuskan untuk menyalakan perapian supaya hawa membekukan di lantai bawah sedikit terbantu untuk menghangat. Dia memasukkan kayu yang ditumpuk rapi di samping perapian usang yang telah tua, lalu menyalakan api. Setelah memasang pelindung perapian, Arran membalikkan badan dan kembali ke kamar tempat Remi berada. Diseretnya kursi dari ruang makan memasuki kamar tersebut dan Arran meletakkannya di samping tempat tidur sebelum kemudian duduk di sana, mematung sambil menunggu Remi membuka mata.

***

Tidak perlu waktu terlalu lama bagi Remi untuk memperoleh kesadarannya kembali. Mungkin setelah tiga puluh menit Arran menunggu, Remi mulai merasakan tubuhnya menghangat karena selimut tebal dan udara hangat yang mulai melingkupi seisi rumah yang berasal dari nyala perapian. Dia menggeliat perlahan lalu mulai membuka matanya.

Remi mengerjapkan mata ketika menyadari bahwa kamarnya setengah gelap, cahaya yang masuk hanya berasal dari lampu dapur yang mengintip sedikit dari pintu yang terbuka di ujung sana.

Sekali lagi Remi mengerjap ketika merasakan rasa tidak nyaman yang tidak enak, membuat punggungnya merinding ngeri secara tiba-tiba.

Di mana dirinya?

Remi membuka mata, menunduk untuk melihat selimut tebal yang membungkus tubuhnya dan menyadari bahwa dia berada di dalam kamarnya sendiri, sedang terbaring di atas ranjang. Dahi Remi mengerut ketika ingatannya langsung kembali dan memukulnya bertubi-tubi, membuatnya melebarkan mata penuh ingin tahu dan kebingungan ketika otaknya tidak mampu menjangkau kenapa dirinya bisa berakhir di dalam rumahnya sendiri padahal sebelumnya dia tengah dikeroyok dua lelaki asing yang mengerikan.

Remi menolehkan kepala ke samping dan terkesiap ketika matanya menemukan sosok yang paling dia takuti ternyata ada di sana, duduk di sebuah kursi, bersedekap beku seperti batu dan menatapnya dengan dingin. Tatapan matanya begitu membekukan, mengirimkan sinyal sedingin es hingga Remi menggigil karenanya.

Arran cukup menatap mata Remi dalam untuk menilai semuanya, dan ketika dia mengambil kesimpulan, sebuah umpatan terlontar dari bibirnya.

“Sial!” Arran bergerak membungkuk mendekat hingga Remi terloncat dari tempat tidur, duduk dengan ketakutan di sisi lain dinding dan berusaha sejauh mungkin dari sana. Tubuh Remi terperangkap di sana, tidak bisa lari karena dia tahu bahwa dirinya harus melalui Arran terlebih dahulu untuk melakukannya.

Arran seolah-olah sama sekali tidak memedulikan ketakutan Remi. Lelaki itu masih duduk di kursinya, tetapi tubuhnya membungkuk ke depan sementara kedua sikunya bertumpu di lutut dan jari jemarinya terangkai di dekat mulutnya. Mata Arran berkilauan kembali dengan warna keemasan menyala, membuat gemetar di tubuh Remi semakin nyata.

Manusia normal tidak memiliki warna mata emas menyala. Manusia normal juga tidak akan bisa berubah-ubah warna mata seperti itu. Dan kenyataan bahwa Arran bisa mengubah warna mata sesuai dengan emosinya sudah jelas menunjukkan bahwa lelaki itu bukanlah manusia.

“Kenapa kau masih ingat?” Arran menggertak dengan geraman dingin yang lolos dari bibirnya, “Jelaskan padaku, sebenarnya kau ini apa?”

Pertanyaan yang diucapkan dengan nada mengancam itu membuat Remi semakin mencengkeram selimut tebal yang dia anggap sebagai satu-satunya pelindung untuk tubuhnya, dia mengerutkan kening, bingung harus menjawab apa. Dan ketika dia menjawab, suara yang keluar dari tenggorokannya terdengar tercekik menahan takut.

“Bu… bukankah aku yang seharusnya bertanya… kau… ini… apa?” suara Remi hilang tertelan di tenggorokan seiring dengan Remi menelan ludah untuk membasuh ketakutannya supaya luntur dan menghilang. Sayangnya aura mengerikan yang dibawa oleh Arran terlalu kuat, hingga ketakutan itu bercokol dengan keras kepala dan terus menghantui di dalam dirinya.

Arran menipiskan bibir, menatap Remi dengan pandangan mencemooh.

“Kau tidak dalam kapasitas untuk menanyakan hal itu kepadaku. Levelmu terlalu rendah.” suara Arran terdengar tidak kalah menghina dari tatapannya, “Dan seharusnya kau melupakan semuanya supaya hidupmu tenang dan baik-baik saja. Sayangnya kau tidak lupa.”

Remi menggigit bibirnya dengan frustasi, “Bagaimana aku harus lupa? Aku tidak tahu caranya. Kau… seharusnya kau yang membuatku lupa, bukan?”

Arran menelusuri seluruh diri Remi tanpa menyiratkan belas kasihan sedikitpun sebelum berkata, “Entah kenapa sepertinya kau diciptakan untuk tidak bisa lupa.” Arran menyahut dingin, sedingin tatapannya yang dilemparkan dengan penuh penilaian ke arah Remi, “Dan jika kau tidak bisa lupa, maka hanya ada satu cara.”

Nada suara Arran melemparkan kembali ketakutan yang menghantui jiwa Remi. Lelaki itu berkata seolah-olah dia telah memutuskan untuk menghabisi Remi supaya tidak berbicara tentang apa yang diketahuinya kepada orang lain.

Berpikir bahwa dirinya akan dibunuh membuat Remi diterpa ketakutan bercampur cemas yang amat sangat. Dia tidak memikirkan dirinya sendiri tetapi dia memikirkan keluarganya, terutama adiknya yang sedang sakit. Ibunya telah bekerja terlalu keras untuk menanggung biaya pengobatan Lenka, seluruh uang yang dihasilkan oleh Ibunya habis untuk itu karena obat untuk Lenka merupakan obat khusus yang harus diminum secara berkala pada waktu tertentu serta tidak boleh terlewat satu kalipun karena akan berakibat fatal.

Obat itu cukup mahal dan tidak selalu tersedia, apalagi di kota kecil tempat mereka tinggal yang terletak di ujung bumi dimana membutuhkan usaha cukup keras untuk mendistribusikan barang termasuk obat-obatan kemari. Karena itulah setiap pasokan obat tersebut datang ke fasilitas kesehatan yang ada di kota ini, salah seorang pegawai langsung menghubungi ke rumah dan Ibu mereka harus membeli obat dalam jumlah besar untuk persediaan sebelum obat itu habis diborong oleh pasien yang lain yang membutuhkan obat yang sama. Ibunya menabung seluruh penghasilannya untuk membeli obat itu karena jika obat itu tidak tersedia, Lenka akan menurun kondisinya dan terancam nyawanya.

Sementara Sang Ibu menggunakan seluruh uangnya untuk membeli obat dan cadangan biaya perawatan serta kontrol berkala ke dokter, Remi bertugas memenuhi seluruh kebutuhan keluarga itu dari pendapatan yang diperolehnya dengan bekerja ke cafe. Dialah yang membeli seluruh perlengkapan kebutuhan rumah mulai dari sabun  untuk mencuci pakaian, susu, telur, gula dan juga kebutuhan-kebutuhan lainnya. Prioritas utama Remi adalah makanan dan dia hampir-hampir tidak memiliki dana lebih untuk membeli pakaian atau kebutuhan lain seperti yang dilakukan perempuan-perumpuan seumurannya. Tetapi meskipun begitu, Remi tidak pernah mengeluh karena setidaknya di tengah kota kecil dengan udara membekukan ini, mereka masih memiliki atap untuk bernaung, rumah yang cukup hangat dan juga yang paling penting : makanan untuk dimakan.

Jika Arran membunuh Remi, bagaimana dengan ibunya? Bagaimana dengan Lenka?

Kepanikan memenuhi benak Remi membuat matanya berkaca-kaca dan air mata menetes dari sana, bibirnya bergetar ketika mengucapkan permohonan untuk menyelamatkan nyawanya demi keluarganya.

“Kumohon… jangan bunuh aku.” Remi mulai terisak ketika berhasil mengeluarkan suaranya yang gemetaran, “Aku… aku akan menutup mulut dan tidak berbicara kepada siapapun. Kumohon… aku punya ibu dan adik yang harus kubantu…”

Arran menyipitkan mata, ekspresinya begitu dingin seolah-olah tak tersentuh melihat Remi yang mengiba-iba kepadanya.

“Aku tidak akan membunuhmu. Tetapi bukan berarti aku akan melepaskanmu.” Arran akhirnya berbicara dengan desisan mengerikan, “Kau ikut denganku dan aku akan menghilangkan seluruh ingatan orang-orang yang mengenal dirimu, mereka tidak akan pernah ingat bahwa kau ada di dunia ini.”

Kata-kata Arran begitu mengerikannya hingga Remi membelalakkan mata dipenuhi oleh teror yang menakutkan.

Apakah lelaki ini sudah gila? Dia berbicara mengenai mencabut seseorang dari kehidupannya dengan tanpa hati. Remi mencintai keluarganya bahkan dengan segala kekurangan yang ada, dan dia tidak mau keluarganya tidak pernah menganggapnya ada.

Bibir Remi terbuka, hendak menjeritkan perlawanan ketika suara dari pintu mengalihkan perhatian mereka berdua.

“Remi? Kau sudah di rumah? Kenapa pintunya tidak terkunci?”

Mata Remi melebar ketakutan dan dia melirik ke arah Arran yang waspada. Itu adalah suara ibunya. Rupanya ibunya tidak bekerja lembur malam ini dan memilih waktu yang salah untuk pulang ke rumah di saat genting yang membahayakan seperti saat ini.

Tubuh Arran sendiri membeku, dia begitu lupa waktu hingga tidak menyadari akan datangnya interupsi yang tidak diduganya tersebut.

Langkah-langkah kaki terdengar mendekat tanpa bisa ditahan sementara Arran beranjak berdiri menghadap ke arah pintu. Remi sendiri berjuang untuk bangkit dari tempat tidur guna mencegah ibunya memasuki kamar dan melihat Arran yang bergitu berbahaya di dalam kamarnya.

Remi meloncat dengan sisa tenaga hendak menuju pintu, sayangnya kakinya yang masih lemah serta gemetar tidak mampu menahan tubuhnya yang menjejak tiba-tiba hingga dia sempoyongan dan menimpa tubuh Arran yang berdiri di depannya. Dalam sekejap Arran membalikkan badan, membungkuk untuk menopang tubuh Remi hingga perempuan itu tidak terjerembab jatuh ke lantai. Pada saat yang bersamaan, langkah kaki ibu Remi telah melewati ambang pintu dan perempuan itu menyalakan lampu yang berada di dinding dekat pintu hingga kamar yang tadinya gelap itu berubah terang, memunculkan segalanya dengan jelas di depan mata.

Ibu Remi terperangah akan pemandangan tak diduga yang terpampang di depannya, perempuan setengah baya itu membelalakkan mata lebar dipenuhi keterkejutan ketika melihat anak gadisnya berada di pelukan lelaki dewasa asing yang sama sekali tidak dikenalnya, mereka berdua berada di dalam kamar dan posisi mereka saling berpelukan dengan mencurigakan.

Mata Ibu Remi menyipit ketika menelusuri wajah lelaki asing itu yang bahkan sama sekali tidak memiliki kesopanan untuk melepaskan Remi dari pelukannya saat mereka terpergok oleh Ibu Remi.

Ibu Remi menelusuri penampilan Arran dengan penuh penilaian dan tahulah dia bahwa lelaki dewasa ini adalah lelaki kaya yang berasal dari luar kota, bukan dari sekitaran kota kecil ini. Tidak mungkin penduduk kota ini bisa berpenampilan seperti artis kenamaan dengan pakaian yang terlihat mahal dari ujung kepala sampai ujung kaki seperti ini.

Penduduk kota kecil tempat mereka berada, baik laki-laki setengah baya maupun yang seumuran lelaki asing di kamar Remi ini biasanya bekerja mencari nafkah sebagai pemburu atau menjadi pegawai di toko-toko kecil yang ada di seluruh kota, kadang-kadang mereka menjadi pemandu wisata untuk turis-turis yang datang untuk menikmati suasana bersalju sambil bermain ski di lokasi khusus untuk wisata orang-orang kaya.

Tidak ada orang yang kaya berlebih di daerah ini, yang ada adalah orang yang berkecukupan dan orang yang kekurangan seperti mereka. Dari seluruh manusia tersebut, meskipun sangat berkecukupan, tentu tidak ada yang bisa memiliki uang cukup untuk dihambur-hamburkan demi membeli pakaian mahal yang tidak ada gunanya dipakai di kota kecil seperti ini, semuanya tentu lebih memilih menimbun bahan makanan untuk berjaga-jaga jika cuaca bersalju semakin ekstrim dan distribusi bahan makanan ke kota kecil mereka terhambat untuk beberapa lama serta memaksa mereka menghemat untuk bertahan hidup.

