“Ardian akan punya adik.” Aku terdiam. Rasanya seluruh tubuhku berubah menjadi patung yang sewaktu-waktu bisa hancur. “Kak?” Aku tersentak lalu segera memalingkan wajah agar Alin tidak melihat mataku yang berkaca-kaca. Pedih. Oh Tuhan, berapa lama lagi aku sanggup menahan siksaan ini? “Kakak kenapa?” tanya Alan sambil menyentuh punggungku. Nada suaranya terdengar begitu khawatir. “Ah, aku—aku …













