All Posts By By Zee

Segala-galanya Memuakkan

Segala-galanya Memuakkan

Kembali menemukan harapan setelah sempat goyah dengan keadaan. Hidup sebenarnya tidak begitu sulit, namun juga tidak mudah. Berada diantara nasib yang dipertaruhkan. Katanya judi itu dosa, padahal setiap detik merupakan judi kehidupan. Alah, tahu apa aku belum seperempat abad bernapas sudah khutbah kehidupan. Sudah mirip orang gila yang frustasi kehilangan harta, atau pemuda yang tak bisa memiliki kekasihnya.

Cantik

Cantik

Matahari masih terik padahal sudah menjelang sore hari. Satu dua kapal kecil nelayan bergerak semakin ke tengah. Angin laut menggerakkan deretan payung yang menaungi beberapa kursi. Beberapa orang lalu lalang meski belum bisa dikatakan ramai. Aku duduk di salah satu deretan kursi, di bawah payung hijau, bersamanya. Kuhela napas dalam, antara menikmati suasana dengan melepaskan beban di dada.

Hanya Alasanku Saja

Hanya Alasanku Saja

Setiap hari seperti di persimpangan jalan, aku diam. Memilih entah kanan atau kiri sama aja, gelap dan tak ada ujungnya. Tidak! Terkadang pilihan itu tidak ada. aku berhadapan dengan jalan buntu, tembok tinggi, tiap hari. Ketika hari baru dimulai, aku melihat langit-langit kamar, menghembuskan napas, “apa yang harus aku lakukan hari ini?”

Jika Aku Bukan Siapa-SIapa

Jika Aku Bukan Siapa-SIapa

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan hampir berganti tahun. Sebagian besar aku habiskan dengan rebahan di atas kasur. Aku tidak mau mengingat tanggal,  yang aku tahu hanya terang kemudian gelap. Itu berlangsung tepat setelah aku dinyatakan lulus jenjang sarjana. Apa yang aku rasakan? Hampa.

DayNight
DayNight