” Bahkan disaat mata ku mulai lelah untuk terbuka,pikiran ku tak henti-henti nya lelah memikirkan mu” “Ingin ku terpejam namun kegelisahaan tak kunjung lenyap.Ingin ku tidur namun ketakutan tak pernah sirna.Ada apa dengan malam ini?”


” Bahkan disaat mata ku mulai lelah untuk terbuka,pikiran ku tak henti-henti nya lelah memikirkan mu” “Ingin ku terpejam namun kegelisahaan tak kunjung lenyap.Ingin ku tidur namun ketakutan tak pernah sirna.Ada apa dengan malam ini?”

Part 15 – Apa Itu ‘Dekati’? Hari kedua setelah eyang pergi. Aku mencoba bangkit dari tempat tidurku dengan susah payah. Walaupun rasanya enggan untuk membuka mata dan melanjutkan hidup, namun tetap saja harus kupaksakan agar hidupku tidak benar-benar berakhir seperti keinginanku. Keinginan gila, lebih tepatnya. Rasanya setelah eyang pergi, sebagian kewarasanku hilang …
Aku menatap takjub ke arah kastil yang terlihat kuno ini, tanganku di Tarim Damien masuk ke dalam. Terasa aura modern di dalam sini dengan barang barang yang berkelas, dan mewah. Pelayan berbaris dari pintu masuk hingga tangga menyambut kedatangan kami, di bawah tangga ada beberapa orang yang ku yakini mereka keluarga Damien. ” Dia terlihat …
Di hari yang seharusnya membahagiakan untuk sepasang insan yang melangsungkan pernikahan hari ini, tragedi terjadi di detik detik sebelum ijab Kabul. Seorang wanita datang dengan perut buncitnya, memaki kedua mempelai. Dan membuat kacau pesta hari ini. ” Lo gue tungguin di rumah, Lo bilang Lo mau nikahin gue secara sah. Dan apa yang gue lihat, …
terlalu klise jika aku berfikir jika yang menolongku adalah seorang pangeran. karena saat sadar, Di sisiku sudah ada ibu Jameela dan pria yang terlihat sudah tua tapi sangat rapi. ” untung saja tuan Dares yang menemukan mu tadi, jika orang orang at Taher yang menemukanmu. Entah apa jadinya dirimu saat ini” ibu Jameela langsung mengungkapkan …
Ku tatap keadaan di luar caffe, hujan kembali turun dengan derasnya. Aku tidak begitu suka hujan yang setiap saat membasahi bumi, karena saat ini musim penghujan. Walau tidak suka hujan, tapi aku suka aroma tanah yang di guyur hujan. Aroma yang menenangkan, dan menyenangkan. ” Mbak, ngelamun lagi ya. Ngelamunin apa Sich mbak?? Serius amat.” …
“Apa kau tahu bahwa pemilik perusahaan akan kemari hari ini?” Terresa berujar antusias membuat Vanessa mengernyitkan dahinya bingung pasalnya dia tidak memberitahu siapapun perihal kedatangan pemilik perusahaan. Sejenak, matanya berkeliling dan menatap para wanita yang sedikit aneh dengan penampilan mereka. Tidak seperti biasanya. Ada yang sedang memakai bedak, lip, maskara, dan lainnya. Bahkan, baju mereka …
Loading… Cinta Pertama “Sasuke-kun.” Sasuke terkesiap, nada suara ini Sasuke sangat hafal pemilik suara cempreng memekakakan telinga. “Sakura, apa yang kamu lakukan disini.” “Sasuke-kun. Kamu membuatku tersinggung dengan pertanyaan konyolmu. What I’m doing here?! Tentu saja aku kesini karena kamu. Kamu memintaku datang. Jangan bilang kamu lupa.” …

Aku masihlah yang dulu Terkukung sepi dalam malam yang sendu Mencari teman berbagi dikala dingin menghampiri Lalu aku sadar arti sebuah penantian Bahwa airmata adalah sebaik-baiknya ungkapan bahagia Bahwa tawa adalah sebuah kemunafikan Aku tak bisa ungkap segala rasa Hanya bisa menyimpan dalam dada yang terasa sesak dan menganggapnya telah hilang Lalu jika rasa itu …

