Cerita Pendek
Vitamins Blog

Cerita Pendek

Bookmark

No account yet? Register

Kugerakkan jariku, membuka sebuah aplikasi membaca. Kugulir kebawah melihat daftar bacaanku yang sebagian besar bergenre fantasy. Tidak ada alasan khusus kenapa aku menyukai genre itu dibanding yang lain. Hanya saja genre fantasy begitu menyenangkan, aku bisa berfantasi, membayangkan semua yang tertulis sesukaku. Tidak berpatok pada satu hal, tidak berpacu pada sesuatu yang lain. Hanya aku dan imajinasiku.

Penulis memang mampu membuat sebuah cerita bergenre fantasi sesuai yang diinginkannya, tapi pembaca yang membayangkannya. Semakin jelas sebuah cerita fantasi atas semua penjelasannya, semakin mudah juga bagi pembaca untuk membayangkannya.

Ah entahlah, setiap orang memang berbeda. Dan aku sendiri menyukai fantasi dengan alasan tersendiri.

Setelah diperbarui, kubuka salah satu cerita yang baru saja dipublikasikan, membacanya hingga habis. Kukeluarkan lagi cerita itu dan mencari cerita-cerita selanjutnya, yang bergenre sama.

Aku menguap, melihat jam di ponsel yang menunjukkan pukul 12. Sudah terlalu larut, dan besok harus kembali sekolah.  Aku terlalu larut dalam cerita-cerita itu. Kukeluarkan aplikasi itu dan mematikan ponsel, menyimpannya di samping tempat tidur dan langsung terlelap.

 

 

Jakarta, 2 February 2017

FAR

9 Komentar

  1. Ini ceritany lgi buka watty ya hihi
    Disini jg ceritany fantasi
    Fantasi jg salah satu genre favorit aq hihi

  2. Wkwk sama.. emang fantasy bikin imajinasi semakin ter-asah.. hehe

  3. i love fantasy

  4. KhairaAlfia menulis:

    aku juga suka fantasy,,
    imajinasinya lebih luas,,

  5. genre fantasy emang keren banget

  6. Wihh cerita fantasi

  7. fitriartemisia menulis:

    fantasi itu favorit haha

  8. Fantasy romance favorit bangeettt

  9. Ditunggu kelanjutanntaa

Tinggalkan Balasan