Daftar Postingan
Take Heart 12
Publish “Mau ke mana kau?” Dewa menghalangi pintu ketika bersamaan Dania akan keluar dari kamarnya. Sudah rapi dengan gaun kuning muda dan tas yang sewarna. “Bukan urusanmu,” ketus Dania sambil mendorong tubuh Dewa minggir. Namun, tubuh pria itu tak bergerak satu senti pun. “Kau sudah menjadi seorang istri. Tidak baik…
Take Heart 11
Publish Sedetik Dania berpikir untuk mencoba memperbaiki ponselnya yang hancur dan menghubungi kakaknya. Kakaknya pasti mengkhawatirkan ketidakhadirannya. Namun, ponsel itu diraih dari genggamannya dalam sekejap. “Apa yang kaulakukan, Dewa?” Dania bangkit dari duduknya “Membantumu meyakinkan diri bahwa keputusanmu tidak salah.” Dewa melepas baterai ponsel Dania dan melemparkannya ke sofa. “Dia…
Take Heart 10
Publish “Aku merasa sedih dengan tuan Dewa. Bukankah seharusnya mereka pergi berbulan madu? Bukannya muncul di rumah sakit dan berpapasan dengan tuan Dewa.” Tania menggerutu pada sopir yang berdiri menunggu di sampingnya. “Aku bahkan merasa sangat sedih dengan kakaknya yang malah menginginkan perpisahan ini. Bukankah ini bisa dikatakan sebagai pengkhianatan…
Take Heart 9
Publish “Rich, apa kau tahu di mana Dania? Dia tak mengangkat panggilan Mama sejak tadi malam. Mama takut sesuatu terjadi padanya.” “Mungkin hanya terlalu sibuk dengan skripsinya.” Richard melepas jas putihnya dan menggantungkannya di punggung kursi. “Benarkah?” “Ya, kami ada janji untuk makan malam. Richard akan menanyakannya.” Desahan lega berembus…
Take Heart 8
Publish Zaffya tak berhenti memandang wajah tampan yang masih terlelap dalam tidur. Masih setampan dulu, bahkan lebih. Bulu matanya yang panjang, hidungnya yang mancung, dan bibirnya yang sedikit terbuka. Suara napas yang terdengar teratur. Zaffya tak pernah membayangkan akan memiliki pagi yang indah seperti ini. Senyumnya melebar ketika ingatan semalam…
Take Heart 7
Publish Dengan bosan Zaffya menatap akuarium di hadapannya. Setidaknya ikan berwarna merah itu sedikit mengalihkan perhatiannya menghitung detik yang berlalu. Suasana dalam ruangan ini hangat. Sangat hangat hingga mampu membuatnya meleleh. Beberapa foto dipajang di dinding, penuh senyum di setiap ekspresinya. Bagaimana hal semudah itu sangat sulit untuk dilakukan dirinya…
Take Heart 6
Publish “Bicaralah,” Zaffya memulai. “Aku hanya ingin bertemu denganmu.” “Jujur, aku tak ingin bersikap dingin padamu, Dewa.” “Aku tahu. Maafkan aku,” Dewa tersenyum miris. Satu-satunya alasan dia masih tetap di ruangan ini karena Nadia Farick mengancam Zaffya. “Aku akan kembali, semoga cepat sembuh.” Dewa mengangkat tangannya hendak mengusap kening Zaffya.…
Take Heart 5
Publish “Apa yang terjadi?” Vynno bertanya langsung pada perawat yang sedang sibuk memasang jarum infus di lengan Zaffya. Wanita itu tak sadarkan diri dan wajahnya terlihat pucat. Sudah tentu karena terlalu banyak hal yang harus dipikirkan Zaffya, dan Zaffya pasti melakukan segala hal untuk diurus demi mengalihkan isi kepala yang…
Take Heart 4
Publish Jas putih kebanggaannya ia sampirkan di punggung kursi sebelum mendaratkan pantatnya di atas kursi kerja. Sebuah desahan kecil lolos dari bibirnya ketika menarik stetoskopnya turun dari leher. Pasien hari ini cukup banyak yang menarik perhatian khususnya. Ya, ia sudah bisa menduga. Tempat kerja baru yang lebih besar dari rumah…
Take Heart 3
Publish 'Menguak putusnya pertunangan Luisana Farick dan Dewa Sagara' 'Setelah hampir tujuh tahun bertunangan, hubungan pewaris tunggal Casavefa Group dan pewaris Sagara Group kandas?' 'Benarkah penyebab putusnya Luisana Farick dan Dewa Sagara adalah karena adanya pihak ketiga?' 'Dewa Sagara bungkam soal kandasnya pertunangannya.' 'Di kabarkan akan menikah bulan depan, Dewa…
