do what you’ve got to do to be happy


do what you’ve got to do to be happy

You’re allowed to cry, You’re allowed to squeeze your head, You’re allowed to feel exhausted and rest for a while, But don’t stop. Don’t give up. Keep moving…
Seorang pemalu, Kelu lidah saat bertegur sapa, Padahal letupan asmara telah menbuncah Kapan pendekatan mulai terlaksana ketika tak ada gerakan pasti? Hmmm, Melihat dari jauh sudah gugup, Haruskah aku mendekati Penciptamu dulu? Kuselipkan namamu dalam setiap doaku Tapi tunggu, Siapa nama yang kau selipkan dalam doamu? Apakah aku?

(No Ratings Yet) Loading… From : Bang Kai Malem dek Jisoo, abang lo mabuk berat dan maaf banget gue gak bisa antar abang lo pulang. Bos di rumah keburu nyariin soalnya, kalau telat sampe rumah bakal dimatiin gue. Abang lo ada di tempat biasa lantai 4 meja nomor 11. Kunci mobilnya gue titip sama …

Karin menatap bosan pada lelaki pirang di depannya. Sejak tadi lelaki itu tak henti-hentinya mengganti pakaian dan tersenyum bodoh di cermin berkali-kali. “Hei, bodoh. Sebenarnya kau ini ingin pergi kemana?” Tanya Karin. Naruto melirik sebal pada Karin. “Apa pedulimu? Keluar dari kamarku.” Mendapat jawaban seperti itu, Karin langsung memukul bagian belakang kepala …
temen-temen bisa baca cerita ini di wttpd @authoriya judulnya “cat-stagram” disana udah sampe chapter 13. Masihh angeeet! Yukkk divotee *** Jen mengerjapkan kedua matanya untuk menyesuaikan indera penglihatan gadis itu karena lampu kamar kost nya yang ia biarkan menyala. Setelah merasa bisa menyesuaikan efek dari bangun tidurnya, mata Jen langsung mendapati kalau kucing …
Maacihh yang udah baca dan votee. Means so muchhh. Xx ****************** Hujan masih saja awet di sepanjang perjalanan sejak Aji dan keempat temannya, termasuk Radit, mendarat dengan selamat di Kota Bandung. Aji menoleh kearah Radit yang duduk disebelahnya sedang bersiul senang. Keningnya mengernyit heran, “Ngapa lo? seneng amat…” Tanya Aji dengan nada heran yang …

Gadis itu terpaku, diam dan berdiri dengan tubuh yang membeku. Meskipun sosok buruk rupa itu berlahan menghampirinya, hanya dadanya yang bergerak karna napas yang memburu. Malam tak menjadi penghalang, pepohonan pun tak dapat menyembunyikan dirinya, seolah malam itu, dunia ingin menunjukan keberadaan sang monster dengan jelas di hadapannya. Mahkluk buas yang haus darah, …

Matanya segelap malam, tubuhnya tinggi menjulang. Di mataku, dia masih sama seperti dulu, dan di hatiku, tak terkikis namanya walau kisahku kini hanya menjadi sebuah cerita. Dulu seringkali aku berjijit untuk mencium bibirnya, memeluk lehernya dan membisikan kata cinta melebihi dunia. Sekarang hangatnya tawa telah terlupa. Dihempaskannya diriku dengan tega. Seringkali guratan kecewa tampak pada …
(No Ratings Yet) Loading… Heart Sacrifice Agreement Bagian 1 : Sebuah Janji “Jika aku dibolehkan bermimpi, aku ingin menjadi seorang ratu.” Desah gadis itu sambil manatap langit malam yang bersih dari awan. Bibirnya pucat pasi, tanda bahwa dia kedinginan. Dan juga angin malam yang berhembus membuat gigil menjalari tubuhnya. namun itu semua diabaikannya demi menikmati …
Dahulu Aku bedoa pada sang ilahi Agar menghapuskan rasaku padanya Bila dia bukan yang terbaik bagiku Sang ilahi mendengarku Dia dijauhkan dariku sejauh jauhnya Lalu Kamu datang dari masalaku Kamu datang tanpa beban Kamu datang seakan segalanya takpernah terjadi Senyummu Senyummu mengingatkan aku segalanya Tentang betapa kejamnya aku membuangmu Tentang betapa bengisnya sifatku menolak kedatanganmu …

