Apa itu kemerdekaan? Kemerdekaan tidak melulu tentang penjajahan dari sang koloni. Kemerdekaan banyak bentuknya, kemerdekaan dalam hal tidur. Kita bisa bangun tidur dengan nyaman tanpa adanya invasi dari penjajah, kita bisa makan dengan tenang, belanja dengan nyaman, keluar rumah tanpa takut dirudal musuh, kita masih bisa beribadah tanpa adanya teror, kita bisa bersekolah atau menyekolahkan anak-anak kita di sekolah favorit tanpa adanya intimidasi dari pihak lain, kita bisa bekerja dibidang yang kita kuasai dan masih banyak lagi. Itulah Kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan sebagai rakyat.
Dan ada lagi jenis kemerdekaan. Kemerdekaan sebagai manusia atau kemerdekaan personal, di mana kita tidak memiliki rasa takut dari kemiskinan, dari kebodohan atau ketergantungan. Kita punya ruang untuk tumbuh kembang dan berkontribusi.
Sangat sedih sebenarnya, di luaran sana banyak suara-suara nyinyiran yang mengatakan. “Untuk apa kita merayakan kemerdekaan, emang kita sudah merdeka?”
Memang, kita semua tahu, mereka yang mengatakan demikian, bentuk dari kekecewaan pada sang penguasa, sehingga tidak menyadari nikmat yang di atas.
Dihari jadi Indonesia yang ke 81 tahun, hanya bisa berharap semoga ujian berat bangsa ini cepat berlalu. Bisa menjalankan kebijakan yang mencekik kalangan elite, hukuman tumpul kebawah tajam keatas semoga cepat berlaku (Impossible)
Berdoa semoga waktu tiga tahun kedepan berjalan singkat, mengganti kain lapuk yang sudah sepatutnya di musiumkan. Dan Indonesia kembali normal, normal, senormal normalnya.

