Iblis bertampang malaikat “Sebastian Raenal!” Sebastian mengerjap langsung kembali ke realita, realita menyakitkan yang seakan mencabik hatinya. Realita yang harus di terimanya dengan kehilangan gadis yang hampir di carinya enam tahun belakangan. “Masih betah mengenang masalalu kamu?” Pertanyaan dari pemuda yang ada di depannya membuat Sebastian kembali mengerjap karena intensitas dirinya masih betah di …
One Night – The beginning
Mata sekelam malam itu terbuka dengan nyalang, menampakkan keterkejutan dari sosok pemiliknya. Bahkan mata itu mencari dengan buas, seolah tempat tidur yang dia tempati tak lengkap saja. Dia tahu memang ada yang tak lengkap di ranjang putih yang terlihat berantakan, sangat berantakan hanya untuk sekedar di tiduri sendiri. Kepalanya berdentum menyakitkan, membuat sang …
One Night – Ch. 1
Luna pov Kegelapan langsung menguasai mataku, satu malam lagi. Aku menyibak selimut, langsung melangkah kearah jendela dan membukanya. Duduk di sana merasakan kedinginan menyelimuti. Aku tidak tahu yang mana yang di sebut patah hati. Apakah saat lelaki yang kamu cintai tidak mencintai kamu lagi? atau lelaki yang tidak akan pernah mencintai kamu sampai kapanpun? …
LUNA – Chapter 4
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** DASAR bocah sialan, berdiri dengan angkuhnya. Ruby Dunne, bocah rambut merah yang menghentikan Luna Flaw. Temannya mudblood (darah lumpur) dan penghianat sama saja. Jika majikanku tahu… Ouch cukup-cukup. Aku rasa aku mulai terdengar seperti Kreacher, si peri rumah keluarga Sirius …

LUNA – Chapter 3
“PAPA, membunuh itu apa si?” “Membunuh itu membuat seseorang meninggal dunia, Kev.” “Jadi kenapa tadi saat Luna duduk di dalam sana, ia ditanyain tentang membunuh Lily? Memangnya Luna yang membuat mama meninggal dunia?” Tanya Kevin dengan suara polos. Menyatakan kalau bocah tembam itu memang benar-benar bingung mengenai hal-hal seputar aku, kantor polisi, membunuh, dan …

LUNA – Chapter 2
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** AKU akui, aku memang sangat berbeda dengan Lily yang pintar. Big yes, I’m totally stupid. Aku bodoh. Tetapi sekiranya aku cukup mengerti kalau sebenarnya ibuku memang benar-benar tidak pernah menyukaiku. Buktinya, setelah pemakaman Lily ia secara terang-terangan langsung mengusirku pergi …

LUNA – Chapter 1
Kritik dan saran dari kalian sangat membantu. Tinggalkan jejak setelah membaca. Happy reading guys!!! ****** RUANGAN gelap. Hanya ada penerangan dari cahaya matahari yang masuk melalui jendela kecil di atas kepalaku. Rak-rak serta tembok sekitar juga amat berdebu apalagi ditambah banyaknya peralatan kebersihan yang dibiarkan teronggok di lantai-lantai. Rasanya ruangan ini jadi semakin mirip …

LUNA – Prologue
LANGIT gelap. Jalanan sepi. Angin berhembus kencang. Aku merapatkan mantel hitam yang kupakai dan mulai menggosok-gosokkan telapak tanganku agar menghangat. Udara akhir-akhir ini memang sedang sangat dingin mengingat ini sudah memasuki bulan Desember. Namun sayangnya, di udara yang sedang dingin dinginnya ini aku justru mendapatkan detensi lagi dari ibu. Padahal menurutku kesalahanku itu tidak fatal, …
[Pluto]
You are my sun, but sometimes, you shine too bright, honey. And it’s burning my skin. But still, I’ll love you. You are my moon, but I have to wait, till the night comes, to see you. And waiting is hurting me. But still, I’ll love you with my skin burning and my heart …
Tembusan Mata Buaya
Hai pemilik mata buaya Duri tatapmu amat tajam Menembus kian dalam Terasa sulit hilang Menyesakkan… Bukan salahmu miliki mata buaya Salahku tak menghindar Mencicipi tebaran rasa dari pemilik bahaya Diam, mematung bodoh Namun… bukankah perihal cinta selalu bodoh?

