Daftar Postingan
Sakit Tak Berdarah
Publishhttps://youtu.be/Kq4dbZJakMs?si=LBq2R6vFMfK-fT1f Sakit, tidak melulu luka fisik yang meninggalkan bekas, sakit juga banyak versinya. Seperti sekarang saat si penulis amatiran ini, dengan kesadaran penuh menuangkan dalam curhatannya malam ini. Di saat jari sudah pegal mengetik, ide sudah dituangkan dengan semangat, kata demi kata sudah terkumpul banyak, kemudian tersimpan dengan rapi…
https://youtu.be/-9jl4ghfQbA?si=cq7chnGY-Zt-Kton Saat ini Diana sudah sampai di tempat kerja, sesampainya di gerbang kantor, Diana menepuk pundak ayahnya. "Pak, Diana turun di sini saja." "Ya sudah, kerja yang benar ya neng jangan pacaran mulu." ucapnya pelan tapi terdengar mengultimatum. Diana memerah wajahnya. "Bapak berlebihan sekali, iya pak iya Diana juga tahu.…
https://youtu.be/mJE0ROBWPvY?si=eGIoVF7Br28mLDLL Jumat pagi yang cerah, tempat rumah makan ini terlihat sepi itu karna penghuni rumah ini yang tak lain rumah pak Rangga dan Bu Sari, orang tua Diana sedang tidak ada di rumah. Mereka berdua sedang pergi ke pasar Induk untuk berbelanja bahan dagangannya. Ujang dan Asep yang tak lain…
https://youtu.be/xrJiWcN1nmU?si=LnpIfSagX8RgTesz Diana menatap headphone-nya yang sudah mengelap. Sungguh, perkataan Brian membuatnya pusing dan juga khawatir. Sebenarnya Diana sudah menjalin hubungan dengan Brian hampir dua bulan, hubungan itu bermula saat Diana sedang makan siang di kantor saat jam istirahat. Dirinya sosok yang tidak mudah berbaur dengan yang lainnya. Ya, Diana lebih…
https://youtu.be/b5S79zhn5FE?si=d0QojwsZlQxgdE42 "Wah ini martabak jumbo pak." mata Ujang berbinar. "Martabak jumbo?" tanya Rangga tak percaya. "Iya! Wah pak martabak ini keliatan sangat enak!" jelas Ujang dengan semangat. Bukanya mendekat dan melihat sendiri bentuk martabak yang dibilang Ujang, Rangga mengangkat alisnya. Kenapa dia tahu kalau saya suka martabak? Apa karna Diana? …
Sudah menghayalnya? Menghayallah setinggi mungkin, selagi menghayal itu belum dilarang." Sedetik setelah Rangga menyindir, senyum menghayal Ujang langsung lenyap berganti ekspresi bersungut-sungut. Ujang memiringkan kepala dan langsung berhadapan dengan wajah Rangga yang dekat sekali dengannya! Dan... dan Ujang geli setengah mampus saat melihat kumisnya. Sungguh, jika itu Asep, Ujang tak…
Pagi ini semua penghuni rumah Rangga terlihat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Sari, baru pulang dari pasar setelah berbelanja kebutuhan dagangannya. Dan Rangga, tengah asik membersihkan kandang burung lovebird peliharaannya sambil bernyanyi lagu lawas. Diana tengah bersiap-siap untuk berangkat kerja. "Ibu, aku berangkat dulu ya." Diana mendekat ke ibunya sembari mencium…
"Ujang!" seketika Rangga dan Asep memanggilnya dengan wajah panik. "Aduh,aduh, panas, panas!" "Ya ampun, maaf Ibu gak sengaja, Ibu benar-benar minta maaf." Sari yang tak lain Ibu Diana dan istri Rangga mengucapakan permintaan maafnya dengan dengan wajah sama paniknya. "Ibu gimana sih, liat rambutku lengket dan panas seperti ini." saat…
"Kaget?" pertanyaan Rangga yang membuyarkan keterkejutannya, berhasil menyadarkan mereka berdua, membuat Asep maupun Ujang secara bersamaan menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya. Rangga terkekeh melihatnya, kemudian mengambil ponselnya kembali dari tangan Ujang. "Kasus seperti itu, di kota besar seperti Jakarta sudah bukan hal yang mengagetkan, segala hal-hal random yang berbau pencopetan atau…
"Bapak sudah pulang? Bapak pulang kapan?" Diana berucap tak percaya dengan wajah berseri-seri. "Iya, Bapak baru sampai, belum lama Neng, baru tigapuluh menit yang lalu." "Oh." Mata Diana yang sebelumnya fokus menatap Bapaknya, kini beralih menatap dua sosok pemuda yang berekspresi mulut menganga dan mata melebar. Meraka berdua siapa? Kenapa…