Calistha terus memeluk tubuh Max dengan erat sambil memejamkan matanya rapat. Ia tidak menyangka jika pada akhirnya ia dapat bertemu dengan Max, pria yang dicintainya. Setelah selama dua hari ini ia merasa frustasi dan merasa bersalah karena ia telah menjadi penyebab runtuhnya kerajaan Hora. Ia kemudian melepaskan pelukannya dari tubuh Max dan menatap mata hitam …

Calistha terbangun dari tidurnya dengan nafas terengah-engah dan memburu. Baru saja ia mengalami sebuah mimpi yang mengerikan. Ia kemudian menyibak selimut sutra itu dengan gusar karena ia merasa membutuhkan segelas air untuk menenangkan dirinya yang masih dirundung ketakutan. Dengan perlahan, Calistha mulai berjalan menyusuri karpet merah yang terbentang dikamarnya sambil menengokan kepalanya kesana kemari. Biasanya …

_________________________ Part 14 – Kejutan atau ‘Kejutan’? _________________________ Happy Reading~ Sorry for typo _._._._._ Aku memasukkan buku-buku yang berserakan di atas meja dengan hati-hati. Menatanya serapi mungkin, sesuai urutan sebelum mengeluarkannya. Selesai. “Lo pulang naik apa?” Aku menatap sekilas sosok laki-laki yang tanpa kusadari masih berdiri di daun pintu. Menunggu entah apa …
Vince memasuki sebuah ruangan dimana seseorang terbaring tak berdaya selama dua tahun. Bunyi monitor vital sign menandakan bahwa pria yang terbaring itu masih hidup walau dalam keadaan koma. “Tuan, anda datang?” Sapa seorang pria paruh baya bernama Benedict yang baru saja keluar dari ruang kerjanya yang memang tersedia di dalam kamar tersebut. …


_________________________ Part 13 – Hukum Utama Hidrostatik _________________________ Aku melangkah tergesa menuju perpustakaan. Bel baru saja berbunyi sekitar dua menit yang lalu, itulah mengapa aku panik. Bisa-bisa orang itu pergi terlebih dahulu kalau sampai ia tiba di perpustakaan sebelum aku. Gawat! Tidak boleh terjadi. Brakk Aku membuka pintu ruangan dengan kasar. Tidak …
“Kakak Aaron…” Aaron menoleh ke kiri dan kanan istal. Suara seseorang yang ia kenal memanggilnya. Tapi wujud tersebut tidak ada di sekitarnya. Apa mungkin suara tersebut berasal dari luar istal? Aaron melangkahkan kakinya menuju pintu istal yang terbuka lebar. Ia bisa merasakan jerami yang lembab menyentuh sepatu botnya. Berlahan-lahan ia keluar sambil menoleh …

“Lepaskan aku! Kubilang lepaskan. Aku tidak mau menikah dengan pria cabul dan kasar sepertimu.” Calistha terus meronta-ronta kasar ketika Aiden menyeretnya menuju ke dalam kastilnya. Sejenak pria itu menghentikan langkahnya saat telinga sensitifnya kembali mendengar kata-kata kasar yang dikeluarkan oleh wanita yang berada di dalam cekalannya itu. Rasanya ia begitu risih mendengar kata cabul, …
Author : Blue Angel Cast : Jeon Wonwoo Kim Hae Mi Genre : Sad Romance Rating : PG Length : Ficlet P.S : Cerita ini pernah di-upload di sebuah website (https://undertheworldfanfiction.wordpress.com/). Dan tidak mengalami perbaikkan sama sekali. jadi, mohon partisipasinya untuk memberikan kritik san sarannya. Terimakasih ^^ Wonwoo P.O.V □ I don’t have much …
“Man, Monik nanyain lo, tu cewek minta kontak LINE lo ke gue kemarin, kasih nggak nih?” Fajar mengambil alih bola basket yang ada ditangan Erik, mendribble-nya lalu dengan santai melemparkannya kedalam ring. Fajar menatap Erik sebentar kemudian memberikan melemparkan bola basket yang di tangannya kepada cowok itu. Tidak ditanggapinya ucapan Fajar barusan. …

Calistha terus membungkam mulutnya dengan rapat agar ia tidak membuat kegaduhan dibalik semak-semak yang saat ini menjadi tempat persembunyiaanya. Wanita itu sejak tadi terus mengamati gerak-gerik seluruh pasukan Khronos dengan ngeri. Dari kejauhan, Calistha dapat melihat seorang pria dengan wajah yang sangat angkuh sedang berdiri di atas kudanya yang gagah sambil mengamati pasukannya satu persatu. …