Lelaki yang memeluk anak gadisnya itu mungkin salah satu dari turis kaya yang datang ke kota ini untuk menghabiskan uang dengan cara tak biasa dan dia bertemu dengan Remi ketika mengunjungi kedai kopi milik Giza tempat Remi bekerja.

“Ibu.” Remi meronta, berusaha melepaskan diri dengan panik dari pegangan Arran dan saat itu barulah Arran melepaskan cengkeraman tangannya dari tubuh Remi, “Aku pikir ibu lembur malam ini…” suara Remi tertelan di tenggorokan, kepalanya mendongak menatap Arran yang tinggi, lalu kembali lagi ke ibunya, bingung mencari cara untuk memecahkan suasana canggung yang begitu kental.

Remi berdehem ketika ibunya tidak menjawab, malah melemparkan pandangan bertanya meminta penjelasan kepadanya. Ibu jelas-jelas ingin tahu siapa Arran dan apa yang dilakukan lelaki itu di dalam kamar Remi.

“Ini Arran.” Remi memperkenalkan nama Arran kepada ibunya, tidak memedulikan tatapan tajam Arran yang dilemparkan kepadanya ketika mendengar Remi memberitahukan namanya kepada ibunya, “Dia… dia eh pelanggan di cafe Giza, dia mengantarku pulang karena aku sakit.”

Ibunya mengerjapkan mata, lalu menatap Remi dengan tatapan menyelidik, “Kau sakit?” Sang Ibu bertanya perlahan untuk memastikan, tetapi tidak menunggu jawaban karena langsung bertanya yang lain lagi, “Di mana Lenka, apakah dia sudah makan?”

Remi menelan ludah dengan bingung karena tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan ibunya. Kemungkinan besar Lenka masih berada di kamarnya. Tentu begitu, bukan? Arran tidak akan mencelakai adiknya ketika Remi sedang tidak sadarkan diri, bukan?

Remi menatap gelisah ke arah Arran sementara lelaki itu memasang ekspresi datar seolah tidak peduli. Lalu Remi menelan ludah dan akhirnya menjawab dengan jujur kepada ibunya,

“Kurasa… Lenka sedang tidur di kamarnya.” ucapnya perlahan.

Ibunya langsung membelalakkan mata mendengar jawaban Remi,

Kurasa? kau bilang kurasa? Kau bahkan tidak mengecek kondisi adikmu ketika kau sampai di rumah? Apakah kau terlalu sibuknya sehingga… sehingga tidak melihat Lenka? Bagaimana kalau Lenka kenapa-kenapa? Dia sudah cukup menderita karena ditinggalkan di rumah sendirian seharian, bagaimana mungkin kau tidak memprioritaskan Lenka dan melihatnya dulu begitu kau sampai di rumah?” suara Ibu Remi meninggi, membuat Remi menundukkan kepala penuh rasa bersalah.

“Lenka baik-baik saja.” tanpa diduga Arran memecahkan keheningan dengan suaranya yang tenang dan berwibawa, membuat Ibu Remi dan Remi langsung menatap ke arahnya. Arran tidak sedang melihat ke arah Remi melainkan melemparkan tatapan mata tajamnya ke arah Ibu Remi, “Anda tahu sendiri bukan bahwa anak gadis Anda pingsan di tempat kerjanya karena sakit dan saya kebetulan yang bersedia mengantarnya? Remi bahkan baru sadarkan diri ketika Anda tiba. Tetapi saya sempat menengok kondisi Lenka di lantai atas dan memastikan bahwa anak itu baik-baik saja, sedang tidur dengan nyenyak.”

Jawaban Arran yang menenangkan itu membuat Remi melebarkan mata, menatap Arran dengan mulut ternganga karena tidak menyangka bahwa lelaki itu mau repot-repot membelanya di hadapan ibunya.

Sementara itu, ibu Remi melemparkan pandangan berganti-ganti kepada sosok lelaki kaya yang tampak begitu tenang tanpa rasa bersalah dan beralih kepada Remi yang sedang mendongak dan menatap lelaki yang diperkenalkan dengan nama Arran tersebut dengan tatapan terpesona.

Seketika kemarahan menyelimuti hati Ibu Remi, membuatnya menggertakkan gigi dan memberikan isyarat tangan ke arah Remi.

“Ikut ibu. Sekarang!” perintah Ibu Remi dengan suara tegas lalu melangkah pergi meninggalkan kamar itu tanpa menunggu jawaban Remi.

Remi menelan ludah, ketakutan terpancar di wajahnya ketika dia berjalan hendak mengikuti ibunya meninggalkan Arran. Ketika sampai di ambang pintu, tiba-tiba Remi membalikkan badan dan menatap Arran dengan pandangan mengiba.

“Kumohon… jangan sakiti ibu dan adikku. Kumohon, aku akan melakukan apa saja asal jangan sakiti mereka.” bisiknya dengan suara gemetaran, lalu tanpa menunggu jawaban Arran, perempuan itu setengah meloncat meninggalkan Arran yang masih terpaku di dalam kamar tersebut.

Telinga Arran yang tajam bisa mendengar langkah kaki Remi yang tergesa mengikuti langkah Ibunya yang memasuki kamar di samping kamar ini. Terdengar suara pintu  berdebam ditutup dengan kasar, tetapi itu tidak masalah bagi Arran, sebagai seorang pengubah wujud, indranya berkembang sama seperti macan kumbang yang menjadi wujud keduanya dan itu berarti dia bisa mendengarkan percakapan dari jarak jauh meski berbatas tembok dan pintu tertutup sekalipun.

Lagipula, Arran tidak memerlukan telinga dengan indra luar biasa untuk menguping, jika Ibu Remi berteriak-teriak penuh emosi seperti itu.

Arran melangkah keluar kamar, berdiri di ambang pintu dan telinganya mendengar teriakan-teriakan ibu Remi yang dipenuhi kemarahan sementara tidak ada suara apapun yang keluar dari mulut Remi untuk melawan.

“Kau sedang melacurkan dirimu ya? Menjual dirimu pada lelaki-lelaki kaya yang kau temukan di cafe?” terdengar suara ibu Remi berteriak menuduh dengan keras, lalu suara berdebam mengerikan yang memenuhi ruangan, membuat Arran mengerutkan kening karena menduga-duga apa yang terjadi di dalam.

Suara teriakan-teriakan ibu Remi lalu terdengar kembali, bahkan kali ini lebih histeris daripada sebelumnya.

“Aku sudah menduga bahwa kau tidak tahan hidup dalam kemiskinan dan mulai berpikir memanfaatkan tubuhmu untuk mendapat uang! Kau seperti perempuan itu! Aku sudah menduga bahwa kau akan berakhir menjadi pelacur seperti dia! Perempuan murahan! Berani-beraninya kau menjual diri di rumah ini ketika Lenka yang tidak berdosa sedang tidur di atas! Berani-beraninya kau!” Teriakan-teriakan itu semakin keras disusul dengan suara lain yang mencurigakan.

Dan ketika akhirnya Arran mendengar Remi mengaduh dipenuhi kesakitan, sadarlah Arran bahwa suara berdebam yang terdengar beruntun dan mengerikan itu adalah suara Remi yang sedang dipukuli oleh ibunya.

Seketika itu juga, entah karena apa, Arran tidak bisa menahan diri dan mencoba membuka pintu itu dan merangsek masuk untuk menghentikan apa yang sedang terjadi di dalam. Pintu itu dikunci dari dalam, tetapi Arran tidak memerlukan kekuatan lebih untuk mendorongnya dan memaksanya pintu itu membuka.

Yang ada di depan Arran membuatnya terpana, pemandangan memilukan yang bahkan tidak bisa ditahan oleh sisi manusiawi yang masih tersisa di dalam jiwanya.

Remi sedang terbaring tak berdaya menahan sakit, meringkuk seperti bola di lantai dengan lutut tertekuk mencapai perut sementara lengannya melingkar ke atas untuk melindungi kepalanya dari pukulan. Posisinya sangat mengenaskan di atas lantai sementara bilur-bilur berbentuk garis memanjang kemerahan memenuhi kulit lengannya dan entah di bagian mana lagi yang tak kelihatan, dari bibir Remi keluar erangan erangan yang memancing rasa iba karena dipenuhi permohonan supaya ibunya berhenti bercampur rasa sakit nan menggayuti.

Sementara itu Sang Ibu yang terlihat emosi masih bertingkah lupa diri seperti orang gila, terlihat terengah dengan rambut acak-acakan, wajahnya memerah penuh kemarahan sementara tangannya tiada henti terus mengayunkan gagang sapu yang berat dan terus menerus memukuli Remi sekuat tenaga seolah kehilangan akal sehat.

Seketika itu juga Arran meraung, meloncat secepat kilat untuk menjauhkan tubuh perempuan yang  terus memukul dengan menggila itu dari atas tubuh Remi, mencengkeram lehernya dan mengangkatnya ke atas hingga perempuan setengah baya itu megap-megap kehabisan napas dan melepaskan gagang sapu nan berat itu dari tangannya hingga jatuh ke lantai.

Bersambung ke Part Berikutnya

Baca Parts Lainnya Klik Di sini

KONTEN PREMIUM PSA


 

Semua E-book bisa dibaca OFFLINE via Google Playbook juga memiliki tambahan parts bonus khusus yang tidak diterbitkan di web. Support web dan Authors PSA dengan membeli E-book resmi hanya di Google Play. Silakan tap/klik cover E-book di bawah ini.

Download dan install PSA App terbaru di Google PlayWelcome To PSAFolow instagram PSA di @projectsairaakira

Baca Novel Bagus Gratis Sampai Tamat – Project Sairaakira

600 Komentar

  1. Susah rate loves/votes dan komentar ya : sopan
    sabar ya dalam beberapa hari semoga tim IT dan mimin sudah beres mengatasi permasalahan efisiensi database.

    1. siap :sopan

    2. farahzamani5 menulis:

      Siappp ka author

  2. Udh deh cepet2 dibawa reminya haha

  3. himeleshinset menulis:

    Remi bukan anaknya kah???
    Dia titisan lain??makannya ga bisa lupa??

  4. Omomomomomomomommmmmooo

    1. Annisa Nurul menulis:

      :pedas

  5. kirana amalia menulis:

    Membaca ka smbl tahan napas
    Sungguh kejam ibunya. Remi blm sempat memberi penjelasan ehh malah di pukul. :semangatyangmembara :bebekmengancam
    Arran membela re
    mi yaaa :cintakamumuach

    Perasaan ku ji saja atau memang cerita WoA pendek?? :DORONG :ragunih

    1. Tadi au check ada 5.449 words
      Mungkin terasa pendek karena adegannya sedikit :sopan

  6. First comment??????
    Forget it
    Masih ada typo kayanya thor…
    Tapi seneng trnyata arran perhatian juga.. ??

  7. Galak amat ibunya remi..kyaknya remi bkn anak kandung ibunya ya..penasaran nih sma kelanjutannya hehehe..

  8. Ibu Remi kejam ya, Remi digebukin sampe luka2… untung ada Arran.
    Remi ngikut Arran ajalah, drpd disiksa di rmh…
    Gpp @author vitamin maklum klo lg ada perbaikan.

  9. rahmani muharim menulis:

    Bacanya campur aduk antara senang sama sedih dengan nasib remi :eluskesayangan

  10. :PEDIHH :GERAAH

  11. nah loh kenapa ibu Remi kejam begitu :CURIGAH
    jgn2 dia bukan anak kandungnya dan setengah pengubah wujud karna gak bisa lupa sama Arran :ragunih

    makin penasaran kan jdnya sama lanjutannya :gulungguling :gulungguling

  12. Arran ternyata baik juga ya….?? :DOR! :inlovebabe :owlcinta

  13. Loh kok loh kok seperti wanita itu ? Bukan anak kandung ? Oh Remi, untung ada Arran
    Btw ada beberapa kata yg typo hehehe

  14. piringcantik menulis:

    Ibunya kok tempramen ? :AKUGAKTERIMA

  15. Wahhh… Ternyata dia bukan ibu kandung Remi ya??? Jahar bgt sih kyk ibu tiri yg mukulin anaknya… Eh apa emang ibu tiri ya :ragunih

    Atau jangan2 Remi itu setengah manusia-setengah pengubah wujud? Dudududuhhhh… Makin penasaran :tidakks!
    Arran selamatkan Remi :superhero

  16. Nangis aku liat remi yg baik sekali mikirin emak dan adeknya tp emaknya malahan begitu. Malah mikir kalo itu buka emak kandung remi kali ya?

  17. KOk emak nya remi jahat ai, jangan2 remi bukan anak kandung nya, tuh ksian remi nya udh bawa pergi aja remi nya arran ksian di situ juga di siksa, aku fikir emak nya remi sayang sma remi ternyata nggak ksian remi nya???

