“Kamu membatalkan pernikahan dan malah sekacau ini, apa yang sebenarnya ada di kepala kamu Luna?” Aku menatap Lara meletakkan kopi di dekatku membuat aku langsung mengambilnya dan mencium aroma kopi yang menyenangkan. “Aku hanya ingin dia bahagia. Apa yang salah?” Jawab sekaligus tanyaku pada sepupuku yang menatapku tak habis pikir. “Atas dasar apa kamu …
One Night – Ch. 3
Aku kembali menatap layar datar ponselku, menegaskan diriku kalau inilah hal tepat yang aku lakukan. Bukan untuk sekedar memastikan sesuatu yang memang sudah pasti, tapi lebih kepada memenuhi hasrat ego yang seakan mendobrak dadaku. Aku memang baik-baik saja, apa yang tidak membuat aku baik-baik saja? Sedangkan pria yang selama ini aku puja sebentar lagi …
The Angel’s Destiny – Prolog
Ruangan itu sangat luas bahkan pilar-pilar yang menjulang tinggi mendukung keleluasan yang selalu di penuhi oleh semua orang demi melihat sebuah dosa sang pendosa. Beberapa jejeran kursi sudah hampir membuat sesak nafas andai saja semua sosok itu bernafas. Suara derap langkah dari sosok tinggi menjulang dengan kibasan sayap putihnya membuat sebanyak pasang mata yang …
The Angel’s Destiny – Sinopsis
Book One – Kisah sang Malaikat Namanya Azazil Satan, siapapun yang mendengar namanya akan tahu kalau dialah salah satu malaikat dari kelima malaikat tertinggi. Matanya berwarna biru cerah, mampu menghipnotis hawa. Dengan bara api yang sewarna serupa dengan matanya. Dia memang malaikat, tapi dia terbuang. Satu kesalahan membuatnya tersingkir. Kutukannya terbentuk dari sikap pongah yang …
One Night – Ch. 2
Aku menatapnya bingung, tak tahu harus berbuat apa saat dia terus saja meminum minuman yang sudah di sediakan bartender di hadapannya. Saat melihat dia keluar dari rumahnya dengan kesal juga di balut kesedihan mau tak mau aku mengikutinya dan ternyata dia malah di sini terlihat frustasi entah oleh apa. Aku ingin bertanya tapi kami …
Scent of Contention- part 2
Iblis bertampang malaikat “Sebastian Raenal!” Sebastian mengerjap langsung kembali ke realita, realita menyakitkan yang seakan mencabik hatinya. Realita yang harus di terimanya dengan kehilangan gadis yang hampir di carinya enam tahun belakangan. “Masih betah mengenang masalalu kamu?” Pertanyaan dari pemuda yang ada di depannya membuat Sebastian kembali mengerjap karena intensitas dirinya masih betah di …
One Night – The beginning
Mata sekelam malam itu terbuka dengan nyalang, menampakkan keterkejutan dari sosok pemiliknya. Bahkan mata itu mencari dengan buas, seolah tempat tidur yang dia tempati tak lengkap saja. Dia tahu memang ada yang tak lengkap di ranjang putih yang terlihat berantakan, sangat berantakan hanya untuk sekedar di tiduri sendiri. Kepalanya berdentum menyakitkan, membuat sang …
One Night – Ch. 1
Luna pov Kegelapan langsung menguasai mataku, satu malam lagi. Aku menyibak selimut, langsung melangkah kearah jendela dan membukanya. Duduk di sana merasakan kedinginan menyelimuti. Aku tidak tahu yang mana yang di sebut patah hati. Apakah saat lelaki yang kamu cintai tidak mencintai kamu lagi? atau lelaki yang tidak akan pernah mencintai kamu sampai kapanpun? …
LUNA – Chapter 4
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** DASAR bocah sialan, berdiri dengan angkuhnya. Ruby Dunne, bocah rambut merah yang menghentikan Luna Flaw. Temannya mudblood (darah lumpur) dan penghianat sama saja. Jika majikanku tahu… Ouch cukup-cukup. Aku rasa aku mulai terdengar seperti Kreacher, si peri rumah keluarga Sirius …

LUNA – Chapter 3
“PAPA, membunuh itu apa si?” “Membunuh itu membuat seseorang meninggal dunia, Kev.” “Jadi kenapa tadi saat Luna duduk di dalam sana, ia ditanyain tentang membunuh Lily? Memangnya Luna yang membuat mama meninggal dunia?” Tanya Kevin dengan suara polos. Menyatakan kalau bocah tembam itu memang benar-benar bingung mengenai hal-hal seputar aku, kantor polisi, membunuh, dan …