Wish in Winter
“Daddy!” teriakan histeris meluncur dari bibir mungil yang kini bergetar diikuti isak tangis dari gadis kecil dengan rambut cokelat panjang bergelombangnya. Ia menatap nanar sebuah mobil yang melaju kencang meninggalkannya seorang diri, lelah untuk terus berlari mengejar mobil itu. Jadi inikah akhir hidupnya sekarang? Dibuang oleh orang yang ia panggil daddy ketika baru mulai bisa …
Gadis Bermata Sendu dan Seporsi Stroberry Cake
“Lang, apa wanita itu akan datang hari ini ya?” tanya Ana, si pelayan imut berambut hitam dengan mata coklatnya yang bersinar ceria begitu melihat rintik hujan pertama mulai luruh membasahi bumi. Dari kaca jendela kecil cafe mereka bisa dilihat para pejalan kaki diluar sana mulai berlari bergegas menghindari hujan yang tiba-tiba datang, …
My Bride Chapter 14
Chapter 14 -Jason Lee POV- Aku berada di kantor appa, samchon memintaku belajar sebelum pengalihan perusahaan ketanganku. Sudah seharian aku disini dengan berkas-berkas yang bertumpuk diatas meja. Aku mempelajarinya dengan seksama tapi ada juga yang membuatku pusing. Tapi aku bertekad harus menguasai ini agar para pemegang saham itu tidak meremehkan kemampuanku. “kamu tidak pulang” …
Udumbara (Part 2)
Sore itu hujan turun dengan derasnya, mengguyur kota selama beberapa jam terakhir. Membuat orang-orang menghentikan aktivitas di luar ruangan dan lebih memilih berteduh. Laura duduk di ujung kursi halte dengan gelisah. Beberapa kali ia menengok jam tangan berwarna krem yang melingkar di tangan kanannya. Waktu menunjukan pukul empat sore, dan hujan belum menunjukan …
Kita
Kita sama sama pernah menyusuri jalan ini berdua Bergandengan tangan Berbagi tangis dan tawa Kita Dua kanak kanak pada umumnya Tak kusangka kita memilih akhir yang jauh berbeda Kita menangis bersama hari itu Tau bahwa segalanya tak akan lagi sama Hari ini kita berjumpa lagi Dijalan yang sama Dua orang dewasa pada umumnya Berjalan …
Tentang Bapak dan Kisah Lama
“Bapakmu sudah berada di surga nak. ” Entah sudah keberapa kalinya emak menjawab seperti itu ketika aku bertanya tentang sosok lelaki yang harusnya menjadi tulang punggung keluarga kecil kami. ‘ Surga ‘ pikirku miris, mungkin waktu aku masih 7 tahun dongeng itu sanggup menenangkan batin tapi sekarang umurku sudah 17 tahun mak, dan bisik …
Tentang Dia Part 2. Selalu Jadi Pujaan
Aika baru saja akan membuka loker miliknya, namun kertas warna warni dibungkus amplop cantik langsung membludak keluar dari loker dan berserakan manja di lantai. Aika menatap diam kertas-kertas naas itu. “Selalu seperti ini hm?” tanya Roy yang sudah muncul di balik pintu loker. Aika hanya mengangguk sekilas, lalu gadis itu mengambil paper bag dalam lokernya …

Tentang Dia Part 1. Pusat Perhatian
Hari ini pertama kalinya gadis itu masuk sekolah setelah menghabiskan libur semester untuk kenaikan kelas. Pertama kalinya menjalani kehidupan di kelas XI. Gadis pemilik mata bulat itu selalu optimis dengan hidupnya. “Pagi Ai.” “Pagi cantik.” “Pagi Aika.” “Pagi Kak Aika.” Begitulah suasana di setiap pagi harinya memasuki gedung sekolahnya dan gadis itu selalu menjawab …

Tentang Dia
Sipnopsis Tentang dia yang selalu jadi pusat perhatian Tentang dia yang selalu jadi pujaan Tentang dia yang mendapat penghianatan Tentang dia yang pergi meninggalkan penyesalan yang mendalam
Malam yang sepi
Seandainya kau ada di sini denganku, mungkin ku tak sendiri Hanya bayangan mu yg slalu menghiasi malam sepi ku Ada yang lebih bisu dari sepi malam, ketika diammu membuat kepalaku terbentur pertanyaan. Kala malam yang sepi di adukan dengan melody yang indah kala aku termenung sendiri semoga si dia akan terkenang akan diriku di sini …