  18. warihikawurry menulis:

    Jeng jeng Remi Keturunan pengubah mungkin :ragunih

  19. bungasuzuran menulis:

    Remi bkan anak kandung ibu yg slma ini mmbesarkannya…dan sprtinya ayah remi pengubah wujud jg…ayo tebak2 brhadiah…jd stlh diamati pmbaca slain jd komentator jg jd peramal yg ska tebak2an..huhu

  20. Authornya jagolah bikin reader penasaran, secara makin kesini makin banyak teka teki yg muncul.. Yg paling bikin kepo adl “siapa remi sebenarnya? latar belakangnya?”
    Ulala mamacih utk ceritanya yang oke punya.. ??

  21. TiwiWhielfElf menulis:

    Elah.. itu remi bukan anak kandung ibu.a ya??? Kok kyk histeris gtuu lht aran sm remi gg sengaja pelukan..

  22. loh.. sang ibu kok……?

  23. Plot nya ga diduga…
    Kirain emaknya remi tipe emak2 yg penyayang gitu…eh malah….
    Semangat thor…
    Iya, aq rasa juga cerita ini update nya dikit2 kayaknya :ragunih

    1. Ah sama kok, cerita yang lain malah ada yang hanya 4000words lho per partnya.
      Woa part 4 ini sampai 5449 words lho :sopan

      Mungkin karena teknik authornya yg berbeda dimana satu part ada sedikit adegan dengan waktu yang maju lambat tapi diceritakan secara detail jadi kesannya sedikit kejadian

  24. Itu bukan ibu aslinya ya? Jahat banget gila:( anak lagi sakit juga:( dasar ew ew ew :PATAHHATI

  25. princesskarin menulis:

    Astaga part ini kejam banget. Sumpah ikutan sakit ngebayangin jadi Remi. Itu bukan ibu kandung Remi ya kayak na.. Jahat banget sampe dipukulin gitu.. Untung ada Arran.

  26. Wah kok kejam ibunya? :’)

  27. putrinovianadwi menulis:

    Kasian Reminyaaaaaaaa :TERHARUBIRU :beruraiairmata :beruraiairmata

  28. Kok aku curiga kalo remi bukan anak kandung ibunya, apalagi tadi ibunya menyebutkan kalau remi sama “seperti perempuan itu”.

  29. cerita ini asli bikin penasaran. alurnya gak ketebak. author kerenlah bikin ceritanya. syg kurang panjang :( bersambungnya pasti wktu moment2 krusial gitu hiks harus nunggu seminggu lagi nih. Semangaat author,semoga bnyk inspirasi & wktu buat bikin cerita ini next part panjaaaaaanggg hehe. klo gak minggu depan double part mantep nih :p

    1. Aduh berapa kali harus author jelaskan, cerita woa ini sudah memenuhi standar PSA dimana minimal 4000 words malahan part ini lebih mencapai 5449 words

      Teknik authornya memang berbeda dimana alurnya maju lambat dan setiap adegan diceritakan detail jadi kesannya satu part hanya sedikit adegan dan terkesan singkat :sopan

  30. apa ibu yg membesarkan remi bukan ibu kandung??? kok kyknya kejam bgt sama remi
    siapa jg perempuan yg disebut murahan di kalimat kemarahan ibunya??? sepertinya ibu remi sgt benci sama perempuan itu sehingga membandingkannya dgn remi, apakah perempuan itu ibu kandung remi jd ibu pun membenci remi krn itu :gulungguling

    terima kasih bt updatenya, tetap semangat dan selalu sehat Tim Saira Akira :tebarbunga

  31. Ibunya remi kejam banget..
    Bukan ibu kandungnya ya?

  32. Lohh ealahhh ibunya remi kug kejam gto sihh… Kirain jd ibu lemah lmbut yg sayang bgt sm ank2nya… Pdahal si remi dah mohon2 bwt nglindungin kluarganya,yahh wlopun si ibu gtw…

    Ehhh…ehhh perempuan yg diblg ibu remi itu sp?? Apa jgn2 remi bkn ank kandungnya?? Ato mngkin remi sm lenka bkn ank kandungnya?? Widiiiihhh bikin penuasaran…

  33. Atsumichiaiko menulis:

    Jahat amat si emaknya :DOR!

  34. Duuuh!!! Kok remi jadi korban #KDRT emaknya!! :PEDIHH kasian dah ketemu sama arran yang dinginnya begitu !! Padahal arran jelas2 sudah menjelaskan semuanya?? Emaknya remi masih gak trima :GERAAH aku nangis liat remi digituin .. Remi gak anak kandungnya?? Kok seperti perempuan itu?? :ragunih
    Arran selamatkan remi.. Dan semua pasti akan terjawab secara perlahan2 nanti :cintakamumuach

  35. Wah remi bukan anak kandung emaknya? Parah sih, padahal remi udah usaha mati-matian gitu, tapi malah dipukuli :((

  36. Wah, ibu tiri yah, kejam bgt :PATAHHATI

  37. Itu pasti bukan ibu kandungnya Remi. Kejam amat.
    Arran juga, udah dibilangin agar nggak nyakitin ibu Remi ehh tetep aja nekat.
    Part selanjutnya ditunggu yaa

  38. Ibunya Remi kejam banget :PATAHHATI

  39. Dan siapa perempuan yang disebut oleh ibu Remi ketika memukul nya?? Remi bukan anak kandung nya kah??

  40. septianiDrew menulis:

    Bukan ibu kandung yah, itu ibu tiri?? :KAGEET
    Gila kejam banget. Padahal remi jga udah kerja keras lohh.. :CURIGAH
    Duhh itu arran jangan sampe ngebunuh ibu nya remi, walaupun dia kejam sama remi, tapi remi kan udh bilang jangan sakitin ibu dan adek nya. Penasaran sama part selanjutnya :LARIDEMIHIDUP

  41. Jgan2 mereka satu Bapa beda Emak :wekwekwek #ngawur udalah ikut mamas Arran aja eh tapi ntar di adili lagi sama Tetua wkwk words nya 5449 ya tambahin 4551dong HAHAHAAHA :NGAKAK :NGAKAK :NGAKAK :wekwekwek #peace :ngetawain :dragonmuahsanasini words mah gkjadi masalah yg penting apdet terooosssss :HUAHAHAHAHA :HUAHAHAHAHA :tepuk2tangan

  42. Laaah.. Ibu remi kok kdrt? Ada apa dgn keluarga ini sebelumnya?

  43. maygivandra menulis:

    Thank youuu ? Ini yg ditunggu-tunggu. Suka sukaaaaa….
    Ga ada yg salah sama part ini kok, menurutku ini sdh bnyk scene2nya Kak, ini kan baru part-part awal jadi yg lain mngkin berasa sdkit dan kurang krn pengetahuan kita ttg tokoh-tokohnya masih sebatas kehidupan Remi yg tiba2 ketemu sama macan kumbang dan saking antusiasnya sama cerita yg ini jadinya ngerasa ini kurang panjang mngkin sih ya ini cuma menurtku aja hehe maaf klo salah.
    Tapi klo mnrtku, ini sdh pas kok sesuai porsinya. Ini kan baru part-part awal jadinya masih bnyk hal-hal yg blum kita ketahui. Nunggu part-part berikutnya :HULAHULA yayyy

    Teganya ibunya itu :DORONG kan kasihan Reminya. Part endingnya so sweet krn Arran mau nolongin dan ngelindungi Remi sekaligus jadi part shock, rasain tuh buat ibunya :HUAHAHAHAHA
    Hmm klo gini kan aku jadi dukung banget klo Remi bakalan di bawa ke dunianya mereka dan cari tahu kenapa Remi kebal dari kekuatan Arran yg hebat itu daripada tinggal sama ibunya :PATAHHATI tapi kasihan Lenka jg klo nanti Remi pergi, ah dilema ini hihihi :LOONCAT
    Ready to wait and find how the next part. It must be anticipated…
    Enjoy this part
    Thank youuu
    Semangaaaaat buat Kakak Authornya
    And thank youuu udah buat cerita dgn tema seperti ini
    Tetep ditunggu part-part selanjutnya yg bakalan publish.
    GBU all and us ❤?

  44. SriKamalaDewi menulis:

    Wah2 ku kira ibunya remi baik ternyata :PATAHHATI :TERHARUBIRU :aaaKaboor
    Puas bacanya,.Semangat ya author?

  45. :PATAHHATI :PATAHHATI ibux kdrt jgn2 Remi cuma anak tiri :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA tambah penasaran aja :ragunih :ragunih :ragunih

  46. :PATAHHATI

  47. jangan jangan remi bukan anaknya,mana ada ibu mukul anaknya sampe segitunya,,
    arran bawa aja remi jauh jauh dari situ :LARIDEMIHIDUP :RAKUSS :tidakks! :tidakks! :inlovebabe

  48. Ya ampun… remi berasa kaya anak tiri…
    Penasaran sm cwe yg d maksud..
    Duch Arran pasti bakala bawa remi segera nich
    Secara remi abis babak belur begitu..

  49. mksi kak ..selalu d tunggu update’annya.tetap semangat.

  50. :beranilawansaya :DOR!

  51. RoseSherinX menulis:

    waw
    oke udah mulai kelihatan..remi bukan anak kandung si ibu, jd kemungkinan besar dia punya garis keturunan makhluk semacam arran. jadi gimana lanjutan ceritanya?

  52. Viola Zettevy Wijaya menulis:

    Kasian reminyaa

  53. :dragonnangis remi bukan anak kandung….

  54. aku menduga, remi bukan anak kandung ibu itu ahaha

  55. Hmn sepertinya bukan ibu kandung…

  56. isnaeninurhidayah menulis:

    Sudah mulai terpecahkan :tepuk2tangan

  57. KhairaAlfia menulis:

    Kok tega gitu sih sama Remi si Ibu ini,,
    Ya kalaupun Remi bukan anak kandungnya, janganlah berburuk sangka sama Remi,,

  58. Remi oh remi nasib mu.

    Semangat kak :TERHARUBIRU

  59. Remi oh remi nasib mu. :inlovebabe

    Semangat kak :TERHARUBIRU

  60. aq bingung mo komen apa…
    seharusnya ibunya g sekejam itu di saat kondisi yang demikian…

    mulai terkuak satu demi satu….
    dtunggu kejutan selanjutnya….
    semangat remi

  61. Remi anak tiri yak?

  62. EvitaSafitri menulis:

    Wohhhh ada yg marahhh…remi kyknya bukan anak kandung ibunya deh..penasaran abisss nunggu lanjutannya

  63. Arran oh arran.. Gue suka karakter cowok kejam kejam cute kayak gini.. Raw :DOR! :NGEBETT

  64. dianahinamory menulis:

    entah kenapa kalau ana crita baru pasti langsung suka….

    semangat buat ceritanya ya kak…. :dragonhihihi :dragonhihihi :dragonhihihi

  65. ely_siregar menulis:

    Kasihan yah remi…..sampek dipukuli kayak begitu…….masih penasaran siapa remi sebenarny sampek dia masih ttap ingat padahal dah beberapa kali dihilangkn ingatannya…..

  66. AnggiSyafita menulis:

    Kasian yaa remynyaaaa :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI

  67. oliziaasya1 menulis:

    Ya ampun ibunya tega banget
    Apa mungkin Remi bukan anak kandungnya. Kasian Remi….

  68. ibu :MARAHNANGIS :MARAHNANGIS :MARAHNANGIS jahadddddd :((((
    kasian remi :((((

  69. marietaddvie menulis:

    Ya ampun, ternyata ibu remi jahat banget yaa :DOR!

    Panasaran… panasaran… gak sabar tunggu kelanjutannya :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA

  70. Sepertinya Remi bukan anak kandung ibu itu, perlakuannya beda banget . Dia jga teriak2 bilang “wanita itu ”

    Kasihan banget Remi udah punya ibu galak, ketemu sama Arran lagi

  71. Author aran gak membunuh ibu remi khan ?? Tuch ibu seram jg marah ya, emak aku paling mulutnya aja gk pakai pukul.

  72. Ya ampun ank tiri too tapi kok yah gitu bgt ya kan kasihan Reminya
    Padahal baik bangeet… huuuuuu

    AUda deh Arran bawa dah Remi pergi drpd disiksa begitu..

    Ud bunuh aj mak tiri nya #emosi hihihi

  73. Ooo.. Remi bukan anak kandung si ibu ya? :CURIGAH siapa “dia” yg dimaksud si ibu kejam ini.. Hmn
    Ngomong2 perasaan Remi disini menderita bgt ya :( kasian… Bertubi2 gitu penderitaannya.. Kejam ihh

  74. famelovenda menulis:

    Kasihaaan remi. :PATAHHATI
    Kenapa ibunya tega sekali dan siapa perempuan yg dimaksud? Ibu kanding remi, kah? :PATAHHATI

    Araaan, selamatkan aku.
    #eh :LARIDEMIHIDUP

    Selamatkan remi :PATAHHATI

  75. ohhhh ternyata remi bukan anak kandung ibunya kali ya…..ko ibunya jahat bgt … :PEDIHH

  76. Mylinavanila menulis:

    Kok ibunya remi galak sihhhh

  77. parah bener dah tuh emak2 :ASAHPISAU2

  78. :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA

  79. RositaAmalani menulis:

    waahh ihhh Arran cepet bawa remi pergi aja deh. Baru tau kl remi menderita fisik dan batik, mamaknya jahat.

