the-girl-who-tamed-the-king
The Girl Who Tamed The King

Sinopsis : The Girl Who Tamed The King

Bookmark

No account yet? Register

 

 

POSTING PRIVAT HANYA UNTUK VITAMINS

Hai, kami author TeamProjectSA memutuskan untuk membawakan dongeng yang sama sekali baru di luar Kingdom Series sebagai hadiah selamat datang untuk Vitamins. Nikmatilah dongeng fantasy yang penuh dengan rasa manis dan kelezatan yang akan membuat kalian kelaparan  :mail: 

the-girl-who-tamed-the-king

 

The Girl Who Tamed The King

“Kelezatan akan mudah kau temukan, bahkan dalam makanan paling sederhana sekalipun… asal lidahmu peka dan hatimu bahagia”

SINOPSIS

Kerajaan Milaya, sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Dipimpin oleh seorang raja yang haus darah dan haus kekuasaan. Sang raja, Kafija Karskaralis yang bengis, bahkan dikenal suka meminum darah musuh-musuh yang dibunuhnya. Dia menakutkan, barbar dan mata keranjang, memiliki banyak isteri dari perempuan-perempuan hasil rampasan perang. Tidak ada yang berani melawannya. Karena siapapun yang melawannya biasanya akan mati mengenaskan.

Hanya saja tidak ada yang tahu bahwa King Kafi memiliki satu kelemahan, dia sangat suka makanan manis. King Kafi bisa dijinakkan dengan makanan manis, dan menjadi pemarah jika tidak bisa memakannya dalam periode waktu tertentu. Tetapi manis di sini bukan manis biasa, bagi King Kafi rasa manis di makanannya harus diciptakan dari bahan berkualitas tinggi, dari pengolahan terbaik dan dari koki kerajaan yang paling hebat. King Kafi memiliki selera tinggi dan tidak akan segan-segan membunuh jika tidak bisa dipuaskan, banyaknya mantan koki kerajaan yang dipenggal mungkin bisa menjadi bukti ketidakpuasannya.

Gula merupakan komoditas ekonomi utama di kerajaan Milaya, gula didapatkan dari memeras akar pohon sald, atau sering disebut pohon akar manis. Akar pohon ini ditanam di sebagian besar lahan penduduk. Ketika sudah cukup umur yang ditandai dengan batang pohonnya yang memerah, para petani sald menebang pohon itu dan mengambil akarnya di dalam tanah.

Akar pohon sald semerah batangnya, bertekstur keras di luar tetapi lembut berair di dalam. Para petani Sald membersihkan akar pohon itu dari tanah yang menempel, memotongnya menjadi bagian kecil dan memasukkannya ke dalam alat penggiling raksasa yang akan mengubahnya menjadi bubur merah yang kental. Para wanita akan memasak bubur merah kental dengan rasa sangat manis itu di dalam sebuah kuali tanah liat besar sampai mendidih, aromanya biasanya menguar kemana-mana, membuat perut lapar.

Setelah mendidih, cairan kental merah itu lalu dituang dalam cetakan berbentuk nampan besar yang bersekat kotak kecil dan kemudian didinginkan. Ketika sudah dingin benar, cairan kental itu akan mengeras dan mudah dilepas dari cetakan, menghasilkan balok merah bening yang menggiurkan. Balok-balok merah itulah yang disebut gula sald di kerajaan Milaya. Karena gula sald berwarna merah, maka semua makanan dan minuman manis berkualitas tinggi di kerajaan Milaya kebanyakan berwarna merah atau merah muda.

429923_a05b88ce-5acc-43c3-b49c-493120a9e4f1

Bagi Freya, gula adalah makanan mahal yang tidak mampu dibeli. Untuk orang miskin sepertinya, mereka harus cukup puas memakai gula palsu yang didapat dari getah tanaman skar, sejenis dedaunan merambat yang mudah ditemui di tepi sungai kerajaan Milaya. Gula skar memang berasal dari getah yang terasa manis. Sayangnya manis gula skar ini bisa berubah pahit kalau salah takaran dan warnanya yang hijau keruh biasanya merusak penampilan makanan, Freya harus sangat berhati-hati jika ingin membuat kue dengan gula skar, dia tentu tidak mau adik-adiknya menangis karena memakan makanan pahit yang salah rasa.

Adik-adiknya -semua ada empat orang- tentu seperti anak-anak kebanyakan yang suka makanan manis. Tetapi karena mereka semua miskin, makanan manis dan kue-kue berwarna merah hanyalah mimpi, mereka harus cukup puas memakan kue berwarna hijau keruh atau bahkan kehitaman karena proses pemanggangan.

Tetapi untunglah Freya sangat ahli, dia menemukan cara untuk mengolah bahan makanan sederhana menjadi makanan lezat, dan sampai sejauh ini adik-adiknya bahagia memakan kue buatannya. Ibunya bilang dia berbakat, tetapi bagi Freya semua itu diperoleh dari percobaan dan usaha keras. Tidak henti-hentinya dia mencoba dan menelan kegagalan sebelum berhasil menciptakan resep kue lezat dari bahan sederhana.

Freya suka memadukan gandum, terigu, telur burung calis, dan krems, sejenis mentega kental dan berbagai buah-buahan untuk menciptakan resep-resep lezat yang menggoyang lidah. Semua resepnya dari bahan sederhana, meski kadang Freya suka bermimpi andai saja suatu saat dia bisa membuat kue dengan gula asli, gula merah sald yang katanya sangat lezat.

Apakah Freya bisa mencapai mimpinya?

Mungkin kita harus menunggu dan bersabar, mengikuti perjalanan Freya bersama resep kue lezatnya  :rose:

2.236 Komentar

  1. Mata keranjang eh…. :awaskubalasnanti

  2. Pengen baca ulang tapi takut hiatus lagi

Tinggalkan Balasan