Kamu.. Ya kamu sang pemilik hatiku.. Sang penyempurna imanku.. Sang pemdamping hidupku.. Sang Imam dalam akhiratku.. Kamu… Wahai kamu.. Dimanakah dirimu..?? Entah seperti apa dirimu… Tak kunjung datang menyusul tulang rusukmu.. Kamu… Sang Calon Imamku… Aku menunggumu menjemputku.. Aku berusaha menyebutmu dalam doaku.. Aku selalu meminta kepada Sang Rabb ku.. Agar kamu segera datang untuk …
Keluar dari rumah sakit, aku terkurung di rumah. Banyak petugas dari kepolisian dan anak buah ayah Leones yang menjaga rumah kami. Bukannya tidak bersyukur aku sangat di jaga oleh mereka, tapi aku sungguh bosan terkurung disini selama seminggu tanpa tau bagaimana caffeku. ” Mbak… Dimana???” Seru si bungsu Ribka, yang tiap hari mampir ke rumah …
Regio beserta polisi di tempat, sebagian melakukan pengejaran dan sebagian olah TKP. Jalan ini pun di tutup untuk umum agar bisa steril saat di lakukan pemeriksaan. ” Mas, laptop aku. Itu penting banget, kalo jatuh ke tangan yang salah 1 dunia bisa perang.” Aku menghampiri Regio yang sedang memerintahkan bawahannya. ” Aku bilang kamu harus …

Sekali waktu Ku panggil namamu Lalu kau di hadapanku Menatapku Tanpa kata Hanya senyuman Aku bisa mendengar melodi mu Dari redup matamu Rindu yang tak kenal waktu Kan slalu tersampaikan Selama mata sendu itu di depanku Tapi setelah kau berbalik menjauh Aku harus bagaimana Hanya itu saja kah untukku Di lain waktu Sekali …
Philip melirik kesana kemari saat ia memasuki dapur istana. Ia ingin bermain, mencari kawan yang selalu ia temukan di taman atau pun di ruang bawah tanah. Ia melihat banyak pelayan yang berlalu lalang sambil membawa bakul berisikan makanan. Salah satu pelayan dengan membawa nampan berisikan roti dan biskuit melirik kearahnya. Pelayan itu menghampirinya sambil menyodorkan …
Ariana. Gadis berdarah Indonesia yang menumpang lahir di Perancis itu akhirnya berkesempatan mengunjungi tempat lahir ibunya, Indonesia setelah sekian lama tumbuh di negeri orang tanpa pernah menginjakan kaki di kampung halaman ibundanya. Ia tak henti tersenyum, membayangnyan negeri yang selama ini diceritakan almarhumah ibunya. Pasti indah dan kaya akan budaya. Terlebih ia akan langsung pergi …
Seminggu setelah kejadian jatuhnya Unique dan Agni ke dalam jurang, akhirnya Raja Barda memerintahkan agar Unique beserta rombongan untuk kembali masuk istana. Selain karena keamanan di dalam istana sudah dipastikan terkendali, Raja Barda juga ingin mencegah bencana yang kemungkinan akan terjadi lagi jika Unique tetap berada di luar sana. Selama itu pula, Unique tidak …

Air matanya telah kering. Tapi jejak-jejaknya masih terpeta dengan jelas di wajah cantik Sakura. Sakura memandang langit malam yang terhampar luas di atasnya. Angin berhembus, menerbangkan dengan lembut surai merah mudanya. Dingin. Rasanya cocok sekali dengan keadaannya sekarang. Ia kemudian melirik Neji yang duduk tepat di sebelahnya. Pria itu membawanya pergi …