Di tengah meriahnya gemuruh kembang api yang menggelegar di langit malam. Di tengah keramaian manusia-manusia antusias melihat keindahannya. Wanita itu memandangnya dalam diam, melihat dengan ekspresi datar, tanpa rasa meluap-luap atau histeris saat ledakan demi ledakan meluncurkan cahayanya dan menyebarkan partikelnya di langit.
Baginya, berada dikeramaian seperi ini sangat membuatnya tidak nyaman. Kembang api? Sungguh konyol, tontonan macam apa ini. Lebih baik pulang, tidur, beres.
Gemuruh kembang api masih membahana di atas sana dengan warna-warna yang begitu indah menghiasi langit malam.
Pemandangan itu sudah terasa sangat membosankan baginya. Karna itu, tanpa peduli dengan itu semua, Sang wanita pergi meninggalkan keramaian, yang jika dilihat terlalu lama sangat memusingkan kepalanya.
Pintu terbuka hawa hangat langsung menyambar tubuhnya. Suasana tenang, sunyi menjadi tamu selamat datang baginya. Suasana seperti ini jauh lebih baik!
Merasa lelah, sang wanita seketika melangkah menuju tempat tidurnya. Dia butuh tidur.
Tubuhnya direbahkan dalam posisi yang menurutnya paling nyaman, selimut membungkus tubuhnya sampai ke dada. Tatapan sang wanita nyalang memandang langit-langit kamar yang temaram. Dalam hatinya bersyukur, bisa melalui tahun ini dengan bahagia. Bersyukur karna selalu diberi kesehatan yang tumpah ruah, dan bersukur pada seseorang orang yang selalu menyayanginya. Harapan di tahun yang masih Newborn ini. Sang wanita berdoa, agar selalu sehat, selalu dilingkupi kebahagian serta finansial yang mendukung. Tentunya
Happy New Year 2026🎉🎊🎉🎊

