Psevdaísthisi & pragmatikós
Vitamins Blog

Psevdaísthisi & pragmatikós

Bookmark

No account yet? Register

PROLOG

Bunyi langkah sepatu anak itu bergema di sepenjuru ruangan, entah bagaimana caranya anak itu bisa berada di ruangan yang tak dikenal setelah dia membuka pintu kamarnya. Anak itupun terus berjalan sampai dia perlahan mendengarkan suara pilu perempuan yang entah mengapa membuatnya penasaran dan membuatnya semangat untuk melangkah kaki untuk mencari suara perempuan yang berhasil membuatnya penasaran. Tiba disebuah pintu dengan dua pasang saling menutup, akhirnya anak itu pun menemukan suara perempuan itu, dan anak itu berusaha untuk mendengar dengar serius.

cukup.. banyak waktu yang sudah terbuang karena kau terus melihat masa lalumu. Aku sudah cukup bersabar sebagai matemu, tapi aku tidak akan tinggal diam atas perlakuanmu yang sangat keterlaluan ini.” Sosok perempuan itu menghembuskan napas sambil menyemangati tubuhnya agar terus berdiri , “sudah cukup aku memberikan kesempatan kedua, ketiga kalinya kau melangkah ke masa lalumu, kau akan kehilangan masa depanmu.. ingatkan itu baik-baik.”

Tiba-tiba anak kecil itupun kaget karena pintu itu terbuka lebar, sesosok pria dewasa dengan muka yang tak bisa dia lihat keluar dari ruangan pintu besar itu dan anak kecil itu berlari menghindar karena takut ketahuan mendengar pembicaraan orang dewasa itu segera melangkahkan kaki untuk bersembunyi. Alangkah kaget nya dia tiba-tiba merasakan aura sihir yang kuat dari perempuan yang berada di ruangan itu dan anak kecil itu merasakan perlahan waktu berhenti dan melihat pria dewasa yang melangkah kaki nya keluarnya juga berhenti bergerak. Tetapi entah kenapa anak itu tidak merasakan pengaruh sihir itu untuk berhenti menggerakkan anggota badannya, karena penasaran akhirnya anak itu melangkah kakinya untuk melihat apa yang terjadi dibalik ruangan itu, dan setelah ia melangkahkan kakinya anak itu tidak mampu bernapas entah apa yang dipandangi sampai dia tidak mampu untuk bernapas melihat sosok diruangan itu. “kau harus mengerti keadaan jika kau ingin bahagia, keadaan dapat berubah seiring waktu nya perjalanan yang kau lewati. Dan jangan lupa dengan usaha, jika kau tak ingin keadaan waktumu berakhir dengan tidak bahagia bukan ?

8 Komentar

  1. Dan jangan lupa dengan usaha, jika kau tak ingin keadaan waktumu berakhir dengan tidak bahagia

    Nice quote, thanks for the story :MAWARR

  2. KhairaAlfia menulis:

    aduh,, baca judulnya aja ribet banget,,
    semoga cerita kedepannya tak berat,,

  3. Judulnya keren ya hihihi

  4. fitriartemisia menulis:

    nice quotes hehe btw judulnya susah dibacanya ya haha apa aku aja kali yg susah bacanya :LARIDEMIHIDUP

  5. farahzamani5 menulis:

    Ini udah end, ga ada lanjutanny kah, ngegantung dah ini hehe
    Penasaran knp 2 orang dewasa itu berantem, siapa anak kecil itu dll
    Bgs bngt kata2 di paragraf terakhir

  6. :NGEBETT

    1. Ya ampun udah end?
      Ada nextnya lagi ga yaa

  7. Ditunggu kelanjutannyaa

Tinggalkan Balasan