    Thank you Author PSA updatenya. Baca commen yang selalu bilang partnya sedikit mungkin belum merasa menulis sebanyak 5000 word itu sungguh bikin frustasi lho. Untuk mencapai 3000 word pun sudah bikin kejang-kejang apalagi 5000 word sudah ajib banget.
    Jadi terima saja apa yang dibagikan baca dan comment ya. Kasihan authornya sudah capek mikir sama ngetik. :LARIDEMIHIDUP

    Semangat Tim PSA unchhh unchhhh deh :KETAWAJAHADD

    1. :PEDIHH :PEDIHH

      :peluksabahat :peluksabahat

      :KISSYOU :KISSYOU

  80. ratu_kyuhae menulis:

    Jadi, Remi itu bukan anak kandungnya?! Kasian banget Remi, ga nyangka deh.. apa Remi tiap hari di pukul?!
    Mending sama arran aja deh.. Lenka masih ada ibunya.. tapi kasian juga sih Lenka masih kecil..

    Lanjutkan.. Semangat

  81. Kla dari perkataan ibunya remi saat marah, remi itu kayaknya bukan anak kandungnya….trus siapa orang tua remi sebenarnya???

  82. Gue mau kasih penghargaan setinggi-tingginya untuk semua author sairaakira.

    ceritanya ga ada yang kacangan, semuanya bermutu dengan alur yg bener-bener pas. Ga terlalu ngebingungin tapi jug ga mudah di tebak.

    Ah Twist remi yg ‘bisa jadi’ bukan anak kndungnya si ibu, jadi menjawab kenapa ingatan remi bisa ga hilang. Tdinya saya fikir krn remi mmg diciptakan buat arran, semacam mischa lah yang ga bisa jdi budak setelah di gigit aslan.

  83. Oh God gak sangka hidup Remi semenderita itu, padahal Remi sayang sekali sama keluarganya

  84. Kasihan sekali Remi… :PEDIHH
    Itu ibu2 jahat amat ya..kirain dia sayng sma Remi gak taunya galak gitu..padahl Remi udah mati2an brjuang buat mereka…. :semangatyangmembara
    Dan siapa perempuan itu..yg dimksdnya yah..ap mungkin ibu kndungny Remi kali ya… :ngambeknih

  85. Kasihan remi,padahal remi sudah baik bgt,malah dipukulin kaya gitu… :PEDIHH
    Bnr2 g’ punya hati ibunya remi tu,ya kalo memang anak tiri dan ngeresa g’ suka ama remi jgn dipukulin gitu dong,remi kn udah baik bgt mau ikut bekerja keras buat anak pesakitanmu dan kmu :semangatyangmembara :DORONG :DOR!

  86. Kemarin di part sebelumnya aku merasa kasihan pada ibu dan adik remi kalau ditinggal. Tapi kalo caranya kaya gini ko jadi kesel ya ma ibu (yang entah siapa sebenarnya). Arran bawa az remi jauh” dari ibu yg kaya gitu. Padahal diatas segalanya remi selalu mencintai ibu dan adiknya… :LARIDEMIHIDUP

  87. irdiantipujianingsih menulis:

    Remi bukan anak ibu itu ya?

  88. Chiharu_oktav menulis:

    Jangan2 remi bukan manusia???
    Jangan2 remi bukan anak kandung keluarga itu.
    Eh, ibunya remi udah mati ya???
    Waduch…
    Makin penuh misteri nich…

  89. RizdaIstighfarini menulis:

    Remi bukan anak kandungnya ya? Kasian :PEDIHH

  90. AriyaYumyum menulis:

    Bacanya tadi malam komen nya baru pagi ini hihihi

  91. Remi nasibmu nak :PEDIHH btw si ibu selalu bahas “perempuan itu”, dia siapa? Apakah ibu kandung Remi? atau selingkuhan ayahnya Remi?#ngelantur tapi emang bkin penasaran
    Kayaknya Arran bakal bawa si Remi klo udh tau situasi Remi kyk gtu :KETAWAJAHADD

  92. waahhhhh
    beneran cerita nya ga bisa di prediksi nih…
    makin cihuy deh baca nya….huhuhu
    nambah lagi yang di nanti nih….

    ??????

  93. Astaga, ibunya tega banget :TERHARUBIRU
    Aku kira ibunya Remi itu sosok yang sangat menyayangi anak-anaknya, ternyata dia tega sekali memukuli anaknya sendiri :KAGEET
    Kasian Remi yang udah banting tulang, demi mencukupi kebutuhan keluarganya harus dihina sama ibunya sendiri, itu sungguh menyakitkan :PATAHHATI
    Waahhh, Ayo Arran kamu harus menolong Remi dari ibu yang kejam itu :tidakks!

  94. fridadarren menulis:

    Jangan² reemi bukan anak kandung dari ibu yg bersamanya skarang.
    Huaa.. Penasaran sama part lnjutannyaa

  95. Untung Arran masuk yah kasian Remi kena KDRT :PATAHHATI

  96. Remi kasihan, gak nyangka ibu nya remi jahat. Eh, syukur deh bukan ibu kandung. Arran bawa remi aja ke tempat mu :MARAHNANGIS :PEDIHH

  97. Kata ” perempuan itu ” jelas menunjukan seseorang, aku menduga apa Remi bukanlah anak kandung dari ibu Remi yang ini, kenapa dia tega memukuli Remi, kenapa Remi begitu sangat2 menyayangi ibunya, setelah kejadian ini menghilangkan remi dari ingatan semua orang terdengar lebih menyenangkan. Oo aku kira adekan tubrukan itu bakalan jadi adegan romantis yang membuat ibu Remi berfikir bahwa arran adalah pacarannya dan BLA BLA BLA, yaa otak ku yang pasaran, tapi bukan PSA namannya kalau ceritanya beda dari yang lain. Yaa liat next nya aja nanti

    Keep writinggggg

  98. Ibunya remi melakukan KDRT tuh kasihan si remi nya.
    Terima kasih kak sudah update semangatt!! :)

  99. Wow, sepertinya remi bukan anak kandung ibunya. Sedih baca bagian akhirnya ?

  100. Kasihan banget remi di pukulin :PEDIHH

  101. Remi bukan anak ibunya yang sekarang kah?kog begitu banget perlakuannya sama remi…ish ish ish..pas banget aran lagi disana

  102. Ya Ampun gila bangetni author .ceritanya beneran gk bisa di tebak . Makin penasaran :tepuk2tangan :ragunih :owlbersedih

  103. G nyangka emaknya remi bgtu kayanya bkn emak kandung jg, penasaran sama masa lalu remi apalagi ibunya yg kasar itu nyebut2 wanita lain yg sepertinya berhubungan sama masa lalu remi :DOR! :PEDIHH :plakkk

  104. @author
    kalo ada yg merasa cerita Warfare of Ancestry ini kurang panjang, itu berarti ceritanya bagus. Membaca cerita yg bagus membuat reader ga sadar sdh melahap 5449 kata dan masih penasaran dgn kelanjutannya.
    Ganbatte, author!
    :owljatuhcinta :owlkasihbunga :dragonmintacium

    1. Aku bangeettt itu .. wah makasih yaa aku sampe gak sadar baca segitu banyak kata .. thanks thor

  105. DeeraSlythNeel menulis:

    Apa jadinya kalo ternyata salah satu orang tua Remi adalah kaum pengubah wajud utama?
    Woah~ pasti something sekali. Nggak sabar nemuin kejutan-kejutan lain di part berikutnya ?

  106. Remi jg baru siuman aja dibentak2 krn nggak tau keadaan Lenka. Ibu macam apa coba yg kyk gitu bukannya khawatir anaknya pingsan malah nuduh sembarangan udah gitu dipukuli lagi. Btw Arran nggak tega gitu yah liat remi disiksa duh feeling couple ini mah, udah jatuh cinta aja cepetan :NGEBETT

  107. ArinaRisaDewi menulis:

    Gitu amat si emaknya Remi :KAGEET
    Remi kasihan sama emaknya tapi si emak tega sama Remi :AKUGAKTERIMA
    Thanks author & psa team :MAWARR

  108. tiaranapitu menulis:

    :tepuk2tangan

  109. novi sopiana menulis:

    Wanita itu?siapa dia ?

  110. Saya shock.. :KAGEET
    Ibu Remi galak bgt… seperti perempuan itu.. mksdnya apa,??
    Jgn2 Remi bkn anak kandungnya…
    Jgn2 Remi anak angkat? Anak pungut?? :ragunih
    Mkanya Remi berbeda,Saya mulai Yakin.. Remi benar2 punya silsilah keturunannya shapeshifter… :HULAHULA

    Aww… Arran mulai posesif… :TERHARUBIRU
    Sampai gercep gitu lgsg bertindak mo bunuh ibunya Remi… :KETAWAJAHADD

    Duh,ini tbc,nya bkin penasaran…
    D tunggu bgt ini apdet Next partnya… :menyerah :byesampaijumpa

  111. woaah trnyata bkn ank kandung yaa? hmm.. apa ortu remi punya hubungan sama kaum pengubah wujud y makanya ingatannya gk bsa dhpus? :ragunih
    sihiyy arran kyaknya tipe kejam-kejam cute nih :dragonmintacium sangkain dy gk punya hati sama sekali :memikirkanrencana

  112. Jngan” remi bukan ank kandung d kluarga itu :ragunih

  113. Aduuuhhh arran kelepasan deh, lagian siih ibunya remi marahnya smpai segitunya tanpa mendengar penjelasan remi :bebekberkibar

  114. FitriErmawati menulis:

    Dia bukan ibu kandungnya kali ya…

  115. kq curiganya itu bukan ibu kandung remi y

  116. Kenapa ibu nya remi tega mukulin remi kayak gitu?
    Ibu nya remi jg gak peduli sm remi,yg dy peduliin cm lenka..
    Padahal remi udh kerja keras buat bantu ibunya dan adiknya..
    Apa maksud ibu nya remi,kalo remi mirip perempuan itu?
    Apa jangan2 remi bukan anak kandungnya?
    Apa remi anak dr pengubah wujud jg ea,makanya dy kebal sm kekuatan arran dan yerev dan sapa tw jg kebal sm makhluk pengubah wujud lainnya….
    Tambah penasaran sm ceritanya…

  117. Yakin lah maknya remi udah gila, :menyerah

  118. Nah lohhh emak remi slah sangka hiksss kasihan remi d gebukin ciyeee aran gak tahan Dngrt remi d siksa…apa itu ikatan huhu
    Duhh ibu remi gualakk bgt sih..
    Tp yaa namanya juga ibu paniklah pkiran gak enggak liet ananknya du kamar pelukan ma pria asing
    Si lenka sakit apa sihh

  119. :KAGEET :KAGEET Tingkah ibunya Remi bikin Shock! Salah paham kok sampe mukul dan lupa diri gitu.
    Aduh, abang Arran langsung marah nih.

  120. RikaSaktiman menulis:

    Sadis ibunya remi ???

  121. Disaat air mata uda mau jatoh krn prihatin keadaan remi ehhh tau2 nya uda selesai aja part ini :PEDIHH
    Lanjutkan up nya thor .. jngan kelamaan yaa .. penasaraan :TERHARUBIRU

  122. Ooooh jadi begitu , karena Remi sepertinya bukan anak kandung Si Ibu , Si Ibu memperlakukan Remi dengan kasar , mungkin anak kandung Si Ibu hanyalah Lenka , di lihat betapa perhatiannya Si Ibu pada Lenka.
    Dan ada kemungkinan entah itu Ibu kandung Remi atau Ayah Remi memiliki hubungan dengan kaum pengubah wujud. :KAGEET

  123. NiMadeUtami menulis:

    Penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya ya :IMUT :bebeknyantai

  124. well stelah baca ini aku merasa bersyukur dgn apa yg aku miliki skrg..
    bukn hanya soal materi, tp ortu..
    walupun jujur ortuku bkn jnis yg suka menunjukkan ksih syg scara gamblang, apalagi Bapak, tp setidaknya aku tdk siperlakukn sprti Remi. dipukul pernah, tp tdk seperti Remi yg dipukul tdk manusiawi sprt itu..

    untuk part ini mmbuatku mkin pnasarn, knp Remi masih ttp ingat..?? jgn2 dia jga slah satu perubah wujud..?? ato setdknya darahnya separuh perubah wujud..??
    hmmpp

  125. maharaniryt menulis:

    Oh my God..! Ternyata ibunya remi sadis juga. Dan sepertinya Remi bukan anak kandung :PATAHHATI
    Ibunya lupa diri, Arran pun ikut lupa diri sampe murka gitu :KETAWAJAHADD

  126. “Dia” Remi bukan anak kandung ibunya ya, jadi lenka ya anak kandungnya sampai lupa diri nyiksa Remi,mungkin ibu kandung Remi salah satu keturunan kaum pengubah wujud :wekwekwek

  127. Itu kayaknya emak tiri deh wkwkwkwkw apa itu hnya emak angkat yaaaa.
    Kok jahat banget

  128. Dari part ini mulai penasaran ngikutin ceritanya. Arran bisa iba juga ternyata :CUBITPIPI authornya keren ih semua ceritanya bagus bagus :D

  129. Yaampun deg degan aku

  130. ibu tiri … hanya cinta cinta … kepada anaknya saja … #ehh malah nyanyi dangdut. hahahha

    Ini pasri ibu tiri nih. masa iya ibu kandung ngatain anaknya pelacur.

    arran … ku mohon …. selamatkan aku #eeehhh :gulungguling :gulungguling :gulungguling

  131. Semakin menarik dan tambah penasaran dengan cerita masa lalu Remi dan sepertinya arran mulai merasa iba dengan remi :ragunih

  132. ariskadea2015 menulis:

    Remi tuh kayaknya bukan anaknya deh ? Makanya punya kelebihan begitu, :DORONG :CURIGAH

  133. Remi bukan anak ibunya…
    Dan ibu kandung Remi adalah wanita istimewa…jangan.janga….salah satu tetua??? Atau ayahnya???
    Gak sabar kelanjutannya….
    Makin seru ini mah

  134. Bakal masuk list fav setelah EC?

  135. Bakal masuk list fav setelah EC? :LARIDEMIHIDUP

  136. Bechamvictoria menulis:

    Lah ini kan Remi bilang lagi Sakit terus Arran nganter dia pulang Gitu.
    tapi kok Ibunya Remi justru Tidak peduli kan Remi anaknya?
    Malahan Remi dipukul Dengan membabi Buta satu kata untuk Emak nya “Kejam”
    Dan Siapa perempuan /wanita yang di maksud coba??