LUNA – Chapter 2
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** AKU akui, aku memang sangat berbeda dengan Lily yang pintar. Big yes, I’m totally stupid. Aku bodoh. Tetapi sekiranya aku cukup mengerti kalau sebenarnya ibuku memang benar-benar tidak pernah menyukaiku. Buktinya, setelah pemakaman Lily ia secara terang-terangan langsung mengusirku pergi …

LUNA – Chapter 1
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** RUANGAN gelap. Hanya ada penerangan dari cahaya matahari yang masuk melalui jendela kecil di atas kepalaku. Rak-rak serta tembok sekitar juga amat berdebu apalagi ditambah banyaknya peralatan kebersihan yang dibiarkan teronggok di lantai-lantai. Rasanya ruangan ini jadi semakin mirip …

LUNA – Prologue
LANGIT gelap. Jalanan sepi. Angin berhembus kencang. Aku merapatkan mantel hitam yang kupakai dan mulai menggosok-gosokkan telapak tanganku agar menghangat. Udara akhir-akhir ini memang sedang sangat dingin mengingat ini sudah memasuki bulan Desember. Namun sayangnya, di udara yang sedang dingin dinginnya ini aku justru mendapatkan detensi lagi dari ibu. Padahal menurutku kesalahanku itu tidak fatal, …
[Pluto]
You are my sun, but sometimes, you shine too bright, honey. And it’s burning my skin. But still, I’ll love you. You are my moon, but I have to wait, till the night comes, to see you. And waiting is hurting me. But still, I’ll love you with my skin burning and my heart …
Tembusan Mata Buaya
Hai pemilik mata buaya Duri tatapmu amat tajam Menembus kian dalam Terasa sulit hilang Menyesakkan… Bukan salahmu miliki mata buaya Salahku tak menghindar Mencicipi tebaran rasa dari pemilik bahaya Diam, mematung bodoh Namun… bukankah perihal cinta selalu bodoh?

Wish in Winter
“Daddy!” teriakan histeris meluncur dari bibir mungil yang kini bergetar diikuti isak tangis dari gadis kecil dengan rambut cokelat panjang bergelombangnya. Ia menatap nanar sebuah mobil yang melaju kencang meninggalkannya seorang diri, lelah untuk terus berlari mengejar mobil itu. Jadi inikah akhir hidupnya sekarang? Dibuang oleh orang yang ia panggil daddy ketika baru mulai bisa …
Gadis Bermata Sendu dan Seporsi Stroberry Cake
“Lang, apa wanita itu akan datang hari ini ya?” tanya Ana, si pelayan imut berambut hitam dengan mata coklatnya yang bersinar ceria begitu melihat rintik hujan pertama mulai luruh membasahi bumi. Dari kaca jendela kecil cafe mereka bisa dilihat para pejalan kaki diluar sana mulai berlari bergegas menghindari hujan yang tiba-tiba datang, …
My Bride Chapter 14
Chapter 14 -Jason Lee POV- Aku berada di kantor appa, samchon memintaku belajar sebelum pengalihan perusahaan ketanganku. Sudah seharian aku disini dengan berkas-berkas yang bertumpuk diatas meja. Aku mempelajarinya dengan seksama tapi ada juga yang membuatku pusing. Tapi aku bertekad harus menguasai ini agar para pemegang saham itu tidak meremehkan kemampuanku. “kamu tidak pulang” …
Udumbara (Part 2)
Sore itu hujan turun dengan derasnya, mengguyur kota selama beberapa jam terakhir. Membuat orang-orang menghentikan aktivitas di luar ruangan dan lebih memilih berteduh. Laura duduk di ujung kursi halte dengan gelisah. Beberapa kali ia menengok jam tangan berwarna krem yang melingkar di tangan kanannya. Waktu menunjukan pukul empat sore, dan hujan belum menunjukan …
Kita
Kita sama sama pernah menyusuri jalan ini berdua Bergandengan tangan Berbagi tangis dan tawa Kita Dua kanak kanak pada umumnya Tak kusangka kita memilih akhir yang jauh berbeda Kita menangis bersama hari itu Tau bahwa segalanya tak akan lagi sama Hari ini kita berjumpa lagi Dijalan yang sama Dua orang dewasa pada umumnya Berjalan …
