Suara

Sejauh apapun kita pergi, ada di belahan dunia manapun kita berpijak, atau di ujung dunia sekalipun, suara-suara itu tetap terdengar jelas di telinga kita, terbawa oleh angin. Semarah apapun kita, tak akan pernah bisa menghentikan ucapan-ucapan yang menyakitkan hati dari mulut-mulut mereka. Disinilah gunanya Tuhan menciptakan kedua tangan, untuk menutup kedua telinga kita dari ucapan-ucapan …

Cacat

Mereka bilang aku cacat, tapi aku tak peduli, karena bagiku yang menilai seseorang itu cacat bukan orang lain, melainkan dirinya sendiri. Dan bagiku, aku sempurna. Aku masih bisa hidup, berdiri di kedua kakiku tanpa menggantungkan hidupku pada mereka. Bukan seperti mereka yang melabeliku dengan kata cacat tapi hidup bergantung dengan orang lain, mirisss. Bagiku di …

Rumah

Bagi sebagian orang rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang, tapi tidak bagiku. Rumah bukan pengobat jiwa, melainkan penambah luka. Karena rumah bagiku, bagai raga tanpa jiwa.   Maafkan, niscaya hatimu akan lapang…   Sudah ku maafkan, tapi hati tetap sesak. Adakah aku kurang ikhlas?. Setahuku sudah, tapi entahlah. Tak ada yang tahu isi hati, bahkan …

Perjalanan Si Penakut (Part 1)

Loading…   1. Awal Mula   Sebelum keberanian itu datang menyapa, aku hanyalah seorang penakut. Yang saking penakutnya, sampai mandi pun harus ditunggui dan pintu dibiarkan terbuka. Aku akan berteriak-teriak jika ditinggal barang sebentar pun. Semua keluargaku hanya bisa geleng-geleng kepala dengan kelakuanku. Menyebalkan memang, tapi apa mau dikata, aku memang si penakut. Nenekku selalu …