  137. Ibunya Remy gila ya
    Kasian Remy dipukuli gitu :LARIDEMIHIDUP

  138. Sadis banget tu ibu. Udah dibantu malah seenak jidat mukul”.. Gag tau diri

  139. imanasihudin menulis:

    Woooooooow makin seruuuu

  140. wow (ga bisa komen lagi….)

  141. Kirain ibu remi sayang juga sama dia ternyata,,, kalau gini sih lebih baik remi ikut sama arran aja.
    Semangat ya kk tim PSA semuanya

  142. Jangan-jangan ibu yang membesarkan Remi sekarang adalah bibinya lagi…
    Oke fix. Remi punya latar belakang yang berkaitan dengan shapeshifter dan kemungkinan bapaknya ada salah satu petinggi disana…wkwkwk :HUAHAHAHAHA #mulai berimajinasi.

  143. PrivateReaders menulis:

    hmmmm, anak siapakah remi ini? pasti bukan anak emaknya, kejam gitu sih emaknya.. :ASAHPISAU2 padahal remi sayang banget sama ni orang..

    mungkin remi anak adek nya yg nikah sama perubah wujud, dan yg ngaku2 ibunya ini iri.. yaaah, semacam itu lah… *mulai menduga2* :ragunih

    uda arran bawa aja reminya.. emaknya ga sayang gitu kok… :byesampaijumpa tp kasihan si lenka ya jadinya klo remi dibawa..

  144. Remi anak tiri? :tidakks! :menyerah

  145. Awalnya aku ngira kalo keluarga remi adalah keluarga bahagia, tp sepertinya cuma remi yg mikirin keluarganya. Ya paling cuma adek remi yg perduli sama remi di rumahnya.

  146. indah_stephanie menulis:

    Knp ibunya kejam banget ama Remi??? Udah dibilangin kalo Remi sakit,kq masih dipukulin gitu??
    Apa Remi bukan anak kandungnya ya??
    Untung ada Arran ngebelain…

    Btw,,makasih yaa udah update,,aq nunggu2 banget cerita yg ini soalnya penasaran ama asal usul Remi yg gk mempan ama kekuatan penghilang ingatannya Arran…

  147. Anothersidesofme menulis:

    IBu macam apa itu ? Jahat banget ama anak sendiri pdahal anaknya uda mohon2 untuk ga dibunuh krn mau nolongin ibunya dan adiknya….trus anaknya pingsan loh krn sakit…. Eh malah dipukulin… Waras ga sih… Lampiasin emosi kayak gitu ke anak…. Arran yg kurang manusiawi aja ngamuk wkkwkw

  148. Silviekim017 menulis:

    Jangan-jangan itu bukan ibu kandung remi. Dan remi salah satu keturunan kaum pengubah wujud.
    Ahhh…. makin seru. :LARIDEMIHIDUP

  149. Choco_cone31 menulis:

    ternyata ibu tiri ya, kasihan bgt remi untung adaa arran, wlupun dinginnya kebangetan tp arran msh punya hati ya.. Hiks, terharuu saya..

  150. Penasaran dengan latar belakang Remi?..
    Keep fighting team psa

  151. Wah parah itu ibunya kayak ibu tiri jahat amattt.

  152. What?!!!
    Jangan2 bapaknya Remi dlu selingkuh dgn ibu kandungnya Remi yg seorang shapeshifter!
    Makanya ibunya yg skrg marah besar!!!

    Kasian Remiiii ???

  153. eeeaaaa…. arran mah galak2 tapi perhatian amat sih :dragonhihihi :dragonhihihi
    arran sampe mau belain remi dan membantu remi ,,, cieee cieeee :dragonmuach :dragonmuach
    aku ga nyngka ternyata ibu nya remi kasar bnget, aku kira ibu nya adalah ibu yg baik dan lemah lembut karena sangat menyayangi lenka ,,, dan ternyata jeng jeng jeng aku terkejut pasa baca ibu nya ternyata jauh dari gambaran yg aku impikan wkwkwkwk….
    benar2 penuh dengan kejutan ,,,, klo gini arran mending bawa remi aja pergi ,,,, biar ibu nya tau gimana rasa nya klo ga ada remi…. tega sungguh tega :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI :PATAHHATI
    ga sabar gu next nya hihihi,,, tapi aku akan selalu menunggu :BAAAAAA :BAAAAAA

  154. Ibu tiri kejaaam :PATAHHATI

  155. Ouhh,,.saya kira keluarga remi itu …keluarga sederhana yg harmonis.. :tidakks!
    Gilee jahat banget main tuduh begitu…..Low pun remi bukan anak nya masa gak punya rasa kemanusiaan sedikit.. :semangatyangmembara
    Kalah dech sama arran yg notaben nya bukan manusia tapi masih punya rasa kemanusiaan.,, :PELUKRINDU
    Di tunggu lanjutannya :bebeknyantai

  156. Shock banget baca pas ibu nya Remi maraaahhhh.. Ibunya Remi sadisss banget harusnya kan tanya bail baik dulu jangan pukul pukul segalaaaaaa..
    Duhhhh sumpah kirain ibu nya Remi itu baiknya kebangetan…

    Perempuan murahan itu? Perempuan itu yang dimaksud siapa yaaaaa?? Apa Remi bukan anak kandung ibu nya yang sekarang?? Atau emang dia anak dari pengubah wujud jugaaaaa????

    Ahhhh kok makin penasaran akuuuuttt.
    Arran ayo tolong remi nya.. Ditunggu kelanjutannya thor. Semangaaaat semangaaaaaat
    :inlovebabe :NGEBETT

  157. Duh kok Remi dipukul kasian bgt. Ibunya Remi kejam ih :owlbersedih maksud kata2 kau seperti perempuan itu apa coba. Jgn2 Remi bkn anak dr ibunya skrng huh Remi yg sabar ya yg kuat. Untung ada Arran jd ada yg nolongin huhu
    Makasih kaka team PSA update-annya hihi.. semangat terus yeayy laflaf

  158. Kasian remi :TERHARUBIRU knp ibunya jahat sekali..mungkinkah dia bukan ibu kandungnya ?? Sampai2 remi disiksa gitu :AKUGAKTERIMA arran ayooo selamatkan remi :tidakks! Msh penasaran remi sbnarnya siapa??? Apa dia salah satu pengubah wujud jugaa ???? :ragunih

  159. Bukan ibu kandung kah ???
    Kasihan bgt remi.. Bawa aja remi dan lenka pergi, arran..

  160. Ko ibunya remi jahat???? :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA :AKUGAKTERIMA

  161. Ibunya jahat bgt..
    Arran kerenn

  162. bookaaholixx menulis:

    Oh…my gatttt….kasian banget remix…..udh kerja cape2 juga.trus emang remi bukan anak kandung yaa…klo gitu remi anak siapa dongg…..aih..aih makin penasaran nih.semangat ya tim PSA….buat updatex…. :KISSYOU

  163. Jahat banget ibu nya
    ibu tiri mungkin ya

  164. Remi bukan anak kandung??? Jahat sekali ibunya,,mungkinkah ibu remi sebangsa arran?penasaraaaaan :LARIDEMIHIDUP

  165. :LARIDEMIHIDUP

  166. Wahh , kayaknya Remi bukan anaknya deh, dr cacian si ibu yg keluar,,, hmm kira2 Remi anak siapa yah sebenernya? Cepet update lagi dongggg,,heee

  167. Remi bkn anak kandung nya??

  168. nurulalawiyah07 menulis:

    Dasar emak-emak miskin tapi bayak gaya ?

  169. Mungkin remi keturunan pengubah wujud?

  170. Yaampun kok ibunya jahat banget ?

  171. Sri setiani menulis:

    Wah kayaknya Remi bukan anak kandung ibunya…
    Kasian banget dipukulin kayak gtu…
    Sepertinya keputusan Arran buat bawa Remi ngilang dari lingkungannya bner dech…
    Tapi siapa ya sebenarnya Remi, jangan2 ibu kandungnya
    itu saudara ibunya yg sekarang dan ibu kandungnya itu nikah sama kaum pengubah wujud lagi….

  172. Apa mungkin remi setengah manusia daan setengah pengubah wujud ya. Dia juga bukan anak kandung kluarga itu ky nya

  173. iriienfadiliah menulis:

    Ibunya remi kejam bgt ….

  174. anna_yunita menulis:

    Remi anak tiri? Kok tragis :PATAHHATI

  175. Ibu tiri kah ini? kejam amat..

  176. Ikut tegang..

  177. ResiSaptariyani menulis:

    Ternyata ibunya jahat, Remi mending sama Arran ajaaaa

  178. Ibunya Remi tega bgt mukul Remi sampai gt :semangatyangmembara

  179. Waduh, sadis amat tuh emak”.. kya nya Remi bukan anaknya ya? Trs Remi juga keturunan pengubah wujud kah? Sepertinya c begitu.. ??

  180. :PATAHHATI :PEDIHH

  181. Jangan” itu bukan ibu kandung Remi.. atau ayah Remi punya istri 2..
    Ah,, sudahlah..
    Hanya Tuhan dan penulis yg tau kisah selanjutnya.. ha

    Para admin SA, semoga sehat selalu. Spy cepet apdet.. ??

  182. brarti remi bukan anak kandung ya???
    kirain mereka kluarga yang harmonis, ternyata ibunya kejam, sperti di sinetron2
    jangan2 remi bukan manusia biasa atau dia sebangsa arran kali ya…

  183. Ternyata Remi anak tiri. Anak yg dititipkan kepada ibunya. Ckckckck

  184. Ibu tiri mah ini…
    Kejem banget..
    Udah dibilang sakit masih aja nuduh remi jadi pelacur..
    :AKUGAKTERIMA :BANTING!

  185. ngeri nih emak emak

  186. Remi bukan anak ibunya ya? Ibunya serem banget pas marah :KAGEET

  187. Ini namanya sifat acuh tak acuh yaa???
    #tanyaarran
    :NABRAKKACA

    Love PSA team

  188. Kasian banget remi sampe d pukulin gitu, ternyata remi bukan anak kandung ibunya yaa. Pantes remi aneh ttep masih ingt aja tentang aran :bebekmikirkeras kira2 remi siapa ya ?

    Ayoo arran bawa remi pergi aja. :LOONCAT :LOONCAT

  189. bukan ibu kandungnya ya? apa mungkin remi ada keturunan shifter seperti arran juga?
    untung arran menolong remi.

  190. It's Me Muthy menulis:

    Oh shit!!!
    TIMP PSA selalu bisa buat dagdigdug yah..
    Jadi tambah penasaraaan..
    Keknya remi anak yg dibawa bapaknya kerumah itu, mgkin anak angkat?
    Aduuhh.. arraann kamuuu luarr biasaa.. bawa aja si remiii :tepuk2tangan :tepuk2tangan :tepuk2tangan

  191. Ayo …. beri pelajaran juga Arran !

  192. Sedih liat remi T.T

  193. OrryelNarsa menulis:

    Remi anak tiri??.. Okee..
    Aku udah mulai curiga kalau Remi itu sejenis sama Arran..

