Scent of Sacrosanct Omega

Scent Of Sacrosanct Omega

3
Views:7
Bookmark
Please login to bookmarkClose

Scent of Sacrosanct Omega 

by author 10

status : SEPTEMBER 2026

 


SINOPSIS CERITA 

Arad & Reese

Pada masa ini, bumi mengembangkan jenis kelamin sekunder yang menentukan hierarki di masyarakat.

Yang pertama adalah Lelaki kaum ALPHA, kaum terkuat di Planet Bumi yang memiliki kelebihan di kekuatan fisik dan juga kegeniusan tingkat tinggi. Mereka kaum ALPHA, seluruhnya adalah kaum lelaki, menduduki posisi tinggi dan primer di jaringan kekuasaan, menjadi kaum yang menguasai seluruh lini primer dan penting dan merupakan sosok yang paling ditakuti. Lelaki Alpha jumlahnya sedikit, hanya sepuluh persen dari seluruh penduduk bumi, tetapi semuanya berkuasa di bumi. Mereka kaum lelaki alpha, memiliki kekuatan feromon dengan berbagai aroma yang mampu digunakan untuk mengendalikan kaum alpha lain. Feromon ini juga digunakan untuk menundukkan kaum perempuan omega di bawah kendalinya. Kaum alpha terdiri dari tiga piramida tingkatan, yaitu Lelaki Alpha biasa, Lelaki Alpha Dominan dan yang menduduki puncak tertinggi adalah Lelaki Alpha dominan predator yang memiliki ciri khas tanda predator, yaitu mata kuning terang keemasan dengan pupil hitam yang sangat tajam. Kaum Alpha predator memiliki feromon yang sangat kuat dan mengerikan, bisa mengendalikan bukan hanya alhpa, beta dan omega, oleh sebab itulah mereka sangat dihormati. Kaum Alpha bisa mengalami rut atau musim kawin kaum pejantan yang membuat mereka membutuhkan perempuan omega di sisinya. Rut bisa membuat kaum Alpha menjadi sangat ganas dan mematikan jika tidak didampingi oleh pasangan yang tepat. Kaum alpha tidak bisa memiliki anak dari kaum beta.

Yang kedua adalah perempuan kaum OMEGA, seluruhnya adalah kaum perempuan.Perempuan omega memiliki tubuh yang diciptakan untuk menjadi pasangan kaum alpha dan melahirkan anak untuknya. Namun, statusnya di bumi sangat rendah, terutama karena perempuan kaum omega yang terpengaruh oleh siklus heatnya(siklus kawin untuk kaum perempuan omega) akan merendahkan dan menyerahkan diri tanpa sadar sebab dipengaruhi insting terhadap siapa pun kaum alfa yang ditemuinya tanpa pandang bulu.  Kaum Omega adalah kaum paling tertindas yang bahkan ketika dirudapaksa, maka dirinyalah yang disalahkan. Kaum omega memiliki feromon juga, tetapi feromon itu tidak bisa digunakan untuk menguasai dan mengendalikan pihak lain seperti kaum alpha, kaum omega memiliki feromon untuk memancing hasrat kaum Alpha di musim kawin. Oleh sebab itu, jika terjadi pelecehan terhadap kaum omega, maka feromon kaum omega yang dianggap menggodalah yang disalahkan. Kaum perempuan omega biasanya mendapatkan status sebagai istri sah, sebab hanya tubuhnyalah yang bisa melahirkan anak-anak bagi kaum alpha, tetapi di dalam statusnya, dia berada di kaki kaum alpha dan tidak memiliki posisi atau kedudukan yang dihormati. Kaum Omega juga terbagi menjadi tiga, yaitu kaum perempuan omega biasa, perempuan omega dominan dan perempuan omega dengan tanda mangsa (tanda khusus yang bisa membuat kaum alpha jatuh ke dalam rut dan menggila buas) yang terletak di tengkuknya. Kaum omega dominan dengan tanda mangsa di tengkuknya adalah yang paling menderita dan berbahaya hidupnya, sebab dia bisa diserbu oleh kaum alpha dari arah manapun. Jumlah kaum omega juga lebih sedikit dari alphanya, membuat mereka menjadi rebutan yang diinjak dan dianggap sebagai komoditas barang serta alat untuk mendapatkan keturunan semata. Kaum omega yang sudah mendapatkan gigitan imprint di tengkuknya dari alpha pasangannya, tidak akan pernah bisa menjalin hubungan dengan alpha selain yang memberikan tanpa imprint padanya. Jika dipaksakan, dia akan mual, muntah dan pingsan dan tubuhnya akan mengalami kerusakan permanen dari dalam yang akan membunuhnya pada akhirnya. Kaum omega tidak bisa memiliki anak dari kaum beta.

Yang ketiga adalah Lelaki dan perempuan kaum BETA, jumlah paling banyak di bumi pada masa ini yang merupakan kaum tengah yang tak memiliki kekuatan atau kelebihan sebagai alpha dan omega. Mereka adalah golongan tengah atau pekerja di bumi yang dikendalikan oleh pemimpin  kaum alpha. Mereka tak punya feromon dan tak bisa mencium feromon, kecuali feromon mengancam milik kaum alpha dominan predator. Kaum beta juga tak bisa memiliki anak dari kaum alhpa dan omega. Mereka hanya bisa bereproduksi dengan kaum beta sendiri. Meskipun berada di posisi tengah, tetap saja situasi mereka jauh lebih baik dari kaum omega

Arad Ljon adalah seorang Alpha Dominant Predator dengan aroma feromon kuat Mint dan Clove yang sangat langka. Karena kelangkaan genetiknya, dia kesulitan untuk menemukan pasangan yang cocok, yang tidak mati tercekik oleh feromonnya saat berada di atas ranjang bersamanya. Arad harus menemukan pasangannya, sebab dia mengemban tanggung jawab untuk meneruskan lini garis keluarganya yang berkuasa di bumi. 

Reese Sona, adalah seorang perempuan sebatang kara yang hidup dalam himpitan pelarian untuk menyembunyikan identitasnya yang berbahaya, sebab dia adaalh Omega Dominan dengan tanda mangsa di tengkuknya yang merupakan sumber bahaya yang jika disadari oleh para alpha di sekelilingnya, akan membuatnya menjadi buruan yang paling dikejar untuk dimangsa secara brutal dan mengerikan. Aroma feromon Reese adalah peppermint geranium.


JUDUL PER PART


Karya author 10 yang lain:

BAGIAN DARI PHILOMESIA SERIES

  1. The Love Enigma
  2. The Love Paradox
  3. The Love Conundrum