Vitamins Blog

Letupan Hatiku

Bookmark

No account yet? Register

32 votes, average: 1,00 out of 1 (32 votes, average: 1,00 out of 1)
You need to be a registered member to rate this post.
Loading...

Menyeruak dalam ketidakadilan

Perbedaan dianggap sama

Hanya sebatas title tak pada seluruhnya

Si pendiam bergerak dibelakang bangku, hanya menerima teori dan cara

Bukan tuk menerima ketanpangan

Bukan tak berani maju tapi, itu bukan aku

Kepintaran hanya menyeruak pada otak bukan pada mulut

Aku tak bertampang mencari muka, aku mencari setetes ilmu di balik bangkuku

Mereka terlalu bodoh, tuk tertutup hawa kepalsuan

Apa?! Aku sama.

Oh no. Aku tak sama

Aku berdiri dibalik bangku bukan berdiri dibalik kepalsuan

17 Komentar

  1. Dalpahandayani menulis:

    Bagus
    Di tunggu karya2 selanjutnya

    1. ViviMachfidah menulis:

      Terima kasih ya :sopan

  2. wah keren kak :tepuk2tangan

    1. ViviMachfidah menulis:

      Terima kasih :waauuuww

    2. sama-sama^^

  3. Semangat trs ya cari Ilmu ny
    Mga sll dipermudah jalan menuntut Ilmu
    Ditunggu karya2 lainnya
    Semangat trs ya

    1. ViviMachfidah menulis:

      Aminn..
      Farah semangat juga tuk mengejar ilmu

    2. Masya Allah ga ngeh lgi klo ini ka vi Haha
      Siappp ka vi
      Yuks Semangattttt

  4. Aku suka puisi2 kakak, :owlkasihbunga
    Sederhana tapi maknanya dalem.
    Di tunggu karya2 selanjutnya…

    1. ViviMachfidah menulis:

      Terima kasih :MAWARR

  5. setuju!!
    emang lebih baik berdiri dibalik bangku daripada berdiri dibalik kepalsuan,,
    muka dua,,

    1. Iya, setuju banget

  6. Bagusss

  7. fitriartemisia menulis:

    bagusss puisinya, ngena eyyy

  8. :TERHARUBIRU :TERHARUBIRU

  9. Kasih vote dulu ya, hhe

  10. Puisinya bagus, ditunggu karyamu yang lainnya ya

Tinggalkan Balasan