  194. ibu tiri

  195. Untung Lenka tidur Kalo Gak Ngeliat Kalo ibunya itu suka mukull, Arran serem ihh, main Cekek muluu

  196. Cerita ini di post 2x seminggu dong team psa

    1. Khanza nabilla menulis:

      iyaa bener tuh, kaya Inevitable War dulu

  197. Lightfire0511 menulis:

    :PATAHHATI

  198. kanaya_chan menulis:

    Kayanya ibu tiri deh ,mudah2 an dibawa pergi reminya :SEMANGATLEMBUR :SEMANGATLEMBU

  199. Wahhy ternyata ibu Remi jahat ya..
    Arran selamatin Remi dongg

  200. raraagustin menulis:

    Kasian Remi.
    Itu bukan ibu kandungnya yaa ? Tega banget dia

    Sebenernya ada hubungan apa yaa Remi sama klan Arran. Uhh penasaran banget

  201. Remi anak selingkuhan ayahnya Remi?????? :aaaKaboor

  202. Adh ko ibu remi kejam begitu, jangan2 dia bukan ibu kandungnya .. :PEDIHH

  203. Adh ko ibu remi kejam begitu, jangan2 dia bukan ibu kandungnya .. :PEDIHH :PATAHHATI

  204. anisadenisa menulis:

    Bagus arran, sepertinya remi bukan anak kandung ibunya.
    Bawa saja remi, tpi nanti kasihan sama adiknya remi, semakin kesepian klau ditinggalkan remi… ???

  205. gue sangka ibunya remi baik, eh ga taunya lebih sadis dari Arran, Arran jangan jangan jd berubah haluan rencana nanti, keliatannya ga tega sama perhatian gitu sama Remi sampe sampe ngebelain Remi segitunya :tepuk2tangan
    udahlah Arran lupain aja rencana lo yg jahat itu buat Remi, kasian Remi bebannya udah parah, masa tega sih lo ran :nangisgulinggulingan

  206. Helena_stark menulis:

    Ya ampun, ibu Remi kok jahat gitu sih. Jangan gitu dong ibu… Jangaaannn

  207. Yaampun kejam banget ibunya Remi. Remi sakit aja ga khawatir. Kasian Remi nya. Jika T.T

  208. Aku punya hipotesa sendiri dari cerita ini, kemungkinan ibu remi ini bukan ibu kandungnya. Kayaknya remi ini punya keturunan sama kyk arran makanya pas diilangin ingatanya malah gk ilang#ngacomodeon #inicumakomenasal??

  209. zhee_beauty menulis:

    :beruraiairmata

  210. hahaha aku nangis remi dipukulin emakny jHat bgt :KECEWAHATI
    makin penasarannnnnn :LARIDEMIHIDUP

  211. yaampunn ibunya jahat banget sihh :PEDIHH udahlahh bawa aja reminya pergi daripada disiksa gitu :SERET

  212. Seorang Ibu kandung gk mungkin tega mukulin anakny sampe segituny :beruraiairmata

  213. Oh my arrann??

  214. Kalau di lihat dari sdt pandang Remi, Ibunya sptinya orang yang baik. Gak taunya kejam banget ngalahin Ibu tiri.

  215. WOWW. SERRRUUUUUU SANGAAAAAT KAKAAAAK ???.

  216. WOWW. SERRRUUUUUU SANGAAAAAT KAKAAAAK ??????.

  217. Mungkin ibunya remi sedang kerasukan makhluk lain

  218. Perempuan itu?! Siapa yaa? :ragunih

    Arran keren banget, udah gendongin dari cafe ke rumah, nyelimutin pas tidur, jagain pas lagi tidur, meluk pas mau jatoh, sekarang belain remi dari kekejaman emaknya~~ uuhh, co cwitt~ :inlovebabe :cintakamumuach
    Kalo arran sifatnya gak dingin pasti bakalan lebih mantap..

  219. @gema_annisa menulis:

    Ternyata oh ternyata Ibunya Remi cem ibu tiri cinderella :NABRAKKACA :LARIDEMIHIDUP padahal kalau dilihat dr sudut pdg Remi ibunya kayanya ibu yg baek :AKUGAKTERIMA Remi jangan mau jd cinderella ah :AKUGAKTERIMA

    Kalau gini caranya lbh baik Arran bawa Remi aja, hidupnya Remi pasri lbh bahagia :cintakamumuach

    Thanks for update and keep fighthing team PSA :HULAHULA

  220. Emaknya kok kaya gitu amat :owlemosi :owlemosi :owlemosi
    Jangan-jangan bkn emak kandung :dragonmikirdulu :ragunih

  221. Sthefaany91 menulis:

    Apa remi bukan anak kandung ibu nya?

  222. lulu nita wijaya menulis:

    Jangan jangan ayah remi kabur dengan pelacur meninggal ibunya remi…sehingga ibu remi menjadi dendam dengan yg namanya makhluk pelacur…btw kasian remi

  223. Litarizau20 menulis:

    Loh kok ibunya Remi kejam banget sih, kayanya bukan ibu kandung Remi deh :ngupildoeloe udah deh Arran bawa aja Remi ikut sama kamu hehehe

  224. Awalnya mengiraa hidup Remi sudah cukup menyedihkan tanpa harus ditambah lagi dengan perlakuan Ibunya yang kasar. Ibunya bilang perempuan itu. Siapa perempuan yang dimaksudnya? Saya menduga Remi bukanlah anak kandungnya. Cerita yang semakin menarik.

  225. gatau kenapa kepikirnag trio cool : akira, aslan, arran

    1. Kok samaaan sih, aku juga nganggap mereka trio cool ?

  226. Ibunya kejem amat kek ibunya letnan paris

  227. ntanlestari menulis:

    Adoooo arran tjakep banget dah suka banget gw unnchhh

  228. itu ibu nya Remi tega beuddd :TERHARUBIRU
    udahlah Remi dibawa pergi sama Arran aja :dragonmintacium

  229. Tks ya team PSA Project udh update. Kok ibunya Remi jhat bgt c mukulin Remi jgn2 itu ibu tiri lagi. Arran buruan selamtkan Remi

  230. Kayaknya itu ibu tiri Remi, terus remi punya keturunan pengubah wujud makanya ingatannya gak hilang waktu di hapus Arran

  231. Arran you find your mate ??????❤❤❤❤❤❤❤ :NGEBETT :KETAWAJAHADD :AKUGAKTERIMA :HULAHULA

  232. FuntasticSentences01 menulis:

    Aku syoook. May God, secapek spa on harus ya, kek gitu. Kirain ibunya remind itu penyabar

  233. FuntasticSentences01 menulis:

    Aku syoook. May God, secapek apa pun harus ya, kek gitu. Kirain ibunya remi itu penyabar :PATAHHATI

  234. FuntasticSentences01 menulis:

    Aku syoook. May God, secapek apa pun harus ya, kek gitu. Kirain ibunya remind itu penyabar :PATAHHATI

  235. Sekalinya nongol ibunya Remi bak nenek lampir yg kesetanan, ketauan kelakuannya kejam ma Remi,kasian Remi …

  236. CoffeTree19 menulis:

    ibunya duh. jahat banget kayak ibu tiri. kejamnya kayak ibu kota. eh…

  237. Galak amat yak ibunya remi

  238. Remi anak tiri??? Emaknya sadissss :LARIDEMIHIDUP

  239. dewi kusuma ningrum menulis:

    gaswaaaatttttttt arran marah besarrrr udhh raannn bawa pergi ajaaaa

  240. November in Love menulis:

    Ngeri bgt sih emaknya remi…pas awal2 remi cergta tntg ibu dn adikny, aq pikir ibunya itu kyk bibi catherine…
    Gak taunya malah kyk monster..

  241. Wah… trxta bkn anak kndung toh :KAGEET pntes remi masih ingat meski dah dihapus ingatan x engga kya lenka :AKUGAKTERIMA
    Apa jngan” remi prubah bntuk jga ya… :ragunih

  242. FarrasAzizah menulis:

    Mungkin maksud kata-kata ibu remi “Kau seperti perempuan itu” maksudnya ibu kandung remi.. Hmmm

  243. Ya ampun remiii digebukin emaknyaaaaa…. arran tolongin dunkkkkkkk…. dibawa ke dunia arran mau bangeddd >.<

  244. hanasakuraaprilia menulis:

    Kayaknya remi bukan anak kandung ibunya ya kok ibunya bisa tega banget gitu.

    Makasih udah updet author di tunggu part selanjutnya

  245. :LARIDEMIHIDUP
    Arran marah tuh . oh ibu tirii, kejamnya dirimu. si Arran udah mulai simpati sama remi. semoga makin deket yak aama remi biar remi ada yg lindungin . hiks .

  246. kayaknya ini bukan ibu kandung remi, mungkin ibu kandung remi yg asli ada hubungannya dg arran yang ga bisa nginglangin ingatannya remi.

  247. Udah edan itu ibunya. Ckck

  248. Kasian banget si remi

  249. dwioktapia30 menulis:

    :supershock :aaaKaboor

  250. Aku pikir ibunya remi itu baik, ternyataaaaa :CURIGAH :CURIGAH baru muncul sekali langsung ngamuk-ngamuk. Dan aku menduga itu bukan ibu kandung remi. Kayaknya sih remi anak tiri yang diasuh doang sama dia. Anaknya mungkin cuma lenka.
    Dan mungkin ibu kandung remi adalah sosok pengubah wujud juga makanya remi susah dihilangkan ingatannya. Masih bingung sih. :ragunih :ragunih
    Abis ini ibu remi curiga gak yah? Secara arran ngamuk kek gitu. Udah deh, mending remi ikut arran aja, walau awalnya tersiksa secara batin, tapi next-nya dia bakal bahagia kok.

  251. MellaVictoryAri08 menulis:

    Emaknya si remi jahat amat,, bunuh saja emaknya remi ran,,, gasuka liatnya eh bacanya ding hahahaha btw kyknya si remi ini keturunan pengubah wujud juga deh hemmmm di tunggu next nya kak CEMUNGUT

  252. JessicaNathalya menulis:

    Mamanya Remi jahat, kejam, kok gitu ke anaknya? Pilih kasih nihh..

  253. tkadeviachita menulis:

    Sedih bacanya..

  254. ARRAN, SELAMATKAN REMII!!

  255. ibunya remi kejam bgt.. jgn2 ibu tiri lagii. arran bunuh aja deh ibunya remi itu :MARAHNANGIS

  256. baru pertama kalinya Arran kelihatan keren banget. Padahal sebelumnya nyebelin banget.. hehehe..
    kayaknya Remi bukan anak kandung ibunya deh..

  257. Sepertinya Remi bukan anak kandung ya….terus anak ny siapa????

  258. perisaijiwa menulis:

    Wlau ibu nya keterlaluan, tp mungkin itu bntuk khwatir dan rsa bersalah beliau,mersa gagal mendidik, dn melindungi,ARRAN please.. jngn d apa2 in ibu ma adik nya remi ? :nangisgulinggulingan :anakayamnangis :kehilangan :bebeknyantai

  259. anita aritonang menulis:

    Remi anak siapa ya?

  260. kushiikushii menulis:

    Tragis remi hidup nya ??

  261. jvevangelistas menulis:

    :LARIDEMIHIDUP pengen gasak emaknya remi. Keanya itu emak tirinya deh ..

  262. rennymamalia menulis:

    di tunggu lanjutanx

  263. sedihnya jadi remi…

  264. DhaniRahman menulis:

    Itu ibu kejem banget masa ga liat kondisi anaknya main pukul aja setidaknya ibu punya intuisi liat kondisi anaknya :owlemosi :bebekngintipdendam

  265. Emang ngak salah dari awal suka cerita ini???

  266. Itu…Emak tiri ya??Jahat bgt, pdhal Uda d bantu cari nafkah… :DOR!
    Semangat tinggi PSA…Aq setia menggunakan kelanjutannya :semangatyangmembara :HULAHULA

  267. Astaga jahat banget sih ibu nya remi :ASAHPISAU2
    Apa remi bukan anak kandungnya?? :CURIGAH :CURIGAH

  268. Kasihan remi
    Pengen nabok ibunya :mauikutan :ASAHPISAU2

  269. lianasusana menulis:

    Ibu nya Remi bkn ibu kandung y?Ko kyk ny jahat bgt.kasihan Remi KLO sampel d pukulan gtu SMA ibuny

  270. beautyvvw22 menulis:

    Bunuh aja ibunyaaa:”” jahat gitu :LARIDEMIHIDUP :ternyatahulk

  271. abdullatifh menulis:

    WTH…. Is she truely her mother?

  272. Arran selamatkan Remi!!

  273. diniariyani menulis:

    Kasihan Remi ?
    Arran hayoo selamatkan Remi…?

  274. :eluskesayangan :eluskesayangan

  275. Mulai terkuak sepertinya

  276. Dari cerita nya si remi yg chapter2 sblmnya kirain tuh ibunya baik penyayang banget eh ternyata sama reminya begitu… Hmm remi jgn naif naif banget lah kasian kamu wkwk

  277. Lazagna_sauces menulis:

    Bukan manusia hehe :menyerah

  278. she_nnanirwana menulis:

    Kok tega bgt mamanya padahal remi udh bela2in mohon2 :LARIDEMIHIDUP :TERHARUBIRU

  279. tesalonika78 menulis:

    :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU remi banget nasibnya,…….
    Semoga arran ga galak2 amat ya ke remi
    i love team PSA ???

