Pangeran Tanpa Mahkota – Halaman 3

  Makan siang itu cukup singkat karena Camy pamit untuk mengantarkan makanan para penjaga perbatasan. Pada awalnya Gize hendak mengantarkan Camy ke perbatasan namun langsung di tolak oleh Camy. “Aku tidak ingin mengganggu latihan kalian lebih lama,” canda gadis itu. Gize pun mau tidak mau membiarkan Camy pergi sendiri. Dengan langkah yakin, Camy kembali memasuki …

Pangeran Tanpa Mahkota – Halaman 2

  “Nah, ini dia!” Camy tersenyum senang saat bisa keluar dari hutan. Entah kenapa melihat rumah-rumah berdempatan itu membuat hati Camy lega. “Kamu terlihat senang sekali.” Camy mengangguk. Dia melihat ke arah Gize yang masih mengenakan baju berburunya. “Terima kasih atas bantuanmu serta telah memperbolehkanku menginap di rumahmu.” Gize tersenyum lebar. “Tidak masalah. Sudah aku …

Pangeran Tanpa Mahkota – Halaman 1

  Sebenarnya Camy tidak mengharapkan ini. dia berharap jika hari ini bisa bermalas-malasan di kamar dengan tidur yang tidak bisa dia dapatkan selama seminggu ini. pasalnya dia harus terus membantu ibunya di restauran yang dimiliki ibunya, peninggalan mendiang ayahnya. Namun sialnya, ibunya memintanya untuk mencarikan tanaman obat yang habis di toko obat. Tentu saja Camy …

Pangeran Tanpa Mahkota – Prolog

  Pada mulanya, kerajaan Galanqiet adalah kerajaan yang tenang. Semua penduduk hidup makmur dan berkecukupan. Sumber daya alam yang mencukupi dengan hewan beraneka ragam serta tanaman yang tumbuh sumbur. Semuanya lengkap, indah, dan sempurna. Hingga pada suatu hari, seorang penduduk yang bekerja sebagai penambang menemukan emas yang melimpah hingga memungkinkan untuk membangun istana dengan emas …

Kiara dan Rasa Rindu

“Kamu ini … apa?” tanya Kiara melihat ke langit malam. Hembusan angin lembut membelai wajah cantik Kiara. Kiara menjulurkan tangannya seakan dia meraih angin. Masih dengan dinginnya malam dan sesekali hembusan ringan angin malam. Kiara mengulas senyum singkat lalu menurunkan tangannya. “Masih dengan ilusi yang sama.” Kiara menunduk berbalik dan berjalan menuju ke kamarnya kembali. …

A PRIORI ch.5

Loading… A Priori ch. 5 Pemikiran “Kau!!” Ucap Zia habis pikir dengan kelakuan Azka yang sangat suka mempermainkannya. Walau ia tau memang sejak dulu ia sangat sering dipermainkan seperti ini. Zia bangun dengan sedikit mengumpat marah kepada Azka. Dan berniat untuk kembali menuju kamarnya untuk beristirahat. “Jangan pergi dulu, kurasa kita perlu bicara.” Ucap Azka …

Project Sairaakira - Dilema

Dilema

Dilema? Sebenarnya ada ga sih batasan seberapa besar kita boleh mencintai orang lain? Ada yg pernah bilang tingkatan tertinggi dari cinta adalah ikhlas, ikhlas berarti kosong tak perlu ada balasan tak perlu ada beban. Tapi bisakah? Lalu jika besarnya rasa cintamu membuat sulit bernafas sedang melepasnya membuatmu tidak mengerti caranya bernafas, mana yang akan jadi …

Project Sairaakira - "Aku bersedia mati utk kamu" is a stupidest thing to say..

“Aku bersedia mati utk kamu” is a stupidest thing to say..

Egois banget kalo bilang “aku bersedia mati buat kamu”.. gimana perasaan orang yang kamu tinggalin, siapa yang bakal jagain dia, siapa yang ngasih kasih sayang sebesar yang kamu berikan ke dia lagi, siapa yang nge bahagiaan dia, siapa yang buat dia ngerasa nyaman.. kalo kamu udah meninggal dan tinggalim dia sendirian.. seharusnya kalo kamu cinta …