Vitamins Blog

Rosa & Rena

Bookmark

No account yet? Register

98 votes, average: 1,00 out of 1 (98 votes, average: 1,00 out of 1)
You need to be a registered member to rate this post.
Loading...

Rena dan Rosa sedang menatap langit malam. Angin sejuk menerpa wajah mereka.

“Rena, apakah kita akan selalu bersama?” tanya Rosa. Rena menatap Rosa sendu. “Tentu saja aku akan bersamamu, apapun yang akan terjadi.”

Rosa tersenyum. “Apakah kau senang bersamaku, Rena?” Kali ini, Rosa memalingkan wajahnya menatap Rena. “Kau tau jawabannya,” jawab Rena, “bagaimana denganmu? Aku sedikit merasakan apa yang kamu rasakan, aku tau banyak hal tentangmu dan jawaban ini pun aku tau pasti. Tapi, aku ingin mendengarnya dari mulutmu.” Senyuman Rena tak pudar sama sekali.

“Ini tak mudah dijabarkan dengan kata-kata. Kita saudara, tentu saja aku menyayangimu, sangat. Kita tumbuh bersama, bermain dan terjatuh bersama bahkan jantung kita bertempo seirama. Bagaimana aku bisa tidak senang?” jelas Rosa dengan mata berkaca-kaca. “Lalu apa yang kau khawatirkan?,” tanya Rena.

“Bagaimana masa depan kita nanti? Itu yang selalu kupikirkan.” Rosa menatap langit. “Kita tak terpisahkan, Rosa. Kita lahir bersama dan kita menjalani suka duka bersama. Aku tak akan meninggalkanmu apapun keadaan kita nanti. Aku berjanji.” Tangan kanan Rena menggenggam Tangan kiri Rosa. “Kita bisa lewati semua. Jangan takut, Rosa.” Tatap Rena mantap. Air mata Rosa terjatuh.

“Ya, kau benar. Kita kuat. Kita bisa.” Rosa menghapus air matanya. “Jangan pernah takut dengan masa depan, Rosa. Operasi itu…akan berhasil. Aku yakin,” ucap Rena.

Rosa mengangguk. “Ya, mereka hanya memisahkan tubuh kita, bukan ikatan batin kita. Kau benar, Rena.” Rena mengenggam erat tangan kiri Rosa kembali.

“Ya…setelah operasi itu. Kita akan memiliki tubuh masing-masing dan menjadi saudara kembar normal.”

 

*~~~*~~~*~~~*~~~*

Haiii!!

Actually, ini cerita aku yang lama sekali mengendap dan belum pernah dipublish dimanapun. Dan aku berharap mendapatkan komentar dan saran-saran untuk mengembangkan lagi cerita-ceritaku 🙂

 

Salam damai,

Nurs

 

15 Komentar

  1. farahzamani5 menulis:

    Tubuh mereka menyatu???
    Ketika terpisah,akan kah mereka ttp ‘menyatu’???
    Omg, ini ada lanjutanny kah???
    Ada ya ya ya ya hihi
    Ditunggu kelanjutanny
    Semangat trs ya ka

    1. farahzamani5 menulis:

      Oia, tulisan dikau diedit dikit, dibagian atas tulisan kk ditambah kata [ratings] spy nnt muncul lope lope bwt kita2 klik untuk mengapresiasi karya ny dikau
      Yuks dicba ka

    2. Terima kasih sudah berkenan membaca :YUHUIII
      Kalau terpisah masih dapatkah tetap menyatu? jawabannya … rahasia :dengerinmusikdulu
      hmm… ada lanjutannya ga ya hihihi

      oiya, tentang masukannya terima kasih sekalii :sopan
      Aku harus menuliskan [rating] dimana?

      Salam kenal, Farah^^

    3. Salam kenal jg yak
      Sma2 yak, aihhh aq bru mampir ke vitamin blog lgi nih jdi bru baca blsan komen dikau hehe
      Wahhhh maen rahasia2an yak hihi
      Ditunggu loh kelanjutanny
      Semangat yak

  2. kembar dempet ???? :TERHARUBIRU

  3. Ini kembar yah tapi dempet sampe gede.. biasanya udh dipisahin dari bayi kan…ini udh gede br mau dioperasi ?

  4. cerita yang lainnya??? :SEMANGATLEMBUR

    1. sabaaar sabaar Bu hahahaha :KETAWAJAHADD

  5. :PATAHHATI pasti sakit pada saat dioperasi apalagi kembar :PEDIHH :TERHARUBIRU

  6. Mereka kembar siam nih??

  7. Waduhhh, bisa dipisahin pas udh gede

  8. Kembar dempet?

  9. fitriartemisia menulis:

    whoa, kembar siam kah ini?

  10. :BAAAAAA :BAAAAAA

  11. Ditunggu kelanjutannyaa

Tinggalkan Balasan