  280. IkaSuciningrum4 menulis:

    Remi hiks..hiks..hiks :dragonbaper
    Udah Arran remi bawa aja kasian kan dia

  281. yuanitapradana menulis:

    Ibunya jahat ternyata .. aq kira baik

  282. VivianSweet8 menulis:

    Sepertinya itu bukan ibu kandung remi..jangan2 sebenarnya remi adalah keturunan dari pengubah wujud jugaa…

  283. kahfizuraida menulis:

    Kasian remi hikssss :PATAHHATI

  284. Ayo Arran bawa Remi pergi dari sana…selamatkan Remii….

  285. Siapa sebenarnya remi? Ibu remi ternyata jahat tega banget mukulin remi kaya gitu

  286. Riyanti Widiastuti menulis:

    Ih ga nyangka ibu nya jahat bgt, kasian Remi :dragonnangis

    Atau jangan2 Ibu tiri / ibu angkat ya? Ko ngomongnya sama ma “dia” ? Perempuan murahan yg melacurkan diri?? Dia nya itu siapa ya ? :dragonmikirdulu

    Aissss jadi penasaran aja nich, tambah 1 porsi lagi donk ceritanya :bebekmakanmie

    Makasiih Kk uda di update :inlovebabe

  287. Kaya nya itu bukan ibu kandung remi kirain ibu nya baik ga tau nya jahat , arran selamatkan remi kasian anak baik kaya remi d siksa ibu nya

  288. Busyeet ibunya kejam amat. Jgn2 ini bukan kali pertama ibunya gebukin dia lagi.

  289. Ya ampun gak ngira kalo remi disiksa sama ibunya….
    Udahlah bawa aja arran itu remi kerumah kami eaaaa

  290. Udah remi pergi aja sama arran

  291. Careymissoworld menulis:

    ARRRRRRRAAAAAANNNNN

  292. Remi bukan anak kandung sepertinya, kalau dari kata2 ibunya

  293. ditunggu lanjutannya … smgt penasaran sm lanjutannya…. :PATAHHATI :PATAHHATI

  294. Kayanya remi bukan anak kandung ibunya ya :KECEWAHATI

  295. irmarachmawati menulis:

    Remi masih penuh dengan misteri

  296. kenyaberlian menulis:

    duuh kasian bget Remi. dugaan saya si Remi ini bukn anak kandung ibunya yg skrg. dan ibu Remi yg sebenarny bs jd dulu pernah jatuh cinta sm kaum pengubah jg shg kemungkinan Remi jg pny darah kaum pengubah.
    hmm.. apakah dugaan saya benar?
    hehehe sok tau bget saya.

    mkasih buat para au yg udah ksih crt yg sgt menghibur ini y.
    :)

  297. fadhila210601 menulis:

    :PANDAELUS :PANDAELUS

  298. Bukan mama kandung remi tuh pasti, kejamm bgtt.. Arrant selamatkan remiii

  299. Hemmmm bang arran jadi care nih ama remi.. :tepuk2tangan

  300. naira222144 menulis:

    Remi kasian ya ampun ??

  301. dwi kartika menulis:

    aduh jadi melow :PATAHHATI

  302. Homina homina homina jadi ibunya remi bukan ibu kandung?! BTW ARRAN JAHAT! KAMU BUAT AKU LUPA JENDRAL AKIRA! HIKSSSSSSS :supershock

  303. Kayax Remi itu bukan anak kandung ibux, mgkn anak saudarax yg sdh meninggal atau anak selingkuhan suamix…mkx naluri keibuanx krg ada……kshn Remi

  304. perempuan itu??siapakah “perempuan itu”??jgn jangan remi bukan anak kandung tu ibu ?
    ibunya jahat bgt, pdahal udah dijelasin ??

    ditunggu update’an selanjutnya thor

  305. Fransiscalavoie menulis:

    Ibunya jahat bgt -_-

  306. Perempuan itu?!
    Jadi remi yatim piatu? Atau jangan2 ortu remi dari kaum Arran juga?
    Kyaaa penasaran!!

  307. ayuanitarahayu menulis:

    Remiiiiii :dragonmintacium

  308. wahh ibu gelo

  309. Jahat banget sich Ran :LARIDEMIHIDUP ngga usah sampe segitunya kalee :PATAHHATI tinggal didorong dikit ibunya si Remi kan udah

  310. Ibu remi itu bukan ibu kandungnya yaa?? Kenapa dia bilang “menjadi pelacur seperti dia” jahat banget sabar Remi :cintakamumuach

  311. Astagaaa… Ada ya orang tua yg begitu…. Hikz hikz. ???? Kasian remi

  312. huhu, kasian banget Remi. :PEDIHH

  313. Yaaa aammmpuuun
    Kasar bngeeeet ibunya remii
    Seperti a remi bkan anak kndung ya??
    Klok anak kndung, ibunya nggk mungkin setega ituuu,,

    Lalu,,,
    Siapa remi sbenr a???

    Lanjuuuut
    Dtunggu yaa klaniutannyaa,,
    SEMANGAT TIM PSA

  314. ibu tiri niih

  315. Ayoo semua mhujat sang ibu…. :LARIDEMIHIDUP
    Knp ibunya kaya jahat bgt mukulin Remi, nah mgkn aja si ibu itu menganut paham yg bezina kudu dirajam kali yaa…bedua2an gelap2an jd salah sangka kan… Tebak2 ini ibu tiri pa ibu kandung….. Klo emang statusnya ibu tiri, ya jgn dibawa baper sih kan msih lebih kejam ibu kota… Heheeee

  316. Ibunya Remi kejam bgt ya..
    Kasian Remi..

  317. Wah kasian remi..

  318. juliananggraini menulis:

    Ow ow jadi remi bukan anak kandung :CURIGAH mungkinkah itu penyebab ingatan remi gak bisa dihapus :ragunih si arran suka nya main kasar euy :KETAWAJAHADD entah kenapa kebanyakkan lelaki yg jd tokoh utamanya berawalan huruf A kecuali king kafi/ saffar dan paris + caesar nanti :dragonmintacium

  319. Waaaahhhh ibu nya remi jahat banget..!!
    Kan kasian anak nya buuuu… Apa jngan2 remi bukan anak nya yaaa…??? Makanya tadi ibu nya remi sambil mukulin remi bilang “seperti wanita itu” …. :ngupildoeloe

  320. salsabilanurutami menulis:

    Ahh… benci banget sama ibunya remi padahal selama ini remi udah bantu bantu keluarganya malah diperlakuin buruk kaya gitu

  321. Wah misteri ingatan Remi yg gk bisa keapus mungkin berhubungan sm keluarga asli(?) Remi dehh…
    Wah gk nyangka ibunya kejem bangett :PEDIHH :PEDIHH
    Pdhal kirainnya baik..

  322. Wah misteri ingatan Remi yg gk bisa keapus mungkin berhubungan sm keluarga asli Remi dehh…
    Wah gk nyangka ibunya kejem bangett :PEDIHH :PEDIHH
    Pdhal kirainnya baik..

  323. Kayaknya dia bukan ibu kandungnya :PATAHHATI
    jahat bangettt mukul2 remi negatif thingking melulu sama remi :PATAHHATI ampe arran ga tega liatnya :PATAHHATI

    Uda remi ikut arran aza daripada di rumah disiksa melulu :LARIDEMIHIDUP

  324. :PEDIHH

  325. jahat bgt!!! hilangin ingetan mereka gapapaaaaaa biar remi ga disiksa, jgn2 ibunya itu bkn ibu kandungnya lagi

  326. honeydewkyu menulis:

    perempuan itu??
    jadi Remi bukan anak kandungnya kan?
    mungkin anak saudaranya? anak selingkuhan bapaknya? anak langit? ?
    Nah kalo gini kan mendingan kmu ikut Arran aja , Ibumu ga sayang tuh sma kmu.
    Kira2 klo dibawa Arran , mau ketempat apa ya???
    penasarannnn
    Wait for next part ?

  327. Wah ending partnya gak pas banget..
    Agak kecewa hehe dikit.
    Motongnya itu lho.

  328. Hidup itu kadang gak adil dan juga berat. Tapi orang yang sanggup melewati nya adalah orang yang akan tersenyum penuh bahagia nantinya..

  329. CsiiBawelL.IDR menulis:

    oh myyyyyyyyyy??! udah mulai ada bulir2 pmecahan misteri nih kya a (?)

    aku yakin, remi asli a memiliki kekuatan alami sma sperti arran

  330. Lohh;, lohh,, ko ibunya main kasarr , awas tuh,, ada yg lebih kasar :RAKUSS

  331. Remi bukan anak kandungnya? Jangan2 Remi punya darah keturunan perubah wujud jg jd nggak mempan dihipnotis

  332. dicekik ?

  333. Arran defensif… sadar ga tuh?

  334. NovemberSierra menulis:

    Woowww makin penasaran sama ceritanya :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP

  335. Hueeeeee??? telat komen pas mau komen gagal mulu kerna gangguan?

    Aaaaaaas jadi maksudnya si remi ini bukan anak kandung emaknya lenka gitu??? Kata2 itu loh mengandung makna begitu?

    Arran main cekek orang, tuh emaknya remi masih hidup ga yah??

    Makin seru tambah penasaran nunggu part selanjutnya?, SEMANGAT!!!!!!

  336. Jadi kesimpulannya ibu remi bukan ibu kandung ny?
    Ya sudah remi ikut arran aja,,
    Lebih baik, wkwkwk :YUHUIII

  337. :TERHARUBIRU :beruraiairmata :beruraiairmata

  338. kharollinaarma menulis:

    sepertinya Remi bukan anak kandung ibunya dilihat dr cara dia memperlakukan Remi dan Lenka dan kata2 yg keluar dr mulutnya pas dia marah…sepertinya org tuanya Remi yg sebenarnya termasuk perubah wujud jg makanya dia ga bisa dihilangkan ingatannya…

  339. oliphenamiss menulis:

    Loh ko itu mamanya remi galak gitu? Dan perkataan mamanya remi waktu ngira remi melacurkan diri ambigu banget, siapa sih “perempuan” yang disebut mamanya remi mirip seperti remi?
    Remi bukan anak kandung mamanya ya?
    *komen ku penuh sama kata remi :KETAWAJAHADD

  340. NovenaRasuh menulis:

    :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP :LARIDEMIHIDUP

  341. NovaPuspita menulis:

    si remi remi ini bukan anak kandung mamak dia? ??

  342. Arran: Mother. . . I will kill you :ASAHPISAU2

  343. Pas baca part ini dan tau si remi bukan anak kandung, kayaknya gue yakin si remi punya darah pengubah wujud

  344. kalau emang ibu itu bukan ibunya Remi yang asli, udah deh ikut Arran aja. tapi kasihan Lenka, ntar sama siapa…
    duhhh :PATAHHATI
    dan perempuan yang dimaksud siapa ???

  345. Cant waitttttt

  346. administrasi010 menulis:

    Astga, jahatnya Ibu Remi.. :TERHARUBIRU
    Tapi kalau Remi bukan anak kandung jangan2 dia anak campuran yg bs berubah kayak Arran???? :ragunih

  347. wah kira2 ibu itu ibu tiri, trus ibunya remi yg kandung sejenis kaya arran…
    tuh ibu tega bgt sihh.. padahal remi baik bgt

  348. lely081338209788 menulis:

    Wow….

  349. Sepertinya Remi bukan anak kandung deh. Mungkin ibu kandung nya manusia, dan ayahnya seorang pengubah bentuk seperti Arran. Yah, itu menjelaskan kenapa Remi masih ingat dan tidak bisa dihilangkan ingatan nya

  350. @vitta_padang menulis:

    :TERHARUBIRU

  351. Remi bukan anak kandung ibunya yg selama ini?!! Waahhh jangan jangan dia turunan pengubah wujud :tepuk2tangan

  352. Wah, kali ini setuju dengan reaksinya Arran.. :semangatyangmembara

  353. indahmeliana menulis:

    Kasihan remi….

  354. Dih itu bneran emaknya si remi. Kok jht bgt mnksudnya ky wanita plcur itu syap? Yatuhan kebyng skitnya si Remi

  355. Apaan ibunya kejam Banget. Kirain ibunya lemah lembut kay remi. Eh ternyata ada monster juga didalam diri ibunya

  356. Tristantia Lioninda menulis:

    jadi itu kayanya bukan ibunya remi ya? dan sebenarnya remi masih ada turunan kaya arran ya..hmm maybe :CURIGAH

  357. Kesian bgt si remi… :PATAHHATI

  358. Kejaam bangettt :AKUGAKTERIMA bukan ibu kandungnya si Remi kali ya sampe segitunya

  359. Michellin Pangerang menulis:

    mulai menarik ceritanya :ngupildoeloe :inlovebabe

  360. Huwaaaaaahhhh!!! Arraaaann!! Bnuh aja tu emak2 rese!! Enak aje KDRT gt, g mkir ape, ude bwa susah hdup remi, dia siksa lg.. Gustiiii.. Kejem beeutt
    #hosh…Hosh…
    #buangNafasEsmosi

    Aqooohhh,, mau ikut trsepona ya ma arran, ish, PSA bisaaaa aja bkin sekmpulan cogan baru,, yg mgkin bs aja wjudx se hooowwwwtttt Black Dagger Brotherhood d novel J.R ward.

