Waktu

11 Januari 2018 in Vitamins Blog

0 votes, average: 0.00 out of 1 (0 votes, average: 0.00 out of 1)
You need to be a registered member to rate this post.
Loading...

Waktu

Rinai hujan membasahi bumi gersang

Tempat dimana semua dimulai dan akan berakhir

Semua yang hidup akan berakhir

Kapanpun tanpa mengenal waktu dan kesempatan

Waktu

Dia terlihat tak berarti

Tapi dialah tentang kesempatan

Tentang duka nestapa

Tentang tumbuh

Tentang pergi untuk kuat

Tentang menghilang untuk kehidupan

Tentang kembali untuk bersinar

Waktu membalikkan segalanya

Dari kau yang tak pernah kulihat

Dari dia yang disini

Tapi kini

Dia seorang awan untukku

Dan kau ada disini

Tanpa ada kata menggantikan ataupun digantikan

Hanya kau dan kau

Meski kumenelan semua darah dari lukaku

Dengan kau yang menatapnya

Tak mengapa

Karena pada kenyataannya adalah aku

Yang berdiri disisimu

Yang selalu menggenggam tanganmu

Yang selalu tenggelam bersama lelehan padang esmu

Yang beracun untuk siapapun

Untukku itu bukan racun

Karena itu memang dirimu

Sesaat aku menyadari

Semua itu tentang menerima

Aku menerima diriku bersamamu

Walau rasanya sangatlah tidak mungkin

Karena dunia dimana kau berada

Tidaklah sama denganku

Yang sangat berbeda darimu

Kuharap segalanya tak berbalik arah

Saat aku tlah berakhir

 

Holaaa vitamin,lama ga nongol disini??

Semoga bisa buat yang lebih baik lagi.mohon bantuannya????

 

Serpihan-Serpihan Kaca

6 Juni 2017 in Vitamins Blog

Love it! (No Ratings Yet)

Serpihan-serpihan kaca

Retak hingga hancur tak bersisa

Berdarah-darah

Hingga membuatku lupa arti hidup

Aku tak pantas

Bertingkah seperti jelangkung

Yang tak bernyawa

Hidup tapi mati

Bernafas tapi tak bernyawa

Kau yang kupercaya

Kau yang kupuja

Membunuhku dengan kisah manismu

Sangatlah manis

Hingga berakhir sangat pahit

Haruskah kau menyayatku?

Aku tahu

Ada pertemuan ada perpisahan

Tetapi haruskah kau menusukku?

Seandainya dia bukan sang mentari

Mentari pagi yang menemaniku

Aku tidak akan serapuh

Ataupun sehancur ini

Wahai sang mentari

Haruskah seperih ini?

Sebelum kesunyian ini melenyapkanku

Aku bertanya – tanya

Akankah dengan duka langit hitam

Kau akan merengkuhku kembali

Tanpa menusuk satu-satunya

Hidupku  duniaku 

Kau tahu

Meski harus hancur tak bersisa

Aku bahagia

Aku bersyukur

Dengan kebijaksanaanNya

Menunjukkan padaku

Kalianlah penjahat yang sesungguhnya

Terimakasih semua,mohon komentarnya ya :-)

Ini sebenernya karya lama cuma aku unpublish ada bagian yang aku ga sreg. ?

DayNight
DayNight