    Mantaaaaappp!!! Bangganyaaaaaa d indo ada pnulis sekeren kalian..

    Mksih updetex thor,,, smoga slalu sehat..

  361. munawarah926 menulis:

    Remi bkn anak kandung nih
    Ibunya seram bgt
    Omongannya sadis bgt
    Dy mntingin lenka aja
    Remi sakit gk peduli

  362. FarhanaBalfas menulis:

    Seketika yang terlintas lagu ratapan anak tiri ? Remi pasti masih ada turunan dari kaumnya Arren deh *asaltebak

  363. apa maksudnya itu, pada akhirnya Remi sama dengan perempuan itu,, wah wah

  364. Wah jangan2 itu bukan ibu kandung Remi. Jahat bgt perasaan. Mungkin aja sebenarnya remi keturunan pengubah wujud juga yeay. Arran keren deh hihihi
    Semangat dan sukses trs sairaakira^^

  365. Kejam amat si ibu,,, :semangatyangmembara sepertinya itu bukan ibu kandung remi,, :KECEWAHATI

  366. Kejam banget sih ibunyaaa??? ganyangka kalo ibunya jahat sikirain ibunya baik???

  367. ibunya remi bisa se kejam itu :bebekcemas

  368. Kirain ibunya baikkkk. Yaudah arran, remi dibawa pulang aja sana

  369. Kayaknya remi bukan anak kandung deh, siapa emaknya ya, ap emaknya remi nikah sama org yg sejenis arran lg, makanya dia beda sama org lain bahkan giza yg jodohnya org2 kyk arran aja msh bsa d hpus ingatanya

  370. Dia? Siapa ‘dia’ yg dimaksud? Ibu kandungnya Remi kali yah? Waah

    Terima kasih untuk updetannya Tim PSA, jaga kesehatan :)

  371. :KAGEET

  372. Gila Ibu nya Remi jahat bgt :AKUGAKTERIMA jgn” itu Ibu tiri lg trus yg dibilang ibu Remi ttg perempuan pelacur itu adalah Ibu kandung Remi? :ASAHPISAU2 untung ada Arran disitu yg nyelamatin Remi :beruraiairmata

  373. Ibunya remi kyknya ibu tiri deh

  374. intannurhasanah menulis:

    Arran mah dikit dikit marah mulu bhaaaks

  375. Yaamsyoongg kejem amat ibunya remi, jgn2 ibu tirinya lagi??
    Kasian Remi :PATAHHATI

  376. Mungkin remi anak selingkuhan suaminya..
    Hehehe episode nebak2 gak jelas

  377. Ampe nangis…. sedihhh…. baru bisa buka paha sekarang. Error’ Mulu.

  378. Ibunya remi kejaaaaaam :PATAHHATI

  379. andhikafaizar menulis:

    Ibunya kejam bgt ya..
    Jgn2 remi anak tiri..
    Kasihan si remi.. :TERHARUBIRU

  380. Iih, kejam bgt itu ibunya Remi. Omongannya itu loh, butuh disaring. Nuduh Remi gitu amat. Belum lagi nyiksa remi pake sapu… :PEDIHH :LOONCAT

  381. Remi bukan anaknya kah.
    Lalu anaknya siapa…?
    Soalnya remi tetap gak bisa hilangan ingatannya tentang arra dan kawan kawannya.

  382. Ahhh ternyata remi bukan anaknya iya?
    Pantesan aja kejem.
    Uhhh ku nangis baca part ni, kasihan remi????
    Arran suka tu ma remi tp gengsi hehehe

    Makin seru thor
    Semangat thor
    Makasih iya

  383. Ternyata ibunya remi kejam ya, dia tidak mendengarkan penjelasan anaknya dulu, tapi malah langsung mukul aja,, :tidakks! :tidakks!

  384. Mayunda_utari menulis:

    Arran ngebantu ngak harus mencekik juga kan :AKUGAKTERIMA

    Remi kasiannn :PATAHHATI

  385. Aduuuh arran :KETAWAJAHADD
    Itu remi ibunya kenapa sih ? Jangan jangan remi bukan anak kandung ibunya .

  386. kayaknya Remi bukan anak kandung Ibunya deh…

  387. selalu Lenka yang jadi prioritas yahh

  388. Apa sih yang ibunya pikirkan kebapa bisa jahat banget.
    Lenka terus yang dipikirkan

  389. gabygabriella999 menulis:

    Remi bukan anaknya hmmm…..

  390. Apaaa benar remi bukan anak kandung nya.. hmm
    Aseek:v arran hmm

  391. :PATAHHATI :LARIDEMIHIDUP

  392. Remi beneran anak kandungnya, buk ?

  393. Heztykhayeye menulis:

    Bang ARRAN aku padamu :dragonmintacium ini mamah kandungnya remi nih pasti keturunan juga nih sama kya arran :dragonmikirdulu arran benci2 tapi peduli,mulai posesif dia :dragonhihihi

  394. Kayaknya Remi bukan kakak kandung Lenka deh.. :bearbertanya

  395. Ibunya jahat banget :blackkutukan :blackkutukan , padahal remi bukan anak kandung dia kan..
    Untung ada arran, jadi dia bisa nolong remi :tepuk2tangan

  396. :ehhkenapa?? Remi bukan anak’y ych…

  397. ibunya kejam banget
    jangan jangan remi itu adalah ……

  398. ibunya sangalah banget
    jangan jangan remi itu adalah ……

  399. Wah kyaknya si remi buka anak kandumg ibunya deh.. Apa bapaknya selingkuh yaa.. Sampe ibunya histeris begitu :dragonmikirdulu

  400. Ibunya jahat banget yaaa….
    Di pukulin gituuu

  401. febryyy_cantik menulis:

    Wow ternyata ibunya remi lebih kejem dari arran ?
    Bukan ibu kandung kah?

  402. Sarie Cang Henecia menulis:

    ibu tiri mah gitu ya…

  403. Sedih banget bacanya :”

  404. SandraAmeliaa menulis:

    Nah loh, Arran galak nya keluar ^^

  405. Waduh, ibunya remi kyknya punya trauma masa lalu.

  406. “perempuan itu”…..

    siapa dia?
    duh, aku punya firasat Remi bukan anak kandung….. :CURIGAH

  407. Jadi.. Remi bukan anak kandung?
    Wah masih penasaran nih kenapa si ibu bisa kalap begitu.. ?? “seperti perempuan itu?” siapa ya?
    Jangan2 latar belakang Remi memang ada hubungannya sama pengubah wujud.. ??

  408. Prince_Girrafe29 menulis:

    Wow abang Arran…
    itu bukan ibu kandung Remi ?
    kenapa sya bacanya senyum2 klo lagi bagian Arran
    jadi keinget Jendral Akira

  409. novitasarielf menulis:

    Ya Tuhan kukira hubungan remi dg ibunya sama dengan aiko dan ibunya ternyata omg kasihan bnget remi yang sabar Ya nak hiks

  410. Ya ampun, kukira ibu remi baik dan mereka sekeluarga yg hangat dilihat dari cara remi ke adek ny ehh ternyata jahat :bebekmikirkeras kasihan bgt si Remi :dragonbaper ibu nya aja jmyg d hilang ingatan trus bawa remi sama adek nya sama kamu Arran wkkkwwk :tepuk2tangan

  411. perempuan murahan siapa?

  412. Gila ibunya! Kalaupun remi emg yg seperti ibunya duga gapantes kali mukul smpe kaya gitu! Itu anaknya sendiri loh padahal! Ggggrrr :semangatyangmembara

  413. vinnyvadyla menulis:

    ga nyangka ibunya Remi kaya gitu,,?kirain kaya ibunya Armenia yg lemah lembut penyayang gitu,,, eh ternyata,,

    atau jangan2 dia itu ibu tiri nya Remi,,,
    Arran bawa jauh2 Remi dr situ,,

  414. Sakit kali ya itu ibunya :LARIDEMIHIDUP

  415. amelialusiana menulis:

    Ibunya gila

  416. Wooww kayay it bukan ibu kandung ny remmi dehh

  417. Jangan jangan itu bukan ibu kandungnya Remi?
    Kasian Remi :(

  418. Omg !! Gilaa emaknya remi gk nyanka yg aku kira baek feelingq trnyta salah kan biasanya org kyak mreka gmnaa gtu krena miskin ehh
    remi msh smpet2nya belain lg lah araran yg essmosi

  419. Rida Putriana menulis:

    Seperti perempuan itu? Jangan-jangan remi anak tirinya ya? Kasian si remi sayang sama keluargnya tapi ibunya gitu

  420. Ga kebayang jadi remi miris banget Arran tolong selamatkan jodohmu :TERHARUBIRU

  421. LittleKitsune menulis:

    Arran nya kereennnnn

  422. Ibunya Remi jahat banget, pdahal Remi sayang bnget sma dia :owlbersedih

  423. Kan bnr Remi bkn anak kandungnya

  424. Remi bukan anak kandung ternyata:((((((

  425. khamidakhamida menulis:

    Oo sweet juga.. arran ngebantu remi.
    Kejem juga ibu remi. Apa remi itu anak angkat

  426. NURHASANAH TAJRI menulis:

    Jgn2 remi anakx giza

  427. Kesian remiii :PATAHHATI

  428. mindaseptiani menulis:

    Yah ibu nya jahat banget,,, :PATAHHATI
    Itu ibu angkat ato ibu tiri ya,,, jd penasaran,,,
    Uda bawa aja si remi dr rumah itu, drpd tersiksa,,,

    Aq curiga kalo si remi ini keturunan pengubah wujud juga maka nya dy kebal,,,,

  429. Mereka punya luka yang sama :PEDIHH

  430. Ibu remi jahatttt ya ?
    Ko kaya benci banget sama remi :PEDIHH

  431. :supershock :owlkagetbanget :KAGEET

  432. bagus fdz. menulis:

    Kayaknya itu mama tiri

  433. Dina ACHSYA menulis:

    Ibunya kejem banget, kagak punya hati apa?

  434. Hwang risma menulis:

    Aku pikir ibunya remi orang yg pekerja keras dan baik, ternyata… Kasihan bgt remi ??

  435. Itu ibu Remi bukan ibu kandungnya ya? ? Terus Arran kenapa nolongin Remi? Khilaf atau… Udh mulai ada ehem ehem :YUHUIII

  436. bukan ibu kandung remi, pantes kelakuan ibu tiri :PEDIHH

  437. Scaroline07_ menulis:

    Aku kira bunya baik, ternyata galak banget, bukan ibu kandung sih :ngupildoeloe :ragunih

  438. Gabriellagabby_ menulis:

    Ibuuuu tiriiiiii . Mengapa kejam bgttt sihhh . Aku pikir dia tipe ibu yg lembut tapi trnyata :PEDIHH

  439. indah susilowati86 menulis:

    Ibunya kejam banget siiii masak dipukuli smp segitunya :PEDIHH

  440. mana ada ibu kandung tega banget mukulnya, pasti si ibu tiri.. g sabar baca next part

  441. nisafit1709 menulis:

    Aku kira ibu ny Remi baik, trnyta gk hohooo :ngambeknih

  442. parah ibunya sampe nyiksa remi sampe segitunya. kekerasan dalam rumah tangga itu :PEDIHH

  443. AnggiFebRitonga menulis:

    :PEDIHH :PEDIHH

  444. Jahat banget ibunya, ibu tiri kali ya?!!

  445. Dina Karlina menulis:

    Kasian remi,,, ibunya jhat bnget ih,, ibu tiri kali ya,,
    Kali ini ska ama sikapnya arran

  446. NellynRichard menulis:

    Ok.. itu bkn ibu kandungnya Remi coz jahat sgttt.

  447. Ibunya jahatt :DOR!

  448. AbelJessica menulis:

    Jadi ada manusia, which is Remi, pengubah wujud yang adalah Arran dan teman2, dan terakhir penyihir bersenjatakan gagang sapu :0

  449. Cellacecilliya menulis:

    Kenapa ibu nya Remi kaya gitu? Kirain ibunya baik

  450. Waduhhhhhh bagian endingnya bikin nafas naik turun dan esmosiiii… Ckckc ada apa dengan ibu remi? Remi begitu peduli dan menyayangi keluarganya? Tapi kenapa ibunya jahat begitu? Dan siapa perempuan yang melacurkan diri itu? Apakah seorang wanita yang merebut ayah remi? Atau siapaaa?
    Wah jd banyak pertanyaan ini ttg keluarga remi. kckckc
    Pantas chapter ini judulnya the mother…
    Ayo bang arran! Selamatkan dedek remi!!!! :LARIDEMIHIDUP
    Terimakasih apdetnya kaka
    Semangat nulisnyaaa
    :KISSYOU

  451. Busyett langsung di cekik saja nih bang arran

  452. Ibunya Remi parah :CURIGAH